Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

606.168 Posts in 16.726 Topics- by 41.660 Members - Latest Member: opalegre
Pages: 1 ... 8 9 10 11 12 13 14 [15] 16 17 18 19 20 21 22 ... 24  All   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: [DISKUSI] Komik Dewasa/17+ di Indonesia  (Read 178475 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
Dekar_K
LX - Junior
**

Reputation: 2
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 141

Baca Baca & Baca


Awards
« on: September 15, 2013, 05:19:10 pm »

anooo mas camo permisi saya mau tanya pendapat aja nih mungkin aga telat  

belakangan kan Elex Sama LC mulai berani terbitin Komik Genre Ecchi / 17+ kaya HOTD sama Kimi no iru machi apa tidak takut diprotes mikir ? apalagi diindonesia kan siapapun bebas membeli komik berarti ada kemungkinan juga anak dibawah 17 tahun beli komik sepertri ini

Note : saya bukannya munafik   ,, saya seneng komik seperti ini terbit  banana tapi sebagai calon orang tua saya juga was was jika terus seperti ini. setidaknya untuk kedepan mungkin untuk pembelian komik sepeti ini bisa dibatasi agar tidak ada anak dibawah umur membelinya

arigato
« Last Edit: April 26, 2015, 09:34:59 pm by REX » Logged
 
stephanie istalri
I'm ...
LX - Member
***

Reputation: 9
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 562

Salah satu orang yang anti mainstream


Awards
« Reply #141 on: June 21, 2014, 03:30:49 pm »

Mmg sejak dulu Indo itu bisanya cuma ikut2an. Sejak kapan indo punya produk unggulan sendiri yang mendunia? Gak ada kan?
Logged

If you win, you need not to explain ...

If you lose you should not be there to explain!
rendi
LX - Noob
*

Reputation: 0
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 38


manga lovers


Awards
« Reply #142 on: July 30, 2014, 07:01:42 pm »

Kl komik city hunter menurut tmn2 mungkin ga di terbitin elex? Kl diliat dari gambar lumayan parah jg itu komik
Logged
Jack_Froost
LX - Noob
*

Reputation: 5
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 80

Ignore the fear and proceed your step!”


Awards
« Reply #143 on: July 30, 2014, 08:29:22 pm »

Mmg sejak dulu Indo itu bisanya cuma ikut2an. Sejak kapan indo punya produk unggulan sendiri yang mendunia? Gak ada kan?


Banyak loh, produk indonesia yg mendunia..
1. Indomie
2. Polygon
3. J.Co Donuts
4. Eiger
5. Polytron
Dan masih bnyak lg..

Indonesia bukannya ikut"an ... tp kita berusaha lebih bagus dr negara lain dan tahap pertama untuk tujuan itu adlah mencontoh produk ngara lain..
Tapi kendala disini kekurangan biaya dan kurangnya dukungan dr pemerintah dan msyarakat.

Jadi jgn menilai indonesia dr sisi buruknya, masi bnyak sisi baik dr indonesia..
OOT end. :D


Tntang Komik dewasa di indo sih ....
kalo terbit syukur kalo gak yaudah

Tapi ini masukan dr saya jika terbit beneran :D
1. Taruh komik(gore,echi,H) trsebut di dekat kasir
2. Tunjukan Ktp dan Sim jika membeli
3. Kasih harga 30-50K
4. Terbitkan dgn terbatas (limited)
5. Kasih rating 21+

Itu aja masukan dr saya
« Last Edit: July 30, 2014, 08:47:23 pm by Jack_Froost » Logged
stephanie istalri
I'm ...
LX - Member
***

Reputation: 9
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 562

Salah satu orang yang anti mainstream


Awards
« Reply #144 on: August 14, 2014, 04:24:59 pm »

@jack: gw g terima klo harus nunjukkin ktp or sim cm bwt beli LC. Kalo tuh 2 benda ketinggalan gmn? Mana lagi pake ada aturan limited. What? Rating 21+ nggak deh, rating segitu berlebihan lagipula sekarang harusnya bukan 18+ kasih aja 13+ udh cukup umur kok. 18+ itu zaman dulu, sekarang dah beda. Krn anak2 umur 13 skrg tuh udh gak bs diremehkan lagi kemampuan otaknya. Mereka sdh bisa mencernanya. Lagian komik dewasa di sini itu, gak semuanya gak bagus buat anak. Hanya alurnya dan gambarnya yang dibuat lebih dewasa.

Mana bisa komik harganya segitu jack? --" lagian komik di sini soft cover, bukan hard cover. Dan kalo dikasih harga segitu, LXO bisa diboikot kali yah? Bakal pada protes. Orang2 bakal lebih milih beli bajakan (bajakan Itu bukan manga scan aja) udh, lagipula udah bagus kok kaya gini. Anak2 juga tau diri, mana yg boleh mereka baca dan yang tidak. Lagipula, klo diliat di gramed, anak2 gak terlalu tertarik sama LC.

I'm so sorry, Jack kalo ada kata2 dia atas yang menyinggung :D
« Last Edit: August 14, 2014, 04:28:47 pm by stephanie istalri » Logged

If you win, you need not to explain ...

If you lose you should not be there to explain!
Lee
LX - Member
***

Reputation: 77
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 736


Leadership is action, not position


WWW Awards
« Reply #145 on: August 14, 2014, 05:22:05 pm »

Tapi ini masukan dr saya jika terbit beneran :D
1. Taruh komik(gore,echi,H) trsebut di dekat kasir
2. Tunjukan Ktp dan Sim jika membeli
3. Kasih harga 30-50K
4. Terbitkan dgn terbatas (limited)
5. Kasih rating 21+

Menurut saya masukan dari kamu cukup menarik loh. Tapi mungkin realisasi di lapangan ga seindah masukan Jack yang idealis.
Poin satu, saya pesimis hal ini akan cukup berarti. Karena dibutuhkan awareness dari kasir itu sendiri untuk melarang atau sekedar memberi tahu anak "di bawah umur" yang membeli LC
Poin dua, kedengerannya menarik. Kecuali pada prakteknya, orang dewasa itu sendiri yang bertindak jadi "setan". Percaya ga percaya, tetangga saya dengan enteng nyuruh anaknya yang masih SD buat beliin dia rokok di warung dengan iming-iming boleh beli es krim dari uang kembaliannya. Coba kalo tu anak beli rokok juga  argg
Poin kelima juga saya pesimis akan cukup berarti

Poin tiga dan empat menurut saya yang paling mungkin direalisasikan. Tapi... harus ada nilai plus-nya juga, hehehe...
Komik LC atau yang masuk kategori dewasa diberi harga yang cuma bisa dijangkau oleh orang dewasa (yang sudah bekerja dan menghasilkan uang, ga kaya anak-anak yang masih minta uang sama ortu). Tapi kualitas komiknya juga harus sebanding dengan harga yang harus dirogoh sama orang dewasa itu. Misal, kertasnya lebih tebal, halaman berwarnanya lebih banyak. Kualitas terjemahan dan lainnya juga "level atas". Kalau begitu, saya yakin orang dewasa ga akan keberatan ngerogoh dompet sampe 50K demi kualitas yang "wah"
Logged

I may fall down but that’s not failure
Because I can just get up and run again
Because everything will make me stronger
gusfina
LX - Senior
****

Reputation: 92
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 788

Ubugoe ♪


WWW Awards
« Reply #146 on: August 14, 2014, 06:30:41 pm »

Let see... Smiley

Tntang Komik dewasa di indo sih ....
kalo terbit syukur kalo gak yaudah

Tapi ini masukan dr saya jika terbit beneran :D
1. Taruh komik(gore,echi,H) trsebut di dekat kasir
2. Tunjukan Ktp dan Sim jika membeli
3. Kasih harga 30-50K
4. Terbitkan dgn terbatas (limited)
5. Kasih rating 21+

Itu aja masukan dr saya

Mumpung saya lagi senang cuap-cuap maka let's begin! Grin

Komik taruh dekat kasir? Waaah susah juga ya^^;, soalnya sepertinya peletakan komik berbeda-beda di tiap stand komik. Entah gramedia, atau toko sebangsanya, sepertinya mereka memiliki aturan masing-masing dalam penyesuaian lokasi buku-buku.


Tunjukkan KTP dan SIM? Nah, ini lebih bagus kalau bisa direalisasikan. Dari awal saya setuju konsep KTP^^ Soalnya mending samakan sistemnya seperti bioskop yang filmnya untuk orang dewasa, anak-anak perlu memperlihatkan tanda pengenal. Approved  Azn icon14 //woi
@jack: gw g terima klo harus nunjukkin ktp or sim cm bwt beli LC. Kalo tuh 2 benda ketinggalan gmn? Mana lagi pake ada aturan limited.
IMO, karena sekarang kamu memang belum memegang KTP, jadi kamu merasa akan buruk kalau tidak membawa KTP (ketinggalan). Tapi, saat kau memiliki KTP, benda ini akan menjadi benda yang wajib kau bawa saat kau merasa dewasa dan sadar bahwa kau takkan menghilangkannya. Istilahnya seperti STNK, dia benda yang harus kau bawa tiap bepergian. Kalau kau mengatakan 'Kalo tuh 2 benda ketinggalan gmn?' sekarang dibalik, kalau terjadi hal yang diluar dugaan di jalan bagaimana? Siapa yang akan mengenalmu kalau KTP saja lupa dibawa? That's it.  Azn icon14


Soal Harga, well... sekarang harga LC memang sudah lebih tinggi dari elex sih... Kalau mau dinaikkan, asalkan bisa meningkatkan kualitas juga, it's oke^^. Tapi harga tidak begitu menahan nafsu beli seorang anak (kan ini itu minta ortu laughing //plak). Jadi saya rasa so-so untuk hal ini, tergantung harganya diselingi peningkatan kualitas atau tidak


Terbitkan terbatas -> Ini tergantung penerbitnya dan pihak penjualnya, mau nyetak dan mau ngambil berapa buku


Kasih rating 21+? Yeepp^^ tapi LC juga sudah memberikan informasi yang memadai di covernya soal isi komik yang harus orang dewasa. Menambah tulisan 21+ gapapa sih, ini tergantung bagaimana pendesain covernya. Hmmmm... mikir




Oke, that's all^^)/
Logged

Jack_Froost
LX - Noob
*

Reputation: 5
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 80

Ignore the fear and proceed your step!”


Awards
« Reply #147 on: August 14, 2014, 07:41:08 pm »

@jack: gw g terima klo harus nunjukkin ktp or sim cm bwt beli LC. Kalo tuh 2 benda ketinggalan gmn? Mana lagi pake ada aturan limited. What? Rating 21+ nggak deh, rating segitu berlebihan lagipula sekarang harusnya bukan 18+ kasih aja 13+ udh cukup umur kok. 18+ itu zaman dulu, sekarang dah beda. Krn anak2 umur 13 skrg tuh udh gak bs diremehkan lagi kemampuan otaknya. Mereka sdh bisa mencernanya. Lagian komik dewasa di sini itu, gak semuanya gak bagus buat anak. Hanya alurnya dan gambarnya yang dibuat lebih dewasa.

Mana bisa komik harganya segitu jack? --" lagian komik di sini soft cover, bukan hard cover. Dan kalo dikasih harga segitu, LXO bisa diboikot kali yah? Bakal pada protes. Orang2 bakal lebih milih beli bajakan (bajakan Itu bukan manga scan aja) udh, lagipula udah bagus kok kaya gini. Anak2 juga tau diri, mana yg boleh mereka baca dan yang tidak. Lagipula, klo diliat di gramed, anak2 gak terlalu tertarik sama LC.

I'm so sorry, Jack kalo ada kata2 dia atas yang menyinggung :D

Oke, tidak apa" stephani tidak usa dipikirkan Smiley

stephani belum punya Ktp ya hehe
Gak salah tuh kasih 13+, masa boleh anak smp baca baca manga yg ada Gore sama echinya. Memang bener anak sekarang pinter" sperti @stephanie tapi tidak untuk buat baca yg dewasa dong meskipun pinter tp harus ada batasnya.  police penulis ngasih gambar dewasa, alur menantang karena memang ditunjukan pada yg dewasa bukan untuk dibaca anak" juga.

Haha harganya kemahalan ya, memang segitu harga yg pantas buat pembaca dewasa, soal kualitas kertas saya lupa belum kasih masukan.. hehe untuk harga 30-50k ya pasti elex ngasih kualitas yg lebih bgus dr yg kertas biasanya.  police

Menurut saya masukan dari kamu cukup menarik loh. Tapi mungkin realisasi di lapangan ga seindah masukan Jack yang idealis.
Poin satu, saya pesimis hal ini akan cukup berarti. Karena dibutuhkan awareness dari kasir itu sendiri untuk melarang atau sekedar memberi tahu anak "di bawah umur" yang membeli LC
Poin dua, kedengerannya menarik. Kecuali pada prakteknya, orang dewasa itu sendiri yang bertindak jadi "setan". Percaya ga percaya, tetangga saya dengan enteng nyuruh anaknya yang masih SD buat beliin dia rokok di warung dengan iming-iming boleh beli es krim dari uang kembaliannya. Coba kalo tu anak beli rokok juga  argg
Poin kelima juga saya pesimis akan cukup berarti

Poin tiga dan empat menurut saya yang paling mungkin direalisasikan. Tapi... harus ada nilai plus-nya juga, hehehe...
Komik LC atau yang masuk kategori dewasa diberi harga yang cuma bisa dijangkau oleh orang dewasa (yang sudah bekerja dan menghasilkan uang, ga kaya anak-anak yang masih minta uang sama ortu). Tapi kualitas komiknya juga harus sebanding dengan harga yang harus dirogoh sama orang dewasa itu. Misal, kertasnya lebih tebal, halaman berwarnanya lebih banyak. Kualitas terjemahan dan lainnya juga "level atas". Kalau begitu, saya yakin orang dewasa ga akan keberatan ngerogoh dompet sampe 50K demi kualitas yang "wah"

Terima kasih masukannya kak Lee Smiley

Poin 1 dan 2 yg dikatakan kak lee memang bner.
-Pertama untuk poin satu , nah disini memang peran kasir cukup penting, mereka harus selalu mengawasi komik tsb dr jangkauan anak". Meskipun anak tsb ngeyel untuk membelinya..  peranan Rating21+ dan menunjukan Ktp, disini dipakai, melihat ratingnya untuk pembaca dewasa pasti anak" ada perasaan malu dan takut untuk membelinya.  mikir

-Poin 2. Disini kak lee menyalakan peranan orang dewasa. Dari segi yg negativ, ingat orang dewasa tidak selalu buruk. Tetapi memang peranan orang dewasa itu sendiri yg menentukan  mana yg baik dan mana yg buruk. nono Smiley

Post AutoMerge: August 14, 2014, 08:04:28 pm
Let see... :smiley:Mumpung saya lagi senang cuap-cuap maka let's begin! Grin

Komik taruh dekat kasir? Waaah susah juga ya^^;, soalnya sepertinya peletakan komik berbeda-beda di tiap stand komik. Entah gramedia, atau toko sebangsanya, sepertinya mereka memiliki aturan masing-masing dalam penyesuaian lokasi buku-buku.


Tunjukkan KTP dan SIM? Nah, ini lebih bagus kalau bisa direalisasikan. Dari awal saya setuju konsep KTP^^ Soalnya mending samakan sistemnya seperti bioskop yang filmnya untuk orang dewasa, anak-anak perlu memperlihatkan tanda pengenal. Approved  Azn icon14 //woiIMO, karena sekarang kamu memang belum memegang KTP, jadi kamu merasa akan buruk kalau tidak membawa KTP (ketinggalan). Tapi, saat kau memiliki KTP, benda ini akan menjadi benda yang wajib kau bawa saat kau merasa dewasa dan sadar bahwa kau takkan menghilangkannya. Istilahnya seperti STNK, dia benda yang harus kau bawa tiap bepergian. Kalau kau mengatakan 'Kalo tuh 2 benda ketinggalan gmn?' sekarang dibalik, kalau terjadi hal yang diluar dugaan di jalan bagaimana? Siapa yang akan mengenalmu kalau KTP saja lupa dibawa? That's it.  Azn icon14


Soal Harga, well... sekarang harga LC memang sudah lebih tinggi dari elex sih... Kalau mau dinaikkan, asalkan bisa meningkatkan kualitas juga, it's oke^^. Tapi harga tidak begitu menahan nafsu beli seorang anak (kan ini itu minta ortu laughing //plak). Jadi saya rasa so-so untuk hal ini, tergantung harganya diselingi peningkatan kualitas atau tidak


Terbitkan terbatas -> Ini tergantung penerbitnya dan pihak penjualnya, mau nyetak dan mau ngambil berapa buku


Kasih rating 21+? Yeepp^^ tapi LC juga sudah memberikan informasi yang memadai di covernya soal isi komik yang harus orang dewasa. Menambah tulisan 21+ gapapa sih, ini tergantung bagaimana pendesain covernya. Hmmmm... mikir




Oke, that's all^^)/

@Gusfina : Wah senang kenapa nih hehe Smiley

Memang, pertama aku berpikir begitu, pasti setiap toko buku perletakannya berbeda".
Nah disini penerbit komik tsb entah Lc,elex/mnc harus memberi himbauan untuk semua toko buku, kalo komik tsb harus jauh dr jangkauan anak" dan tidak diperuntukan anak".

Yang lainnya selengkapnya uda saya jelaskan diatas.

Terima kasih kritikannya @Gusfina   icon14
« Last Edit: August 14, 2014, 08:04:29 pm by Jack_Froost » Logged
stephanie istalri
I'm ...
LX - Member
***

Reputation: 9
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 562

Salah satu orang yang anti mainstream


Awards
« Reply #148 on: August 14, 2014, 08:16:09 pm »

-- masalah harga untukku no problem, mau 50k, 70k, lebih dari itu pun no problem. Hoho, rating 21+ itu udh g berlaku lagi di Indo, perlu diketahui, pendidikan seks yg kami terima pun sudah cukup untuk kita agar tidak terjerumus. Jadi, anak 13 thn sudah tahu, mana yang patut ditiru dan mana yang tidak. Gak ada masalah juga kita baca kaya gtan, karena kebanyakan anak2 smp skrg pun sdh baca lebih dari itu. Yah, kita juga ngerti kalo itu fiksi, bukan buat ditiru.

Batas yah ... banyak yang udah nerobos batas kok, makanya rating komik juga harus dinaikin. 13+ jg cukup. Soalnya, mungkin kurikulum yang nanti, pendidikan seks udh lebih dari itu.
Kualitas yang lebih bagus yah ... hard cover? Kualitas kertas yang import? Kalau diadakan vote disini, mungkin mereka akan menolak. Entahlah ...

Trus, gmn dengan nasib agen2 online penjual LC? Toh, mereka ttp bs beli dari internet :) jangan salah, masih banyak toko online diluar sana, tinggal order, palsuin identitas. Minta scan KTP/SIM? pake punya ortu. Beres kan? :v
« Last Edit: August 14, 2014, 08:17:40 pm by stephanie istalri » Logged

If you win, you need not to explain ...

If you lose you should not be there to explain!
gusfina
LX - Senior
****

Reputation: 92
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 788

Ubugoe ♪


WWW Awards
« Reply #149 on: August 14, 2014, 09:13:47 pm »

@Jack_Frost~ It's a nice idea though^^

@Steph~ Now... mumpung saya masih punya waktu untuk online... Grin
Bagaimana ya... I believe in this world ada beberapa anak yang memang diberkahi sikap dan pikiran yang lebih dewasa dari anak-anak lainnya. Dan memang pendidikan soal hal-hal dewasa sudah dimulai sejak dini (and this is good! ^^)b) Tapi, meski Steph yakin kalau anak 13 tahun sudah tahu mana yang baik dan mana yang tidak, saya rasa ini kurang tepat. Hanya kita yang bisa menilai diri kita sendiri, dan tiap anak dibesarkan dengan cara yang berbeda-beda membuat pikiran mereka tumbuh dengan cara berbeda. IMHO, anak-anak bagaimanapun tetap anak-anak dan lambat laun barulah pikiran mereka makin ditempa oleh kehidupan. Jadi menurutku (again, this is subjektif) meski seumur, tapi kalian tetap memiliki tingkat pemikiran kedewasaan yang berbeda-beda dan saya tidak menyetujui dengan rating komik yang diturunkan menjadi 13+.


Trus, gmn dengan nasib agen2 online penjual LC? Toh, mereka ttp bs beli dari internet :) jangan salah, masih banyak toko online diluar sana, tinggal order, palsuin identitas. Minta scan KTP/SIM? pake punya ortu. Beres kan? :v
Next! Tentang beli online untuk buku berlabel dewasa...
Scan KTP/SIM sudah pasti bukan jawabannya^^ dan pemalsuan identitas itu rasanya agak sulit dilakukan. Ngapain coba?
But you got some point there...^^)/
Membingungkan juga karena mengingat penjualan online begitu luuuuuuaaaaaaaassss dan kalau memang sistem KTP dijalankan, there might be a BIG flaw in this situation. Bisa berlaku kalau beli langsung, tapi tidak bisa untuk online. Masalahnya sudah ada. Penganannya bagaimana?
Kalau soal ini saya kurang cocok berkomentar sih (jarang beli online). Tapi secara harafiah kalau 17 tahun (tepatnya jika punya KTP), maka sudah bisa membuat rekening di bank. Berarti secara logika, anak yang belum punya rekening bank (catat: bukan tabungan si kecil sebangsanya) akan meminta tolong pada ortu mereka.

Ortu yang transfer -> orang tua mengambil tanggung jawab pada apa yang anaknya beli. Kalau orang tua tidak peduli pada apa yang anaknya beli, maka patut disayangkan karena saya merasa dia telah melalaikan tugasnya untuk mengecek pembelanjaan anak. Menurutku, ortu memegang peranan yang penting untuk anak-anak dan seberapa konsumtif anaknya agar dia dapat menyeimbangkannya untuk tidak berlebihan dalam berbagai arti.

Lain halnya kalau yang sudah 17 tahun keatas dan bisa transfer sendiri. IMO, di Indonesia 17 tahun itu sudah bisa dianggap dewasa dan lepas dari jeratan kata anak-anak dan sudah bisa disebut remaja. It's SWEET SEVENTEEN! ^ O ^)/(secara harafiah, mungkin 15 keatas juga sudah bisa disebut remaja, ya?  mikir) Tapi kalau di barat, siap-siap kadar dewasanya lebih tinggi dari 17. Seingatku, si Jepang malah 20 tahun baru bisa disebut dewasa  mikir -> tapi yang ini informasinya dari film//plek

Tapi ini hanya beberapa contoh situasi, jadi pasti masih ada tetap lubang besar pada cara ini. Mungkin ada yang bisa menyempurnakannya nanti? laughing //plak



Logged

stephanie istalri
I'm ...
LX - Member
***

Reputation: 9
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 562

Salah satu orang yang anti mainstream


Awards
« Reply #150 on: August 15, 2014, 05:10:24 am »

Hmmm, gusfina, lupakah dengan rekening online sebangsa paypal? mikir temanku yg msh smp, dia tahu password n username akun paypal ortunya, dia bebas membeli apapun secara online loh.

Masalah kedewasaan, mmg bagi setiap orang berbeda2. Tapi pasti kita bakal ambil mayoritas kan? Kalo mayoritas anak 13 thn udh dewasa? Tentu saja kurikulum akan dirubah lagi mengamati perubahan itu. Pendidikan seksnya ditambah (sebenernya ngarep sih :v). Dan kupikir, rating komik juga bisa diturunkan.

Kalau rating komik H yang udh parah gt cuma 18+ mana bisa rating LC jd 21+? LC sudah disertai sensor, komik H? No sensor.

Rating 18+ itu cuma buat dulu, gak berlaku untuk sekarang. Perbedaan zaman sekarang dan dulu itu mencolok sekali.

Pokoknya gak terima, kalo disuruh nunjukkin KTP setiap mo beli! We not a child again!

Orang dewasa selalu berpikir bahwa kita, anak-anak berada di zamannya. Padahal zaman ortu dgn zaman kita itu berbeda. Zaman yang lebih modern dengan tingkat pendidikan yang tinggi, gak kaya ortu dulu. Mau bukti? Liat kurikulum 2013, kurikulum yang menyiksa kami. kurikulum sekarang juga membuat kami berkembang lebih cepat dewasa. Kalo rating komik Lc masih 18+, brarti masih mengikuti zaman kalian. Dan kalo ortu selalu menganggap kami berada di zamannya, aku juga menuntut agar kurikulum 2013 diganti dengan kurikulum yang sama seperti zaman dahulu. Karena gak ada guna, itu membuat kami dewasa lebih cepat. Dan kurikulum zaman dulu itu lebih mudah untuk anak2 zaman sekarang.
« Last Edit: August 15, 2014, 05:29:08 am by stephanie istalri » Logged

If you win, you need not to explain ...

If you lose you should not be there to explain!
Pages: 1 ... 8 9 10 11 12 13 14 [15] 16 17 18 19 20 21 22 ... 24  All   Go Up
Print
Jump to: