Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

606.204 Posts in 16.736 Topics- by 41.672 Members - Latest Member: axixaaboweifa
Poll
Question:
Siapa penulis review Mr. Namelessness pilihanmu?  (Voting closed: December 16, 2015, 12:30:55 pm)
weisswald - 5 (50%)
Meriana - 4 (40%)
fetzhang - 1 (10%)
Total Voters: 9

Question:
Siapa penulis review Seven Deadly Sins pilihanmu?  (Voting closed: December 16, 2015, 12:28:24 pm)
riko1501 - 2 (9.1%)
bunnykfa - 1 (4.5%)
mic0609 - 11 (50%)
fetzhang - 2 (9.1%)
Nanna - 6 (27.3%)
Total Voters: 21

Pages: 1 2 [All]   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: [Vote Your Winner] Sesi VII (2-16 Des)  (Read 5958 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
raven
(r)avengers
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 119
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 7.477



WWW Awards
« on: November 18, 2015, 12:14:42 pm »



Ayo uji kemampuan review-mu di sini! wave
Pilih judul-judul di bawah untuk diulas. Boleh review salah satu... tapi review semuanya pun boleh ^_^

Review diterima paling lambat dua minggu dari sekarang, Rabu, 2 Desember, jam 12 siang. Setelah itu sesi vote dan komentar akan dibuka selama seminggu :D

Kalau belum yakin, bisa cek peraturan di sini.

Saved By The Bride


Mr. Namelessness


Seven Deadly Sins


Supaya tidak membingungkan, ganti subject post dengan judul buku yang direview dan pakai teks berwarna untuk membedakan dengan peserta lain.
- Saved By The Bride: hijau
Code:
[color=green]...teks reviewmu...[/color]

- Mr. Namelessness: biru
Code:
[color=blue]...teks reviewmu...[/color]

- Seven Deadly Sins: coklat
Code:
[color=brown]...teks reviewmu...[/color]

« Last Edit: December 02, 2015, 12:25:18 pm by raven » Logged

weisswald
LX - Senior
****

Reputation: 87
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 998


Fino Alla Fine


Awards
« Reply #1 on: November 20, 2015, 08:09:29 am »

Sekarang, ada 3 hal yang aku khawatirkan. Itulah yang dipikirkan Ryusei Takeba ketika tersadar di suatu ruangan dengan anak perempuan memegang benda tajam dan dirinya tidak ingat apa-apa. Anak perempuan tersebut ternyata teman 1 kelas Takeba bernama Tabane Kakeruji yang ternyata juga mengalami hilang ingatan. Takeba mengajak Kakeruji untuk menyelidiki siapa sebenarnya dirinya, yang diterima Kakeruji dengan 1 syarat. Tapi ternyata misterinya bertambah karena ada sekelompok orang yang ingin membunuh Takeba dan menyebut Takeba sebagai monster.

Pada awalnya pace ceritanya agak lambat, tapi selepas bab 1 ceritanya mulai lebih cepat dan misteri yang lebih banyak mulai bermunculan. Kenapa bisa ada 2 orang yang hilang ingatan di waktu yang bersamaan dan orang-orang disekeliling mereka tidak menyadari hal itu? Kenapa Takeba mau dibunuh dan disebut sebagai monster? Misteri apa lagi yang akan muncul? Semua hal itu membuat saya penasaran sewaktu membacanya dan menantikan buku selanjutnya dari Mr. Nameless ini. Dan Mr. Nameless ini tamat dalam 5 buku rasanya pas untuk masuk daftar koleksi anda jika menyukai kisah misteri. Sebagai tambahan Aoyama Gosho juga merekomendasikan serial ini.
« Last Edit: November 26, 2015, 09:25:34 am by weisswald » Logged

Truth becomes fiction when the fiction's true;
Real becomes not-real where the unreal's real.
riko1501
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 6


Awards
« Reply #2 on: November 21, 2015, 05:23:29 am »

Quote
"Seven Deadly Sins, pemberontak legendaris yang konon dituding berkomplot untuk menggulingkan kerajaan. Bahkan hingga saat ini pun, mereka masih diburu oleh Holy Knights, tokoh penting kerajaan yang kekuatannya setara seribu prajurit. Tapi, kemudian muncul seorang gadis yang mencari Seven Deadly Sins dengan memendam perasaan getir, maka dimulailah petualangan menakjubkan!"

Kesan awal saya ketika membaca komik ini adalah, "Fan service, oh fan service. Gimme a break, please." Alasan 'sayang sudah dibeli' lah yang membuat saya memaksakan diri untuk membuka lembar demi lembar, sampai akhirnya volume 1 selesai dibaca. Dan ketika sudah selesai membaca, whoa. "Sial, ternyata keren!"
Aksi-aksi yang digambar dengan cukup detail sudah cukup membuat saya mengabaikan fan service (yang agak-agak). Ekspresi, latar belakang, bahkan otot dan lekuk tubuh juga digambarkan dengan baik. Belum lagi kalimat-kalimat keren yang dijamin akan langsung membuatmu membayangkan betapa kerennya dirimu kalau mengucapkan itu. Misalnya seperti,

Quote
"Ba... BABI MENYERANG KITA!!"
... Ah, maaf.

Alur ceritanya menurut saya menarik. Elizabeth, heroine kita yang seorang putri raja ini, mencari Seven Deadly Sins, yang jelas-jelas dituding sebagai pemberontak yang berusaha menggulingkan kerajaan, untuk melawan para Holy Knight, para ksatria kuat milik kerajaan. Nggak terbalik tuh? Mungkin. Tetapi, justru itu yang membuat ceritanya jadi menarik dan sepertinya akan berkembang lebih menarik lagi di volume-volume berikutnya.
Lalu, buat kamu yang mencari secuil romansa diantara fantasi, berbahagialah. Interaksi antara Elizabeth dan sang hero, Meliodas, meskipun tak seindah komik shoujo, tetapi menarik untuk diikuti. Yah, setidaknya bisa memunculkan cengiran-cengiran iri dari kamu-kamu yang jomblo.
The last, and the most important thing is... "Ah, Elizabeth imut sekali..." Azn

Overall, ini komik yang sangat menarik buat saya. Sejauh ini, saya rekomendasikan banget buat penyuka komik fantasi. Walau pun mungkin kamu nggak suka fan service, give volume 1 a try. Sedangkan buat kamu yang suka fan service. yah... Sana beli! Tongue
« Last Edit: November 21, 2015, 06:54:41 am by riko1501 » Logged
bunnykfa
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 2


Awards
« Reply #3 on: November 23, 2015, 10:50:26 pm »


Wrath,Envy,Greed,Sloth,Lust,GLuttony,Pride.
1 cerita lagi mengenai 7 dosa besar yang tampaknya sudah sering kita dengar dan baca sebagai salah satu dari unsur cerita dalam sebuah komik kini diangkat kembali oleh Nakaba Suzuki. Cerita berawal dari terkenalnya 7 pemberontak yang menyerang kerajaan Britania Raya di masa lalu yang kini tidak tahu keberadaannya yang dinamakan Seven Deadly Sins. Lalu ada seorang putri kerajaan, bernama Elizabeth, yang berusaha untuk mencari dan mengumpulkan mereka semua untuk mencoba melawan Holy Knight yang menurutnya sudah tidak sesuai dengan yang seharusnya. Akhirnya Elizabeth secara kebetulan bertemu dengan anak kecil pemilik sebuah bar yang tidak mampu membuat masakan enak yang ternyata ialah pemimpin dari Seven Deadly Sins yang bernama Meliodas. Maka dimulailah pengembaraan Meliodas, Elizabeth dan Hawk, seekor babi yang dapat bicara berpangkat Kepala Pasukan Pengurus Makanan Sisa, untuk mengumpulkan kembali seluruh Seven Deadly Sins. Dapatkah mereka mengumpulkan seluruh anggotanya ataukah Holy Knight yang akan makin merajalela di Kerajaan Britania Raya.

Sebuah cerita menarik diangkat oleh Nakaba Suzuki berlatarkan pada masa kerajaan dan menggabungkan unsur 7 dosa besar sebagai inti sebuah cerita. Penulis membuat cerita yang mudah untuk dipahami dan cukup banyak memasukkan unsur fan-service dan humor pada cerita ini. Tokoh utama yang diusungpun berperawakan anak kecil, Meliodas, sebagai pemimpin cukup unik dengan menggunakan sebilah pedang patah berbentuk naga cukup menarik dan membuat dan membuat penasaran akan pedang tersebut apakah sangat berarti hingga masih digunakan walaupun patah sekalipun. Hal itu lah satu dari sekian banyak alasan bagi saya untuk membaca dan membeli buku dan menurut saya buku ini LAYAK dimiliki untuk melengkapi koleksi komik komik kalian.
Logged
Meriana
LX - Senior
****

Reputation: 136
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 1.005

Enjoy Reading BOOKS ( ̄▽ ̄)


Awards
« Reply #4 on: November 29, 2015, 02:34:37 pm »

Ryusei Takeba
Siswa SMA elit.
Hilang ingatan.
Memiliki kemampuan khusus yaitu daya deduksi dan analisis yang kuat.
Sedang diburu organisasi misterius.

Tabane Kakeruji
Siswi SMA elit.
Hilang ingatan.
Memiliki kemampuan khusus sebagai petarung tangguh.
Sedang diburu organisasi misterius.

Kedua tokoh utama di atas yang awalnya saling curiga (karena sama-sama hilang ingatan), akhirnya bekerja sama demi mengungkap identitas mereka sendiri beserta identitas organisasi misterius yang ingin melenyapkan mereka. Para pembunuh kiriman organisasi misterius itu berhasil mereka lumpuhkan dengan strategi mematikan dari Takeba dan keahlian bertarung Kakeruji. Jadi, ingatan, hubungan, dan rahasia apa yang sebenarnya dimiliki kedua tokoh utama tersebut hingga mereka berada di situasi ini?


Komik misteri yang lumayan dengan teknik deduksi-analisis bergaya agak mirip Sherlock Holmes. Setiap deduksi dan analisis yang kreatif, dijabarkan dengan rinci dan jelas. Kualitas gambar (tokoh+latar) cukup bagus dan rapi, tapi sangat kaku—khususnya di adegan bertarung dan adegan menangis (Ya! Adegan menangis di mana air mata digambarkan serupa biji-bijian yang entah bagaimana bisa menempel di sekitar mata dan wajah para tokoh!!). Diksi yang digunakan untuk ukuran anak SMA juga terlampau tinggi. Tapi karena asumsinya Takeba, Kakeruji, dan teman-teman mereka adalah murid sekolah elit dan tokoh utamanya, Takeba, juga pintarnya selangit, jadi ya,, saya maafkan… Lalu aksi para pembunuh kiriman organisasi misteriusnya juga, menurut saya terlalu standar—seperti memotong kabel atau tali agar suatu benda besar menimpa sasaran atau sandi yang bisa dipecahkan Takeba dengan cepat—padahal sudah jelas sasarannya dua orang berkemampuan khusus yang bekerja sama... 

Berharap agar di seri selanjutnya, muncul lawan yang lebih ’greget’ dan pintar untuk Takeba dan Kakeruji karena yang di seri pertama ini, dua lawan berhasil mereka kalahkan hanya dalam setengah buku…
 
« Last Edit: November 29, 2015, 03:12:50 pm by Meriana » Logged

“I’m just trying to live every day and not wish I had done something differently.” – Emma Roberts.
mic0609
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 14


Awards
« Reply #5 on: November 30, 2015, 01:44:08 pm »

SELAMAT DATANG DI BOAR HAT
BAR DIMANA MENYAJIKAN MINUMAN YANG  icon14 TETAPI MAKANAN YANG  icon13

Suatu hari Boar Hat kedatangan pengunjung yang menggunakan zirah misterius mencari Seven Deadly Sins. Semua pengunjung segera melarikan diri dari bar dan zirah itu terjatuh, ternyata di dalamnya adalah seorang putri kerajaan yang cantik yang bernama Elizabeth inlove. Saat sadar Ia sudah ada bersama Meliodas, pemilik Boar Hat dan Hawk babi yang bisa berbicara. Ternyata alasan Elizabeth mencari Seven Deadly Sins yang merupakan buronan kerajaan, karena itu Ia dianggap sebagai pemeberontak kerajaan oleh Holy Knight yang merupakan kesatria kerajaan. Maka dari itu Elizabeth diserang oleh salah satu Holy Knight yang mengejarnya tetapi Ia dilindungi oleh Meliodas yang ternyata adalah salah satu dari Seven Deadly Sins Shocked. Setelah itu petualangan mereka dimulai untuk mencari dan membentuk kembali Seven Deadly Sins.

Komik ini memiliki cerita yang bergenre action, petualangan, dan fantasi. Cerita komik ini sedikit unik karena mengambil latar di Britania dan karakter utama yang membela buronan. Untuk design karakter benar-benar bagus dan gambar latar yang unik. Komik ini benar-benar cocok untuk berada di rak buku pecinta komik petualangan

Rating : 8 / 10
Logged
Najmi
LX - Babes


Reputation: 2
Offline Offline

Posts: 3


Awards
« Reply #6 on: November 30, 2015, 08:37:06 pm »

Di dalam kisah ketika dunia tidak memiliki pembatas antara manusia dan bukan-manusia
Sebuah kisah dari zaman kuno
Ksatria suci akan melindungi kerajaan dengan kekuatan sihir mereka
Mereka ditakuti dan dihormati
Namun di antara kerajaan, ada para pengkhianat yang tetap melawan para ksatria tersebut
Orang-orang memanggil mereka...
7 Deadly Sins!! #jejeeenggg


Quote
Menceritakan tentang seorang putri ketiga dari Kerajaan Liones, Elizabeth Liones, dalam pencariannya akan sekelompok ksatria yang dianggap paling kuat, ganas, dan berbahaya yang pernah dimiliki oleh Kerajaan Liones, yaitu 7 Deadly Sins, setelah berhasil kabur dari tangan para Holy Knight yang mengincarnya ketika kudeta berlangsung. Suatu hari setelah perjalanannya yang panjang, dengan berbalutkan zirah besi yang dipakainya, Elizabeth pun tiba di Boar Hat, sebuah bar yang dikelola oleh Meliodas-pria berbadan seperti bocah, dan Hawk-babi cerewet ceriwis yang bisa bicara.

Yaah, sebenarnya dari awal chapter ceritanya sudah bisa ditebak kalau Meliodas pasti salah satu dari 7 deadly sins. Hanya saja yang bikin saya sedikit tidak menyangka, selain dia merangkap jadi kapten, Meliodas juga ternyata MESUM Untungnya sih dia hanya mesum ke Elizabeth seorang heartbeat #maaf spoiler, susah ditahan wkwkwk
Lucunya, si Elizabeth malah susah sadarnya kalo dia sering dijadiin objek mesum Meliodas #miris

Julukan-julukan 7 deadly sins seperti envy, greed, dll mewakili setiap dosa terbesar yang pernah dilakukan oleh masing-masing anggota. Dan Meliodas mendapat julukan Dragon's Sin of Wrath atau Dosa Kemarahan Naga, jadi susah dibayangin kan seberapa fatal dosa yangg dibikin pria ceria ini gara-gara kemarahannya? Grin

Bagaimanapun, selain fanservice dan sedikit spoiler yang sudah saya jabarin tadi, action manga ini jujur BADASS bangeet! Sewaktu dibaca, bisa terlihat dan terasa dengan sangat jelas ketangguhan yang dimiliki Meliodas dan para anggotanya saat melawan musuh-musuh mereka. Pokoknya sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata deh! #maklum, payah soal ngarang-mengarang hehelol

Memang sih gambaran Suzuki Nakaba tidak semulus buatan Hiro Mashima ataupun Yusuke Murata, tapi karakter maupun setting tetap tergambarkan dengan baik kok. Buat pecinta shonen manga, sedikit fanservice + romance dijamin tidak akan bikin kalian nyesel kok membeli membaca manga ini icon14
« Last Edit: November 30, 2015, 08:38:43 pm by Najmi » Logged
fetzhang
LX - Junior
**

Reputation: 8
Offline Offline

Posts: 178


Rain + Coffee + Books = Perfect


Awards
« Reply #7 on: December 01, 2015, 02:59:46 pm »

Yuhu... Baru selesai baca komik ini. Ga nyangka ternyata isinya keren buanget! Emang cocok dicap sebagai komik fantasi petualangan terbaik tahun ini (menurut saya), hehehe Cheesy.

Kisahnya tentang putri ketiga dari kerajaan Britania, Elizabeth yang berpetualang seorang diri untuk menemukan para Seven Deathly Sins, yang pada sepuluh tahun lalu mulai diburu oleh kerajaan itu sendiri dan dicap sebagai pemberontak. Anehnya, walaupun Seven Deathly Sins dicap penjahat, sang putri tetap bertekad untuk menemukan mereka agar dapat melawan Holy Knight. Dalam perjalanannya, Elizabeth yang tidak sengaja mampir ke bar “Boar Hat” bertemu dengan Meliodas, pemilik bar tersebut, yang bertubuh kecil dan berwajah imut layaknya anak-anak, dan yang mengejutkan adalah Meliodas merupakan salah satu Seven Deathly Sins. Mereka akhirnya memutuskan untuk pergi bersama mencari keenam anggota lainnya.

Banyak penampakan babi di komik ini, tapi karena terlihat lucu, jadinya ga masalah, apalagi babinya bisa bicara hehehe . Komik ini menampilkan banyak adegan aksinya dan juga komedi. Pengarang menggambarkan wajah mesum Meliodas dengan datar untuk menambah kesan “pura-pura polos” Tongue. Sebagaimana komik petualangan dan aksi, banyak adegan pertarungan yang muncul namun pengarang berhasil membuatnya terlihat nyata dan gambar yang dilukispun nyaman dan tidak berlebihan.


Mr. Namelessness

Ryusei Takeba dan Tabane Kakeruji, siswa dan siswi sekolah elit. Keduanya mengalami amnesia, dan diburu kelompok misterius. Mengapa mereka bisa amnesia? Siapa kelompok itu dan bagaimana mereka bisa diburu kelompok tersebut? mikir Itulah inti dari komik ini.


Dengan berbagai pertanyaan yang muncul sehingga membuat pembaca makin penasaran. Jika komik pertama sudah seperti ini (berbobot), maka volume selanjutnya pasti lebih keren Wink. Dikabarkan bila komik ini hanya 5 jilid, maka dapat dipastikan ceritanya tidak terlalu bertele-tele. Pecinta tema misteri dan detektif layak untuk membaca tema baru seperti yang didapatkan dari komik ini.
« Last Edit: December 02, 2015, 07:17:31 am by fetzhang » Logged
Nanna
LX - Evangelis
*****

Reputation: 127
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 2.174



Awards
« Reply #8 on: December 02, 2015, 10:31:19 am »

Seorang putri kerajaan, Elizabeth, berpetualang sambil mengenakan pakaian zirah agar identitasnya tidak ketahuan. Berjalan seorang diri dengan pakaian yang tidak biasa dipakainya hingga kelelahan. Tujuannya hanya satu, menemukan para anggota Seven Deadly Sins dan menghentikan Holy Knights!

"Seven Deadly Sins adalah pasukan ksatria paling sadis dan paling kuat di kerajaan yang dibentuk dari 7 orang penjahat besar yang paling kejam. Pada tubuh mereka terukir simbol 7 ekor binatang. Mereka terpencar-pencar setelah diserang oleh seluruh ksatria kerajaan karena dicurigai berencana menggulingkan kerajaan 10 tahun yang lalu..."

"Yang namanya Holy Knights itu, 'kan ksatria yang paling kuat di Britania ini. Bukannya mereka itu pahlawan?"

"Nyatanya yang membuat orang-orang menderita itu Holy Knights!"




Memiliki pola cerita yang bisa dibilang sama dengan komik shonen pada umumnya, dimana tokoh utama bertemu dengan seorang gadis imut dan seksi yang sedang dirundung masalah, kemudian mereka membentuk kelompok dan melakukan perjalanan bersama. Jujur saja, saya cenderung bosan membaca volume pertama komik ini. Belum lagi fanservice yang walau kadarnya cukup ringan, tapi cukup mengganggu karena tokoh utama berbuat mesum dengan wajah seolah tidak terjadi apa-apa. Satu-satunya 'hal menyegarkan' di komik ini adalah Hawk, babi peliharaan Meliodas yang bisa berbicara, dan ada wawancara dengan babi Hawk diakhir buku lho~ bisik

Berharap volume selanjutnya akan ada twist yang lebih 'greget' dan kemunculan tokoh yang lebih cakep menarik dari tokoh utamanya..
Logged
raven
(r)avengers
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 119
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 7.477



WWW Awards
« Reply #9 on: December 02, 2015, 12:35:38 pm »

Maaf ya, Najmi belum bisa diikutsertakan dalam poll karena melewati batasan 300 kata, padahal review-nya menyenangkan untuk dibaca... jangan kapok buat ikut lagi ya  

Silakan dimulai vote dan komentarnya. Jangan lupa, komentator terbaik bisa mendapatkan hadiah juga!  inlove

Lihat juga sesi review PAPR yang baru dimulai di sini
« Last Edit: December 02, 2015, 01:05:39 pm by raven » Logged

guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 255
Offline Offline

Posts: 3.910



Awards
« Reply #10 on: December 02, 2015, 01:01:11 pm »

Aku juga suka baca review Najmi (^.^)b  terutama kalimat kedua dari akhir yang memberi pencerahan Grin Ikutan lagi sesi berikutnya ya, Najmi~ \(^o^)/

Untuk Mr. Namelessness :
Semuanya memberi info tentang komik ini Grinicon14 nice!  ~lalu aku terpesona sama ripyuw Centaur yang lengkap dengan "air mata bentuk biji-bijian" Dasaar!! Nahan ketawa di kantor itu 'kan susah.., sampe dikira lagi mules + buang angin terus-2an //jk
Jadi, Pokemon! I choose you!!   aku pilih Meriana

Untuk Seven Deadly Sins :
Selain punya Najmi, aku juga tertarik sama review Bunny yang, walau kalimat yang diketik nyambung terus itu agak 'berat' bacanya (^ ^;)>, sangat menjelaskan tentang cerita komik ini :)
Tapi baca punya Nanna juga jelas.., dan aku suka penjelasan soal pola cerita dan kekurangan yang Nanna rasakan, termasuk... Shocked ada wawancara dengan babi!! Bisa dijelaskan di thread-nya, Na? #rikues  #digelundungin
Jadi, aku pilih Nanna :)
Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
weisswald
LX - Senior
****

Reputation: 87
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 998


Fino Alla Fine


Awards
« Reply #11 on: December 03, 2015, 06:59:00 am »

Untuk Seven Deadly Sins semua review-nya bagus-bagus. Hampir semuanya menuliskan ada fans service dari yang cuma sedikit sampai banyak. #bingung

Sebenarnya saya suka review-nya Najmi, tapi sayang tidak bisa dipilih karena terlalu panjang. Jadi untuk review yang ada saya pilih Nanna karena bagus, jelas, dan saya penasaran dengan wawancara dengan Hawk si babi karena biasanya bagian tersebut lucu.
Logged

Truth becomes fiction when the fiction's true;
Real becomes not-real where the unreal's real.
gusfina
LX - Senior
****

Reputation: 92
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 788

Ubugoe ♪


WWW Awards
« Reply #12 on: December 03, 2015, 10:44:41 pm »

||Mr Namelessness||
Secara garis besar, review yang paling menarik: meriana
Berbeda dari reviewer lain, review ini terasa paling berbobot untuk urusan tampilan. Menyenangkan untuk dibaca karena susunannya mengalahkan susunan justify reviewer lain Grin

Pemilihan kata-kata yang paling menarik: meriana
Selain tampilan, review saudara meriana menurut saya paling berkesan kuat. Selain berbobot untuk urusan tampilan, review yang dituliskan dapat mendorong keingintahuan orang-orang yang membacanya. Tapi selain keingintahuan, saya juga senang dengan pendapat jujur yang lebih tertuang dalam review ini. Kebetulan, saya senang dengan review yang mengungkapkan perasaan pembacanya secara positif.
Satu hal, diantara semua review Mr Namelessness. Saya merasa kecewa karena kalian semua mengucapkan mengenai Kakeruji yang juga lupa ingatan. Menurut saya ini sudah masuk kategori spoiler dan bisa mengakibatkan yang belum membacanya jadi nggak 'dhuar-dhuar' lagi /eh. Paling tidak saya merasa seperti itu. Sekalipun Kakeruji hanyalah case pertama yang dijelaskan.


Pilihan terakhir saya bergulir pada... saudara meriana untuk review Mr Namelessness! /yesthisoneplease.

Overall review kalian semua menarik kok^^

-...-...-...-...-...-...-


||Seven Deadly Sins||
Secara garis besar, review yang paling menarik: bunnykfa
Poin plus karena telah menderetkan tujuh dosa besar manusia. Sebenarnya saya juga tertarik dengan review riko1501, tapi mungkin saya lebih menghargai tata penulisan bunnyfka dan juga mic0609.

Pemilihan kata-kata yang paling menarik: Nanna
Saya mengancungi jempol pada review Nanna dan mic0609. Tapi review Nanna menurut saya lebih berbobot dari segi penceritaan kembali pada narasi dan pendapatnya mengenai buku ini. Gambaran komik ini dapat saya rasakan, meski tidak begitu menggebu-gebu, semuanya dituliskan dengan pendapat yang fair. Mengenai review mic0609 saya juga menikmatinya nyaris sama seperti saya menikmati review Nanna. Makanya saya sempat bingung mau memilih yang mana.
Satu hal, mengenai review dari riko1501 saya merasa agak risih dan 'kasar' pada pemilihan quotenya. Grin Tapi mungkin ini saya saja yang merasakannya.


Pilihan terakhir saya bergulir pada... saudara Nanna untuk review Seven Deadly Sins! /yesthisoneplease.

Overall review kalian semua menarik kok^^

-...-...-...-...-...-...-
Logged

sano
tukang baca
LX - Kidz
LX - Evangelis
*

Reputation: 28
Offline Offline

Posts: 2.823


bleh


WWW Awards
« Reply #13 on: December 04, 2015, 09:34:48 am »

mari kita komen~

Mr. Namelessness : vote for weisswald
note : judul buku ini memang bukan kosakata Inggris yang baku ya, dan ribet, jadi cenderung salah pengucapan/penulisan. sedikit mengganggu untuk saya, tapi untungnya hanya ditulis di judul post, bukan dalam review, jadi masih bisa dimaklumi
sebenernya agak susah milih utk yg ini, tapi karena review weisswald bikin saya tertarik sementara punya meri malah bikin saya drop, jadi saya pilih weiss

weisswald : penyusunan kalimat sebenernya agak njelimet buat saya, terutama kalimat pertama paragraf kedua
Pada awalnya pace ceritanya agak lambat, tapi selepas bab 1 ceritanya mulai lebih cepat dan misteri yang lebih banyak mulai bermunculan.
--> lebih sreg klo jadi : Pada awalnya alur cerita terasa lambat, tapi selepas bab 1 mulai berjalan lebih cepat serta semakin banyak misteri yang bermunculan. (ini contoh ya)
tapi kalimat-kalimat tanyanya menarik/menimbulkan rasa penasaran, dan penutupnya (tamat dalam 5 volume, rekomendasi Aoyama Gosho) cukup meyakinkan (persuasif) buat saya

meriana : susunan kalimat dan layout rapi, menarik, review juga lengkap & runut, tapi maaf
Lalu aksi para pembunuh kiriman organisasi misteriusnya juga, menurut saya terlalu standar—seperti memotong kabel atau tali agar suatu benda besar menimpa sasaran atau sandi yang bisa dipecahkan Takeba dengan cepat—padahal sudah jelas sasarannya dua orang berkemampuan khusus yang bekerja sama...  

Berharap agar di seri selanjutnya, muncul lawan yang lebih ’greget’ dan pintar untuk Takeba dan Kakeruji karena yang di seri pertama ini, dua lawan berhasil mereka kalahkan hanya dalam setengah buku…
penutup ini bikin saya ngedrop, ga jadi tertarik sama buku ini

fetzhang : terlalu singkat, kurang poin2 yang bisa menarik


Seven Deadly Sins : vote for riko1501

riko1501 : review lengkap, jelas & runut. penggunaan quote, italic, bold pas dan justru membuat menarik

bunnykfa : layout, penggunaan tanda baca, penyusunan kata-kata & kalimat kurang rapi, jadi malah bikin bingung (untuk saya)

mic0609 : penyusunan kata & kalimat agak njelimet, dan sepertinya ada beberapa kesalahan EYD
(ini pertanyaan betulan : kata 'zirah' ga harus digandeng dengan 'baju' ya? biasa baca kan 'baju zirah', jadi agak janggal sewaktu baca 'zirah'

Suatu hari Boar Hat kedatangan pengunjung yang menggunakan zirah misterius mencari Seven Deadly Sins. --> ...kedatangan pengunjung misterius berbaju zirah yang mencari...
Semua pengunjung segera melarikan diri dari bar dan zirah itu terjatuh, ternyata di dalamnya adalah seorang putri kerajaan yang cantik yang bernama Elizabeth inlove.  --> ...melarikan diri dari bar. Zirah itu terjatuh, ternyata... putri kerajaan yang canti bernama...
Saat sadar Ia sudah ada bersama Meliodas, pemilik Boar Hat dan Hawk babi yang bisa berbicara. --> Saat sadar ia (i-nya kecil aja) sudah... dan Hawk, babi (kurang koma antara Hawk dan babi)
Ternyata alasan Elizabeth mencari Seven Deadly Sins yang merupakan buronan kerajaan, karena itu Ia dianggap sebagai pemeberontak kerajaan oleh Holy Knight yang merupakan kesatria kerajaan. Maka dari itu Elizabeth diserang oleh salah satu Holy Knight yang mengejarnya tetapi Ia dilindungi oleh Meliodas yang ternyata adalah salah satu dari Seven Deadly Sins Shocked. --> kalimat ini yg mbulet. jadi alasan Elizabeth apa? setelah 'karena itu', ada 'maka itu', sebaiknya kalimatnya dipotong-potong lagi/disederhanakan
action --> aksi, design --> desain

fetzhang : Deathly atau Deadly? Grin reviewnya cukup 'membakar', penutupnya juga menarik, tapi...

Kisahnya tentang putri ketiga dari kerajaan Britania, Elizabeth (kurang koma di sini) yang berpetualang seorang diri untuk menemukan para(kayaknya ga perlu) Seven Deathly Sins,
yang pada sepuluh tahun lalu mulai diburu oleh kerajaan itu sendiri dan dicap sebagai pemberontak. Anehnya, walaupun Seven Deathly Sins dicap penjahat, --> mungkin sebaiknya dijadikan 1 kalimat aja, jadi tidak njelimet/pemborosan. contoh : Seven Deadly Sins diburu oleh kerajaan sejak 10 tahun yang lalu karena dicap sebagai pemberontak dan penjahat. Anehnya, walau demikian...
sang putri tetap bertekad untuk menemukan mereka agar dapat melawan Holy Knight.
Dalam perjalanannya, Elizabeth yang tidak sengaja mampir ke bar “Boar Hat” bertemu dengan Meliodas, pemilik bar tersebut, yang bertubuh kecil dan berwajah imut layaknya anak-anak, dan yang mengejutkan adalah Meliodas merupakan salah satu Seven Deathly Sins. --> terlalu banyak koma/anak kalimat, sekalian aja dipecah. contoh : ... Meliodas, pemilik bar tersebut yang bertubuh kecil dan berwajah imut layaknya anak-anak. Mengejutkan, ternyata Meliodas merupakan salah satu Seven Deathly Sins.

Nanna : review lengkap & menarik, tapi mirip seperti review meri di mr.namelessness, penutup/penilaiannya malah bikin saya jadi ga tertarik sama judul ini. jadi.. maaf, nanna Smiley
« Last Edit: December 04, 2015, 09:39:15 am by sano » Logged

Love yourself
Love your life
Love this world, where you live
Don't ruin what you love
rofi17
LX - Noob
*

Reputation: 1
Offline Offline

Posts: 80


Awards
« Reply #14 on: December 06, 2015, 02:24:35 pm »

Waah review-nya bagus-bagus. Kemarin pengen ikut tapi lupa beli komiknya, eh udah ditutup aja, Hehe

Yosh... Untuk Mr. Namelessness saya suka review-nya Weisswald. Kalau baca review terus ada spoiler kalau komiknya udah tamat di jepang kadang bikin semangat buat koleksinya, hehe ^^v

Terus untuk review 7 Deadly Sins saya suka sama review Nanna. Kadang ada beberapa komik yang bikin bosan awalnya pas lanjut-lanjut eh malah ketagihan. Nah, reviewnya bagus biar pembaca bisa mikir mau koleksi nggak ya ini komik :3

Sekian...
Logged
Pages: 1 2 [All]   Go Up
Print
Jump to: