Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

606.143 Posts in 16.725 Topics- by 41.608 Members - Latest Member: DanielMaigh
Poll
Question:
Yang manakah review pilihanmu?  (Voting closed: May 08, 2013, 01:59:02 pm)
4lKa - 4 (30.8%)
niQen - 1 (7.7%)
Es Sant - 4 (30.8%)
Hazuno_Cherry - 4 (30.8%)
Total Voters: 12

Pages: [1]   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: Vote Your Winner: QB Karin  (Read 3303 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
raven
(r)avengers
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 119
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 7.477



WWW Awards
« on: April 24, 2013, 01:50:18 pm »

Karya baru dari Yuriko Nishiyama (Harlem Beat, Dragon Voice): QB Karin tentang seorang polisi wanita yang... yuk, kita cari tahu ceritanya  Grin


 
Paling lambat 1 Mei, jam 12 siang  Afro
« Last Edit: May 01, 2013, 01:59:15 pm by raven » Logged

4lKa
LX - Noob
*

Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 83


Awards
« Reply #1 on: April 29, 2013, 10:24:19 am »

Apa jadinya kalau seorang polwan yang suka memimpikan pangeran tampan tiba-tiba harus berada di antara polisi-polisi tampan?

Sejak kecil, Karin Haruhina telah berprinsip akan menjadi pihak yang melindungi, karena itu ia memilih profesi sebagai polisi walau ia tidak memungkiri kalau dirinya serampangan. Ketika diajak Emi, sahabat Karin, makan malam di sebuah restoran, Karin mendapati seorang tersangka wanita pemimpin mafia yang menjadi incaran polisi Jepang ada di sana! Sayangnya, usaha Karin untuk mengumpulkan bukti selalu digagalkan oleh para pelayan ganteng di restoran itu. Ada apa sebenarnya? Belum habis pikir, keesokan harinya Karin harus menerima kenyataan kalau ia dipindahkan posisi menjadi anggota Queen's Butler! Apa, sih, QB itu? Apa Karin mampu menjadi anggota QB?

Kaget juga pas baca QB Karin karena aku tidak menyangka kalau komik ini karya Yuriko Nishiyama yang membuat Harlem Beat. Aku juga merasa aneh saat menemukan tokoh utamanya seorang cewek biasa serampangan yang entah kenapa punya kemampuan khusus. Tapi, keanehan itu terjawab saat para anggota QB muncul dan akhirnya kembali bertaburan banyak cowok ganteng... Ide ceritanya cukup menarik, tapi aku pribadi bosan dengan karakter cewek yang terlalu biasa, lalu bersanding dengan sekumpulan cowok luar biasa. Walau begitu, penasaran juga cerita ini akan berujung ke mana.
« Last Edit: April 29, 2013, 10:26:25 am by 4lKa » Logged

Cuma muncul demi review... *jujur*
niQen
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 9


Awards
« Reply #2 on: April 29, 2013, 01:57:53 pm »

Karin Haruhina adalah seorang polwan yang selalu bermimpi tentang pangeran yang akan selalu melindunginya. Tapi sayang,dikarenakan selalu berprinsip sebagai "pihak yang melindungi", justru Karin tidak pernah diperlakukan seperti seorang wanita.
Suatu ketika, Karin diajak ke sebuah restoran oleh rekan kerjanya, disana dia bertemu dengan 6 pria tampan yang bekerja sebagai pelayan.
Pada akhirnya Karin mengetahui kalau ternyata 6 pria tampan itu bukanlah pelayan restoran, melainkan "QB" singkatan dari Queens Butler, yaitu sebuah divisi khusus kepolisian yang bertugas mengawal para wanita VIP.
Dan Karin mendapat kehormatan untuk menjadi salah satu anggotanya. Walaupun sebenarnya ada yang menentang Karin untuk masuk ke divisi QB, tapi Karin tetap berusaha untuk membuktikan kalau dia pantas untuk jadi bagian QB, dan juga dia bisa diandalkan.
Logged
Es Sant
LX - Junior
**

Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 123

Kyaaaa <3


Awards
« Reply #3 on: April 30, 2013, 08:40:28 pm »

Karin Haruhina tidak pernah menyangka kalau enam orang pelayan tampan yang menarik perhatiannya di sebuah restoran adalah anggota Queen's Butler alias QB. Kenyataan itu menjelaskan kenapa mereka mencegah Karin mengambil bukti kehadiran seorang wanita pemimpin mafia yang dicari kepolisian Jepang sedang makan malam di restoran itu. Di tengah kebingungannya, Karin malah ditarik menjadi anggota QB alias Divisi Khusus Pengawalan dari Kepolisian Pusat yang terdiri dari pria-pria pilihan. Memangnya kelebihan apa yang membuat Karin ditarik menjadi anggota QB? Lalu, bagaimana Karin bisa bekerja dengan baik jika Rai Atoda yang ganteng ditunjuk sebagai instrukturnya?

Membaca QB Karin membuat saya teringat pada Police Girl Maruka. Awalnya mereka hanya polisi biasa saja, namun karena mereka memiliki kemampuan 'khusus', mereka ditarik ke divisi yang lebih bergengsi. Bedanya Karin mengandalkan pendengaran, sementara Maruka memiliki penciuman yang tajam. Saya sedikit berharap karakter Karin tidak digambarkan terlalu standar dan memiliki keahlian selain pendengarannya itu. Para anggota QB lainnya digambarkan terlalu sempurna, jadi terasa  'jomplang' dengan Karin. Saya perlu membaca volume lanjutannya sebelum memutuskan menyukai alur ceritanya atau tidak.
Logged

Bestfriends I've ever had are BOOKS!
Hazuno_Cherry
Guest
« Reply #4 on: May 01, 2013, 11:48:20 am »

Karin Haruhina, polisi yang punya jiwa keadilan tinggi, selalu memimpikan kehadiran pangeran tampan yang akan melindunginya. Tapi dasar mimpi, tinggal saja mimpi. Mana mungkin dengan keberanian Karin yang tinggi, insting dan indranya yang tajam, juga tubuhnya yang kuat menarik minat cowok cakep untuk melindunginya? Akan tetapi, siapa sangka kalau perginya ia ke sebuah restoran di mana para pelayan tampan bekerja mengantarkannya pada satu takdir yang selalu diimpikannya? Karena memergoki kehadiran bos mafia wanita di restoran yang sama dengannya dan membiarkan wanita itu kabur, Karin dipindahtugaskan ke divisi QB (Queen’s Butler), bergabung dengan 6 cowok tampan yang ditemuinya di restoran. Wah, bekerja dikelilingi cowok-cowok ganteng bak pangeran impian, bisakah Karin menjalankan tugasnya dengan baik meski itu artinya harus mengawal seorang bos mafia wanita?

Saat saya membeli komik ini, saya merasa ada hal lain yang jarang bisa ditemukan di komik shoujo pada umumnya. Tentu saja bahwa romance senantiasa melingkupi kisah komik ini, tetapi menurut saya pusat cerita tidak sekedar itu. Perjuangan Karin untuk bisa menguasai indra pendengarannya yang tajam menjadi semacam sorotan, lebih dari kisah percintaannya. Menurut saya, kisah percintaannya masih tergolong kurang natural dan kurang ada greget. Mungkin saja karena memang penulisnya lebih berpengalaman di komik shounen dari pada shoujo.
Logged
Pages: [1]   Go Up
Print
Jump to: