Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

606.159 Posts in 16.726 Topics- by 41.616 Members - Latest Member: PetraMulli
Pages: [1]   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: DEMOKRASI KUAT: Mimpi Buruk Koruptor - Aristo Purboaji  (Read 808 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
camolatte
Centerspread inside the comical world
EMK
LX - Holic
****

Reputation: 440
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 18.720


I can be anyone, anywhere.. and I'm watching you..


WWW Awards
« on: November 06, 2015, 02:15:11 pm »

DEMOKRASI KUAT: Mimpi Buruk Koruptor
Aristo Purboaji


Pemesanan & informasi, hubungi :
GRAMEDIA DIRECT
Telp. (62-21) 536 50 110 / 111 ext. 3901 / 3902
Email: sales.dm@gramediapublishers.com, langganan@gramediapublishers.com
Online Service / Layanan Online: www.gramedia.com ; www.grazera.com
 



Ada 4 macam politisi. Pertama, Parlemen patrimonial. Politisi ini mempunyai hubungan interpersonal dalam partai yang rendah, kurang pedulian pada fungsi parlemen. Biasanya ia memiliki koneksi ‘orang kuat’ di partai sehingga tidak merasa perlu untuk bekontribusi kepada partai karena posisinya dalam partai sudah aman.

Kedua, Parlemen ABS. “Asal Bapak/Bunda Senang” menjelaskan anggota parlemen yang hanya peduli dengan posisinya di internal partai, punya kepedulian yang rendah terhadap kesejahteraan rakyat sehingga melaksanakan fungsi parlemennya dengan tidak maksimal.

Ketiga, Parlemen selebrity. Ia menunjukkan kepedulian yang rendah kepada hubungan interpersonal dalam partai, dan menunjukkan kepedulian yang tinggi untuk melaksanakan tugas sebagai parlemen. Parlemen jenis ini populer di mata rakyat, tapi kadang memiliki posisi yang tidak secure dalam internal partai.

Keempat, Parlemen profesional. Ia dapat menunjukkan kepedulian yang tinggi kepada hubungan interpersonal dalam partai dan sekaligus menunjukkan kepedulian yang tinggi kepada fungsi dan tugas parlemen untuk kesejahteraan rakyat.

Di antara keempat jenis parlemen tersebut, manakah di antaranya yang paling memiliki komitmen antikorupsi? Mana di antaranya yang paling rentan dalam godaan melakukan money politic?


Editor's Note
Di dalam negara-negara yang demokratis, korupsi muncul untuk menunjang kepentingan-kepentingan politik. Selain untuk merebut kekuasaan, juga untuk mempertahankan kekuasan. Sebagai salah satu anggota parlemen di Indonesia (parlemen daerah) penulis tertarik dengan alat-alat demokrasi untuk memberantas korupsi. Setiap anggota parlemen harus memiliki alasan demokratis dalam membantu dan mendukung perjuangan memberantas korupsi.

Sebagai anggota parlemen, yang otomatis adalah anggota partai politik (parpol) penulis memiliki beberapa alasan berikut, mengapa penulis menulis buku ini:
1. Ketua Umum partai di mana penulis bernaung, berkomitmen penuh untuk mewujudkan Indonesia yang bebas korupsi. Dia terkenal identik dengan perkataan “bocor”, ketika ia merujuk kepada potensi korupsi anggaran negara, yang sampai sekarang masih segar dalam benak rakyat.
2. Menurut survei dalam suatu lembaga, Ketua Umum partai di mana penulis bernaung, adalah calon presiden yang paling tepat untuk Indonesia yang lebih bebas korupsi.
3. Ketua Umum partai penulis berani mengatakan, “Demi Allah penulis tidak pernah korupsi”.


Spesifikasi Buku
ID: 715061924   
ISBN: 9786020273921
Format Cover: Soft Cover
Editor: Heri Yulianto
Kategorisasi: NON FIKSI > EMK-HUMANIORA > EMK-SOCIAL SCIENCES
Ukuran: 14 X 21
Harga: Rp. 44,800
Est. Terbit: 11-Nov-2015
Tebal: 184 Hlm
Pengguna: Dewasa,Mahasiswa
« Last Edit: November 10, 2015, 01:41:00 pm by camolatte » Logged

Pages: [1]   Go Up
Print
Jump to: