Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

606.147 Posts in 16.726 Topics- by 41.610 Members - Latest Member: Teresachind
Elex Online ForumDiskusi UmumFreeTalk Guest (Moderators: smartie, raina)Pemisahan Komik Berdasarkan Rating
Pages: [1]   Go Down
ReplyPrint
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: Pemisahan Komik Berdasarkan Rating  (Read 7782 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
Dutayaya
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 1


Awards
« on: August 25, 2013, 12:07:00 pm »
Reply with quote

Halo teman2 semua di forum elex, diskusi yuk  Smiley

Gimana pendapat teman2 tentang pengaturan standar komik2 di toko buku gramedia? Seperti yang kita tau, berbagai macam jenis komik udah terbit di Indonesia. Ga kaya 10 tahun yang lalu, dimana tema2 komiknya sebagian besar masih bisa disebut untuk anak-anak, sekarang semakin banyak tema dan cerita komik yang lebih tepat dibaca untuk 15 tahun ke atas. Apalagi dengan adanya komik2 level yang temanya lebih dewasa. Nah, yang aku liat di toko-toko buku gramedia, komik2 ini masih dicampur, paling banter rak2nya dipisahkan berdasarkan penerbitnya (elex, MnC, Level).

Kalo menurut aku, ada baiknya mulai dipisahkan komik2 tersebut berdasarkan rating. Misalkan, komik2 15+ dan komik dewasa ditempatkan di rak buku di posisi yang cukup tinggi, yang kira2 anak2 kecil ga bisa ambil sendiri dan diberi keterangan yg jelas terlihat kalo buku2 ini untuk remaja/dewasa. (Anak kecil yg aku maksud disini kira2 umur 6-9 tahun, yg masih polos lah  Cheesy)

Menurut aku ini penting, karena terkadang seorang anak kecil, entah karena tertarik sama covernya atau gimana, bisa2 beli komik yang isinya ga pantas untuk dy. Nah, masalahnya, terkadang ada ortu yg ga paham hal ini, disangkanya semua komik memang untuk anak2. Trus gimana misalnya suatu hari si ortu ngeliat isi komik tersebut dan marah, kemudian melarang anaknya beli komik lagi, dan berujung protes bahwa penerbit udah menerbitkan komik2 yg ga pantas padahal sesungguhnya adalah komik itu memang punya rating 15+?

Menurut kalian, sangat perlu atau tidak perlukah bagi kita dan toko2 buku untuk mulai merperlakukan komik2 seperti di jepang sana, bahwa memang ada komik anak2 dan komik dewasa sehingga penempatannya harus dipisahkan?

Harapannya, kalau kita udah bisa memisahkan ratingnya seperti itu, sensor2 yang merusak artwork ga perlu lagi dibuat karena pembelinya hampir pasti yg memang cukup umur.

Maaf ya panjang, thanks..
Report to moderator   Logged
dian_z
LX - Member
***

Reputation: 15
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 296

I like genre manga which breaks its genre boundary


WWW Awards
« Reply #1 on: August 25, 2013, 01:56:33 pm »
Reply with quote

Di Gramedia Yogyakarta, kecuali buku baru, sebenarnya sudah ada sedikit realisasi pemisahan rak komik berdasarkan rating umur. Di sini aku bisa nemu komik Level punya bagian rak sendiri.
Tapi selain itu, komik-komik non-Level yang ratingnya kadang tidak tercantum masih dikelompokkan berdasarkan genre, penerbit, atau best-selling.

Aku setuju sih.
Dengan memisahkan, plus sebaiknya juga seperti menegaskan, kalau komik tertentu adalah untuk bacaan dewasa dan komik tertentu untuk semua umur, dsb., harapannya bisa membuka pikiran orang-orang yang masih belum familiar dengan dunia perkomikan. Yep, seperti mereka yang mengira kalau semua komik itu bacaan anak-anak. Selain itu, mungkin pembaca dewasa yang sebelumnya juga mengira kalau semua komik itu bacaan anak-anak, juga akan mulai tertarik membaca komik dewasa.

Biar bisa efektif, menurutku juga tidak hanya dengan sekedar memisahkan. Tapi juga diberi label seperti yang biasanya ada di atas rak bertuliskan "Komik Dewasa". Karena biasanya rak-rak komik berada dibawah payung label "Komik" semuanya, sehingga kalaupun ada pemisahan tanpa semacam 'pemberitahuan', para pembaca yang belum familiar dengan komik pun lebih kecil kemungkinannya dalam menyadari perubahannya.

Mungkin lebih menarik juga kalau kategorinya bisa lebih detail mencakup Komik Anak-anak, Komik Serial Cantik, Komik Pria Dewasa, Komik Wanita Dewasa, dst. Karena kurasa kategori kedewasaan dan gender mungkin yang paling mempengaruhi ketertarikan pemilihan judul incaran.

Dengan pemisahan kelompok rating umur ini juga harapannya sih, penerbit komik di Indonesia jadi lebih berani menerbitkan komik dewasa (kalau misalnya berhasil menarik lebih banyak pembaca dewasa), yang tidak hanyak menawarkan kedewasaannya secara graphic, namun juga secara muatan ceritanya.

***

Sedangkan kalau untuk pengurangan sensor, meskipun pemisahan berdasarkan rating umur sudah direalisasikan, kurasa masih akan sulit dilakukan. Terutama yang paling kontroversial, sensor graphic yang berupa nudity. Kalau yang berupa unsur kekerasan atau kata-kata kotor mungkin masih bisa kali ya.
Karena sepertinya memang ditakutkan kalau nanti jadi kontroversial dan mengundang perhatian termasuk FPI, hehehe.
Report to moderator   Logged

camolatte
Centerspread inside the comical world
EMK
LX - Holic
****

Reputation: 440
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 18.720


I can be anyone, anywhere.. and I'm watching you..


WWW Awards
« Reply #2 on: August 26, 2013, 09:21:38 am »
Reply with quote

:) Setuju dgn pendapat dian_z seputar sensor, sampai masyarakat Indonesia bisa bertindak dengan pikiran terbuka dan dewasa, sensor tetap harus hadir. Tidak lucu jika terjadi ada ormas2 atau oknum2 mengganggu aktivitas toko buku atau merusak citra seluruh komik di Indonesia hanya karena beberapa grafis judul komik ada yang tidak disensor.
Report to moderator   Logged

Pages: [1]   Go Up
ReplyPrint
Jump to:  

+ Quick Reply
With a Quick-Reply you can use bulletin board code and smileys as you would in a normal post, but much more conveniently.