Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

607.292 Posts in 16.862 Topics- by 44.135 Members - Latest Member: Gqaffvv
Elex Online ForumBuku, Software, & MajalahBooks ReviewPAPR : Pick-A-Prize Review (Moderators: raven, cherrycat)Vote Your Winner: His Majesty's Dragon (Temeraire #1)
Poll
Question:
Yang manakah review pilihanmu?  (Voting closed: May 01, 2013, 01:31:56 pm)
Es Sant - 2 (25%)
Hazuno_Cherry - 4 (50%)
4lKa - 2 (25%)
Total Voters: 7

Pages: [1]   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: Vote Your Winner: His Majesty's Dragon (Temeraire #1)  (Read 3086 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
raven
(r)avengers
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 120
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 7.500



WWW Awards
« on: April 17, 2013, 01:04:14 pm »

Novel fantasi terbaru mengenai naga dan penunggangnya yang berperang di Eropa.

-x-

Yuk, diulas. Paling lambat Rabu, 24 April jam 12 siang.
 
« Last Edit: April 24, 2013, 01:32:19 pm by raven » Logged

Es Sant
LX - Junior
**

Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 123

Kyaaaa <3


Awards
« Reply #1 on: April 22, 2013, 07:14:35 pm »

Will Laurence adalah salah satu perajurit dalam Perang Napoleon (1803-1815). Saat itu, peran pesawat tempur digantikan oleh para naga tersebut, sehingga masing-masing negara memiliki naganya sendiri. Will Laurence sendiri, karena entah keberutungan atau kemalangan, bertemu dengan Temeraire, naga hitam yang akan mengubah nasibnya dalam perjalannya pulang ke Inggris. Will yang awalnya adalah seorang kapten kapal Reliant tidak pernah berpikir akan menjadi seorang penunggang naga sebelumnya hanya gara-gara Temeraire yang memilihnya. Butuh waktu dan usaha keras bagi Will untuk menjadi seorang penunggang naga, apalagi Will bisa dibilang tidak memiliki pengalaman sama sekali. Dalam perjalanannya bersama sang naga, Temeraire, Will bertemu dengan banyak penerbang beserta naganya masing-masing yang unik. Apakah Will akan mampu menemui tujuan utamanya: Napoleon?

Saya belum pernah baca Eragon, juga nonton filmnya, jadi tidak bisa membandingkan kedua novel mengenai naga ini. Awalnya, saat membaca kover belakang His Majesty’s Dragon, saya tidak dapat membayangkan Perang Napoleon yang berisi naga. Walaupun naga adalah makhluk fantasi, namun Perang Napoleon benar terjadi di dunia nyata. Ternyata Naomi mampu menyatukan unsur fantasi itu dengan kejadian nyata menjadi sesuatu yang baru dan menarik. Saya baru tahu kalau ada begitu banyak jenis naga (entah ini cuma karangan Naomi atau memang ada klasifikasinya) dan masing-masing naga tidak cuma menyemburkan api, misalkan Lily, naga Catherine Harcourt, yang bisa menyemburkan asam! Para naga di sini diceritakan mampu berkomunikasi dengan berbicara, mirip naga di film Dragon’s Heart, Draco. Temeraire sendiri suka membaca dan saya tidak bisa membayangkan seekor naga membaca ^__^ Naomi juga berhasil mengubah sang naga menyerupai kapal tempur. Kenapa? Karena Will tidak mengendarai sang naga sendirian. Bersama dengan para kru lainnya, mereka bekerja sama menembaki musuh dari atas punggung naga. Pastilah adegan ini akan terlihat keren sekali di filmnya nanti.

Alurnya tidak tertebak mengingat jumlah buku ini mencapai 9 volume sebelum tamat. Saya tidak bisa membayangkan petualangan apa saja yang akan dihadapi Will dan Temeraire mengingat buku kesatunya pun cukup tebal. Walaupun agak kurang klik dengan terjemahan di awal-awal buku, namun saya menikmati petualangan Will dan Temeraire, merasakan kasih sayang yang terjalin di antara keduanya. Semoga saja buku ini mampu menjerat saya sampai akhir.
« Last Edit: April 24, 2013, 11:03:13 am by Es Sant » Logged

Bestfriends I've ever had are BOOKS!
Hazuno_Cherry
Guest
« Reply #2 on: April 24, 2013, 10:24:01 am »

Apa yang akan kau lakukan jika kau menemukan sebuah telur naga di sebuah kapal jarahan? Bagaimana jika telur itu menetas sebelum sampai di daratan dan secara terpaksa mengakuimu sebagai tuannya?

Will Laurence, kapten kapal Reliant, merasa syok karena menemukan sebuah telur naga di kapal Prancis yang dijarahnya. Bukan karena telur itu berbahaya, melainkan karena telur yang amat berarti itu justru akan menetas bahkan sebelum mereka mendekati daratan terdekat. Belum lagi, spesies naga dalam cangkang telur itu belum bisa diidentifikasi jenisnya. Merasa panik, secara acak sang kapten berusaha memilih sang penunggang bagi naga tersebut karena bagaimana pun naga merupakan kendaraan penting bagi penerbang Angkatan Udara dan tak boleh dibiarkan liar. Mau tak mau, salah satu dari perwira pelaut itu haruslah berubah jalur menjadi seorang penerbang. Setelah dipilih salah seorang perwira untuk mengendalikan sang naga, telur naga itu pun menetas dan menampakkan sosok naga hitam langka yang hampir tak pernah ditemui kru Reliant. Bukannya menerima perwira yang disodorkan padanya, naga itu malah tertarik pada Kapten Laurence yang mengumpat padanya. Untuk kali pertamanya, naga itu mau berbicara dan hanya pada Kapten Laurence saja. Mau tak mau hanya sang kapten saja yang bisa mengikat naga tersebut dan akhirnya memberinya nama Temeraire.

Reliant pun sampai di daratan setelah melalui berbagai macam kesulitan karena lahirnya Temeraire. Kapten Laurence pun harus melepaskan pelayaran terakhirnya karena ia akan menjadi penunggang Temeraire dan menjalani pelatihan sebagai penunggang naga Angkatan Udara. Mengingat bahwa Angkatan Udara bukan pekerjaan mudah dan seharusnya ditekuni sejak masih kecil, Kapten Laurence setuju untuk membuang segala yang telah dimilikinya demi Temeraire yang tak bisa berpasangan dengan siapapun selain dirinya. Apalagi saat mengetahui fakta bahwa Temeraire bukan hanya spesies langka saja melainkan seekor Imperial China, keirian dan rasa benci penerbang lain mulai terarah padanya satu persatu. Bisakah Kapten Laurence, seorang kapten Angkatan Laut yang tidak berpengalaman sama sekali di Angkatan Udara, mengendarai seekor Imperial China yang begitu berharga? Pelatihan macam apa yang akan ia dan Tameraire jalani dan bagaimana pertempuran pertamanya di udara nanti?

Cerita ini mengangkat segi fantasi dari Perang Napoleon yang sungguh-sungguh pernah terjadi. Jika seharusnya perang itu diwarnai dengan pesawat-pesawat tempur yang canggih, pertarungan udara versi novel ini justru menggunakan naga! Saya menyukai konsepnya dan alur ceritanya yang menarik. Meski bagi saya konfliknya kurang menantang, saya tetap menikmati bab demi bab sampai akhir buku satu. Berkaitan dengan sekuelnya yang banyak, saya tak bisa menebak arah cerita ini akan dibawa. Meski begitu, penuturan sang penulis yang sederhana dan mudah dimengerti, tak membuat saya keburu dipusingkan dengan berbagai macam istilah baru berkaitan naga dan teknis penggunaannya. Mengingat novel ini dijanjikan akan diangkat ke layar lebar oleh sutradara film The Hobbit, tentu saja kualitasnya tak perlu dipertanyakan lagi. Karenanya, meski di buku satu ini memang belum terlalu tampak klimaksnya saya menantikan jilid-jilid selanjutnya.
Logged
4lKa
LX - Noob
*

Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 83


Awards
« Reply #3 on: April 24, 2013, 10:58:22 am »

Will Laurence mungkin awalnya seorang kapten kapal Reliant, tapi nasib membawanya menjadi seorang penunggang naga gara-gara naga hitam yang menetas dari telur yang ditemukannya lebih memilih Will sebagai penunggangnya. Tidak berpengalaman sama sekali, Will terpaksa berpasangan dengan Temeraire, seekor naga Asia unik, Imperial Chine yang langka. Tentu saja ini bukan hal mudah karena Will bisa dibilang tidak memiliki pengalaman di udara sama sekali. Ia harus berlatih terlebih dahulu. Dalam pelatihan dan perjalanannya, Will bertemu dengan para penunggang naga dan kru lainnya, juga berbagai jenis naga. Apakah Will dan Temeraire dapat berpasangan dengan baik dalam Perang Napoleon (Napoleon’s War, 1803-1815)  nanti?

Wow, naga! Naga mungkin makhluk fantasi, tapi di Temeraire ia adalah transportasi udara yang menggantikan posisi pesawat terbang. Mengambil seting Perang Napoleon yang nyata, novel ini berhasil meramu unsur fantasi maupun nonfiksi menjadi sebuah cerita yang sangat menarik. Tokoh utama Will Laurence yang mungkin ‘bukan apa-apa’ dipasangkan dengan naga langka yang menjadi incaran banyak pihak menjadikan ceritanya makin menarik. Sayangnya, buku ini tidak memuat klimaks yang berarti. Saya berharap ini semua hanya karena masih awal dari cerita berjumlah 9 buku. Yang membuat saya suka sekali pada Temeraire adalah sifatnya yang pintar dan ia suka sekali membaca. Para naga di His Majesty’s Dragon dijelaskan secara rinci satu per satu. Mereka digambarkan sebagai makhluk pintar yang bisa berbicara seperti layaknya manusia biasa dan mereka menjalin komunikasi dengan para penunggangnya, walaupun ada juga yang memiliki hubungan ‘buruk’ seperti Rankin dan naganya, Levitas.

Will sendiri yang seorang bangsawan bersifat cukup kaku, berbeda dengan para penunggang naga yang umumnya kasar. Namun, hubungannya dengan Temeraire mampu mengubah Will dan saya suka sekali saat Will benar-benar sayang pada naga yang satu ini. Moga-moga buku lanjutannya segera diterbitkan dan saya berharap banyak Temeraire mampu membius Will dan saya lagi.
Logged

Cuma muncul demi review... *jujur*
Pages: [1]   Go Up
Print
Jump to: