Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

606.168 Posts in 16.726 Topics- by 41.648 Members - Latest Member: ivuwirdi
Elex Online ForumDiskusi UmumRUMPI TEKNO (Moderator: saint)Tips Chatting Online Secara Bijaksana (3)
Pages: [1]   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: Tips Chatting Online Secara Bijaksana (3)  (Read 982 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
saint
Moderator
LX - Member
*****

Reputation: 11
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 370

i come, i learn, i do my best


Awards
« on: February 21, 2012, 11:41:25 am »

Saran untuk Para Orang Tua:

Tugas Anda sebagai orang tua adalah mengajari, menasehati, dan mengawasi anak saat berkomunikasi chat. Ini karena anak-anak rentan sekali saat mereka online. Di bawah ini adalah beberapa tip agar anak Anda tetap aman.

Buatkan Account untuk Anak dan Tuliskan Profilnya oleh Anda

Tugas pertama sebagai orang tua dalam membimbing si kecil mengikuti chat online adalah membuatkan account yang tepat untuk dia, kemudian menuliskan profilnya dengan baik. Ada beberapa perhatian saat membuatkan account chat dan menu­liskan profil untuk anak:

- Jangan gunakan nama riil, terlebih nama lengkap. Cukup gunakan nama alias atau singkatan dari nama riil. Jika nama riil anak kita adalah Chicha Kusumawati misalnya, Anda bisa menulis “Chichak” atau “cha_kus”.
- Jangan menyertakan angka pada nama account yang meng­gambarkan usia, misalnya “Chichak14″.
- Jangan menuliskan nama lengkap pada profil, cukup gunakan nama panggilan atau alias.
- Jangan menuliskan informasi sensitif pada profil, seperti alamat rumah, nomor telepon, nama orang tua, atau nama sekolah. Cukup tuliskan nama kota.
- Jangan menyisipkan foto anak pada profil. Cukup guna­kan gambar-gambar menarik sesuai usia anak. Jika ingin menampilkan foto, pastikan ukurannya kecil.


Hindari Nama yang Mencolok

Untuk anak-anak yang lebih besar seperti remaja, mereka memang lebih berambisi untuk menonjolkan dirinya, biasanya dalam rangka mendapatkan pengakuan. Mulai dari memilih nama nick yang paling nyentrik dan menarik, sampai menampilkan foto-foto dirinya yang penuh ekspresi. Ini memang sifat alamiah para remaja.

Di balik kepolosannya, anak-anak memang seringkali tidak menya­dari efek atau bahaya di kemudian hari dari apa yang dilakukannya. Sebagai orang tua, sudah seharusnya kita menga­rah­kan anak untuk bersikap dewasa dan penuh pertimbangan. Memberi pengertian sejak dini adalah hal yang berharga. Dalam konteks pemilihan nama online, misalnya untuk chat, sarankan anak remaja Anda untuk tidak memilih nama-nama yang mengun­dang perhatian, seperti “enambelastahun”, “abggaul”, “seksipoenya”, “smp15″, “ce_imut16″, dan sebangsanya. Pada intinya, hindari nama-nama yang menggambarkan usia dan pornografi.

Agar si anak tidak merasa didikte oleh orang tua, jelaskan menga­pa hal-hal tersebut buruk untuk dirinya. Apa akibatnya jika mereka melakukannya.


Gunakan Fitur Filtering

Disarankan sekali anak-anak berpartisipasi di channel chat yang terkontrol, difilter, atau dimoderasi oleh orang dewasa. Ini biasanya didapat melalui situs-situs layanan chat yang khusus untuk anak. Anda bisa mencarinya di Google untuk menemukannya dengan masukkan kata kunci seperti “chat kids”.

Beberapa layanan chat untuk anak biasanya memiliki fitur pem­blo­­kiran atau mekanisme pelaporan saat terjadi pelanggaran.


Jangan Salah Memilihkan Lingkungan Chat

Pastikan anak Anda hanya berbincang di lingkungan yang sesuai dengan usianya. Karena biasanya mencari channel itu cukup sulit, bantulah anak untuk mencari channel yang tepat. Sebagai contoh, kita dapat mengarahkan mereka untuk hanya bergabung ke channel “Kids”, “Anak Indonesia”, “Taman Bermain”, atau channel-channel lainnya yang pantas. Anak-anak di bawah 12 tahun sebaiknya selalu didampingi orang tua.


Beri Pelajaran Cara Chatting

Fitu-fitur pada sebuah program chatting terkadang cukup kaya, sehingga dapat membingungkan si pemakai, terlebih anak-anak. Untuk menghindari mereka dari melakukan kesalahan, pastikan Anda mengajarinya satu per satu dengan sabar sampai dia paham.

Ajari juga bagaimana mereka berkomunikasi dengan orang seusia­nya. Sebagaimana lumrahnya anak-anak, mereka selalu punya gaya chat-nya sendiri yang mungkin menggelikan bagi orang dewasa, seperti penggunaan kalimat-kalimat yang polos, singkatan yang lugu, emoticon yang tidak nyambung, atau pengungkapan beragam perasaan yang berlebihan. Oleh karena itu, saat Anda mendampingi si kecil untuk mengajarinya, Anda pun harus mengi­kuti karakteristik seusia mereka dalam menjawab panggilan anak lain lawan bicara. Perkenalkan kepada anak Anda bagaimana menggunakan simbol-simbol emoticon, seperti : ) atau  dan sejenisnya.

Masih banyak lagi tipsnya di http://rumpitekno.com/2012/tips-chatting-online-secara-bijaksana-3/
Logged

i love financial planning..
i love socializing..
i am me :D
Pages: [1]   Go Up
Print
Jump to: