Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

606.168 Posts in 16.726 Topics- by 41.640 Members - Latest Member: omidqayahuy
Pages: 1 2 3 [4] 5 6 7 8 9 10 11 ... 24  All   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: [DISKUSI] Komik Dewasa/17+ di Indonesia  (Read 178404 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
Dekar_K
LX - Junior
**

Reputation: 2
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 141

Baca Baca & Baca


Awards
« on: September 15, 2013, 05:19:10 pm »

anooo mas camo permisi saya mau tanya pendapat aja nih mungkin aga telat  

belakangan kan Elex Sama LC mulai berani terbitin Komik Genre Ecchi / 17+ kaya HOTD sama Kimi no iru machi apa tidak takut diprotes mikir ? apalagi diindonesia kan siapapun bebas membeli komik berarti ada kemungkinan juga anak dibawah 17 tahun beli komik sepertri ini

Note : saya bukannya munafik   ,, saya seneng komik seperti ini terbit  banana tapi sebagai calon orang tua saya juga was was jika terus seperti ini. setidaknya untuk kedepan mungkin untuk pembelian komik sepeti ini bisa dibatasi agar tidak ada anak dibawah umur membelinya

arigato
« Last Edit: April 26, 2015, 09:34:59 pm by REX » Logged
 
Nanna
LX - Evangelis
*****

Reputation: 127
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 2.174



Awards
« Reply #31 on: September 17, 2013, 09:43:53 am »

@Meriana
Uang saku dikit? Ga jahat itu, aku aja dulu ga pernah dikasi uang saku sama ortu. Tapi sejak masuk SMA baru dikasi uang saku (dan itu aku yang nyaranin ke ortu).
Dulu kalo mau apa, minta ke ortu. Kalo beli buku juga dulu sering ditemeni ortu jadi tau apa yang dibeli. Dulu lebih ditekankan untuk hidup hemat.

Jadi inget dulu pas SD,
Aku: "Ma, boleh beli buku ini?"
Mamaku: Diliat2 bukunya. "Ga, ga boleh."
Kutaruh lagi bukunya, mungkin mamaku liat judulnya ada tulisan 'kiss' makanya ga boleh ato mungkin liat harganya yang nyaris 20

*jadi nostalgia nih
Logged
guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 255
Offline Offline

Posts: 3.910



Awards
« Reply #32 on: September 17, 2013, 09:55:12 am »

Whoohoo.., seru yah, baca berbagai pendapat di sini.. (^^)
Setuju nih sama @bangjamal : "Dewasa itu relatif"

Ada anak yang bisa menyerap hal-2 dewasa & justru berakibat positif ( misal : lebih bertanggung jawab, lebih berhati-2 dalam pergaulan, dll )
Tapi ada juga tipe anak yang gampang 'terjerumus'

Buntut-2nya, komik di sini jadi bisa diumpamakan sebagai pisau, mau bersifat positif / negatif itu tergantung manusia penggunanya.
Kalo pisaunya dipake untuk nodong : jelas salah
Kalo pisaunya dipake untuk bikin salad buah : kita makan rame-2 
Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
Meriana
LX - Senior
****

Reputation: 136
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 1.005

Enjoy Reading BOOKS ( ̄▽ ̄)


Awards
« Reply #33 on: September 17, 2013, 10:23:28 am »

@Nanna
hahahaha..sebenernya gw dulu kalo uang saku juga duiiiikit buuuanget kok... buat beli 1 buku komik aja harus nabung dulu 2 mingguan kalo g mau ketahuan ortu

tapi kalo setau gw anak2 jaman sekarang tuh meskipun masi SD, tapi tiap minggu uang sakunya udah mencapai 3 digit angka sebelum ribuannya.. ada yg 100-150. Gw sampe bingung buat apa tuh duit banyak..makanpun sampe kelempok'an kali yaaa panda-squee

Logged

Im just trying to live every day and not wish I had done something differently. Emma Roberts.
Dekar_K
LX - Junior
**

Reputation: 2
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 141

Baca Baca & Baca


Awards
« Reply #34 on: September 17, 2013, 10:37:31 am »

Sebenarnya kalo saya mengingatkan aja nih. Anak kecil memang gak blh baca komik yang berbau dewasa gitu karena bisa-bisanya anak kecil nantinya akan meniru sifat-sifat yang pastinya berbau dewasa atau kalau diibaratkan sebatang rokok atau segelas bir aja dah
mengingatkan memperingatkan anak" dibawah umur buat tidak beli komik seperti itu mmhh kalau untuk anak yang patuh ok bisa diterapkan tapi buat anak yang tidak patuh justru semakin diingatkan semakin penasaran kenapa tidak boleh kenapa dilarang dan ujung"nya mereka tetep sembunyi" beli hal" seperti itu, pengalaman pribadi sih justru yang dilarang membuat saya semakin penasaran akan hal itu

@Meriana ide bagus buat calon orang tua ,, pembatasan uang jajan dan pengecekan bacaan anak tapi jika memang orang tuanya tidak sibuk dizaman sekarang terkadang orang tua sibuk sendiri dengan pekerjaannya anak jadi terlantar

terkadang saya rasa Orang tua yang selalu diberatkan akan hal" seperti ini tapi bukankah toko buku juga harus lebih selektif pada calon pembeli dan juga penerbit harus lebih teliti dalam pemberian rating ,, berarti ini bukan hanya masalah orang tua tapi ini masalah semua

Logged
camolatte
Centerspread inside the comical world
EMK
LX - Holic
****

Reputation: 440
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 18.720


I can be anyone, anywhere.. and I'm watching you..


WWW Awards
« Reply #35 on: September 17, 2013, 10:44:07 am »

:) Pendapatku pribadi sih perlu disosialisasikan dengan anaknya sih oleh orang tua atau pihak yang didengerin si anak, karena kalau dengan tindakan represif dengan cara melarang paksa tanpa ada kesadaran anak mengapa dia BELUM boleh baca, jika bandel atau mau memberontak, banyak caranya untuk baca. Bisa pinjam dari teman/senior, baca di toko buku, online, dsb.

Dulu pernah aku lihat keponakanku yang masih SD mau buka Deathnote milik kakakku, kuajak ngobrol dan kujelaskan bahwa tidak semua komik untuk anak2. Dan dia bisa memahami hal itu, tentunya setelah itu kubelikan dia komik2 yang lebih cocok untuk umurnya, One Piece, Eyeshield 21, dan Kungfu Boy :)

Intinya sih, menurutku tidak hanya terbatas dalam buku, film, hal2 hiburan lainnya, tapi juga untuk aneka perilaku umum, peran orang tua atau saudara senior penting dalam membantu mengarahkan dan menjelaskan sih. Produk dapat mencantumkan berbagai peringatan dan label, distributor dapat melakukan berbagai strategi antisipasi. Tapi jika tetap tidak ada bimbingan yang benar bagi kesadaran anak, hal tidak bertanggung jawab tetap akan ada celah untuk dapat dilakukan si anak... Kejadian kecelakaan bermotor anak selebritis di bawah umur yang mencelakai banyak orang itu untuk ekstrimnya.

Seperti ajaran Confusius yang intinya, jika rakyat dapat memiliki edukasi tinggi dan arahan moral yang mapan, penegakan hukum tidak perlu lagi menjadi prioritas negara, sehingga negara dapat memprioritaskan hal lain yang lebih penting untuk kepentingan rakyat. Karena rakyat beredukasi dan bermoral, mereka menyadari mengapa hukum itu disusun dan mengapa harus dilaksanakan (dengan premis bahwa hukum yang ada tidak perlu dipertanyakan karena disusun dengan mengutamakan kepentingan rakyat).
Logged

Meriana
LX - Senior
****

Reputation: 136
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 1.005

Enjoy Reading BOOKS ( ̄▽ ̄)


Awards
« Reply #36 on: September 17, 2013, 10:55:46 am »

@Dekar_K
Betul2 ini memang masalah semua pihak & memang semua harus berusaha untuk melakukan yg mreka bisa buat mendidik anak kecil icon14 icon14

@Camo-senpai
couldn't agree more with Confusius!!! Setujuuu!!!!
Logged

Im just trying to live every day and not wish I had done something differently. Emma Roberts.
deadabu
Titangers
LX - Senior
****

Reputation: 24
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 1.237

Everything is OK


Awards
« Reply #37 on: September 17, 2013, 11:08:20 am »

@camo setuju banget tuh kita harus memilih komik yang berkualitas, moralnya juga dapet donk (etc : Kenji, Naruto dll). Pokoknya setiap selesai membaca komik kesukaan anak-anak ambil hikmah positif yang kita dapet dari bacaan tsb. Jangan ambil negatif yah. Oh... Iya komik-komik seperti Beelzebub itu seharusnya ratingnya Dewasa kan. Komik ini kan ceritanya tentang sekolah, tawuran dan ibliskan. Kalo anak kecil baca gituan nanti gimana ke depannya. Kalo udah gede apa mau jadi preman, suka tawuran gitu. Gimana pendapat kalian mengenai ini? Aku saranin komik Beelzebub itu dikhususkan utk Dewasa aja. Gimana setuju gak?
Logged

Tak ada cerita yang selalu berakhir bahagia
Dekar_K
LX - Junior
**

Reputation: 2
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 141

Baca Baca & Baca


Awards
« Reply #38 on: September 17, 2013, 12:24:37 pm »

ah saya terlalu kritis kalau menaggapi hal begini seperti post saya sebelumnya ini masalah kita semua agar tidak ada anak" yang membaca komik dewasa tapi satu hal mungkin kedepannya bisa ada suatu sistem pembelian komik komik ber genre 17+ agar tidak semua orang bebas membelinya

oh ya satu hal lagi, Tentu Elex atau LC penah mendapat keluhan tentang hal sepeti ini dari pihak orang tua kan ?? nah apa dari tahun ketahun makin banyak atau tidak ? karna saya kira tahun ini mugkin komik ber genre dewasa makin gampang masuk ?
Logged
camolatte
Centerspread inside the comical world
EMK
LX - Holic
****

Reputation: 440
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 18.720


I can be anyone, anywhere.. and I'm watching you..


WWW Awards
« Reply #39 on: September 17, 2013, 02:57:46 pm »

Kalau sistem, mungkin bisa dibuat, cuma belum tentu akan dituruti masyarakat umum sih. Seperti kata NightSide di halaman sebelumnya untuk rating di TV, begitu pula rating di bioskop. Walau sudah ada rating dewasa, tetap saja ada yg bawa anak2 nonton film yg bersimbah darah...

Mengenai keluhan, ada sih, cuma menurutku tidak bertambah banyak tapi sama saja. Dan malah keluhan yg masuk terkadang tidak mengena. Contohnya pernah ada ibu2 yang protes kalau cover komik ini pornografi dan ribut minta toko buku menarik komiknya (yg padahal bestseller) serta memberikan surat permintaan maaf tertulis. Berikut ini cover komik yang dimaksud:

(click to show/hide)
« Last Edit: September 17, 2013, 02:58:52 pm by camolatte » Logged

dian_z
LX - Member
***

Reputation: 15
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 296

I like genre manga which breaks its genre boundary


WWW Awards
« Reply #40 on: September 17, 2013, 05:15:44 pm »

Kalau sistem, mungkin bisa dibuat, cuma belum tentu akan dituruti masyarakat umum sih. Seperti kata NightSide di halaman sebelumnya untuk rating di TV, begitu pula rating di bioskop. Walau sudah ada rating dewasa, tetap saja ada yg bawa anak2 nonton film yg bersimbah darah...

Memang belum tentu akan dituruti semua masyarakat. (curcol mode: kemarin pas nonton Kick-Ass 2 ada aja yang bawa anak-anak sekitar umur SD cewek cowok, duh).
Kurasa tujuan awalnya membuat kejelasan sasaran pembaca komik dulu: paling terpikirkan sih pake sistem rating. Dan gak harus kayak yang di thread wishlist (kalau dipikir-pikir malah njlimet ntar terlalu membingungkan). Mungkin cukup dengan tulisan "Dewasa/Remaja/Semua Umur".
Harapannya bisa mempermudah orang tua yang concern sama bacaan anaknya untuk mengawasi judul-judul yang mereka baca/koleksi.

Kalau tujuannya mengubah cara berpikir masyarakat atau orang tua yang kurang peduli dengan bacaan anak-anaknya (I mean, kayak yang bawa anak umur 10 tahunnya nonton Kick Ass 2) memang susah.
Juga mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan lain seperti orang tua tidak tahu atau 'anak cerdik'.

Paling tidak mencoba membantu orang tua-orang tua yang peduli dengan menfasilitasi kejelasan sistem rating. Setelah penerapan misalnya sistem rating yang dipertimbangkan dengan matang, berikutnya sudah menjadi bagian tanggung jawab orang tua untuk sosialisasi dst.

Kalau ada usaha lebih lanjut, yep aku juga setuju sama diadakannya sosialisasi mengenai jenis-jenis sasaran pembaca komik.
« Last Edit: September 17, 2013, 05:16:55 pm by dian_z » Logged

Pages: 1 2 3 [4] 5 6 7 8 9 10 11 ... 24  All   Go Up
Print
Jump to: