Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

606.123 Posts in 16.724 Topics- by 41.578 Members - Latest Member: Matttewancem
Poll
Question:
Yang manakah review pilihanmu?  (Voting closed: September 26, 2013, 03:01:58 pm)
jabberwock - 5 (38.5%)
Esuta - 6 (46.2%)
4lKa - 0 (0%)
Fioval - 2 (15.4%)
Total Voters: 11

Pages: [1]   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: Vote Your Winner: Can Animal Cure Us?  (Read 1845 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
raven
(r)avengers
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 119
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 7.477



WWW Awards
« on: September 11, 2013, 02:09:41 pm »

Satu lagi komik bagi para pecinta hewan


Bagaimanakah ceritanya?
Review ditunggu sampai 18 September jam 12 siang ^_^
« Last Edit: September 18, 2013, 03:02:23 pm by raven » Logged

jabberwock
LX - Noob
*

Reputation: 4
Offline Offline

Posts: 90



Awards
« Reply #1 on: September 14, 2013, 04:11:57 pm »

Ayah dan ibuku meninggal karena kesalahanku!
Tak pernah disangka oleh Nagisa Sendo, anak laki-laki yang percaya ramalan, bahwa dia akan kehilangan orangtua dan adik perempuannya dalam sebuah kecelakaan mobil. Sejak saat itu Nagisa dapat mendengar “suara” yang sangat keras sampai mampu membuat telinganya berdenging. Saat upacara pemakaman orang tuanya Nagisa bertemu pamannya Futa Sendo yang ternyata adalah seorang dokter dan berniat menyembuhkan Nagisa akan traumanya

Dengan menyelamatkan orang lain berarti kita juga ikut terselamatkan!
Rupanya paman nagisa bukan dokter biasa, dia menggunakan hewan sebagai media dalam pengobatannya dan dikenal dengan "Animal Therapy". Ketika Nagisa berusaha menyelamatkan para lumba-lumba yang terperangkap di jaring, paman Nagisa menyadari bahwa Nagisa dapat mendengar “suara” stress yang dialami makhluk hidup yang ada di sekitarnya. 8 tahun kemudian Nagisa kembali ke Okinawa untuk bertemu pamannya. Alih-alih bertemu, Nagisa justru ditugaskan untuk praktek Animal Therapy di SD bersama Hoshino Urashima, anak dari Sarasa Urashima ibu kepala laboratorium. Dengan kemampuannya, Nagisa berusaha untuk membantu luka hati orang yang membutuhkan pertolongannya lewat bantuan Animal Therapy.
Can Animal Cure Us terbitan Elex dikemas dengan sangat menarik. Dengan artwork yang rapi, sisi ilmiah tentang Animal Therapy dijelaskan secara jelas dengan bahasa yang ringan dan mudah dimengerti tanpa membuat bosan membacanya.
Logged

If you were to write a story with me in the lead role, it would certainly be a tragedy - Kaneki Ken

Esuta
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 25


Awards
« Reply #2 on: September 16, 2013, 09:31:50 am »

Konon luka hati bisa disembuhkan melalui kontak dengan hewan
Sejak tragedi kecelakaan yang menewaskan keluarganya, Nagisa Sendo memperoleh kemampuan untuk mendengarkan “suara stres” makhluk hidup di sekitarnya.
Futa Sendo - paman Nagisa yang juga praktisi animal therapy, menyadari kemampuan terpendam itu saat Nagisa hendak menolong lumba-lumba yang terperangkap. 

Makhluk hidup selemah apa pun, ternyata masih bisa berguna bagi orang lain
Beberapa tahun kemudian, Nagisa diminta untuk mempraktekkan animal therapy di sekolahnya bersama Hoshino, Fu sang anjing terapis, dan teman-teman lain.
Berbekal kemampuannya, Nagisa berusaha menyembuhkan luka hati dengan metode animal therapy.
Ternyata dengan membantu orang lain lewat animal therapy, Nagisa pun merasakan kehangatan dan mengisi kekosongan hatinya.

Jika kalian pernah mengalami kejadian yang traumatis, jangan lewatkan kisah Nagisa yang berusaha menyembuhkan luka hati lewat animal therapy.
Can animal cure us? adalah komik yang menyentuh hati ditambah kehadiran hewan-hewan lucu yang menjadi daya tarik tersendiri.
Logged
4lKa
LX - Noob
*

Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 83


Awards
« Reply #3 on: September 18, 2013, 08:38:20 am »

“Dengan menyelamatkan orang lain, berarti diri kita sendiri juga ikut terselamatkan.”

Rasa bersalah akibat kematian semua anggota keluarganya, membuat Nagisa Sendo menghadapi harinya bagaikan robot. Kedatangan pamannya,Futa, seakan mengingatkan kembali Nagisa pada kenyataan bahwa ayah, ibu, dan calon adiknya meninggal karena berusaha menyelamatkan dirinya. Walau Nagisa menolak tegas, Futa tidak pantang menyerah menyeret Nagisa untuk membantunya menyelamatkan lumba-lumba yang terjerat jaring. Siapa sangka Nagisa dapat mendengarkan bunyi rasa sedih dan tegang yang dipancarkan lumba-lumba itu? Nagisa belajar bahwa langkah pertama untuk menyembuhkan luka hati adalah dengan mengakui dan menerima peristiwa penyebab luka tersebut. Nagisa juga belajar kalau hewan juga dapat membantu menyembuhkan luka. Masalahnya, apakah orang lain juga dapat menerima metode animal theraphy ini?

Sinopsis di kover belakang buku sama sekali tidak membantu saya membayangkan akan seperti apa cerita komik satu ini. Awalnya saya menganggapnya seperti komik dokter hewan pada umumnya. Memang benar, komik ini bercerita mengenai betapa besarnya pengaruh hewan dalam memberikan ketenangan batin bagi diri sendiri, namun kita juga diajarkan bahwa hubungan tersebut harus berlangsung timbal balik. Memang betul, animal theraphy itu bukan takhayul! Salah satu komik menarik mengenai hewan selain Wild Life.
Logged

Cuma muncul demi review... *jujur*
FioVal
LX - Noob
*

Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 42


Awards
« Reply #4 on: September 18, 2013, 08:52:19 am »

Animal Assisted Activity adalah kegiatan untuk menyentuh hati penderita melalui kontak dengan hewan. Dalam tugasnya 'mencari hewan yang cocok untuk AAA', Nagisa mengumpulkan banyak hewan! Menurutnya yang pernah diselamatkan oleh hewan, kegiatan AAA dalam tujuan animal therapy tidak boleh membuat hewan itu sendiri menderita. Mereka harus mau didekati oleh manusia yang tidak mereka kenal. Disentuh seperti apa pun, tidak boleh terdengar suara stres mereka. Dengan kata lain, 'hewan yang menyukai manusia'!

"Dengan menyelamatkan orang lain, berarti diri kita juga ikut terselamatkan."

Nagisa Sendo yang percaya ramalan terbenam dalam kesedihan setelah sebuah kecelakaan merenggut anggota keluarga yang disayanginya. Berkat kecelakaan itu pula, Nagisa dapat mendengarkan denging suara stres dari hewan atau manusia di dekatnya. Setelah Nagisa diselamatkan oleh seeor lumba-lumba yang balik menolongnya yang kehabisan napas, ia sekarang bertekad untuk menyembuhkan orang lain dengan bantuan hewan!


Saya tidak dapat menebak ke mana alur cerita ini mengarah. Walaupun sudah merasakan betapa besar pengaruh hewan dalam kehidupan saya, saya mendapatkan banyak ilmu baru mengenai animal theraphy itu sendiri, termasuk alasan kenapa beberapa hewan tidak begitu saja mau kita dekati. Semoga saya juga dapat berbagi keceriaan pada orang lain seperti Nagisa karena hewan memang bisa menyembuhkan kita.
« Last Edit: September 18, 2013, 08:53:33 am by FioVal » Logged
Pages: [1]   Go Up
Print
Jump to: