Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

607.336 Posts in 16.864 Topics- by 44.371 Members - Latest Member: workrustcupe1985
Poll
Question:
Sound effect di judul-judul baru LEVEL COMICS dibiarkan seperti aslinya
Setuju - 52 (69.3%)
Tidak Setuju - 17 (22.7%)
Apa itu Sound effect - 0 (0%)
Ragu-ragu - 4 (5.3%)
Other - 2 (2.7%)
Total Voters: 69

Pages: 1 2 3 4 5 [All]   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: Sound effect  (Read 53081 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
demonbasher
LX - Senior
****

Reputation: 9
Offline Offline

Posts: 1.802


Awards
« on: April 11, 2007, 03:48:54 pm »

LEVEL COMICS lagi mempertimbangkan untuk membiar sound effect yang ada dalam komik seperti apa adanya.. seperti Vagabond atau Blade of Immortal nanti mengingat kualitas retouch semakin menurun kemampuannya... Mohon masukannya, ya  thanks
Logged
 
Jia Yuan
史上最強のひよこ
LX - Kidz
LX - Frenzy
*

Reputation: 18
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 10.466


素敵な笑顔。。。かな?


Awards
« Reply #1 on: April 11, 2007, 10:30:25 pm »

Tentu saja mendukung ^^
Kalau bs sih, ditambahkan note di bawah gambar utk keterangannya supaya yg ga tau bacanya ga bingung.
Logged


何するつもり?マジ告?だめだめ 駄目なんだもんっ
抜け駆け禁止 でもね 大丈夫なんだ
君の笑顔でご飯三杯!
&
smartie
bookaholic 书虫
AWARD MOD TEGAS
LX - Holic
*

Reputation: 258
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 24.872


ღ smartie™ ღ

  • Awards http://www.elexmedia.co.id/forum/index.php?topic=18693.0

  • WWW Awards
    « Reply #2 on: April 11, 2007, 10:46:04 pm »

    apa saja yang terbaik...
    Logged


    segala postingan yang menyinggung RAW/SCANS akan dihapus!
    sebelum bertanya, mohon baca FAQs FORUM dulu
    hindari penggunaan singkatan ga lazim! ini forum, bukan sms

    Please vote for J-Novel


    FYI: smartie is not an employee of Elex/KKG Tongue
    arashi :3
    storm is coming...
    LX - Kidz
    LX - Evangelis
    *

    Reputation: 8
    Offline Offline

    Gender: Female
    Posts: 2.327

    4 sehat 5 sempurna 6 internet!


    Awards
    « Reply #3 on: April 12, 2007, 11:14:36 am »

    Setujuuuuuu..........\^_^/

    Kadang ada sound effect yg pake font huruf besar apa juga ga diterjemahkan? Misalnya "Ka~~~~" untuk blushing biasanya font huruf yg dipake mangaka kan besar. Utk huruf2 sound effects yg kecil sih ga masalah.
    Logged

    demonbasher
    LX - Senior
    ****

    Reputation: 9
    Offline Offline

    Posts: 1.802


    Awards
    « Reply #4 on: April 13, 2007, 08:31:49 am »

    aku sih pikirnya sound effect suara action atau apa... kalo dialog di luar balon baru diterjemahin
    ayo ajak teman2 lain voting.. masa cuman 4?
    Logged
    ito2903
    Winged Swordsman
    LX - Junior
    **

    Reputation: 0
    Offline Offline

    Posts: 129


    Secchan wa baka...


    Awards
    « Reply #5 on: April 13, 2007, 02:32:13 pm »

    Setuju dong! Berhubung skrg aq dah bisa baca katakana sama hiragana ini... Haha...
    Skalian memudahkan para editor yg ngedit Sound Effectnya...
    Logged

    Hm... Beli dimana ya??
    charappoi
    Guest
    « Reply #6 on: April 13, 2007, 03:16:25 pm »

    klo charappoi stuju banget klo sound effect na ga usah diterjemahin.
    selain effek na bisa lebih kerasa, biar gambar na juga ga dirusak karna musti di edit dulu kan, di translate ke sound effect na bahasa INA. kadang2 gambar na jadi ga 'indah' lagi.
    trus, LEVEL kan genre na DEWASA tuw, kok klo di gambar full 'halfnaked-naked' body masih suka di sensor seh?!
    Logged
    Mahdafius
    LX - Member
    ***

    Reputation: 2
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 708


    MERDEKA^o^/`


    Awards
    « Reply #7 on: April 13, 2007, 03:24:17 pm »

    Quote
    trus, LEVEL kan genre na DEWASA tuw, kok klo di gambar full 'halfnaked-naked' body masih suka di sensor seh?! gambar na jadi ga 'indah' lagi.

    jagalah Keindahan agar tetap Indah, emang sengaja untuk bikin tambah penasaran kaLi
    Logged

    Me-Ow
    Lonely in the crowds
    LX - Kidz
    LX - Frenzy
    *

    Reputation: 30
    Offline Offline

    Posts: 8.946


    My Smart Devil


    WWW Awards
    « Reply #8 on: April 13, 2007, 06:53:50 pm »

    Hmm, kl aku sih terserah aja.
    Asal ada terjemahannya ya, biar tetep nyambung bacanya  Grin
    Hehehe, mempermudah urusan pembersihan kan  biggrin
    Logged

    Sometimes I wish someone out there will find me. 'Till then I walk alone.
    Walking alone in http://mayzeyez.wordpress.com
    Care to join me? ^_^
    REX
    Imut dan lucu
    Moderator
    LX - Frenzy
    *****

    Reputation: 176
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 6.665


    Why so serious, desu?


    Awards
    « Reply #9 on: April 13, 2007, 07:15:22 pm »

    Maaf teman2, sayangnya aku ini termasuk orang yang konservatif.
    I vote for translated ones.

    Alasannya? Seperti yang pernah kubilang dulu. Jadinya kayak baca komik bajakan...
    Tapi khusus untuk komik2 yang memang full-action, aku dukung deh. Semacam Vagabond gitchu.
    Logged
    raina
    The Watcher
    LX - Kidz
    LX - Frenzy
    *

    Reputation: 27
    Offline Offline

    Gender: Female
    Posts: 6.486

    nya nya nya nya~ petok~


    Awards
    « Reply #10 on: April 13, 2007, 11:32:59 pm »

    menurut raina...
    ada sound effect tertentu yang HARUS dibiarkan seperti aslinya
    dan ada sound effect yang SEBAIKNYA diterjemahkan
    yg bagaimana yg sebaiknya diterjemahkan? --> yang akan membingungkan pembaca kalau misalnya tidak diterjemahkan.

    bukan cuma sound effect aja, tapi sekaligus istilah dan percakapannya :)
    misal: senpai <-- biarkan saja seperti itu :)
    Logged

    Dilarang keras:
    1. Spamming
    2. Flamming
    3. Crossposting
    4. Posting konten ilegal
    Pelanggar akan di-ban. (lebih lengkapnya cek di sini )
    Tambahan: Dilarang mengemis karma!
    Jia Yuan
    史上最強のひよこ
    LX - Kidz
    LX - Frenzy
    *

    Reputation: 18
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 10.466


    素敵な笑顔。。。かな?


    Awards
    « Reply #11 on: April 13, 2007, 11:41:11 pm »

    Itu sih tergantung si translator jg kyknya ^^' soal istilah itu.
    Sound Effect yg besar ataupun menutupi gambar yg bila diubah bisa2 menyebabkan artwork terganggu sih mmg baiknya ga diubah... Dan kalau yg spt yg raina blg itu yg ga diterjemahkan bs membingungkan, bs pake footnote utk menerangkan kan?
    Logged


    何するつもり?マジ告?だめだめ 駄目なんだもんっ
    抜け駆け禁止 でもね 大丈夫なんだ
    君の笑顔でご飯三杯!
    &
    Me-Ow
    Lonely in the crowds
    LX - Kidz
    LX - Frenzy
    *

    Reputation: 30
    Offline Offline

    Posts: 8.946


    My Smart Devil


    WWW Awards
    « Reply #12 on: April 14, 2007, 12:09:14 am »

    Sound effect terserah mo digimanain, yg penting bikin pembaca ngerti. Kl mang mesti di terjemahin pake footnote ya kasihlah footnote itu Grin
    Logged

    Sometimes I wish someone out there will find me. 'Till then I walk alone.
    Walking alone in http://mayzeyez.wordpress.com
    Care to join me? ^_^
    demonbasher
    LX - Senior
    ****

    Reputation: 9
    Offline Offline

    Posts: 1.802


    Awards
    « Reply #13 on: April 14, 2007, 02:24:03 pm »

    ya footnote kalo tiap kali ada sound fx ya pusing kali... apalagi kalo ngulang2... buat apa?mungkin yang lebih bagus kalo kita bikin catatan tambahan di belakang untuk daftar sound fx yang dipakai di komik itu mungkin lebih baik... hal ini jadi pertimbangan karena kualitas pracetak kita sedang menurun dan masalah ini sudah lama tidak diperhatikan...
    kalo saya walaupun sebagai editor juga pencinta komik jadi saya mau sudah beli komik susah-payah ternyata kualitasnya seperti sampah (seperti komik bajakan atau komik resmi yang editornya tidak perhatian)
    Logged
    raina
    The Watcher
    LX - Kidz
    LX - Frenzy
    *

    Reputation: 27
    Offline Offline

    Gender: Female
    Posts: 6.486

    nya nya nya nya~ petok~


    Awards
    « Reply #14 on: April 14, 2007, 07:39:41 pm »

    hmm... mungkin kalau dibuat semacam index begitu, bagus kali ya..
    sekalian pembaca bisa belajar sfx asing ^^;

    tp bener tuh kata jia, kalo sfx aslinya tuh memenuhi scene, jangan diapa2in deh.. nti scenenya jadi rusak or terganggu ^^;
    Logged

    Dilarang keras:
    1. Spamming
    2. Flamming
    3. Crossposting
    4. Posting konten ilegal
    Pelanggar akan di-ban. (lebih lengkapnya cek di sini )
    Tambahan: Dilarang mengemis karma!
    REX
    Imut dan lucu
    Moderator
    LX - Frenzy
    *****

    Reputation: 176
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 6.665


    Why so serious, desu?


    Awards
    « Reply #15 on: April 15, 2007, 04:01:06 am »

    Sepertinya pihak yang menolak cuma aku ya...
    Ya udah deh, tak apa-apalah. Aku kalah.
    Tapi aku mendukung apa yang kakak raina bilang: ada sebagian yang diterjemahin, dan ada sebagian yang tidak.
    Yang tetap dibiarkan seperti aslinya itu mending SFX sewaktu adegan pertarungan. Terutama pertarungan kelas berat yang SFXnya kadang sampai sehalaman penuh, seperti saat Rock Lee nendang Sasuke untuk pertama kalinya. ^^
    Dan sebenarnya agak aneh juga sih lihat kata-kata seperti "Traaang!", "Baats!", "Whuuush!" dalam adegan2 seperti itu. ^^'

    Tapi ya itu, cuma adegan2 pertarungan aja dong. Jangan semua. SFX saat 'kehidupan biasa/sehari-hari' diusahakan tetap diterjemahin.
    Seperti "Blam" waktu pintu ditutup, "Duk!" waktu seseorang jatuh atau dipukul, "Doeeng!" (yang menurutku lucu) waktu seseorang nerima sesuatu yang aneh, dan lain-lain.
    Lagipula, biasanya kan SFX untuk hal2 tersebut spacenya cenderung kecil (kalau dibandingkan dengan tulisan nama2 jurus yang umumnya gedenya amit2) 'kan?

    Bukan kenapa-kenapa, soalnya aku masih agak susah untuk menerima perubahan ini. Yah, mungkin karena sejak aku diperkenalkan pada komik itu disuguhinnya udah sama SFX terjemahan kali ya?

    Oiya, satu lagi, kalau nanti SFXnya dibikin footnote terjemahannya, terjemahannya itu tolong dibuat seperti selama ini dong... Misalnya, footnote SFX untuk pintu ditutup adalah "Blam!", bukannya "Datan!" (seperti yang kulihat di bebarapa scan). Itu sih lebih aneh lagi...

    Mungkin itu aja kali ya untuk saat ini.  thanks

    (Wah, postinganku yang super OOT sebelum ini diapus ya? Maafin aku ya Mas demonbasher, bercanda di topik yang penting begini...)
    Logged
    kurotan_dey
    and HE SAID KNEEL !!!!!
    LX - Kidz
    LX - Frenzy
    *

    Reputation: 12
    Offline Offline

    Gender: Female
    Posts: 6.891

    and HE SAID KNEELLLL !!!!!!!!!!!!!


    WWW Awards
    « Reply #16 on: April 15, 2007, 07:18:01 am »

    .
    LEVEL COMICS lagi mempertimbangkan untuk membiar sound effect yang ada dalam komik seperti apa adanya.. seperti Vagabond atau Blade of Immortal nanti mengingat kualitas retouch semakin menurun kemampuannya... Mohon masukannya, ya  thanks

    mas demon maap nih jadi ada sedikit pertanyaan kenapa kulatis jadi menurun???
    bukannya elex sudah master seharunya untuk kerjaan seperti ini?

    terus dey mah termasuk yg tidak setuju kalo tidak di terjemahkan yah. mikirnya enak sih bagi yg bisa hiragana katakan tapi kalo yg enggak bisa bukannya jadi nebak2 aja? terus keindahan komiks dan sebagainya.... masa sih segitunya sampe diperhatikan? ada orang yg enggak pusing deh. terus dey jujur aja paling enggak suka baca footnote pusing loh. terus musti nebak2 lagi ini footnote untuk  efek yg mana segala. capeee deh. terus mending kalo sama pihak sana tidak kelupaan difootnote kan yg ada tertampang apa adanya dan tinggal sini yg binung ini apaannn.

    terus daripada pusing yg begini kenapa juga enggak diperhatikan gimana cara mensensor yg lebih rapih? kayanya itu justru bikin lebih berantakan deh.

    terus kalo katanya ternyata kualiats menurun kenapa juga enggak dicari solusi yg bikin kualitas setidaknya tetap dipertahankan?

    Logged

    ENGGAK NYANGKAH HANYA DENGAN 1 KATA DAN DUNIA PUN BERGETAR

    KNEELLLL

    WAZKAKAKAKAKAKAK
    demonbasher
    LX - Senior
    ****

    Reputation: 9
    Offline Offline

    Posts: 1.802


    Awards
    « Reply #17 on: April 16, 2007, 11:39:50 am »

    kualitas menurun karena there's something I cannot tell. Let's just way it's the way with the company, reacting not proactive...
    Di semua perusahaan juga begitulah kecuali nanti kalo kepentok hehehehe
    solusi? untuk sementara ini solusi terbaik menurut redaksi tapi karena itulah ada polling ini kan?
    Gak ada yang bagus gak ada yang jelek...
    Saya ingat waktu Samurai Deeper Kyo mereka bisa melakukan retouch gambar dengan bagus sekali sampai saya yang termasuk teliti dalam hal2 begini di redaksi sampe berdecak kagum... tapi siapa nyangka kalo bagusnya itu ternyata cuma buat presentasi waktu itu aja dan beberapa edisi ke depan... setelah itu, coba aja bandingkan kualitas yang sekarang dengan yang dulu...
    untuk efek suara mau ada variasi font tapi ngusulin ini juga sulit karena dipikir yang penting kerjaan selesai... padahal font sound effect adalah bagian integral dari komik... ada pengarang komik yang susah-payah bikin sound effect ini sebagai satu-kesatuan gambar seperti Inoue Takehiko dalam Vagabond dan komik2 lainnya
    lalu, sama kita mau dihancurkan begitu saja dan kualitas yang tidak menghormati jerih-payah para komikus aslinya? There is something wrong here...
    Logged
    arashi :3
    storm is coming...
    LX - Kidz
    LX - Evangelis
    *

    Reputation: 8
    Offline Offline

    Gender: Female
    Posts: 2.327

    4 sehat 5 sempurna 6 internet!


    Awards
    « Reply #18 on: April 16, 2007, 12:15:38 pm »

    mungkin yang lebih bagus kalo kita bikin catatan tambahan di belakang untuk daftar sound fx yang dipakai di komik itu mungkin lebih baik...
    Sama seperti Saiyuki terbitan Tokyopop. Dibelakang buku ada banyak indeks ttg sfx yang dipake di komik tsb. Tapi itu juga kadang2 aja bacanya ^^ Yah yg penting pembaca mengerti


    Udah pengen komplain soal ini sejak kemunculan HanaKimi (For You in Full Blossom). Di beberapa adegan ada sfx yg diganti dan gambarnya pun cuma diurek2 ga jelas. Sampe gambar kepala Mizuki diganti dengan asal2an cuma sekedar garis aja -_-
    « Last Edit: April 16, 2007, 12:19:19 pm by arashi » Logged

    demonbasher
    LX - Senior
    ****

    Reputation: 9
    Offline Offline

    Posts: 1.802


    Awards
    « Reply #19 on: April 20, 2007, 11:57:27 am »

    hanakimi berapa? nanti diomongin lagi deh sama helen
    Logged
    kurotan_dey
    and HE SAID KNEEL !!!!!
    LX - Kidz
    LX - Frenzy
    *

    Reputation: 12
    Offline Offline

    Gender: Female
    Posts: 6.891

    and HE SAID KNEELLLL !!!!!!!!!!!!!


    WWW Awards
    « Reply #20 on: April 20, 2007, 09:18:10 pm »

    jadi memang akhirnya milih cara yg paling gampang aja yah.......
    Logged

    ENGGAK NYANGKAH HANYA DENGAN 1 KATA DAN DUNIA PUN BERGETAR

    KNEELLLL

    WAZKAKAKAKAKAKAK
    Muhramla
    LX - Noob
    *

    Reputation: 1
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 82

    Just keep thinking of any "TING!"


    WWW Awards
    « Reply #21 on: April 22, 2007, 09:13:38 pm »

    aku sih pikirnya sound effect suara action atau apa... kalo dialog di luar balon baru diterjemahin
    ayo ajak teman2 lain voting.. masa cuman 4?
    Saya isi nih; sudah pasti pilih "Setuju". (Kedudukan sementara, kayaknya banyak yang setuju SFX tetap seperti aslinya, ya?) Dialog (kata2/kalimat2), yang di dalam atau di luar balon, pastinya harus di terjemahkan. SFX yang di dalam balon, karena biasanya kecil2, boleh diterjemahkan (tapi lebih baik jangan).

    trus, LEVEL kan genre na DEWASA tuw, kok klo di gambar full 'halfnaked-naked' body masih suka di sensor seh?!
    Saya lebih setuju "dewasa" dalam tataran kompleksitas cerita, bukan dalam hal gambar yang terlalu vulgar (lagian, apa dewasa identik dengan gambar overvulgar/buka2an?). Sensor tetap perlu, bukan di tingkat komik, tapi di tingkat (pertimbangan) penerbitan. Jika suatu komik (asing) akan diterbitkan di sini, dan telah melewati "sensor" kelayakan terbit (kesesuaian budaya, dll), tentunya tidak diperlukan "sensor" dengan mengutak-atik gambar. Komik2 dengan gambar (maaf) adegan hubungan badan atau orang telanjang bulat tanpa halangan (yang ada pada sebagian komik bajakan), tentu tak akan diterbitkan oleh LC sekalipun. Bukan begitu Mas Demon?

    Maaf teman2, sayangnya aku ini termasuk orang yang konservatif.
    I vote for translated ones.

    Alasannya? Seperti yang pernah kubilang dulu. Jadinya kayak baca komik bajakan...
    Tapi khusus untuk komik2 yang memang full-action, aku dukung deh. Semacam Vagabond gitchu.
    Tuh, kan? REX juga bisa menikmati komik yang SFX-nya tetap.

    bukan cuma sound effect aja, tapi sekaligus istilah dan percakapannya :)
    misal: senpai <-- biarkan saja seperti itu :)
    Kalau istilah, saya sudah sreg dengan yang sekarang. Ada yang tetap (yang berperan penting dalam cerita), ada yang diterjemahkan (tidak terlalu berpengaruh terhadap pemahaman cerita).

    ya footnote kalo tiap kali ada sound fx ya pusing kali... apalagi kalo ngulang2... buat apa?mungkin yang lebih bagus kalo kita bikin catatan tambahan di belakang untuk daftar sound fx yang dipakai di komik itu mungkin lebih baik... hal ini jadi pertimbangan karena kualitas pracetak kita sedang menurun dan masalah ini sudah lama tidak diperhatikan...
    kalo saya walaupun sebagai editor juga pencinta komik jadi saya mau sudah beli komik susah-payah ternyata kualitasnya seperti sampah (seperti komik bajakan atau komik resmi yang editornya tidak perhatian)
    Bikin daftar bacaan SFX di akhir? Hmmm..., kayak apaaa... gitu. Kayaknya lebih bagus kalau footnote-nya di dekat SFX masing2. Lagian, kalau SFX-nya tetap kan tidak perlu diedit, jadi energinya bisa dialihkan ke bikin footnote. Saya rasa itu lebih mudah daripada melakukan pengeditan SFX pada panel gambar. (Atau jangan2 bikin footnote lebih repot ketimbang mengedit SFX?)

    Sepertinya pihak yang menolak cuma aku ya...
    Ya udah deh, tak apa-apalah. Aku kalah.
    Jangan gitu, dong! Tak ada kalah-menang di sini. Yang kita upayakan adalah solusi terbaik/optimal.

    Tapi aku mendukung apa yang kakak raina bilang: ada sebagian yang diterjemahin, dan ada sebagian yang tidak.
    Yang tetap dibiarkan seperti aslinya itu mending SFX sewaktu adegan pertarungan. Terutama pertarungan kelas berat yang SFXnya kadang sampai sehalaman penuh, seperti saat Rock Lee nendang Sasuke untuk pertama kalinya. ^^
    Dan sebenarnya agak aneh juga sih lihat kata-kata seperti "Traaang!", "Baats!", "Whuuush!" dalam adegan2 seperti itu. ^^'

    Tapi ya itu, cuma adegan2 pertarungan aja dong. Jangan semua. SFX saat 'kehidupan biasa/sehari-hari' diusahakan tetap diterjemahin.
    Seperti "Blam" waktu pintu ditutup, "Duk!" waktu seseorang jatuh atau dipukul, "Doeeng!" (yang menurutku lucu) waktu seseorang nerima sesuatu yang aneh, dan lain-lain.
    Lagipula, biasanya kan SFX untuk hal2 tersebut spacenya cenderung kecil (kalau dibandingkan dengan tulisan nama2 jurus yang umumnya gedenya amit2) 'kan?
    Ini juga bukan masalah besar-kecilnya SFX. Dari SFX2 aslinya, kita (yang ingin belajar ngomik) bisa mempelajari "seni SFX" (kalau boleh disebut demikian): rupa SFX (variasinya untuk tiap bunyi atau situasi), penempatannya, besar-kecilnya, dan seterusnya.
    Dalam "teori" saya, jika kita sudah bisa mengaitkan antara bunyi2 dengan SFX masing2 ("gubrak" untuk jatuh, "siiing" untuk hening, "blam" untuk pintu tertutup, dll), ketika membaca komik, kita bisa "mendengar" bunyi2 tersebut bahkan tanpa membaca SFX. (Asyiknya, tanpa terpaku pada SFX, kita bisa "berkreasi" dengan suara2 semau kita. biggrin)

    Bukan kenapa-kenapa, soalnya aku masih agak susah untuk menerima perubahan ini. Yah, mungkin karena sejak aku diperkenalkan pada komik itu disuguhinnya udah sama SFX terjemahan kali ya?
    Manusia itu "selalu bisa" berubah (kerennya: beradaptasi). (Dulu gak ada komputer, gak ada Internet, gak ada ponsel, gak ada mobil, dst, tapi ketika semua itu hadir, kita terbukti bisa berubah/beradaptasi/menyesuaikan-diri.) Oya, bagaimana dengan kasus arah baca komik dari-kanan-ke-kiri (di tengah2 buku2/komik2 lain yang arah bacanya dari-kiri-ke-kanan [arah baca konvensional di sini])? Bagaimana REX menyiasatinya atau beradaptasi dengannya? Kalau untuk itu bisa, saya yakin untuk kasus SFX pun bisa.
    Ayo, "HENSHIN!" (baca: "BERUBAH!").

    Oiya, satu lagi, kalau nanti SFXnya dibikin footnote terjemahannya, terjemahannya itu tolong dibuat seperti selama ini dong... Misalnya, footnote SFX untuk pintu ditutup adalah "Blam!", bukannya "Datan!" (seperti yang kulihat di bebarapa scan). Itu sih lebih aneh lagi...
    Kalau footnote SFX seperti "terjemahan" SFX selama ini (disesuaikan dengan "bahasa" Indonesia), kayaknya gak masalah (sesuai bacaan aslinya lebih baik), toh tidak terlalu mengganggu dalam "belajar teknik ngomik" (betul demikian?).

    mas demon maap nih jadi ada sedikit pertanyaan kenapa kulatis jadi menurun???
    bukannya elex sudah master seharunya untuk kerjaan seperti ini?
    Dalam pandangan saya, kualitas editan tidak menurun, lebih baik malah (kalau dibandingkan yang dulu2). Mungkin karena para pembaca sekarang lebih teliti (dan lebih "rewel" Smiley), jadi ada sedikit kekurangan pun ketahuan.

    terus dey mah termasuk yg tidak setuju kalo tidak di terjemahkan yah. mikirnya enak sih bagi yg bisa hiragana katakan tapi kalo yg enggak bisa bukannya jadi nebak2 aja? terus keindahan komiks dan sebagainya.... masa sih segitunya sampe diperhatikan? ada orang yg enggak pusing deh. terus dey jujur aja paling enggak suka baca footnote pusing loh. terus musti nebak2 lagi ini footnote untuk  efek yg mana segala. capeee deh. terus mending kalo sama pihak sana tidak kelupaan difootnote kan yg ada tertampang apa adanya dan tinggal sini yg binung ini apaannn.

    terus daripada pusing yg begini kenapa juga enggak diperhatikan gimana cara mensensor yg lebih rapih? kayanya itu justru bikin lebih berantakan deh.
    Nah, daripada bingung dengan baca (atau nebak2) footnote saat baca komik, lebih baik "berkreasi dengan SFX di otak", toh hubungan suara dengan suatu keadaan/kejadian hanya masalah interpretasi dalam otak. (Misal, bagi satu orang bunyi jatuh adalah "gubrak", bagi yang lain "gabruk", bagi yang lainnya "gedebruk", bagi yang lainnya lagi "bruk", dst; setiap orang bisa memakai mana pun yang disukainya, tanpa harus dipaksa seragam [misalnya] "gabruk" jika SFX diterjemahkan demikian.)

    solusi? untuk sementara ini solusi terbaik menurut redaksi tapi karena itulah ada polling ini kan?
    Sangat disayangkan kalau alasan tetapnya SFX karena menurunnya kualitas pengeditan. Tapi, gak apa2, toh hasilnya sama saja.

    untuk efek suara mau ada variasi font tapi ngusulin ini juga sulit karena dipikir yang penting kerjaan selesai...
    Variasi font tidak banyak membantu selama rupa/bentuknya berbeda dari aslinya.

    padahal font sound effect adalah bagian integral dari komik... ada pengarang komik yang susah-payah bikin sound effect ini sebagai satu-kesatuan gambar seperti Inoue Takehiko dalam Vagabond dan komik2 lainnya
    lalu, sama kita mau dihancurkan begitu saja dan kualitas yang tidak menghormati jerih-payah para komikus aslinya?
    Bukankah di semua komik (bukan hanya karya2 Takehiko Inoue) SFX memang satu kesatuan dengan komik itu sendiri? (Kalau SFX dalam suatu komik dihilangkan, bukan komik lagi namanya.)

    There is something wrong here...
    What's wrong?

    Maaf Mas Demon, jadi saya yang banyak komentar. laugh Mestinya kan Mas Demon.
    « Last Edit: April 25, 2007, 06:31:12 am by muhramla » Logged
    demonbasher
    LX - Senior
    ****

    Reputation: 9
    Offline Offline

    Posts: 1.802


    Awards
    « Reply #22 on: May 06, 2007, 01:00:51 pm »

    bukan kualitas pengeditan dalam tingkat redaksi tapi di percetakan... Seperti biasa di kebanyakan perusahaan yang sudah berjalan cukup lama di mana sudah ada orang-orang dari generasi yang berbeda dalam perusahaan, banyak orang yang takut/tidak mau terjadi perubahan untuk menjadi lebih baik. Banyak orang dalam perusahaan yang sudah merasa nyaman dengan keadaan yang sekarang dan tidak mau berubah untuk menjadi baik WALAUPUN pesaing yang ada di luar terus berkreasi dan berinovasi untuk meruntuhkan dominasi di penerbitan yang katanya dipegang oleh KOMPAS-GRAMEDIA secara grup...
    Hal ini yang sebenarnya ingin terjadi perubahan di dalam, tapi bukannya tambah meningkat tapi hal-hal seperti scan, retouch, atau placing teks yang juga bagian yang penting dan integral dalam produksi komik menjadi apa yang diterima oleh pembaca menurut saya kurang mendapat perhatian yang semestinya...
    Saya sedang berjuang untuk meningkatkan kualitas hal-hal seperti ini karena saya menempatkan diri saya sendiri sebagai penggemar komik yang kalau sudah mahal2 beli komik-komik yang saya ingin membaca terus menerima komik yang kualitasnya tidak sesuai dengan yang saya harapkan rasa marah dan kecewanya gimana? tapi mau lari ke mana lagi wong yang pegang rights-nya pasti penerbit resmi yang sudah ditunjuk oleh penerbit luarnya.
    Mau beli yang versi Inggris mahalnya minta ampun... baca jepangnya sih oke tapi kalo mau diskusi tentang komik ini sama temen-temen yang mana? bukankah buku, komik jadi lebih asyik kalo ceritanya bisa dishare atau didiskusikan dengan teman-teman sesama pembacanya?
    Karena itu, saya butuh data-data seperti ini dari luar untuk melihat bagaimana pendapat dari luar , bukan dari pihak penerbit supaya orang-orang di sini tahu bahwa apa yang saya rasakan sebagai pembaca dirasakan juga oleh orang-orang lain.
    Dengan hal ini, saya harap diskusi untuk meningkatkan kualitas produk kita jadi lebih positif...

    Sound FX diletakkan sebagai footnote saya rasa tidak menolong... lebih baik kalo kita berikan halaman tambahan di belakang untuk menjelaskan apa-apa saja arti efek suara yang ada di dalam komik... Terlalu banyak footnote akan mengganggu keseluruhan komik... Coba perhatikan komik2 terjemahan inggris seperti Othello dari Delrey atau yang lainnya di mana terjemahan sound FX diletakkan berdampingan dengan teks jepangnya betapa jelek dan kotor hasil akhirnya. Saya setuju sama muhramla kalo komik DEWASA bukan berarti tidak ada sensornya... Harus dibedakan yang berhubungan dengan cerita atau yang cuma servis.
    « Last Edit: May 06, 2007, 01:24:26 pm by demonbasher » Logged
    Jia Yuan
    史上最強のひよこ
    LX - Kidz
    LX - Frenzy
    *

    Reputation: 18
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 10.466


    素敵な笑顔。。。かな?


    Awards
    « Reply #23 on: May 06, 2007, 02:47:51 pm »

    Benar jg... Kalau mmg bisa, lbh baik buat 1 halaman utk daftar istilah dan penjelasan SFX yg ada. Kalau kebanyakan footnote org2 jd malas baca ya.
    Logged


    何するつもり?マジ告?だめだめ 駄目なんだもんっ
    抜け駆け禁止 でもね 大丈夫なんだ
    君の笑顔でご飯三杯!
    &
    demonbasher
    LX - Senior
    ****

    Reputation: 9
    Offline Offline

    Posts: 1.802


    Awards
    « Reply #24 on: May 06, 2007, 03:50:30 pm »

    bisa apa nggaknya tergantung editornya... harus dibuat bisa... hehehehe
    Logged
    arashi :3
    storm is coming...
    LX - Kidz
    LX - Evangelis
    *

    Reputation: 8
    Offline Offline

    Gender: Female
    Posts: 2.327

    4 sehat 5 sempurna 6 internet!


    Awards
    « Reply #25 on: May 06, 2007, 04:40:52 pm »

    hanakimi berapa? nanti diomongin lagi deh sama helen
    Akhirnya ketemu! Di Hanakimi vol 1 halaman 18. Gambarnya ada sfx "huwaaang" tapi pembersihannya "terlalu bersih" jadi sangat mengganggu gambar Mizuki yg ada disebelahnya. Ngeliatnya juga ga enak ^^'
    Logged

    Muhramla
    LX - Noob
    *

    Reputation: 1
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 82

    Just keep thinking of any "TING!"


    WWW Awards
    « Reply #26 on: May 15, 2007, 09:11:52 am »

    bukan kualitas pengeditan dalam tingkat redaksi tapi di percetakan...
    Di percetakan? Maaf, saya jadi kurang paham cara kerjanya. Selama ini saya mengira bahwa penggarapan komik (sampul sampai tata isi, pokoknya semuanya) sampai siap cetak dikerjakan oleh redaksi EMK dan percetakan bertugas hanya mencetaknya. Kalau kiraan saya salah, maukah Mas Demon menjelaskannya? (Atau nggak boleh karena OOT?)

    Seperti biasa di kebanyakan perusahaan yang sudah berjalan cukup lama di mana sudah ada orang-orang dari generasi yang berbeda dalam perusahaan, banyak orang yang takut/tidak mau terjadi perubahan untuk menjadi lebih baik. Banyak orang dalam perusahaan yang sudah merasa nyaman dengan keadaan yang sekarang dan tidak mau berubah untuk menjadi baik WALAUPUN pesaing yang ada di luar terus berkreasi dan berinovasi untuk meruntuhkan dominasi di penerbitan yang katanya dipegang oleh KOMPAS-GRAMEDIA secara grup...
    Kok bisa ada orang2 yang enggan berubah? Kalau benar demikian, saya khawatir "dominasi" dimaksud akan terebut. (Sebenarnya saya tidak menyenangi dominasi.)

    Hal ini yang sebenarnya ingin terjadi perubahan di dalam, tapi bukannya tambah meningkat tapi hal-hal seperti scan, retouch, atau placing teks yang juga bagian yang penting dan integral dalam produksi komik menjadi apa yang diterima oleh pembaca menurut saya kurang mendapat perhatian yang semestinya...
    Kalau suara konsumen diabaikan, jangan salahkan mereka kalau "berpindah ke lain penerbit".

    Saya sedang berjuang untuk meningkatkan kualitas hal-hal seperti ini karena saya menempatkan diri saya sendiri sebagai penggemar komik yang kalau sudah mahal2 beli komik-komik yang saya ingin membaca terus menerima komik yang kualitasnya tidak sesuai dengan yang saya harapkan rasa marah dan kecewanya gimana? tapi mau lari ke mana lagi wong yang pegang rights-nya pasti penerbit resmi yang sudah ditunjuk oleh penerbit luarnya.
    Mungkin dari dulu sudah banyak kekecewaan dari konsumen, tapi tidak "didengar". Lagipula mereka tak ada pilihan  lain yang lebih baik. (Inikah "dominasi"?) Nah, sekarang sudah muncul banyak pilihan (bahkan sebagiannya lebih baik); kalau keluhan konsumen masih tidak diperhatikan, kayaknya sekarang tak ada alasan untuk tidak "berpaling".

    Karena itu, saya butuh data-data seperti ini dari luar untuk melihat bagaimana pendapat dari luar , bukan dari pihak penerbit supaya orang-orang di sini tahu bahwa apa yang saya rasakan sebagai pembaca dirasakan juga oleh orang-orang lain.
    Dengan hal ini, saya harap diskusi untuk meningkatkan kualitas produk kita jadi lebih positif...
    Setuju, saya dukung.

    Sound FX diletakkan sebagai footnote saya rasa tidak menolong... lebih baik kalo kita berikan halaman tambahan di belakang untuk menjelaskan apa-apa saja arti efek suara yang ada di dalam komik... Terlalu banyak footnote akan mengganggu keseluruhan komik... Coba perhatikan komik2 terjemahan inggris seperti Othello dari Delrey atau yang lainnya di mana terjemahan sound FX diletakkan berdampingan dengan teks jepangnya betapa jelek dan kotor hasil akhirnya.
    Benar jg... Kalau mmg bisa, lbh baik buat 1 halaman utk daftar istilah dan penjelasan SFX yg ada. Kalau kebanyakan footnote org2 jd malas baca ya.
    Kalau buat saya sih gak masalah; mau pake footnote, pake satu halaman "lampiran cara baca SFX", bahkan tidak pake keduanya sekalipun, yang penting SFX-nya tetap seperti asalnya.

    Saya setuju sama muhramla kalo komik DEWASA bukan berarti tidak ada sensornya... Harus dibedakan yang berhubungan dengan cerita atau yang cuma servis.
    Masalah sensor, kayaknya perlu dibikin topik tersendiri. Ada yang mau mulai? Atau sudah ada topik yang membahasnya? Atau "dilarang" karena menjurus ke pornografi?
    Logged
    sawamura_sama
    Fujoushi on The Loose ♥
    AWARD DD
    LX - Frenzy
    *

    Reputation: 48
    Offline Offline

    Gender: Female
    Posts: 9.945


    okane ga nai...


    Awards
    « Reply #27 on: June 06, 2007, 04:46:07 pm »

    mmm... kalo utk LEVEL stuju deh...
    tp ga usah semuanya lah. kyk bbrp pendapat di post2 sebelumnya, yang ga  nyatu ma gambar or yg kecil2 kyk efek bunyi org melirik atau bukan efek2 yg dlm ukuran gede/menyatu dgn gambar mending diterjemahin, krn ga perlu proses retouch kan utk itu.

    fuh, kualitas menurun? sbg pembaca bete jg ya denger fakta yg disampein mas demonbasher :(
    Logged

    demonbasher
    LX - Senior
    ****

    Reputation: 9
    Offline Offline

    Posts: 1.802


    Awards
    « Reply #28 on: June 07, 2007, 03:39:16 pm »

    pembaca aja bete.. bayangin editornya bete kayak apa...
    Logged
    Blue Ai_Chan
    Guest
    « Reply #29 on: July 29, 2007, 07:05:44 am »

    ^
    Ga terbayangkan deh.. Klo gw sih terserah suara terbanyak..
    Logged
    Muhramla
    LX - Noob
    *

    Reputation: 1
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 82

    Just keep thinking of any "TING!"


    WWW Awards
    « Reply #30 on: July 29, 2007, 07:11:41 pm »

    mmm... kalo utk LEVEL stuju deh...
    Yup! Maunya sih yang EMK juga.

    tp ga usah semuanya lah. kyk bbrp pendapat di post2 sebelumnya, yang ga  nyatu ma gambar or yg kecil2 kyk efek bunyi org melirik atau bukan efek2 yg dlm ukuran gede/menyatu dgn gambar mending diterjemahin, krn ga perlu proses retouch kan utk itu.
    SFX yang tidak menyatu dengan gambar berarti ada di luar (garis batas) panel, itu pun kalau ada (bukan panel satu halaman penuh).

    ^
    Ga terbayangkan deh.. Klo gw sih terserah suara terbanyak..
    Nah, berarti SFX-yang-tetap-seperti-asalnya "harus segera" diwujudkan!
    « Last Edit: July 29, 2007, 07:14:56 pm by muhramla » Logged
    REX
    Imut dan lucu
    Moderator
    LX - Frenzy
    *****

    Reputation: 176
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 6.665


    Why so serious, desu?


    Awards
    « Reply #31 on: October 21, 2007, 06:47:43 pm »

    Udah lama nggak kulihat, jadinya rencana ini jalan terus atau nggak?

    (Penginnya sih tetep diterjemahin, tapi kalah suara...)
    Logged
    Muhramla
    LX - Noob
    *

    Reputation: 1
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 82

    Just keep thinking of any "TING!"


    WWW Awards
    « Reply #32 on: October 22, 2007, 08:31:12 am »

    Udah lama nggak kulihat, jadinya rencana ini jalan terus atau nggak?

    (Penginnya sih tetep diterjemahin, tapi kalah suara...)
    Mesti terus! (Halo, halo... pada ke mana, nih?)

    Gimana Mas Demon, tanggapan pasar untuk Vagabond dan Blade of Immortal?
    « Last Edit: October 22, 2007, 08:35:37 am by Muhramla » Logged
    Deri Shinku
    LX - Senior
    ****

    Reputation: 8
    Offline Offline

    Posts: 1.359


    Me... Mikoto


    Awards
    « Reply #33 on: April 05, 2008, 03:54:29 pm »

    Yang manapun, sih...
    Tapi kalau aku jadi penerjemah Level pasti dengan lantang aku bilang: "BIARKAN SEPERTI APA ADANYA!", alasan teknis...kan jadinya ga repot cari padanan bahasa Indonesianya.

    Soal Vagabond dan komik2 Inoue-sensei lainnya...memang dari sana mangakanya ga mau kalau SFX di edit, kan?
    Logged


    なぜ私ではなくて、彼女でなければならないの?
    Neon Genesis Evangelion IRON MAIDEN 2nd vol 1-6 (end)
    Silz_pong
    Singing Fairy
    LX - Kidz
    LX - Evangelis
    *

    Reputation: 13
    Offline Offline

    Gender: Female
    Posts: 3.430

    do you hear me?


    Awards
    « Reply #34 on: May 04, 2008, 03:49:07 pm »

    soal enak mana terjemahin ga diterjemahin. itu tergantung pembacanya gimana ya.
    kalo anak2 di forum ini yang kebanyakan bisa katakana n hiragana, mungkin itu no prob. Tapi bagi orang2 awam yang suka komik tapi ga bisa hiragana katakana. Silz pikir repot n bingung banget kl ga diterjemahin. Walopun ada tambahan halaman di belakang, kan pembaca ga sekali baca langsung inget, jadi kl ada yang lupa bolak balik halaman cuma biar memperjelas SFX, jadi males.. ^^;;;

    jadi, kalo SFX nya tidak merusak ato menimpa gambar kalo diedit, ya diterjemahkan saja. Tapi kalau sangat merusak.. mo bagaimana lagi. Biarkan aja apa adanya.

    yah... itu cuma pendapat silz yang ga bisa katakana n ga banyak ngerti istilah2 SFX jepang Grin
    Logged


      Wink       Keep Running       Wink
    ryuichi
    LX - Senior
    ****

    Reputation: 1
    Offline Offline

    Gender: Female
    Posts: 784

    ラッキ~♥


    Awards
    « Reply #35 on: April 11, 2009, 03:58:03 pm »

    Menurutku sih klo mau dterjemahin y dterjemahin smua duong, jangan ada yg dterjemahin ada yg ga, kan jdnya aneh, belang2 gt (emang permen blaster??)

    Klo aq sih mending g dterjemahin soalnya kadang2 ngerusak gambar. Kalo uda gt bete liatnya..

    Lagian selama ini SFX sebenarnya jg ga t'lalu baca, otak langsung b'imajinasi gt.. Klo baca scan2an walau ada footnote jg g pernah baca (repot)
    Klo scan mah masih bsr ukuran hlmnny, tp klo komik? Kan kecil, malah menuh2in hlmn ntar. Jd mending taruh d lampiran aja ^^
    Logged
    X-dramon
    LX - Noob
    *

    Reputation: 0
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 83


    Horou summon!


    WWW Awards
    « Reply #36 on: August 03, 2009, 09:20:46 pm »

    kl bs pk efek asli kan keren jg tuh ^ ^
    Logged

    I would give my name, existence even my memory to you but you can not ever try to be me 100%...
    Maiko Sriyani
    LX - Babes


    Reputation: 1
    Offline Offline

    Posts: 13


    Awards
    « Reply #37 on: February 24, 2010, 04:03:36 pm »

    sound effect terjemahkan saja semampunya. kalo memang ada yg menutup gambar ya di perbaiki lah. Masak ga ada picture editor? kecuali kalau memang benar2 bisa merusak gambar.
    Dan satu lagi, jgn salah memasukkan efek suara.
    Di komik Red  BUANYAAAK... sekali efek suara tembakan yg salah.
    Misalnya suara senapan winchester, sering di efek suarakan seperti senapan mesin. Pikir aja deh thn 1870 an masak dah ada light machine gun? Huh?
    Winchester memang terkenal senapan kokang manual dengan rata2 tembakannya sangat cepat. Seorang koboi jagoan bisa menembakkan rata2 2-3 tembakan per detik. Karena saking cepatnya, dan karena kekurang selidikannya, oleh editor level suaranya di terjemahkan seperti suara senapan mesin "ded...ded...ded..ded..."
    Tapi, seharusnya ga perlu tahu soal winchester inipun, kita bisa merenung lah, masak thn 1870 saat gatling baru saja di temukan, dan liat aja di komiknya, gatlingnya saja segede abrek gitu,  kok dah ada light machine gun? image013 image013
    Asli dah pas baca adegan penembakan di tepi sungai no 9 itu, cacat suaranya dah parah.
    Logged
    BEN 10
    *Just read it!*
    LX - Evangelis
    *****

    Reputation: 67
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 3.892


    Always Be 10!


    Awards
    « Reply #38 on: October 26, 2010, 04:01:03 pm »

    LEVEL COMICS lagi mempertimbangkan untuk membiar sound effect yang ada dalam komik seperti apa adanya.. seperti Vagabond atau Blade of Immortal nanti mengingat kualitas retouch semakin menurun kemampuannya... Mohon masukannya, ya  thanks

    Dari hasil polling sebagian besar mendukung SFX dibiarkan seperti aslinya. Tapi aku sama sekali tidak setuju. Kenapa? Soalnya kalau SFX dikasih catatan kaki atau dibuat halaman tersendiri penjelasannya jadi ribet bacanya. Pokoknya yang namanya translate mestinya semuanya ditranslate jangan setengah-setengah. Lagian kan misi translate adalah meng-Indonesia-kan (jadinya pake bahasa Indonesia yang baik dan benar donk) bukan meng-Jepang-kan kan?
    Logged

    Marsella Azuela
    LX - Member
    ***

    Reputation: 8
    Offline Offline

    Gender: Female
    Posts: 648


    M.A.Z.U


    Awards
    « Reply #39 on: August 04, 2011, 06:58:46 pm »

    Hm... jangan asli nya... aku udah pernah baca Chrono Crusade ga jelas dan jadi bingung @_@. Aku setuju ama Ben10 kalah misal di catatan kaki, jadi ribet dan ga jelas. Kadang kadang SFX kan ngaruh ke cerita. Kalau ditiadakan kayaknya kurang menjiwai (ceilah bahasanya), ada juga kan komik yang alurnya bergantung ke SFX juga klo kelewat sayang tuh ^^.
    Jadi...jangan deh ^^
    Logged

    Tolong Vote J-Novel di sini butuh 500!!!
    Tolong Vote J-Novel di sini butuh 500!!!
    Aquilamarine
    are you talking to me?
    LX - Senior
    ****

    Reputation: 17
    Offline Offline

    Posts: 792

    聖杯の騎士


    Awards
    « Reply #40 on: September 15, 2013, 04:38:57 pm »

    Dikasih saja di halaman awal kanji2 sound effect. Misal #^%@* = ciat. @&@%&^@=gabruk.
    Setelah hafal siap baca sambil menjiwai.

    Sekalian belajar bahasa Jepang........ Grin
    Logged
    alfirin
    LX - Member
    ***

    Reputation: 0
    Offline Offline

    Gender: Female
    Posts: 265

    Hardwork beats talent


    Awards
    « Reply #41 on: August 18, 2014, 10:49:51 am »

    hmmmm, setuju-setuju saja sih
    hanya saja dikasih keterangan sfx-nya di ruang antarpanel  Grin
    Logged

    ブレイズアウト!!
    gusfina
    LX - Senior
    ****

    Reputation: 92
    Offline Offline

    Gender: Female
    Posts: 788

    Ubugoe ♪


    WWW Awards
    « Reply #42 on: August 18, 2014, 01:18:17 pm »

    ......................hmhmhm Smiley
    Saya pribadi lebih menghargai sfx yang sudah ditranslate sih^^
    Soalnya kalau sfx-nya dibiarkan, memang kesannya seperti komik bajakan. Menurutku, sekali translate ya translate saja semua, jangan setengah-setengah. Kalau tidak ditranslate tapi menyertakan footnote cara pembacaan sfx-nya, IMHO kesannya malah seperti komik scanlation.  laughing Footnote menurutku lebih cocok jika menjelaskan istilah yang digunakan dalam percakapannya.
    Pengalaman dari baca komik bajakan yang sfx-nya tidak ditranslate menimbulkan kebingungan padaku^^.

    Ngomong-ngomong saya salah voting--- saya malah vote setuju-- //plak
    Logged

    herrysis
    Guest
    « Reply #43 on: June 21, 2017, 10:55:00 am »

    Saya setuju sih, terjemahan seperti Sailor Moon versi premium itu bagus kak.
    Logged
    Alegra
    LX - Noob
    *

    Reputation: 15
    Offline Offline

    Posts: 69


    Awards
    « Reply #44 on: June 23, 2017, 09:39:12 pm »

    Pokoknya yang namanya translate mestinya semuanya ditranslate jangan setengah-setengah. Lagian kan misi translate adalah meng-Indonesia-kan (jadinya pake bahasa Indonesia yang baik dan benar donk) bukan meng-Jepang-kan kan?

    "...ribet! Toh itu kan cuma naskah hiburan."
    Masalahnya itu adalah manga memang naskah hiburan yang ribet. Beda dengan novel. Di naskah (ber-)gambar ada tulisan selain percakapan, belum tempatnya bisa sembarangan (menurut pandangan awam), belum ukuran dan jenis hurufnya, belum lagi saling tumpang-tindih-berbaur-bersinggung-bergandengan(???) dengan gambar yang menjadi alasnya, belum lagi sensor tulisan dan gambar. *plak jidat*

    (duh jadi curhat)
    Pokoknya kalau bangga sebagai profesi penerjemah (resmi) manga Jepang, maka tunjukkan kebanggaan itu dengan hasil karya terjemahan yang terbaik, menyeluruh, dan mantap.

    Penerjemah itu memindahkan teks dari bahasa sumber ke bahasa sasaran. Kalau pada naskah sang penerjemah melihat ada teks ya terjemahkanlah teks yang ia temukan sekemampuan dirinya dan bertanyalah pada para senior seputar sfx/s janggal.

    Terjemahan terdahulu telah memberikan banyak contoh yang baik dan bagus. Tinggal kini, apakah penerjemah muda bersedia membuka lembaran "archive" lama panduan beliau-beliau?
    Logged
    Pages: 1 2 3 4 5 [All]   Go Up
    Print
    Jump to: