Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

607.403 Posts in 16.875 Topics- by 44.550 Members - Latest Member: pervbuvingmill1978
Poll
Question:
Yang manakah review pilihanmu?  (Voting closed: January 23, 2014, 12:56:00 pm)
guguk - 1 (5.9%)
morth - 1 (5.9%)
Nurisbah - 1 (5.9%)
4lKa - 2 (11.8%)
The Mad Hatter - 3 (17.6%)
FioVal - 5 (29.4%)
Nanna - 4 (23.5%)
Total Voters: 16

Pages: [1]   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: Vote Your Winner: Seki-kun  (Read 3672 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
raven
(r)avengers
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 120
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 7.506



WWW Awards
« on: January 08, 2014, 01:50:04 pm »

Untuk sesi pertama di tahun baru, mari kita review komik menarik ini.

Review ditunggu sampai 15 Januari, jam 12 siang  type
« Last Edit: January 15, 2014, 01:05:34 pm by raven » Logged

guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 261
Offline Offline

Posts: 3.935



Awards
« Reply #1 on: January 09, 2014, 02:31:08 pm »

Seorang murid laki-laki bernama Seki sibuk bermain di bangkunya selama pelajaran.
Kegiatannya menarik perhatian Rumi, gadis yang duduk di sebelahnya, yang akhirnya ingin ikut bermain juga.

Walau tak pernah berbicara, semua tindakan Seki dapat diterjemahkan oleh Rumi.
Seki, yang kegiatannya selalu lolos dari perhatian guru dan teman sekelas lainnya, dan Rumi, yang sering ketiban sial gara-gara Seki, adalah 'pasangan' yang serasi dan kocak.


Yang paling menarik dari komik ini adalah permainan unik dan kreatif yang dilakukan Seki. Bisa-bisanya terpikir untuk melakukan hal-hal semacam itu.
Gambar yang sederhana namun jelas, dibantu penjelasan Rumi, membuat pembaca bisa mengikuti permainan Seki.

Ide-ide sang pengarang, Takuma Morishige, benar-benar menarik, membuat pembaca ingin ikut bermain juga. Apalagi waktu Seki membawa kucing, dua ekor pula!  (^^)
Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
morth
LX - Babes


Reputation: 6
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 18


(╯°Д°)╯︵/(.□ . )


WWW Awards
« Reply #2 on: January 11, 2014, 07:51:49 pm »

komik “Seki-kun” ini menceritakan tentang anak laki-laki bernama Seki, yang selalu bermain atau sibuk melakukan sesuatu pada saat jam pelajaran tanpa diketahui oleh gurunya. Rumi yang duduk di sebelah Seki sering mengingatkannya untuk tidak bermain saat pelajaran, namun pada akhirnya Rumi malah ikut terbawa dengan permainan Seki dan kadang membuatnya dimarahi guru.
Menurut saya ini komik yang bagus untuk diikuti, cerita yang lucu dan ide dari permainan-permainan yang dimainkan oleh Seki juga menarik, karena kadang Seki tidak memainkan permainannya seperti aturan pada umumnya.
Bab yang saya sukai dari komik Seki-kun volume 1 ini, yaitu pada bab saat Seki membuat mejanya bersinar, dengan alat-alat layaknya profesional Seki memoles mejanya, setelah selesai dengan mejanya Seki masih ingin memoles meja Rumi, namun karena ditolak oleh Rumi, Seki melakukan beberapa cara untuk membuat Rumi membiarkannya memoles meja miliknya dari bernegosiasi sampai menyuap Rumi dengan uang logam 500 dengan ekspresi berat hati.
Lalu pada bab saat kelas Seki melakukan latihan tanggap bencana, Seki salah satu murid yang tidak serius melakukannya, namun Seki membuat mainan robot miliknya juga melakukan latihan tanggap bencana yang terlihat lebih serius daripada Seki, menjadikan robotnya seperti salah satu murid dari kelas Seki.
semua bab menarik dan cocok untuk bacaan selingan.
Logged
Nurisbah
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 1



Awards
« Reply #3 on: January 11, 2014, 10:30:24 pm »

Seki-kun,judul komik yang menceritakan seorang murid laki-laki yang selalu bermain disetiap jam pelajaran.Karena tingkah lakunya,ia selalu diperhatikan oleh teman sebelahnya,yaitu "Rumi".Nah,karena selalu memperhatikan aktifitas Seki,akhirnya Rumi ikut terbawa.Tetapi jangan salah,yang Seki lakukan bukan permainan biasa.Melainkan permainan yang sangat unik.Contohnya,merajut boneka.Tidak terbayangkan bagaimana bisa merajut boneka di dalam kelas,kan?
Tidak hanya itu,masih banyak permainan unik dari Seki.Maka dari itu,komik ini cocok bagi kalian yang membutuhkan hiburan segar,ataupun yang untuk mengisi waktu luang.:D
Logged
4lKa
LX - Noob
*

Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 83


Awards
« Reply #4 on: January 14, 2014, 07:09:33 am »

Seki merupakan gangguan untuk Rumi. Bagaimana tidak? Dari dalam tasnya, Seki selalu mengeluarkan benda-benda yang tidak dibutuhkan dalam pelajaran dan bersenang-senang sendiri. Terkadang Seki sibuk bermain seenaknya atau membuat sesuatu yang tidak jelas! Masalahnya, Rumi tidak dapat mengabaikan hal itu. Alih-alih menyuruh Seki berhenti, ia malah terseret kegiatan Seki dan kena marah guru. Awas kau, Seki!

Ide ceritanya cukup unik dan berbeda dengan komik sejenis yang pernah saya baca. Seki sangat kreatif, tapi saya lebih kagum pada pola pikir Rumi yang dapat menarik kesimpulan di luar kebiasaan :) Dengan lihai, benih-benih ketertarikan di antara mereka diselipkan dalam adegan penuh kebodohan tokoh utama komik ini. Sejauh mana Seki dapat membuat Rumi penasaran? Yang pasti saya termasuk yang penasaran itu ^^


(edited. reason: double post)
« Last Edit: January 15, 2014, 12:49:41 pm by raven » Logged

Cuma muncul demi review... *jujur*
The Mad Hatter
LX - Junior
**

Reputation: 3
Offline Offline

Posts: 119


Awards
« Reply #5 on: January 14, 2014, 05:51:20 pm »

Benarkah sekolah itu membosankan? Sepertinya tidak bagi kedua murid ini.

Mulai dari shogi, pasir, hingga dua ekor kucing.
Entah sudah berapa banyak permainan yang Seki keluarkan dari dalam tasnya semenjak pelajaran dimulai.  Di luar kehendaknya, Rumi, seorang gadis yang duduk di sampingnya pun menjadi terusik sekaligus tertarik untuk terus mengamati apa yang dilakukan oleh lelaki itu. Berkat itu, Rumi sering mendapat getah akibat ulah Seki.


Komik ini berhasil membuat saya tertawa terpingkal-pingkal. Ide ceritanya begitu unik, di mana suasana belajar yang seharusnya membosansan diubah menjadi suatu kondisi yang konyol. Selagi murid lain tengah serius belajar, Seki dan Rumi justru sibuk sendiri. Artwork yang disajikan pun tidak berlebihan, bahkan terkesan agak plain, yang justru semakin mendukung kekocakan cerita.
Setiap selesai membaca satu bab, muncul sebuah pertanyaan yang sama dalam kepala saya, ‘Apa yang akan dilakukan Seki selanjutnya?’.
Logged
FioVal
LX - Noob
*

Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 42


Awards
« Reply #6 on: January 15, 2014, 10:05:11 am »

Hari ke-1: Setumpuk penghapus.
Hari ke-2: Papan dan biji shogi.
Hari ke-3: Dempul, pemoles, air suling, dan setumpuk lagi.
Hari ke-4: Pasir.
Hari ke-5: Biji igo.
Hari ke-6: Kucing!
Hari ke-7: Kotak pos.
Hari ke-8: Biji catur.
.......

Seki diam-diam membawa semua barang itu setiap hari! Ingin tahu apa yang dilakukan Seki terhadap kesemuanya? Ia sibuk bermain! Entah bikin domino, gundukan pasir dengan bendera, atau adegan beruang vs kelinci menggunakan biji igo. Tidak heran kalau Rumi yang duduk di sebelahnya teralihkan perhatiannya dari papan tulis. Malah seringkali ia terhanyut akan apa yang dilakukan Seki. Sialnya, Rumi jadi kena marah guru gara-gara itu. Sampai kapan Seki akan terus begini, ya?

Saya terbawa oleh permainan Seki yang dilebih-lebihkan oleh pola pikir Rumi. Apa yang biasa jadi sangat menarik. Sayangnya akhir setiap cerita tidak selalu memuaskan untuk saya walau karakterisasi Seki dan Rumi tersampaikan dari setiap gambarnya. Yang saya sayangkan juga adalah ketidakjelasan cerita ini akan dibawa ke mana. Andai pola di buku 1 diulang di buku 2, apa yang menarik dapat berubah membosankan.
Logged
Nanna
LX - Evangelis
*****

Reputation: 127
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 2.174



Awards
« Reply #7 on: January 15, 2014, 11:05:51 am »

Domino, catur Jepang, pasir, igo, kucing, dan robot.

Itulah beberapa permainan yang Seki mainkan untuk mengatasi rasa bosan selama pelajaran berlangsung. Permainan-permainan unik yang menarik perhatian salah satu siswi, Rumi.
Anehnya hanya Rumi yang menyadari kegiatan diam-diam Seki ini. Dan anehnya juga Rumi selalu mendapat teguran guru gara-gara memperhatikan ulah Seki.

Ah, memang kurang beruntung saja atau nasib memang tidak berpihak pada Rumi ya?


Unik dan lucu. Saya tak dapat menahan tawa setiap menyaksikan semua tingkah laku Seki, apalagi saat Seki berhasil 'lolos' dari tuduhan Rumi. Dan yang menjadi rasa penasaran saya bukanlah permainan apa yang akan dilakukan Seki selanjutnya, tapi bagaimana hubungan Seki dan Rumi selanjutnya. Apakah *ehem* akan tumbuh benih-benih cinta diantara keduanya? Atau akan tetap seperti biasa, seperti Rumi yang selalu tertimpa sial? Entahlah, saya hanya bisa menunggu, menunggu dan menunggu perkembangan selanjutnya. Semoga cerita selanjutnya memiliki pola yang lebih mengejutkan.
« Last Edit: January 15, 2014, 11:26:30 am by Nanna » Logged
Pages: [1]   Go Up
Print
Jump to: