Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

606.168 Posts in 16.726 Topics- by 41.649 Members - Latest Member: ewazweyo
Poll
Question:
Drama Shakespeare terbagi menjadi 3 genre. Yang mana yang paling kamu suka? (^^)
History - 1 (11.1%)
Tragedy - 2 (22.2%)
Romance-Comedy - 6 (66.7%)
Total Voters: 9

Pages: 1 [2] 3 4 5 6 7 8 9 ... 47   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: William Shakespeare  (Read 375786 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 255
Offline Offline

Posts: 3.910



Awards
« Reply #10 on: July 24, 2013, 12:07:53 pm »

Wah, camo-senpai banyak tau soal film-2 adaptasi drama Shakespeare yah.. :)
kalo aku jarang nonton film.. jadi film yang senpai sebut itu aku baru tau ^^
 
  gara-2 komik Topeng Kaca yang dipinjemin sama temen sekolah dulu, katanya, "Coba baca, bagus.. kayak ada cerita di dalam cerita.. " trus disuruh baca mulai dari volume pertengahan ^^;
Akhirnya jadi tertarik sama drama-2nya, apalagi A Midsummer Night's Dream yang dibawakan dengan kocak oleh Maya dkk, bikin aku penasaran sama cerita aslinya..

Waktu kakakku kerja di Jakarta, ditanya mau oleh-2 apa, aku minta buku A Midsummer Night's Dream itu.. atau Othello ( gara-2 baca Agatha Christie )
Ternyata dibawain yang judulnya Twelfth Night ( kata kakak : 'Kan sama-2 ada 'night'-nya ^^; ) sama The Tempest ( kata kakak : itu bonus ^^ )

Setelah dibaca ( dengan susah payah ^^ ) ternyata bagus, lucu juga.. ( dua-2nya komedi )
Dari situ jadi berburu buku-2 sastra Shakespeare.. kalo nonton drama panggungnya aku belum pernah ^^;

 :) Bisa dibilang aku tertarik ke Shakespeare karena tiga orang / tiga  buku ini :
- Agatha Christie ( Tirai )
- Suzue Miuchi ( Topeng Kaca )
- Roahl Dahl ( Matilda ) --> yang ini aku sampe penasaran nyari buku-2 di daftarnya Matilda ^^
 
Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 255
Offline Offline

Posts: 3.910



Awards
« Reply #11 on: July 26, 2013, 02:49:49 pm »

( lagi-lagi ) Mau berbagi info ^^... Semoga berkenan...

Dalam drama Shakespeare ada banyak adegan kekerasan..
di drama bertema sejarah ada pertempurannya..
di drama bertema tragedi, pasti ada yang tewas..
cuma drama bertema komedi yang agak aman, walaupun ada Shylock yang minta ganti rugi 1 pon daging manusia ( Merchant of Venice ) dan ada juga tokoh yang dimakan beruang ( Winter's Tale ).

Tapi ternyata mungkin Shakespeare hanya menyesuaikan dramanya dengan kondisi warga kota London di akhir abad ke-16 & awal abad ke-17.

Warga kota sudah terbiasa menyaksikan eksekusi bagi terdakwa hukuman mati, seperti digantung, dipenggal, diseret dengan kuda, quartered atau dipotong menjadi empat, dibakar hidup-2, dsb.
Belum lagi kepala dari terdakwa ( terutama terdakwa karena kejahatan pengkhianatan ) ditancapkan dengan tombak dan dipajang sebagai peringatan.

Shakespeare dan kelompok teaternya, "The Lord Chamberlain's Men" harus menampilkan drama yang lebih menarik dari 'drama' yang berlangsung di luar.
Apalagi kebiasaan penonton jaman dulu yang bila tidak puas dengan pertunjukan drama, bisa langsung meninggalkan tempat atau malah meneriaki aktor dan melempari mereka dengan buah busuk...
( tantangan yang sangat berat bagi aktor masa itu ^^; )
« Last Edit: July 29, 2013, 01:07:36 pm by guguk » Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
BEN 10
*Just read it!*
LX - Evangelis
*****

Reputation: 66
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 3.890


Always Be 10!


Awards
« Reply #12 on: July 26, 2013, 05:02:15 pm »

Untuk karya2 SHAKESPEARE, saya pernah mengunduh file teks aslinya (dalam bentuk naskah drama) dan benar2 bikin mabuk bacanya. biggrin Tapi overall Shakespeare sangat jenius dalam menghadirkan ragam2 watak manusia dalam karya2nya. Dan yang paling menakjubkan adalah jalan ceritanya yang beda antara satu karya dengan karya lainnya. Membaca karya Shakespeare membuat kita seolah2 membaca buah karya banyak  penulis padahal jelas2 cuman ditulis oleh Shakespeare sendiri (dan yang ini sampai sekarang masih menjadi perdebatan).
Logged

guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 255
Offline Offline

Posts: 3.910



Awards
« Reply #13 on: July 26, 2013, 05:19:29 pm »

@BEN10 : wah.. senpai juga suka yah... Ayo cerita-2 drama apa yang paling senpai suka atau yang paling berkesan pas dibaca ^^

Hehe.. aku juga mabok pas baca.. tangan sampe pegel bolak-balik kamus ^^;
tapi malah semakin penasaran.. semakin pengen tau ceritanya ^^
Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
camolatte
Centerspread inside the comical world
Moderator
LX - Holic
*****

Reputation: 440
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 18.720


I can be anyone, anywhere.. and I'm watching you..


WWW Awards
« Reply #14 on: July 26, 2013, 05:50:04 pm »

Baru tahu kalau Roahl Dahl (Matilda) ada membahas Shakespeare :D Memang sih karya beliau sangat terkenal dan sering dipakai menjadi aneka referensi. Bahkan di novel misteri klasiknya Hitchcock, Trio Detektif, juga ada dipakai :D

Hmm... banyak hal yang menarik dan tulisanmu. Tidak peduli di era apa pun, era Gladiator, era Rennaisance, sampai era modern sekarang, kekerasan tetap menjadi bagian dari hiburan yang disuka publik. Dan Shakespeare cukup sukses sih dengan orisinalitasnya... Kalau soal mengunduh script, aku pernah juga bela2in hunting cari tahu.. tapi yg pernah kuunduh dulu bukan karya Shakespeare, terkenal juga sih yaitu the Phantom of the Opera.

I do wonder though... apakah di eranya Shakespeare sudah dihargai atau baru dihargai setelah dia meninggal, seperti komposer2 lagu klasik dan pelukis2 jaman dulu?
« Last Edit: July 26, 2013, 05:52:43 pm by camolatte » Logged

BEN 10
*Just read it!*
LX - Evangelis
*****

Reputation: 66
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 3.890


Always Be 10!


Awards
« Reply #15 on: July 26, 2013, 06:08:52 pm »

@BEN10 : wah.. senpai juga suka yah... Ayo cerita-2 drama apa yang paling senpai suka atau yang paling berkesan pas dibaca ^^

Hehe.. aku juga mabok pas baca.. tangan sampe pegel bolak-balik kamus ^^;
tapi malah semakin penasaran.. semakin pengen tau ceritanya ^^

Semua karyanya berkesan tetapi yang paling berkesan menurut saya adalah OTHELLO. Di situ digambarkan bagaimana seorang ksatria yang memiliki segalanya (harta, jabatan, istri yang cantik) harus kehilangan segalanya akibat dibodohi oleh kawannya sendiri. Menurut saya ceritanya sangat berkesan dan relevan untuk sepanjang masa. beerchug

I do wonder though... apakah di eranya Shakespeare sudah dihargai atau baru dihargai setelah dia meninggal, seperti komposer2 lagu klasik dan pelukis2 jaman dulu?

Menurut saya di eranya mungkin dia cuman terkenal dalam lingkup Inggris karena pementasannya kan cuman di kota Inggris aja. Tapi semenjak perkembangan zaman dimana buku2nya diterjemahkan ke dalam berbagai bahasalah yang membuatnya terkenal. Jadi menurut saya dia lebih terkenal sekarang daripada dulu. iloveusign
Logged

guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 255
Offline Offline

Posts: 3.910



Awards
« Reply #16 on: July 27, 2013, 09:25:28 am »

@BEN10 : wah, iya.. Othello memang berkesan banget ya.. setuju dengan pendapat senpai : "relevan untuk sepanjang masa"
Memang kalo gak ati-2 mendengar omongan orang, nggak dicek dulu kebenarannya, bisa kayak Othello ^^;

@camolatte : ^^ benar kata BEN10-senpai, Shakespeare terkenal di Inggris pada jamannya.
Jadi beliau sudah terkenal saat masih hidup, walau banyak juga yang iri.. seperti penulis drama lain yang merasa tersaingi ^^;

Pementasan "The Lord Chamberlain's Men", grup teaternya Shakespeare, berlangsung di "The Globe", gedung teater di kota London.
Yang datang bukan hanya rakyat jelata, tapi juga orang kaya dan bangsawan.

Tapi yang menarik adalah Queen Elizabeth I juga suka nonton drama Shakespeare... ^^
The Lord Chamberlain's Men sering diundang ke istana untuk mementaskan drama, bahkan ada drama yang sengaja ditulis untuk Sang Ratu, kalau gak salah yang judulnya King Henry VIII.
Queen Elizabeth I ini anak dari King Henry VIII yang 'troublemaker' itu ^^; tapi tentu saja di dramanya nggak menonjolkan kekurangan sang Raja. ^^

Hehe.. pengen ngutip adegan di "Matilda" yang nyebut-2 soal Shakespeare.. ^^ ( ini ngutip berdasarkan memori ^^ )

Mr. Wormwood : Di bawah rambut yang kuat dan sehat terdapat otak yang pintar.

Matilda : Seperti Shakespeare, Daddy

Mr. Wormwood : Shakespeare ? Pintarkah dia ?

Matilda : Sangat pintar, Daddy

Mr. Wormwood : Rambutnya sangat lebat, 'kan

Matilda : Dia botak, Daddy

Mr. Wormwood : Tutup mulutmu !
 
« Last Edit: July 29, 2013, 01:09:25 pm by guguk » Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 255
Offline Offline

Posts: 3.910



Awards
« Reply #17 on: July 29, 2013, 01:28:52 pm »

Di dua post sebelumnya aku sudah salah kasih info... ( barusan sudah kurevisi )
Kutulis grup teaternya Shakespeare adalah The Queen's Men... padahal seharusnya The Lord Chamberlain's Men
Aku minta maaf untuk semua teman-2 yang sudah baca infoku yang salah itu..  m(_ _)m

The Queen's Men adalah grup teater yang mendapatkan ijin dari Queen Elizabeth I untuk pentas di seluruh Inggris.
Mereka menampilkan pertunjukan di Stratford, kota kelahiran Shakespeare, saat ia masih berumur sekitar lima tahun.

Baru setelah Shakespeare dewasa, menikah, dan punya anak, ia meninggalkan keluarganya untuk ikut dalam rombongan drama The Lord Chamberlain's Men ( dinamakan demikian karena mereka mendapat ijin dari Lord Chamberlain ).

Pada masa itu sebuah kelompok drama harus mendapatkan ijin dari bangsawan atau orang yang berpengaruh.
The Lord Chamberlain's Men cukup dekat dengan Queen Elizabeth I, mereka sering diundang ke istana untuk mementaskan drama ( walau dalam suatu peristiwa mereka pernah dihadapkan ke pengadilan oleh Sang Ratu ^^; )

Setelah Queen Elizabeth I wafat, karena tidak menikah dan memiliki keturunan, tahta beralih pada kerabatnya, King James VI of Scotland, yang kemudian dinobatkan sebagai King James I of England.

Untung bagi Shakespeare dkk, ternyata King James I adalah penggemar drama juga ^^
Setelah naik tahta, Sang Raja 'mengadopsi' The Lord Chamberlain's Men sehingga nama grup teater Shakespeare itu berubah menjadi 'The King's Men'.

Fuh, ini karena kemaren buka-2 buku biografinya Shakespeare lagi ^^ baru sadar udah bikin kesalahan..
Ini jadi pelajaran buatku, lain kali gak akan nge-post berdasarkan daya ingat semata.. ^^;
Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
REX
Imut dan lucu
LX - Kidz
LX - Frenzy
*

Reputation: 170
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 6.644


Why so serious, desu?


Awards
« Reply #18 on: July 29, 2013, 03:27:36 pm »

Kalau boleh jujur, satu-satunya pengalaman saya tentang karya Shakespeare cuma nonton Romeo & Juliet ajah. Itupun film Romeo + Juliet yang dibintangin di Caprio & Claire Danes :|

Ngomong-ngomong, adakah yang pernah nonton film ini?

Tagline-nya pun cukup spicy: Was Shakespeare a Fraud?
Terlepas ini cuma film (sutradaranya Roland "Godzilla" Emmerich pula), isu kontroversial yang diangkat itu udah cukup lama beredar lho.
Jadi, apakah karya-karya Shakespeare itu... benar-benar karyanya?  devil
Logged
guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 255
Offline Offline

Posts: 3.910



Awards
« Reply #19 on: July 29, 2013, 04:08:25 pm »

Bravo, REX-senpai... sudah mengangkat tema yang menarik ^^ aku belum nonton filmnya sih..

Emang benar isu itu sudah lama sekali beredar, bahkan di buku biografi yang aku baca itu disebutin satu-2 orang-2 yang dianggap sebagai ghostwriter-nya Shakespeare...
Yang lucunya, Queen Elizabeth I termasuk dalam 'daftar tersangka' sebagai penulis bayangan ^^

Soalnya menurut para ahli yang berpendapat drama-2 Shakespeare ditulis oleh orang lain, katanya Shakespeare itu cuma 'rakyat jelata',
koq bisa-2nya ngarang tentang raja, bangsawan, dsb ( padahal jaman dulu gak ada internet ^^; )

Tapi kalo gitu, kenapa penulis yang asli gak ngaku yah... ^^

Padahal Shakespeare menimbulkan rasa iri dari penulis drama lainya, seperti Robert Greene, penulis drama juga, yang nyebarin pamphlet di kota London di tahun 1592 yang isinya menghina Shakespeare.

Teman-2 ada yang punya pendapat ? Silakan... :)
Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
Pages: 1 [2] 3 4 5 6 7 8 9 ... 47   Go Up
Print
Jump to: