Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

607.313 Posts in 16.862 Topics- by 44.211 Members - Latest Member: aa14111984k
Poll
Question:
Review siapa yang paling menarik? ♥  (Voting closed: June 13, 2012, 03:21:55 pm)
Es sant - 5 (71.4%)
cuit - 2 (28.6%)
Total Voters: 7

Pages: [1]   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: Vote Your Winner: Historical Romance Novels  (Read 3173 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
raven
(r)avengers
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 120
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 7.500



WWW Awards
« on: May 30, 2012, 03:07:18 pm »

PAPR kali ini untuk para penyuka HR. Kalau Anda sudah pernah baca, kenapa tidak coba mereview? :D
Review hanya untuk novel yang sudah pernah diterbitkan Elex, seperti karya Sally McKenzie atau Tina Gabrielle.

Cek rules dulu ya, batas kata adalah 500 kata per review dan paling akhir post/edit Rabu, 6 Juni jam 3 sore.
good luck wave


nambahin cover2 contoh (dari Camo)
« Last Edit: June 20, 2012, 10:00:22 pm by raven » Logged

Es Sant
LX - Junior
**

Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 123

Kyaaaa <3


Awards
« Reply #1 on: June 01, 2012, 11:09:38 am »

Blake Mallorey kembali ke Inggris dengan rencana balas dendam terhadap Charles Ashton yang telah menghancurkan keluarganya. Ia mengancam Charles akan  membuat dia dan keluarganya bangkrut, kecuali Charles bersedia memberikan Victoria, anak perempuan Charles, sebagai wanita simpanan Blake. Dalam bayangan Blake, hal ini akan menjadi skandal yang menghebohkan London dan menjadi aib yang mencoreng keluarga Ashton. Victoria yang diam-diam bermain saham tanpa sepengetahuan siapa pun nyaris putus asa saat Ayahnya menyerahkan dirinya begitu saja pada Blake. Tapi, rencana tinggal rencana. Ciuman demi ciuman menumbuhkan sesuatu di antara mereka berdua dan Blake terjebak dalam kondisi di mana balas dendam dan gairah yang penuh skandal tidak dapat dipisahkan…

Lady of Scandal adalah novel debut Tina Gabrielle. Walau ada bagian yang ‘kurang’ di sana sini, karakter Victoria dan Blake memiliki sifat yang kuat dan mandiri, yang juga dilengkapi dengan gairah. Gairah inilah yang ‘memberi’ kejutan bagi mereka berdua seiring perjalanan waktu dan berhasil membuat pembaca menahan napas.

Victoria digambarkan sebagai seorang ‘wanita karier’ yang berkutat di bursa saham London. Dengan bantuan seorang teman baru, Victoria berusaha supaya Blake tidak menyentuh jiwa dan keperawanannya, tapi di saat bersamaan juga menggoda Blake agar ia membatalkan rencana balas dendamnya. Namun, apa yang direncanakan Victoria memiliki ending yang berbeda. Semakin dalam mengenal Blake, semakin Victoria terjerat pada pesona pria itu.

Salah satu kekurangan yang cukup terlihat adalah adanya sifat ‘labil’ pada diri Victoria. Walau terlihat pintar dan memiliki otak, entah bagaimana dia begitu mudah dipermainkan lawan jenisnya. Victoria juga mengarang alasan tidak masuk akal untuk menerima manipulasi ayahnya dan mengikuti segala kemauannya, hanya karena Victoria berpikir itu satu-satunya cara untuk mengetahui kadar cinta Blake padanya. Walau Blake tidak mengatakan cinta dengan kata-kata, perasaannya terlihat dari tingkah laku dan kata-katanya. Blake tidak pantas mendapatkan pengkhianatan Victoria sampai dua kali.

Di lain pihak, Blake adalah seorang pria yang dominan. Dia memiliki masa lalu yang buruk karena kematian keluarganya. Dia memang menghancurkan semua musuhnya. Walaupun rasa cintanya pada Victoria tumbuh, ia tidak melupakan tujuan awalnya untuk membalas dendam. Namun, Blake dapat menerima Victoria apa adanya, mengagumi kepintaran dan kelebihannya, menghargai pendapatnya, mendukungnya dalam bisnis, bahkan membawanya langsung ke bursa saham London untuk mengajarkan langsung mengenai trading.

Sayangnya, pemikiran dari sudut pandang Blake kurang digarap. Karena sifat Blake yang tidak memaksa Victoria, kita perlu tahu apa yang sebenarnya ada di kepala Blake untuk mengerti bahwa dia bukanlah seorang tokoh jahat. Somehow, rasanya Victoria lebih berusaha lepas dari seorang penculik jahat, bukannya seorang pria yang dingin. Saya tidak dapat merasakan bagaimana cinta tumbuh di dalam diri Blake. Dia terlalu terfokus pada tujuan utamanya membalas dendam dan tidak peduli apakah ia menyakiti orang di sekitarnya.

Di lain pihak, bisa dibilang Victoria jatuh cinta secara mendadak. Tiba-tiba. Hubungan cinta antara Victoria dan Blake tidak terasa chemistrynya. Dan untuk novel yang dilabeli Historical Romance, suasana zaman dulunya terasa tipis sekali. Andai… *ngayal*

Melihat kover edisi aslinya, Elex melakukan inovasi besar untuk edisi terjemahannya :3 Good job! Anyway, novel ini untuk DEWASA, lho. Harap diperhatikan ya ^__^

Happy reading!
« Last Edit: June 01, 2012, 11:23:13 am by Es Sant » Logged

Bestfriends I've ever had are BOOKS!
cuit
LX - Noob
*

Reputation: 2
Offline Offline

Posts: 37


Awards
« Reply #2 on: June 06, 2012, 06:23:52 am »

Lord Of Scoundrels
Sebastian Ballister atau marquess Dain, terbiasa bersikap dingin terhadap orang lain. Hal ini dikarenakan semenjak di lahir dia sudah kekurangan kasih sayang dan cinta dari orang-orang terdekatnya. Ketika ibunya meninggalkannya, sang ayah malah memberikan nformasi bahwa sang ibu telah meninggal dan mayatnya akan di makan anjing-anjing karena ibunya adalah seorang Jezebel. Ketika dia kecil dan masuk sekolah asramapun dia selalu dihina hanya kerena di jelek dan hitam (sewarna zaitun) dan yang menjadi ciri khasnya karena hidung besarnya. Dengan segala hinaan dan tak adanya perhatian dari sang ayah Dain tumbuh menjadi seseorang yang berhati dingin.
Jessica Trent, sang Heroin, dengan kepribadian yang kuat, cerdas, mandiri, serta selalu bersemangat. Dia bertemu Marquess Dain, ketika datang untuk untuk memperingatkan sang adik Bertie Trent,agar menjauhi Dain. Bertie menjadikan Dain sebagai panutannya, padahal Dain seorang pewaris yang kaya sedangkan Bertie, hanya bangsawan biasa.
Ketika Dain dan Jessica pertama kali bertemu, mereka saling tertarik bak dari segi fisik maupun sifat. Bahkan Jessica mengganggapnya Hiu. Sang nenek menasehatinya agar menangkap Dain, karena Dain tanggakapan yang bagus.
Karena scandal yang terjadi di taman pada sebuah pesta maka mereka harus menikah. Setelah menikah mereka pulang ke estat milik Marquess Dain di Athcourt. Dain yang dingin dan selalu bersikap tidak baik, terpana dengan sikap istrinya. Karena setiap Dain mengatakan hal yang agak kasar dan dingin, sang istri malah menggangapnya romantis, nah lho... makanya Dain sempat mengira sang istri agak gila, padahal sang istri memang tergila-gila terhadap suaminya, karena di balik sifat dingin DAIN sebenarnya dia orang yang perhatian.
Kehadiran sosok Dominique, juga tidak mengurangi cinta jessica terhadap Dain. Karena Jessica sadar sang anak haram dari Dain, juga membutuhkan cinta dan kasih sayang agar dia bisa berubah menjadi manusia yang lebih baik.
Suka dengan interaksi dari Dain dan Jessica, setiap sikap dan perkataan dingin Dain, justru ditanggapi dengan kekaguman dari sang istri yang justru mengganggapnya romantis hehe... Di goodreads, dr series Scoundrels ini, ratingnya paling tinggi 4,16 (Selamat membaca).
Logged
Pages: [1]   Go Up
Print
Jump to: