Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

561.341 Posts in 13.593 Topics- by 44.833 Members - Latest Member: Nurhasanah
Elex Online ForumDiskusi UmumFreeTalk LXOLXO News Channel (Moderators: light ^^, smartie, camolatte)Pembajakan (termasuk pembajakan komik digital / manga scan)
Pages: 1 ... 3 4 5 6 7 8 [9] 10 11 12 13  All   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on MySpaceShare this topic on StumbleUponShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: Pembajakan (termasuk pembajakan komik digital / manga scan)  (Read 115489 times)
0 Members and 7 Guests are viewing this topic.
camolatte
Centerspread inside the comical world
Moderator
LX - Holic
*****

Reputation: 180
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 15.600


I can be anyone, anywhere.. and I'm watching you..


WWW Awards
« on: May 18, 2009, 10:46:17 AM »

Buat yang membaca harian Kompas awal bulan ini, pasti menyadari adanya laporan United State Trade Representatives-Priority Watch List yang mengemukakan peningkatan peringkat Indonesia, dari negara yang sejak 2006 masuk di Watch List, kini di 2009 Indonesia masuk di Priority Watch List di mata internasional.

Ini quote dari berita online :
Quote
Jumat, 01/05/2009 11:26 WIB

Washington - Amerika Serikat (AS) menempatkan Indonesia dalam daftar hitam pelanggar Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI). Bersama Kanada dan Algeria, Indonesia pun gabung dengan negara seperti Rusia dan China yang telah lama dikategorikan sebagai pembajak HaKI kelas berat.

Adalah lembaga US Trade Representative (USTR) yang merilis laporan tersebut dalam tajuk 'Special 301'. Indonesia pun bakal terus diawasi pemerintah negeri Paman Sam karena masuk kategori 'Priority Watch List'. Padahal, sebelumnya Indonesia baru masuk ke kategori 'Watch List'.

Mengenai Indonesia, laporan itu intinya memaparkan bahwa 'hanya ada sedikit kemajuan dalam perlindungan HaKI dan pelaksanaaan Undang-undang sejak tahun 2006'. Padalah dikatakan, negara-negara di Asia Tenggara lainnya sudah membuat langkah yang menjanjikan.

"Pemerintah sepertinya melangkah mundur dari beberapa kemajuan yang telah dibuat sebelumnya," demikian tertera dalam laporan tersebut seperti dilansir AFP dan dikutip detikINET, Jumat (1/5/2009).

Total sebanyak 77 negara partner perdagangan AS di-review dalam laporan terbaru untuk tahun 2009 tersebut. Mereka dimasukkan dalam beberapa kategori yakni Priority Watch List, Watch List atau Monitoring List.

Negara yang masuk dalam Priority Watch List seperti Indonesia dikatakan tidak menyediakan perlindungan HaKI yang layak ataupun akses pasar bagi mereka yang mengandalkan HaKI.

Selain Indonesia, Algeria, Kanada, China dan Rusia, negara-negara lain yang tahun ini masuk dalam kategori Priority Watch List adalah Argentina, Chile, India, Israel, Pakistan, Thailand dan juga Venezuela.

Pihak Amerika Serikat pun akan melakukan berbagai diskusi bilateral untuk memperbincangkan masalah ini dengan negara-negara tersebut.


Dan ini sedikit quote dari perwakilan dan juru bicara BSA di Indonesia mengenai dampaknya yang akan merugikan kita sendiri :
"Saat ini Indonesia masuk ke dalam Priority Watched List, sebagai balasan dari tingginya tingkat pembajakan di Indonesia. Barang-barang yang berasal dari Indonesia atau negara lain yang masuk dalam Priority Watched List, akan dikenai biaya masuk yang besar,"


Tentu saja yang akan kena dampaknya tidak hanya barang yang akan KELUAR dari Indonesia tapi juga barang yang akan MASUK ke Indonesia, ijin buku-buku terjemahan dan komik tentu saja termasuk. Dengan kalimat ini, semoga ada pemahaman temen2 akan dunia manga di Indonesia ini akan semakin bagaimana jika ini terus berlanjut. So comment anyone?




Ada artikel menarik, thanks to rouge ^^

U.S., Japanese Publishers Unite Against Manga Scan Sites (Updated)
(click to show/hide)

Bagi yang sering menjustifikasi bahwa situs pembajakan digital itu tidak merugikan dunia perkomikan, silahkan baca artikel ini.
Editor: Foreign Manga Scanning Led to Japanese Uploads
(click to show/hide)

Dari Blog Pop Culture Jepang (tautan tidak disertakan karena banyak iklan gambar yang tidak layak ditampilkan) :
Shonen Jump to Pirate Scum: “This is War!”
(click to show/hide)

“US Manga Sales Plunge 20% in 2009, Scanlation to Blame!”
(click to show/hide)

Black Lagoon Writer: “I Hope You Manga Pirates Get Cancer”
(click to show/hide)

Black Butler's Mangaka: “Pirates are Nothing but Immoral Thieves”
(click to show/hide)

Dan ada yg menyinggung komik EBooks? Tanpa kertas tidak berarti lebih murah, malah sebaliknya.
Shogakukan Online Manga DRM Crippled, Pricier Than Paper
(click to show/hide)

New Anti-Piracy Bill Proposed in U.S. Senate
(click to show/hide)

Japanese Teen Arrested for Distributing Manga Online
(click to show/hide)

[news] UU Baru Jepang Terhadap Pengunduh Komik Online

UPDATE
Agustus 2014, Pemerintah Jepang Memulai Gerakan Anti Pembajakan Anime dan Manga

About the LAW
UU Indonesia
(click to show/hide)

(click to show/hide)

(click to show/hide)

UU Internasional
(click to show/hide)

(click to show/hide)

(click to show/hide)

(click to show/hide)

(click to show/hide)

« Last Edit: August 04, 2014, 10:48:27 AM by okta92 » Logged



Member yg MAU dpt notifikasi forum via email, klik:
CARA VALIDASI EMAIL



 
camolatte
Centerspread inside the comical world
Moderator
LX - Holic
*****

Reputation: 180
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 15.600


I can be anyone, anywhere.. and I'm watching you..


WWW Awards
« Reply #201 on: October 14, 2011, 11:11:53 AM »

mungkin bisa mengurangi bajakan jika penerbitan komik bisa sama cepetnya dengan mangascan

berarti penerbit resmi harus degradasi sampai ke level pembajak juga? Karena cepatnya mangascan itu dilakukan dgn cara 1. ngambil materi tanpa ijin bukan dari komik tapi dari majalah. 2. diedarkan tanpa persetujuan ke komikus/penerbit jepang

Jika demikian standarnya, jadi ironis dan menyedihkan ya budaya Indonesia jika standarisasi orang taat hukum adalah harus menjadi pelanggar hukum supaya dianggap benar.

Apakah kesabaran dan moral sudah segitu luntur dalam budaya timur kita ya...
« Last Edit: October 14, 2011, 02:55:06 PM by camolatte » Logged



Member yg MAU dpt notifikasi forum via email, klik:
CARA VALIDASI EMAIL



atelier velvet
LX - Babes


Reputation: 1
Offline Offline

Posts: 23


Awards
« Reply #202 on: October 16, 2011, 04:37:39 AM »

berarti penerbit resmi harus degradasi sampai ke level pembajak juga? Karena cepatnya mangascan itu dilakukan dgn cara 1. ngambil materi tanpa ijin bukan dari komik tapi dari majalah. 2. diedarkan tanpa persetujuan ke komikus/penerbit jepang

Jika demikian standarnya, jadi ironis dan menyedihkan ya budaya Indonesia jika standarisasi orang taat hukum adalah harus menjadi pelanggar hukum supaya dianggap benar.

Apakah kesabaran dan moral sudah segitu luntur dalam budaya timur kita ya...
Sorry, di tahun 2011 ini animasi (anime) bisa di stream approximately 1 hour setelah full broadcast di Jepang, fully subtitled and legal. (see fall season shows 2011)
Point 1 dan 2 invalid?
Klo animasi bisa di stream dalam jangka 1 jam, 'seharusnya' manga (static images) tidak lebih dari waktu yang sama untuk spread worldwide.
Mohon jangan seakan-akan management dari marketing manganya sendiri tidak punya salah.

Bisa ditebak halangan yang mungkin muncul;
1. Regional law licensing? mungkin lisensi di regional NA tidak berlaku di Southeast Asia, etc.
2. Ijin dari penerbit jepang lambat? Bisa belajar tips dan trik dari saudara senegara mungkin? Bagaimana cara atur lisensi multiple regionals supaya bisa simulcasting, etc
3. Low quality? To be expected, tapi klo materi yang anda jual bagus fans juga bakalan telan semua jenis produk yang anda terbitkan (example : stream quality untuk simulcasting, kalau suka bisa beli BD/DVD)
4. Base capital untuk manga << Base capital untuk anime. Make sense, tetapi infrastructure cost untuk delivery method juga lebih kecil seharusnya.

Kesabaran bukan parameter yang relevan di hadapan internet yang aktif 24/7.
Kalau penerbit jepang masih terus menggunakan pola distribusi tradisional, we are going in circles.
Logged

raven
(r)avengers
LX - Kidz
LX - Frenzy
*

Reputation: 90
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 7.069



WWW Awards
« Reply #203 on: October 16, 2011, 05:12:07 AM »

Sorry, di tahun 2011 ini animasi (anime) bisa di stream approximately 1 hour setelah full broadcast di Jepang, fully subtitled and legal. (see fall season shows 2011)
Point 1 dan 2 invalid?
Klo animasi bisa di stream dalam jangka 1 jam, 'seharusnya' manga (static images) tidak lebih dari waktu yang sama untuk spread worldwide.
Mohon jangan seakan-akan management dari marketing manganya sendiri tidak punya salah.
Anda belum menghitung poin penerjemahan bahasa...
Penerjemahan, tipografi, dan editing itu seni yang nggak bisa dilakukan secara terburu-buru dunno

terus apa ini salah tangkap atau gimana, apakah buku yang sudah dicetak itu disuruh didistribusikan lewat internet saja?
atau penerbit resmi disuruh pakai scan RAW ilegal di internet biar bisa cepat diterbitkan lokal?
(oh mai god, jangan sampai deh)

(ini pandangan sepihak ya, dari orang yang merasa kalau buku dan film itu nggak bisa dibandingkan, saya tidak melihat pentingnya membandingkan anime dengan manga...)
« Last Edit: October 16, 2011, 05:32:41 AM by raven » Logged

camolatte
Centerspread inside the comical world
Moderator
LX - Holic
*****

Reputation: 180
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 15.600


I can be anyone, anywhere.. and I'm watching you..


WWW Awards
« Reply #204 on: October 16, 2011, 06:55:49 AM »

Klo animasi bisa di stream dalam jangka 1 jam, 'seharusnya' manga (static images) tidak lebih dari waktu yang sama untuk spread worldwide.
Mohon jangan seakan-akan management dari marketing manganya sendiri tidak punya salah.

Bisa ditebak halangan yang mungkin muncul;
1. Regional law licensing? mungkin lisensi di regional NA tidak berlaku di Southeast Asia, etc.
2. Ijin dari penerbit jepang lambat? Bisa belajar tips dan trik dari saudara senegara mungkin? Bagaimana cara atur lisensi multiple regionals supaya bisa simulcasting, etc
3. Low quality? To be expected, tapi klo materi yang anda jual bagus fans juga bakalan telan semua jenis produk yang anda terbitkan (example : stream quality untuk simulcasting, kalau suka bisa beli BD/DVD)
4. Base capital untuk manga << Base capital untuk anime. Make sense, tetapi infrastructure cost untuk delivery method juga lebih kecil seharusnya.

Kesabaran bukan parameter yang relevan di hadapan internet yang aktif 24/7.
Kalau penerbit jepang masih terus menggunakan pola distribusi tradisional, we are going in circles.
Once again, comparison apple to apple. Don't compare a fish and an squirrel then ask why the fish cannot climb tree Smiley

Jadi argumen-mu sendiri cukup invalid (?) karena industri yg berbeda jelas memiliki proses yg berbeda, belum lagi dilakukan pada media yg memiliki sistem produksi yg berbeda dan untuk negara yg memiliki prioritas berbeda (saya rasa streaming yg Anda sebut bkn dalam bahasa Indonesia dan untuk situs Indonesia Cool).

Selain itu juga sebagian besar poinmu bergantung pada penerbit Jepang yg harus MAU mengubah sistem & kebijakan mereka, contohnya mangascan mengambil materi dari majalah, tdk menunggu sampai tankobonnya terbit, dan dipublikasikan per bab, jadi apakah penerbit Jepang mau mengijinkan penerbitan komik per bab (bkn sebagai majalah) daripada tankobon, dll.

Well, newsflash, org Jepang lebih value pride over greed. Jika dilihat dari sustainability industri, CMIIW tidak seperti industri anime di Jepang yg declining sejak tahun lalu sehingga evolusi harus dilakukan, industri komik di Jepang masih bertahan.. bahkan kemungkinan besar industri manga di Jepang sendiri sudah bisa 'self-sustained' / mencukupi 'hidup'nya sendiri secara sederhana dgn memasarkan karya mereka di negara sendiri & bbrp negara besar, tanpa harus mengkompromikan nilai hidup mereka demi mengimbangi pembajakan ataupun mengejar keuntungan finansial dari negara dunia ketiga seperti Indonesia... or at least, belum merasa harus.

Mereka sadar kalau kita yang lebih membutuhkan mereka, bukan sebaliknya.... so either follow their rules, or else..

I'm explaining here as a manga-fans who just happened to stood in peculiar place therefore having a different perspective. Jadi kalau ada yg lagi mood banding2kan, supaya 'apple to apple' coba deh bandingin speed & proses penerbitan komik utk negara2 yg termasuk dlm 100 Negara Dunia Ketiga menurut pendapatan per kapitas seperti Indonesia dari list di sini, then plz explain to me why they have to make a different set of rules or prioritize Indonesia more than other?
« Last Edit: October 16, 2011, 07:39:38 AM by camolatte » Logged



Member yg MAU dpt notifikasi forum via email, klik:
CARA VALIDASI EMAIL



atelier velvet
LX - Babes


Reputation: 1
Offline Offline

Posts: 23


Awards
« Reply #205 on: October 16, 2011, 02:16:16 PM »

Anda belum menghitung poin penerjemahan bahasa...
Penerjemahan, tipografi, dan editing itu seni yang nggak bisa dilakukan secara terburu-buru dunno

terus apa ini salah tangkap atau gimana, apakah buku yang sudah dicetak itu disuruh didistribusikan lewat internet saja?
atau penerbit resmi disuruh pakai scan RAW ilegal di internet biar bisa cepat diterbitkan lokal?
(oh mai god, jangan sampai deh)

(ini pandangan sepihak ya, dari orang yang merasa kalau buku dan film itu nggak bisa dibandingkan, saya tidak melihat pentingnya membandingkan anime dengan manga...)

See above. Fully subtitled and legal. Approximately one hour.
Klo film yg mempunyai data size lebih besar drpada buku bisa, kenapa ini masih terjadi?
Legal and translated, that is.

Once again, comparison apple to apple. Don't compare a fish and an squirrel then ask why the fish cannot climb tree Smiley

Jadi argumen-mu sendiri cukup invalid (?) karena industri yg berbeda jelas memiliki proses yg berbeda, belum lagi dilakukan pada media yg memiliki sistem produksi yg berbeda dan untuk negara yg memiliki prioritas berbeda (saya rasa streaming yg Anda sebut bkn dalam bahasa Indonesia dan untuk situs Indonesia Cool).

We all have different perspectives. Hence we tried discussing.
Streaming yang saya sebut di atas mem blokir viewer dari regional non EU and NA.
Karena licensing hanya dilakukan oleh company di regional tersebut.
Tapi setidaknya mereka sudah mencoba, dan cepat atau lambat akan menjadi pilot project bagi regional lainnya,
at least yang mereka anggap sebagai marketable.
Dalam kasus ini, kalau masih ada pembajakan atas materi simulcast mereka di kedua regional tersebut, IMHO, mereka baru berhak mengeluh.

Quote
Selain itu juga sebagian besar poinmu bergantung pada penerbit Jepang yg harus MAU mengubah sistem & kebijakan mereka, contohnya mangascan mengambil materi dari majalah, tdk menunggu sampai tankobonnya terbit, dan dipublikasikan per bab, jadi apakah penerbit Jepang mau mengijinkan penerbitan komik per bab (bkn sebagai majalah) daripada tankobon, dll.

Well, newsflash, org Jepang lebih value pride over greed. Jika dilihat dari sustainability industri, CMIIW tidak seperti industri anime di Jepang yg declining sejak tahun lalu sehingga evolusi harus dilakukan, industri komik di Jepang masih bertahan.. bahkan kemungkinan besar industri manga di Jepang sendiri sudah bisa 'self-sustained' / mencukupi 'hidup'nya sendiri secara sederhana dgn memasarkan karya mereka di negara sendiri & bbrp negara besar, tanpa harus mengkompromikan nilai hidup mereka demi mengimbangi pembajakan ataupun mengejar keuntungan finansial dari negara dunia ketiga seperti Indonesia... or at least, belum merasa harus.

Mereka sadar kalau kita yang lebih membutuhkan mereka, bukan sebaliknya.... so either follow their rules, or else..

I'm explaining here as a manga-fans who just happened to stood in peculiar place therefore having a different perspective. Jadi kalau ada yg lagi mood banding2kan, supaya 'apple to apple' coba deh bandingin speed & proses penerbitan komik utk negara2 yg termasuk dlm 100 Negara Dunia Ketiga menurut pendapatan per kapitas seperti Indonesia dari list di sini, then plz explain to me why they have to make a different set of rules or prioritize Indonesia more than other?

We'll see where their pride take em then.
Secara tidak langsung anda sudah sadar apa yang terjadi. Anime is declining, thus the attempt to evolve. manga on the other hand...
Tidak perlu memprioritaskan Indonesia.
Problem disini bukan hanya indonesia (PPP is statistically saying indonesia isn't marketable why bother?). Apakah Mangascan hanya tersedia di indonesia?
Cepat atau lambat mangascan akan mensubstitusi hard books. Dan ratio pengguna mangascan hanya akan meningkat seiring berjalannya teknologi, kecuali mereka melakukan sesuatu.
Selama mangascan masih aktif, keuntungan mereka di negara non-3rd world country juga akan tergerus. Mangascanner tidak melakukan regional block I think.
Mangascan harus ada internet and PC? 2011, internet is up 24/7 in every spot, and you can stuff thousands of books in a tablet. Read them virtually everywhere.

'Self-sustained'? Untuk berapa lama? Mereka bisa 'evolusi' sekarang, ketika mereka masih sustainable, sehingga bisa menggunakan trial-and-error, atau menunggu sampai industri nya declining, where every failing options will cost them a lot.
Mereka 'merasa' kalau kita yang membutuhkan mereka not the other way around, in my perspective at least.

I am making a statement here as a manga fans who had no sympathy for a publisher who didn't attempt to do their job properly.
Saya melihat publisher sebagai distribution and sales entity. Mereka bertanggung jawab untuk membantu mangaka mengatur distribusi dan penjualan manganya.
Logged

n1sh1k4ze
LX - Kidz
LX - Senior
*

Reputation: 33
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 1.025


鉢月


WWW Awards
« Reply #206 on: October 16, 2011, 05:51:20 PM »

Penerjemahan komik di Indonesia itu masih manual dikarenakan beberapa hal.
1. Infrastruktur broadband internet yang masih mahal.
2. Spesifikasi komputer yang masih di bawah standar.
Jujur saja, ada penerbit yang pernah mencoba untuk mendigitalisasi proses editing naskah komik, dan hasilnya... Mereka membutuhkan dana tambahan untuk mengupgrade semua komputer yang ada, agar proses editing digital ini berjalan dengan sempurna. FYI, komputer yang kebanyakan dipakai itu masih Pentium 3 atau 4 dengan RAM 256/512 MB. Dual core saja saya rasa masih sedikit. Contoh paling epic itu saat mau nerbitin komik yang sudah ada versi digitalnya, tapi nggak bisa dibuka pakai komputer kantor karena nggak kuat. Plus, setiap penerbit minta lisensi, mereka harus bayar mahal dan harus menerbitkan komik itu sampai tamat. Belum lagi, oplah komik yang harus dicetak. Jadi kurang lebih nerbitin komik itu mirip-mirip kayak permainan saham. Karena pemegang modal kasih modal segini, harus untung sekian persen dari modal.

Soal anime streaming subtitled dan legal itu, mungkin rencana produksinya memang dibuat dua versi? Non-subbed dan subbed? Makanya bisa tayang sejam setelah tayang di Jepang?
Dan, ditambah lagi anime itu cuma masalah menyelaraskan subtitle dengan audio animenya. Kalau komik ada penghapusan teks asli, retouching, placing teks terjemahan, buat desain judul dan cover buku, serta persetujuan dari pihak penerbit Jepang.
Tolong jangan samakan anime yang cuma 24 menit dengan komik yang jumlah halamannya minimal 190 halaman dengan banyak frase yang harus menjalani proses yang telah disebutkan di atas. Ukuran data tidak bisa dijadikan pembanding. Bahkan terkadang ukuran data komikyang mau dicetak itu bisa lebih besar dibandingkan ukuran data anime.
« Last Edit: October 16, 2011, 07:09:04 PM by n1sh1k4ze » Logged



Lebih baik manga asli daripada download atau baca mangascans
P.Crayon
AWARD MISTERIUS
LX - Senior
*

Reputation: 38
Offline Offline

Posts: 1.569


Awards
« Reply #207 on: October 17, 2011, 04:01:59 AM »

Quote
Makanya bisa tayang sejam setelah tayang di Jepang?


Untuk anime bisa tayang secara bersamaan atau beberapa jam setelahnya itu karena bahannya sudah selesai lama sebelum rencana tayang di televisi. Selain itu bahan streaming untuk online juga biasanya sudah diberikan kepada pihak rekanan luar negeri jauh hari sebelumnya untuk persiapan infrastruktur dan promosi.

Bukan baru selesai tayang langsung buru-buru diproses dan dibikin subtitlenya.

Kebetulan kenal seorang staf salah satu situs Amerika yg pernah membeli hak siar untuk streaming sebuah judul anime tapi akhirnya harus berakhir buruk karena ada orang yg membobol server dan mencuri beberapa episode. Waktu itu anime tersebut bahkan belum mulai tayang di Jepang sendiri.

Dari ceritanya staf itu ternyata seluruh episode animenya sudah diberikan terlebih dulu beberapa minggu sebelum hari tayang perdana tapi karena proteksi server yg kurang memadai akhirnya malah kebobolan.


Seperti yg sudah dibilang beberapa kali di post sebelumnya anime dan komik itu berbeda. Proses tayang secara bersamaan untuk anime masih sulit untuk diterapkan pada komik.

Beda dengan anime bahan tak bisa begitu mudahnya diberikan duluan karena untuk komik kadang tinggal beberapa jam sebelum majalah turun cetak pun banyak pengarang yg masih belum menyelesaikan jatah halamannya.

Para pengarang komik itu kerjanya sampai 17 atau 18 jam setiap hari tanpa henti. Cerita tentang jam kerja yg keras itu juga baru diungkapkan Hiro Mashima beberapa hari yg lalu di Amerika. Dari pengakuannya beliau bahkan harus menambah jam kerjanya sampai 19 jam per hari supaya bisa datang ke Amerika.



Logged
camolatte
Centerspread inside the comical world
Moderator
LX - Holic
*****

Reputation: 180
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 15.600


I can be anyone, anywhere.. and I'm watching you..


WWW Awards
« Reply #208 on: October 17, 2011, 10:06:47 AM »

P. Crayon di atas sudah menjelaskan tentang proses teknisnya why cannot.

Di luar dari proses teknisnya, well, secara industri, itulah kondisi sekarang dimana keputusan di tangan pihak pemegang lisensi, tidak masalah apakah itu printed atau digital.

Maka itu, jika ada penerbit dan mangaka yg mengindikasikan tidak ingin karyanya diterbitkan di Indonesia dan beberapa negara tertentu, tindakan membajak / mendukung pembajakan tetap bukan solusi, malah memperburuk.
Hormatilah hak dan keputusan orang lain.
« Last Edit: October 17, 2011, 10:09:20 AM by camolatte » Logged



Member yg MAU dpt notifikasi forum via email, klik:
CARA VALIDASI EMAIL



camolatte
Centerspread inside the comical world
Moderator
LX - Holic
*****

Reputation: 180
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 15.600


I can be anyone, anywhere.. and I'm watching you..


WWW Awards
« Reply #209 on: October 18, 2011, 01:47:07 PM »

"Rampant manga piracy is making it increasingly difficult for manga artists (mangaka) to earn a living from their work. Many rely on royalty payments to survive. These are modest at the best of times, especially for new artists..

The simple truth is that if manga artists cannot earn a living from their art, there will be no manga."

Demikian kutipan dari artikel The Manga phenomenon yang dipublikasikan oleh Badan pemantau hak cipta dunia, World Intellectual Property Organization (WIPO), tentang bagaimana pembajakan digital komik atau mangascan dapat membunuh industri komik itu sendiri.

Bagi pembaca, setiap interaksi dengan situs pembajakan digital komik berarti ikut berkontribusi atas terpuruknya komikus dalam berkarya. Maka jika Anda benar-benar menyukai komik, berikanlah dukungan pada tempatnya.

(click to show/hide)
Logged



Member yg MAU dpt notifikasi forum via email, klik:
CARA VALIDASI EMAIL



michie
LX - Senior
****

Reputation: 12
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 1.856



Awards
« Reply #210 on: October 18, 2011, 03:37:11 PM »

dulu ketika musisi dan pengunduh lagu 'perang', steve jobs yg mendamaikan lwt i-tunes
mengunduh lagu secara legal seharga 0.99 USD

mungkin beberapa tahun ke depan akan ada metode/prosedur yg membuat pembaca manga di luar jepang
bisa mengunduh secara legal (dalam bhs inggris tentunya)

agak kaget juga melihat data bahwa hanya 10% manga-ka yg bener2 mencurahkan tenaga utk membuat manga
apakah itu berarti sisanya harus kerja baito dll utk memenuhi kebutuhan hidupnya?
Padahal rata2 bekerja 19 jam per hari (bandingkan dgn pekerja kantoran yg 7-8 jam per hari)

Jika ingin2 cepat mengetahui perkembangan chapter terbaru manga2 tertentu,ada caranya tanpa perlu
mengunduh versi ilegalnya.
Beberapa blogger yg langganan majalah manga tertentu,sering share sinopsisnya di blog mereka tanpa
Menyediakan link unduhan nya. Lumayan kan? Bisa tahu jalan cerita chapter terkini tanpa berbuat ilegal
(err..jgn bilang kalo ga seru kalo ga liat artnya- namanya juga sekadar baca sinopsis-yg penting up date-selanjutnya ya sabar menunggu penerbit Indo- latihan kesabaran ala kung fu panda “inner peace”)
Logged

Love is the one thing that transcends time and space
Marsella Azuela
LX - Member
***

Reputation: 8
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 648


M.A.Z.U


Awards
« Reply #211 on: November 04, 2011, 07:34:18 PM »

Mau aplod sebuah gambar yang sangat mencengangkan. Ini didapat di fanpage yang sesuatu banget.
(click to show/hide)
err... 
Logged

Tolong Vote J-Novel di sini butuh 500!!!
Tolong Vote J-Novel di sini butuh 500!!!
camolatte
Centerspread inside the comical world
Moderator
LX - Holic
*****

Reputation: 180
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 15.600


I can be anyone, anywhere.. and I'm watching you..


WWW Awards
« Reply #212 on: November 07, 2011, 11:38:47 AM »

Yg membuat & mengklik vote itu lupa bahwa komikus berkarya untuk makan... dan kunjungan mereka ke situs itu hanya utk memberi makan para pembajak, bukan komikus2nya..
Logged



Member yg MAU dpt notifikasi forum via email, klik:
CARA VALIDASI EMAIL



Zoroapple
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 3


Awards
« Reply #213 on: December 01, 2011, 09:05:39 AM »

Numpang nimbrung y teman-teman masih noob nih di forum ini.

Klo saya sih berpandangan sih, pembajakan itu artinya membajak karya orang dan mendapat keuntungan secara komersil dari karya orang. D lain yang dibajak. tetapi saya baca disini orang yang mengonsumsi barang bajakan juga dianggap pembajak.

nah yang jadi pertanyaan tuh, bagaimana klo kita mengonsumsi sesuatu (apapun itu bentuknya bisa film, scan dan sebagainya) tetapi sebetulnya tidak pernah dirilis secara resmi disini (baca: gak ada versi indonesianya)?

saya gak pro pembajakan lho, bahkan saya pernah berantem ama temen-temen saya gara2 dia cerita spoiler one piece di manga scan, yang sengaja tidak saya baca karena saya punya versi lengkap versi elex dari nomor satu sampe edisi terbaru (ini salah satu kebangaan pribadi). Tapi ironisnya saya pertama kali tahu one piece dari komik bajakan.

saya setuju sama tulisan salah satu anggota forum di thread ini bahwa yang berbahaya adalah mental pembajak.

nah untuk kategori seperti saya gimana tuh? saya fans komik (tidak sebatas hanya manga) dan untuk urusan manga sampe saat ini Thanks God masih banyak judul yang diterbitkan secara resmi tetapi untuk komik amerik dan eropa cukup sulit untuk mendapatkannya (ini termasuk edisi asli tpb bhs inggris lho.

jadi klo pandangan saya yah semua dilihat dari alasan masing-masing.

klo saya pribadi sih walaupun saya masih baca manga scan ada beberapa alasan pribadi mengapa saya lebih preffer edisi resmi:
1.Saya lebih suka memegang buku daripada baca di komputer
2.Cetakan dan kualitas yang bagus.
3.Perasaan yang lebih puas ketika menunggu (walaupun klo kelamaan kadang-kadang kesel juga)

dan alasan saya mengonsumsi produk yang tidak resmi adalah:
1.Tidak dirilis disini



Logged
camolatte
Centerspread inside the comical world
Moderator
LX - Holic
*****

Reputation: 180
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 15.600


I can be anyone, anywhere.. and I'm watching you..


WWW Awards
« Reply #214 on: December 08, 2011, 04:58:50 PM »



Partai Demokrasi Liberal Jepang dan Partai "New Komeito" mengajukan sebuah undang-undang baru yang akan menjatuhkan hukuman penjara sampai 2 tahun atau denda sampai sebesar 2 juta Yen (lebih dari 230 juta rupiah) bagi orang-orang yang mengunduh dokumen berhak cipta secara ilegal. Undang-undang ini direncanakan akan dipresentasikan ke hadapan parlemen Jepang tahun depan.

Pada tahun 2010 parlemen Jepang telah mengabulkan amendemen Hukum Hak Cipta Jepang, yang menyatakan bahwa semua tindakan mengunduh material berhak cipta tanpa ijin dengan sadar adalah tindakan ilegal. Undang-undang baru ini akan menekankan adanya hukuman terhadap tindakan tersebut.

Selama ini di Jepang, tuntutan hukum telah diberlakukan bagi pihak yang mengunggah material berhak cipta tanpa ijin. Dengan adanya undang-undang terbaru ini, pihak yang mengunduh pun tidak akan lolos dari tuntutan hukum.

Sumber: Jiji Press via Yaraon! & ANN
Logged



Member yg MAU dpt notifikasi forum via email, klik:
CARA VALIDASI EMAIL



alicerosel
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 8


Awards
« Reply #215 on: December 10, 2011, 09:07:45 PM »

Kalau menurut saya sih sebenarnya asal bertanggung jawab tidak masalah, kalau membaca mangascan sekaligus membeli komik legal dan membeli anime legalnya kan sama sekali tidak merugikan (Menurut saya tidak tahu sih yang lain)

Bagi Saya Mangascan (illegal) itu adalah pencerahan disaat lama menunggu legalnya terbit dan  saya selalu "Membeli" komik Legal merupakan "Ungkapan terimakasih kepada Mangakan dan penerbit serta untuk kepuasan koleksi"

Kalau tidak berkenan sialkan di hapus kommenya  Wink
Logged
Glace
...
LX - Senior
****

Reputation: 4
Offline Offline

Posts: 972


Huh?!


WWW Awards
« Reply #216 on: December 11, 2011, 12:47:43 PM »

Kalau menurut saya sih sebenarnya asal bertanggung jawab tidak masalah, kalau membaca mangascan sekaligus membeli komik legal dan membeli anime legalnya kan sama sekali tidak merugikan (Menurut saya tidak tahu sih yang lain)

Bagi Saya Mangascan (illegal) itu adalah pencerahan disaat lama menunggu legalnya terbit dan  saya selalu "Membeli" komik Legal merupakan "Ungkapan terimakasih kepada Mangakan dan penerbit serta untuk kepuasan koleksi"

Kalau tidak berkenan sialkan di hapus kommenya  Wink

kalau yang begini sebenarnya mungkin tidak terlalu masalah karena tetap membeli yang legalnya... yang dipermasalahkan itu adalah kalau sudah baca mangascan, tapi tetap nggak beli yang legalnya. Kan gak semua orang punya pola pikir yang sama seperti anda dan saya... Ada juga orang yang kerjaanya cuman pengen yang gratisan... itu yang sebenarnya jadi masalah... btw, IMHO...
Logged

Aquilamarine
The Thrill is Killing Me!
LX - Senior
****

Reputation: 14
Offline Offline

Posts: 757


聖杯の騎士


WWW Awards
« Reply #217 on: December 11, 2011, 07:27:55 PM »

kalau yang begini sebenarnya mungkin tidak terlalu masalah karena tetap membeli yang legalnya... yang dipermasalahkan itu adalah kalau sudah baca mangascan, tapi tetap nggak beli yang legalnya. Kan gak semua orang punya pola pikir yang sama seperti anda dan saya... Ada juga orang yang kerjaanya cuman pengen yang gratisan... itu yang sebenarnya jadi masalah... btw, IMHO...

yang dipermasalahkan disini......mungkin buat yang ngga tau kali ya.....dengan baca mangascan sebetulnya seseorg memperkaya "jumlah klik" di web pemuat mangascan...dan pemuat mangascan itu menjual space untuk iklannya ke org2 yg mau pasang iklan...dimana setiap iklan di klik akan ditransfer jadi duit buat yg punya situs mangascan...

saran sementara JANGAN KLIK IKLAN APAPUN di situs mangascan...
Logged

alicerosel
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 8


Awards
« Reply #218 on: December 11, 2011, 08:34:18 PM »

yang dipermasalahkan disini......mungkin buat yang ngga tau kali ya.....dengan baca mangascan sebetulnya seseorg memperkaya "jumlah klik" di web pemuat mangascan...dan pemuat mangascan itu menjual space untuk iklannya ke org2 yg mau pasang iklan...dimana setiap iklan di klik akan ditransfer jadi duit buat yg punya situs mangascan...

saran sementara JANGAN KLIK IKLAN APAPUN di situs mangascan...

XOO aq baru tau thanks infonya btw g pernah klik yg bgtan sih soalnya baranya import semua >,> hohoho
Logged
camolatte
Centerspread inside the comical world
Moderator
LX - Holic
*****

Reputation: 180
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 15.600


I can be anyone, anywhere.. and I'm watching you..


WWW Awards
« Reply #219 on: December 12, 2011, 09:25:04 AM »

Dan walau buntut2nya kalian tetap membeli aslinya... dengan tetap mengunjungi situs mangascan, kalian tetap memperkaya pembajaknya utk terus membajak.. padahal tidak ada sepeser pun hasil pemasukan mereka ini yg mereka bayarkan ke komikusnya yg sudah ngerjain setiap minggu berjam2.

Apakah itu adil bagi komikusnya & pembajaknya?

Yg kerja komikusnya 10-15 jam setiap hari setiap minggu, yg sakit2an dan stress, yg cedera tangan dan kurang tidur, sementara pembajak meraup untung begitu saja?

Atau segitu tidak pedulinya... yg penting keinginan saya pribadi terpenuhi? di luar dari itu, bagi saya "tidak masalah" maka bagi saya itu "benar"??
« Last Edit: December 12, 2011, 09:27:34 AM by camolatte » Logged



Member yg MAU dpt notifikasi forum via email, klik:
CARA VALIDASI EMAIL



Marsella Azuela
LX - Member
***

Reputation: 8
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 648


M.A.Z.U


Awards
« Reply #220 on: January 08, 2012, 08:41:10 PM »

Kata kata yang menyentuh. Mungkin agar semua sadar..., Aku nggak tau dia (yang buat gambar ini) komikus atau bukan. tapi gambar ini cukup terkenal di kalangan para pembuat gambar (apa lah itu namanya). Sampai ada beberapa orang yang nggak suka gambar juga ikut nge-share. Tulisan ini bisa disebut curhat?



Tapi, emang bener kan?


Camo: bantu edit script supaya bs diklik gambarnya :)
« Last Edit: January 25, 2012, 02:42:50 PM by camolatte » Logged

Tolong Vote J-Novel di sini butuh 500!!!
Tolong Vote J-Novel di sini butuh 500!!!
raven
(r)avengers
LX - Kidz
LX - Frenzy
*

Reputation: 90
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 7.069



WWW Awards
« Reply #221 on: January 08, 2012, 10:07:23 PM »

Dari sini ya, gambarnya? http://otakuyeah.wordpress.com/2011/12/15/ngapain-beli-manga-kalau-ada-scanlation-here-is-why/
artikel yang cukup menarik soal pembajakan.

NB:
cara mencari source gambar, coba drag gambarnya ke google image search (http://www.google.co.id/imghp?hl=id&tab=wi)
Logged

Marsella Azuela
LX - Member
***

Reputation: 8
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 648


M.A.Z.U


Awards
« Reply #222 on: January 08, 2012, 10:17:13 PM »

@Raven
aku awalnya dapet dari facebook (banyak di share sama orang yang aku add karna jago gambar haha). Jadi nggak tau asal mulanya dari mana  Grin
Cuman taunya aku yang buat Pearleden  Wink
Logged

Tolong Vote J-Novel di sini butuh 500!!!
Tolong Vote J-Novel di sini butuh 500!!!
faradinahr
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 5


Alice academy


WWW Awards
« Reply #223 on: January 22, 2012, 08:33:12 AM »

maaf untuk aryan polemik itu apa ya?
Logged
camolatte
Centerspread inside the comical world
Moderator
LX - Holic
*****

Reputation: 180
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 15.600


I can be anyone, anywhere.. and I'm watching you..


WWW Awards
« Reply #224 on: January 25, 2012, 02:43:55 PM »

maaf untuk aryan polemik itu apa ya?
Maksudnya apa ya? Pertanyaan ke siapa?


@Marsella&Raven
Gambarnya sangat mengena... begitu pula blognya.. Jika buka DA-nya PearlEden, di sana pun ada komentar2nya...
« Last Edit: January 25, 2012, 02:52:06 PM by camolatte » Logged



Member yg MAU dpt notifikasi forum via email, klik:
CARA VALIDASI EMAIL



Sorrhein Sieg
LX - Member
***

Reputation: 16
Offline Offline

Posts: 504


DRRRRRR!!!!


Awards
« Reply #225 on: January 25, 2012, 09:02:37 PM »

(maaf kalau mungkin OOT)
Denger2 ada SOPA (Stop Online Piracy Act) dan PIPA (Protect Intellectual Property Act) dan ada lagi yang katanya lebih sadis - ACTA (Anti-Counterfeiting Trade Agreement)
Apa mungkin mangascan akan kena dampaknya dengan adanya ini? (melihat kasus megaupload)
Logged

Live everyday as if it were the last day - UVERworld
Pages: 1 ... 3 4 5 6 7 8 [9] 10 11 12 13  All   Go Up
Print
Jump to: