Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

607.362 Posts in 16.874 Topics- by 44.406 Members - Latest Member: comlamanpu1976
Poll
Question:
Drama Shakespeare terbagi menjadi 3 genre. Yang mana yang paling kamu suka? (^^)
History - 1 (11.1%)
Tragedy - 2 (22.2%)
Romance-Comedy - 6 (66.7%)
Total Voters: 9

Pages: 1 2 3 4 [5] 6 7 8 9 10 11 12 ... 47   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: William Shakespeare  (Read 380184 times)
0 Members and 2 Guests are viewing this topic.
guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 261
Offline Offline

Posts: 3.935



Awards
« Reply #40 on: August 16, 2013, 10:32:08 am »

Ingin berbagi fakta yang ( menurutku ^^ ) menarik :

Dalam semua karya drama maupun puisinya, Shakespeare menggunakan sekitar 25.000 kata yang berbeda.
Dari kata-kata tersebut, kurang lebih sejumlah 2.000 kata diciptakan oleh Shakespeare sendiri...

Atau paling tidak, dalam naskah drama / puisi Shakespeare-lah kata-kata tersebut pertama kali ditemukan
( dengan kata lain : kata-kata tersebut tidak ditemukan di dalam literatur lainnya sebelum Shakespeare ).

Kata-kata tersebut antara lain : ( ini cuma sebagian kecil ^^; )
- moonbeam
- assassination
- eyeball
- countless
- love letter
- amazement
- priceless
- shooting-star


Sumber : ( masih tetap ^^ ) "Shakespeare and His Dramatic Acts" - Andrew Donkin terbitan Scholastic
Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
camolatte
Centerspread inside the comical world
Moderator
LX - Holic
*****

Reputation: 444
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 18.828


Critter of Vox Machina~


WWW Awards
« Reply #41 on: August 19, 2013, 10:14:42 am »

Wow  Shocked  ternyata banyak vocab bahasa inggris yang lazim kita dengar sekarang itu hasil racikan Shakespeare!

Dan g juga kagum ada yang meriset hal ini. Berarti dia (periset tersebut) harus membandingkan literatur-literatur karya Shakespeare dengan literatur-literatur sebelum Shakespeare. Itu mengagumkan usahanya, jangankan sebelum Shakespeare, di era Shakespeare sendiri saja sudah banyak. Apalagi belum tentu semua ada format digitalnya untuk dibantu search oleh om google dan bung wiki. type Berarti kudu menenggelamkan diri di perpustakaan buku era klasik dan menelaah satu per satu. A-mah-zing!  icon14

Interesting fact, guguk! Cool
Logged

guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 261
Offline Offline

Posts: 3.935



Awards
« Reply #42 on: August 19, 2013, 11:54:45 am »

Aku juga penasaran dengan cara orang-2 yang meriset kosakata tersebut.. susah banget kayaknya.. ^^
( walau kata-2 camo-senpai : "... menenggelamkan diri di perpustakaan buku era klasik..." terdengar cukup menggiurkan    )

Soalnya fakta di atas juga dikonfirmasi oleh buku "Writers & their Tall Tales" yang ditulis Tracey Turner ( terbitan Scholastic juga ).
Yang berbeda hanya di buku ini ditulis bahwa dalam naskah-2 drama Shakespeare digunakan sekitar 18.000 kata yang berbeda.. Grin
yah.. beda-2 'tipis'-lah ^^

Seperti kata camo-senpai, usaha para periset tersebut untuk mengecek satu per satu kosakata benar-2 mengagumkan...
Menurutku pribadi, mungkin kendala terbesar itu dari ejaan kata.
Soalnya baca bukunya Geoffrey Chaucer : "The Canterbury Tales" yang ditulis di abad ke-14, ejaannya benar-2... ^^; dengan bantuan glossary pun bacanya masih kayak baca teka-teki.
Tapi seru jadinya
Contoh kosakatanya berikut artinya ( ^^ aku kutip di sini, tapi cuma dua yang keinget ^^; ) :
   sonne = sun
   eek = also (^^)
Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
GiseleLentine
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 9


Awards
« Reply #43 on: August 19, 2013, 05:08:27 pm »

William Shakespeare was one of my favorite writers..he has always intrigued me to an extent where i just can't get off his works.
Logged

guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 261
Offline Offline

Posts: 3.935



Awards
« Reply #44 on: August 20, 2013, 10:42:24 am »

@GiseleLentine : In my case, Mr. Shakespeare usually makes me put down the play I read if I got stuck in words / sentences I didn't understand (^^;)
but I picked it up again for my curiosity.. ^^
By the way, in next time would you please post your comments in Indonesian language, if it's convenient for you ? Thank you wave
_________________________________________________

Lagi baca ulang King Henry VI Part I.. tapi belum selesai-2 ^^;
Padahal ceritanya seru banget.. ini karya pertama Shakespeare, yang di jaman dulu saja langsung jadi 'ngetop'.. ^^
Ada sekuel-nya juga.. King Henry VI Part II dan Part III
Ternyata bukan cuma film Hollywood yang kalau ngetop langsung dibikinkan sekuel.. ternyata drama di akhir abad ke-16 pun sama.. 
Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 261
Offline Offline

Posts: 3.935



Awards
« Reply #45 on: August 22, 2013, 02:36:12 pm »

Akhirnya kemarin melanjutkan baca King Henry VI Part I... dan masih tetap belum selesai ^^
Di tengah-2 adegan pertempuran pembacanya 'tewas' sendiri ^^ ( 'tewas' = tertidur Grin )

Yak.. karena itu drama ini akan ku-review per adegan ^^
Mungkin teman-2 yang berminat baca bisa mengikuti dengan lebih mudah..
..atau bisa juga malah lebih membuat bingung yang baca ^^;  ( mudah-2an tidak ^^ )
Skenario terburuk : yang nge-review bingung sendiri  

King Henry VI Part I
Setting : Inggris & Prancis

Babak I Adegan 1

Cerita dibuka dengan pemakaman King Henry V di Westminster Abbey.
Kerabat yang berduka antara lain : Duke of Bedford dan Duke of Gloucester, saudara dari raja yang baru wafat, serta paman-paman raja yaitu Duke of Exeter dan Bishop of Winchester.
Dalam keadaan seperti ini, Gloucester dan Winchester bertengkar. Bedford berusaha mendamaikan, tapi terputus oleh kedatangan pembawa pesan dari Prancis.

Saat itu Inggris tengah berperang melawan Prancis.
Kedatangan pembawa pesan yang pertama mengabarkan bahwa beberapa kota di Prancis yang dikuasai oleh Inggris berhasil direbut pihak musuh.
Pembawa pesan kedua menyampaikan bahwa Charles, The Dauphin ( anak raja ) telah dinobatkan sebagai Raja Prancis di kota Rheims, di mana beberapa bangsawan Prancis yang menjadi sekutu Inggris pun membelot dan bergabung dengan Charles.

Pembawa pesan ketiga pun menyampaikan kabar buruk : Lord Talbot, salah satu pejuang Inggris yang pemberani, berhasil ditawan pihak Prancis, karena kepengecutan Lord John Fastolfe yang kabur saat pertempuran.

Emosi karena mendengar rentetan kabar buruk, Bedford pun segera meninggalkan pemakaman untuk ikut bertempur di Prancis. Kehadirannya sangat dibutuhkan karena kota Orleans yang dikuasai Inggris sedang dikepung.

Para pelayat pun meninggalkan Westminster Abbey dengan tujuan masing-masing.


Akhir Babak I Adegan 1

~ bersambung ~ (^^)
« Last Edit: August 23, 2013, 09:33:28 am by guguk » Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
camolatte
Centerspread inside the comical world
Moderator
LX - Holic
*****

Reputation: 444
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 18.828


Critter of Vox Machina~


WWW Awards
« Reply #46 on: August 23, 2013, 08:19:07 am »

*Ambil popcorn dan mulai menyimak clap clap clap clap
(click to show/hide)
Logged

guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 261
Offline Offline

Posts: 3.935



Awards
« Reply #47 on: August 23, 2013, 10:24:20 am »

(click to show/hide)

*Membungkuk hormat ke arah para penonton * (^^)

King Henry VI Part I
Babak I Adegan 2


Lokasi berpindah ke Prancis, tepatnya di depan kota Orleans yang sedang dikepung oleh tentara Prancis.
Charles The Dauphin mengatur strategi bersama para bangsawan sekutunya : Reignier dan Alencon. Mereka yakin karena Lord Talbot berada dalam tahanan mereka, Lord Salisbury yang tertinggal untuk menjaga Orleans berada dalam posisi lemah.

Tentara Prancis pun menyerang. Tak diduga, Salisbury dan tentara Inggris bertarung mati-matian. Charles dkk pun terpaksa mundur dan mengatur strategi.
Saat Charles mengusulkan untuk meninggalkan Orleans dan tak usah melanjutkan kepungan, muncul Bastard of Orleans yang membawa kabar tentang seorang gadis peramal yang bisa menolong mereka.

Charles menyuruh Bastard membawa gadis itu, sementara itu ia menyuruh Reignier berpura-pura sebagai Charles, untuk menguji kemampuan meramal si gadis.
Begitu sampai di hadapan Reignier, gadis bernama Joan La Pucelle itu langsung tahu bahwa Charles yang asli bersembunyi di belakang.

Pucelle menyampaikan bahwa ia mendapat penglihatan yang membuatnya ingin membantu Charles menang dalam pertempuran melawan penjajah ( tentara Inggris ).
Charles yang masih belum percaya menantang Pucelle untuk bertarung. Walaupun Pucelle seorang perempuan, Charles berhasil dikalahkan olehnya.

Charles pun percaya kepada Pucelle. Sebenarnya Charles seperti tertarik dan mencoba merayu Pucelle, tetapi Pucelle menegaskan kalau ia tidak tertarik dengan urusan cinta, yang penting baginya adalah kemenangan Prancis.

Atas keinginan Pucelle, para tentara Prancis tetap mengepung Orleans dan mereka bersiap-siap untuk serangan berikutnya.


Akhir Babak I Adegan 2

Sedikit info sejarah : Grin
Tokoh Pucelle di sini adalah Joan of Arc, pahlawan Prancis yang pemberani dan berjasa dalam usaha mengusir Inggris yang mencoba menguasai Prancis.
Sayangnya dalam keruwetan politik, beliau kemudian difitnah sebagai penyihir dan dihukum bakar hidup-hidup.
Beberapa tahun kemudian, Joan of Arc dinyatakan tidak bersalah dan pada abad ke-20 diangkat sebagai saint.
Tapi tentu saja dari sudut pandang Shakespeare yang orang Inggris, Joan of Arc adalah musuh. Karena itu dapat peran antagonis. :)
_______________________________________________________________________________________________
Popcorn... permen... kopi kaleng... *jadi pedagang asongan*  
Untuk teman-2 yang membaca review-ku, kalau aku ada salah atau review-nya mbulet gak jelas (^^;) tolong kasih masukan yah..
supaya jadi pembelajaran juga buatku.. hehe.. terima kasih \(^,^)/
« Last Edit: August 23, 2013, 10:33:18 am by guguk » Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
Meriana
LX - Senior
****

Reputation: 136
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 1.005

Enjoy Reading BOOKS ( ̄▽ ̄)


Awards
« Reply #48 on: August 23, 2013, 10:03:41 pm »

Keren2!!  clap clap
Jadi g sabar baca review selanjutnyaaa :D
*jdi kayak nunggu terbitan komik :)
Logged

Im just trying to live every day and not wish I had done something differently. Emma Roberts.
guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 261
Offline Offline

Posts: 3.935



Awards
« Reply #49 on: August 24, 2013, 10:33:47 am »

@Meriana : Terima kasih.. terima kasih.. *sreet.. cpyuur.. #meres kain pel yang dibuat ngelap muka yang berlumuran air mata haru *
  jadi semangat nih.. ^^

King Henry VI Part I
Babak I Adegan 3


Lokasi berpindah ke London, tepatnya di Tower Hill.
Duke of Gloucester bersama para pelayannya yang berseragam biru datang untuk memeriksa Tower yang juga dipergunakan untuk menyimpan persenjataan.
Tapi pintu gerbang tak kunjung dibuka, bahkan Woodvile, sang Letnan penjaga Tower, mengatakan kalau ada perintah dari Bishop of Winchester yang melarang Gloucester dan pengikutnya memasuki Tower.

Gloucester pun murka, karena dia yang menjabat sebagai wali raja, ditolak mentah-mentah. Menambah kekisruhan, Winchester datang beserta pengikutnya yang berseragam kuning kecoklatan.

Adu mulut di pemakaman kemarin yang sebenarnya dipicu hal sepele pun akhirnya berlanjut. Terjadi saling tuduh, Winchester menuduh kalau Gloucester ingin mengambil persenjataan untuk memberontak.
Sementara Gloucester menuduh Winchester berkonspirasi untuk membunuh pangeran, anak almarhum King Henry V.

Terjadi perkelahian antara dua bangsawan itu dan para pengikutnya. Di tengah kerusuhan, datang Mayor of London beserta pengawalnya.
Seruan Mayor agar perkelahian dihentikan tidak dihiraukan oleh kedua bangsawan tersebut.
Akhirnya Mayor memerintahkan pengawalnya untuk menyerukan titah : atas nama raja, kedua bangsawan diperintahkan untuk kembali ke kediamannya masing-masing, dan untuk ke depannya tidak diperbolehkan untuk menggunakan pedang, senjata, maupun pisau belati dengan ancaman hukuman mati.

Kedua bangsawan itu pun patuh, mereka pulang walau sambil saling melontarkan ancaman.


Akhir Babak I Adegan 3    ~bersambung ~
_______________________________________
Kacang goreng.. keripik singkong.. bakpao angeet~..  *jadi narator sekaligus pedagang asongan   
Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
Pages: 1 2 3 4 [5] 6 7 8 9 10 11 12 ... 47   Go Up
Print
Jump to: