Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

607.308 Posts in 16.862 Topics- by 44.153 Members - Latest Member: dervecessu1983
Pages: [1]   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: 7 MOTIVATION OF ISLAMIC BUSINESS  (Read 2767 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
camolatte
Centerspread inside the comical world
EMK
LX - Holic
****

Reputation: 444
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 18.828


Critter of Vox Machina~


WWW Awards
« on: June 22, 2009, 01:52:35 pm »

7 MOTIVATION OF ISLAMIC BUSINESS
Abdul Rachman Husein, Lc


Pemesanan & informasi, hubungi :
GRAMEDIA DIRECT
Telp.
(62-21) 536 50 110 / 111 ext. 3901 / 3902
hubungi kami
Email: cs@gramediapublishers.com
Online Service / Layanan Online: www.gramedia.com
Suggestion & Complain / Saran & Keluhan: keluhan@gramediapublishers.com


DIRECT SELLING Surabaya
Telp. (62-31) 841 2913 
hubungi kami


http://elexmedia.multiply.com/reviews/item/867

Dalam buku “7 Motivations of Islamic Business” ini, bagian pertama membahas tentang motivasi bahwa bisnis adalah rezeki. Saya mengajak para pembaca untuk mengenal lebih jauh tentang rezeki, terutama rezeki yang ada dalam dunia bisnis. Pada bagian kedua, saya mencoba menjelaskan bahwa Islam tidak menyuruh kita untuk menjadi miskin melainkan menjadi kaya. Kaya dalam pandang Islam tentu berbeda dengan kaya dalam pandangan Barat.

Di sini juga dibahas tentang beberapa alasan kenapa Islam menyuruh kita kaya. Pada bagian ketiga, saya menjelaskan bahwa berbisnis itu berarti ibadah. Dalam kaca mata Islam pekerjaan manusia yang baik adalah pekerjaan yang bernilai ibadah. Dalam hal ini adalah bisnis merupakan salah satu pekerjaan yang dapat menjadi ibadah jika diniatkan karena Allah Swt, sehingga bisnis dapat menjadi ladang uang dan ibadah.

Pada bagian keempat, penulis mencoba menerangkan bahwa bisnis adalah pintu gerbang rezeki. Sebagai pintu gerbang rezeki tentu sebuah bisnis akan memberikan seluas-luasnya bagi para pebisnis untuk dapat memasuki kawasan rezeki. Kemudian pada bagian kelima, penulis menjelaskan bahwa bisnis adalah sang penolong.

Dalam hal ini, bisnis dapat menjadi penolong apa dan siapa saja di samping bisnis juga dilakukan untuk tujuan mendapatkan uang. Bagian keenam adalah bagian yang menjelaskan tentang menjadi pengusaha Muslim yang tidak kapitalis. Pada bagian terakhir buku ini, penulis mencoba menjabarkan bahwa pengusaha adalah mujahid fi sabilillah.


Editor’s Note
Dengan berbisnis, seseorang akan mendapatkan harta yang berlimpah sehingga kekayaan selalu ada bersamanya. Dalam Islam, kekayaan yang sebenarnya bukan terletak pada kekayaan harta melainkan kekayaan jiwa. Sebanyak apa pun hartanya, seluas apa pun tanahnya, semewah apa pun rumahnya jika tidak memiliki kekayaan jiwa maka tidaklah ada artinya. Kekayaan jiwa adalah kekayaan yang dapat membuat seseorang mengelola kekayaan harta dengan baik dan benar, seperti mengelolanya untuk dapat berdakwah di jalan Allah Swt, meninggikan agama Islam, membantu fakir miskin, menyantuni anak yatim, dan lain sebagainya.

H. Abdul Rachman Husein, Lc dilahirkan di Tangerang, Banten, 14 Mei 1984. Putra pertama dari pasangan H. Husein dan Hj. Maryati dari lima bersaudara, yaitu Ahmad Firdaus, Jamilah, Nurul Habibah dan Muhammad Zainuddin. Ia merupakan lulusan S1 dari Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, Fakultas Syariah wal Qanun jurusan Syariah Islamiyah dan saat ini tercatat sebagai mahasiswa Master pada Fakultas Syariah dan Manajemen di Universiti Malaya Kuala Lumpur, sebelumnya pernah mengalami menjadi mahasiswa di International Islamic University Malaysia, Gombak, Malaysia.


Spesifikasi Buku
Target Pengguna: Pebisnis, entrepreneur muslim dan masyarakat umum yang tertarik.
Harga: Rp. 49.800
Ukuran: 15 x 17 Cm
Tebal: 178
Terbit: 24-06-09
Media: QUANTA
Kelompok: BUKU ISLAM
Kategori: REFERENSI
ID: 998091209
ISBN: 9789792752625
Editor: Chandra
Logged

Pages: [1]   Go Up
Print
Jump to: