Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

606.125 Posts in 16.724 Topics- by 41.588 Members - Latest Member: Angiefoxpn
Poll
Question:
Bagaimana menurutmu tentang buku ini secara keseluruhan?
4. Bacaan yang WAJIB dikoleksi
3. Sangat menarik untuk diikuti
2. Lumayan lha
1. Tidak menarik
0. Heh?? Buku apa sih ini??

Pages: 1 2 3 4 [5] 6 7 8 9 10 11 12 ... 21  All   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: Under the Rose - Akari Funato  (Read 86168 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
REX
Imut dan lucu
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 170
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 6.642


Why so serious, desu?


Awards
« Reply #40 on: December 30, 2009, 12:40:49 pm »

Ngomong2 Linus umurnya berapa sih? di dialog awal dia sempet bilang "setelah 11 tahun lamanya...." tapi kayanya nggak mungkin usianya baru 11 tahun
Baru 11 tahun? Tapi ke mana-mana udah bawa pistol, ngomongnya kasar banget, dan jalan pikirannya udah kayak detektif...  mikir

Akhirnya beli setelah berkali-kali baca tret ini, dari diskusinya kayaknya seru.

Tokoh utamanya lebih dewasa dari tampangnya.
Cerdas, tapi sayang lidahnya tajem banget, kayaknya kurang cocok untuk gambaran anak seumuran dia (kemungkinan besar masih di bawah 15 tahun kan?)
Wajar sih dia agak sensi sama keluarga Roland yang menurutnya udah bunuh ibunya, tapi kadang agak berlebihan. Ngapain juga dia nge-dor kuda Isaac? Akhirnya kesan pertama Isaac & Greg sama dia udah jelek banget. Ujung-ujungnya, tiap kali mereka ketemu Linus, cara mereka natap udah benci gitu.
Lawrence lebih adaptatif. Kayaknya udah bisa akrab sama semua anggota keluarga Roland... Yah, masih polos sih.   Grin

Rumah mewah, keluarga mentereng, tapi suram banget. Kakak tertua pleiboi dan nggak segan-segan nodongin pistol, kedua tertua agak mencurigakan, ketiga & keempat udah sensi dari awal. Kayaknya udah nggak ada nyaman-nyamannya tinggal di dalam kastil itu. ^^;
« Last Edit: December 30, 2009, 01:06:59 pm by REX » Logged
flutterby
LX - Kidz
LX - Frenzy
*

Reputation: 30
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 5.187

Daniel Potter


Awards
« Reply #41 on: December 30, 2009, 01:15:48 pm »

Dari hubungan saudara aja dah bisa menyulut permusuhan. Well, mungkin di jaman itu masih belum kenal poligami yak. Jadinya malah selingkuh terbuka
Logged
ula
Guest
« Reply #42 on: December 30, 2009, 04:05:37 pm »

Kalau umur sebenarnya aku lebih bingung tua mana vincent atau linus? mikir bukankah seharusnya tua linus, tapi kok vincent lebih tinggi. Atau linus aja yang pendek dunno
Logged
Alter
LX - Senior
****

Reputation: 4
Offline Offline

Posts: 930

Sarcasm best served with a smile and a cup of tea♪


Awards
« Reply #43 on: December 30, 2009, 04:19:31 pm »

hehehe, asik Rex ikut teracuni banana banana

menurut g sih, kalo seandainya Linus gak segitu 'antagonis'-nya, komik ini kehilangan 50% daya tariknya deh (paling gak, buat g sih begitu). meskipun sudut pandang Linus bak orang kalap yang terpojok, tapi g nyaris setuju sama dia sepanjang jalan ("memang dia anak haram", "memang Grace seperti itu kan?", mengapa Count Roland dan anak2nya (pas di nyaris akhir buku 1) tertawa bersama seakan2 mereka memang keluarga normal yang harmonis?") - Entah kenapa kegarangan antagonisnya Linus terasa lebih 'pure' daripada semua yang terjadi di Roland.

Atau mungkin g aja yang lagi demen sama tokoh antagonis sih Grin
Logged
flutterby
LX - Kidz
LX - Frenzy
*

Reputation: 30
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 5.187

Daniel Potter


Awards
« Reply #44 on: January 02, 2010, 05:00:41 pm »

No 2 terbit 13 januari 2010 Grin
Logged
Alter
LX - Senior
****

Reputation: 4
Offline Offline

Posts: 930

Sarcasm best served with a smile and a cup of tea♪


Awards
« Reply #45 on: January 04, 2010, 10:46:43 am »

jadwal buat minggu depan sudah keluar yah?

asiiiiik banana banana udah penasaran nich. Moga2 volumenya terbit secara regular tiap bulan.



Logged
REX
Imut dan lucu
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 170
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 6.642


Why so serious, desu?


Awards
« Reply #46 on: January 04, 2010, 11:10:19 am »

hehehe, asik Rex ikut teracuni banana banana

menurut g sih, kalo seandainya Linus gak segitu 'antagonis'-nya, komik ini kehilangan 50% daya tariknya deh (paling gak, buat g sih begitu). meskipun sudut pandang Linus bak orang kalap yang terpojok, tapi g nyaris setuju sama dia sepanjang jalan ("memang dia anak haram", "memang Grace seperti itu kan?", mengapa Count Roland dan anak2nya (pas di nyaris akhir buku 1) tertawa bersama seakan2 mereka memang keluarga normal yang harmonis?") - Entah kenapa kegarangan antagonisnya Linus terasa lebih 'pure' daripada semua yang terjadi di Roland.

Atau mungkin g aja yang lagi demen sama tokoh antagonis sih Grin
Iya sih, kalau Linus punya sifat anak manis, komiknya jadi kurang seru (banget).
Tapi, dengan perbuatannya yang dengan sengaja cari masalah dengan anggota keluarga Roland, itu berarti dia udah menghilangkan peluang untuk nambah sumber informasi, setidaknya, bikin beberapa orang berpihak sama dia. Kalau kayak gini, saudara0saudara tirinya, yang udah sensi, jadi makin sensi. Apalagi 'sekutu utamanya' si dayang tanpa nama juga udah almarhumah...
Kalau sial, si pembunuh Grace jadi kepengen bunuh dia juga.

(click to show/hide)
Logged
Alter
LX - Senior
****

Reputation: 4
Offline Offline

Posts: 930

Sarcasm best served with a smile and a cup of tea♪


Awards
« Reply #47 on: January 04, 2010, 11:44:56 am »

hem2, dilihat dari sudut pandang normal, anak sah bisa dibilang kedudukannya 'lebih tinggi' daripada anak haram loh, mungkin sekali kedepannya mereka bisa jadi memandang/memperlakukan Linus secara rendah (apalagi kalau nantinya ketauan bahwa keluarga King sebenernya udah bangkrut dan cuma tinggal di pondok sederhana yang bahkan nyediain makanan aja pas2an) - jadi sebelum diserang, lebih baik serang dulu.

Kalau g sih ngeliat cara pandang Linus = daripada diperlakukan sebagai anak gundik miskin yang numpang dan bergantung pada kebaikan hati keluarga Roland, lebih baik bertindak sebagai anak arogan yang mau membalas dendam (ditambah lagi kan Linus mencurigai Grace dibunuh oleh keluarga Roland gitu Grin)

g rasa sih Arthur Roland emang safe, soalnya bisa dibilang dia yang keliatan paling sedih en shock dengan kematian Grace) lagian situasi dia beda banget dengan cerita standard suami yang nekad membunuh selingkuhan karena didesak kawin
Logged
REX
Imut dan lucu
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 170
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 6.642


Why so serious, desu?


Awards
« Reply #48 on: January 04, 2010, 11:52:47 am »

Tapi... Kenapa para saudara tiri cenderung lebih akrab dan terbuka dengan Lawrence yang sesama anak haram juga?
Apa karena faktor, "Ah, masih anak kecil ini. Jangan dijahatin deh. Kasihan, lagian anaknya baek, nggak kayak abangnya" semata?
Atau seperti kata Isaac, Lawrence (dan Linus) dibaikin cuma gara-gara simpati aja?  mikir

Yah, semoga aja Linus udah siap dengan resiko akibat strategi 'seranglah sebelum diserang'nya.  Tongue

Jilid 2 terbit minggu depan kan? Asyik.  laugh
Penasaran sama scene terakhir jilid 1.
« Last Edit: January 04, 2010, 12:16:37 pm by REX » Logged
Alter
LX - Senior
****

Reputation: 4
Offline Offline

Posts: 930

Sarcasm best served with a smile and a cup of tea♪


Awards
« Reply #49 on: January 04, 2010, 01:24:30 pm »

g rasa sih mungkin karena para anak Roland udah kadung terbiasa juga dengan hasil tingkah bapaknya (beberapa dari mereka cukup akrab sama anak2 keluarga Stanley juga kan yah). Atau memang karena masih anak2 jadi enggak terlalu mikirin? (sejauh ini yang paling sensi kayaknya emang cuman Linus dan Gregory aja).

apabila kita pakai dugaan Grace dibunuh oleh keluarga Roland, kemarahan Linus sepertinya cukup masuk akal. Setelah membunuh gundik yang mencemarkan nama Roland, kemudian memungut anak2nya yang miskin sebagai belas kasihan = jadi dendam dan marah gitu.

G tebak kalau Linus bukan anak Count (soalnya ekspresi si Count aneh banget waktu liat Linus, nggak sama dengan ekspresinya waktu liat Lawrence). Penasaran pingin baca vol 2, minggu depan cepatlah dataaaaaang
« Last Edit: January 04, 2010, 01:30:21 pm by Alter » Logged
Pages: 1 2 3 4 [5] 6 7 8 9 10 11 12 ... 21  All   Go Up
Print
Jump to: