Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

606.231 Posts in 16.736 Topics- by 41.706 Members - Latest Member: rahzvj
Poll
Question:
Siapa penulis review Mr. Namelessness pilihanmu?  (Voting closed: December 16, 2015, 12:30:55 pm)
weisswald - 5 (50%)
Meriana - 4 (40%)
fetzhang - 1 (10%)
Total Voters: 9

Question:
Siapa penulis review Seven Deadly Sins pilihanmu?  (Voting closed: December 16, 2015, 12:28:24 pm)
riko1501 - 2 (9.1%)
bunnykfa - 1 (4.5%)
mic0609 - 11 (50%)
fetzhang - 2 (9.1%)
Nanna - 6 (27.3%)
Total Voters: 21

Pages: 1 [2]  All   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: [Vote Your Winner] Sesi VII (2-16 Des)  (Read 5963 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 255
Offline Offline

Posts: 3.910



Awards
« Reply #10 on: December 02, 2015, 01:01:11 pm »

Aku juga suka baca review Najmi (^.^)b  terutama kalimat kedua dari akhir yang memberi pencerahan Grin Ikutan lagi sesi berikutnya ya, Najmi~ \(^o^)/

Untuk Mr. Namelessness :
Semuanya memberi info tentang komik ini Grinicon14 nice!  ~lalu aku terpesona sama ripyuw Centaur yang lengkap dengan "air mata bentuk biji-bijian" Dasaar!! Nahan ketawa di kantor itu 'kan susah.., sampe dikira lagi mules + buang angin terus-2an //jk
Jadi, Pokemon! I choose you!!   aku pilih Meriana

Untuk Seven Deadly Sins :
Selain punya Najmi, aku juga tertarik sama review Bunny yang, walau kalimat yang diketik nyambung terus itu agak 'berat' bacanya (^ ^;)>, sangat menjelaskan tentang cerita komik ini :)
Tapi baca punya Nanna juga jelas.., dan aku suka penjelasan soal pola cerita dan kekurangan yang Nanna rasakan, termasuk... Shocked ada wawancara dengan babi!! Bisa dijelaskan di thread-nya, Na? #rikues  #digelundungin
Jadi, aku pilih Nanna :)
Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
weisswald
LX - Senior
****

Reputation: 87
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 998


Fino Alla Fine


Awards
« Reply #11 on: December 03, 2015, 06:59:00 am »

Untuk Seven Deadly Sins semua review-nya bagus-bagus. Hampir semuanya menuliskan ada fans service dari yang cuma sedikit sampai banyak. #bingung

Sebenarnya saya suka review-nya Najmi, tapi sayang tidak bisa dipilih karena terlalu panjang. Jadi untuk review yang ada saya pilih Nanna karena bagus, jelas, dan saya penasaran dengan wawancara dengan Hawk si babi karena biasanya bagian tersebut lucu.
Logged

Truth becomes fiction when the fiction's true;
Real becomes not-real where the unreal's real.
gusfina
LX - Senior
****

Reputation: 92
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 788

Ubugoe ♪


WWW Awards
« Reply #12 on: December 03, 2015, 10:44:41 pm »

||Mr Namelessness||
Secara garis besar, review yang paling menarik: meriana
Berbeda dari reviewer lain, review ini terasa paling berbobot untuk urusan tampilan. Menyenangkan untuk dibaca karena susunannya mengalahkan susunan justify reviewer lain Grin

Pemilihan kata-kata yang paling menarik: meriana
Selain tampilan, review saudara meriana menurut saya paling berkesan kuat. Selain berbobot untuk urusan tampilan, review yang dituliskan dapat mendorong keingintahuan orang-orang yang membacanya. Tapi selain keingintahuan, saya juga senang dengan pendapat jujur yang lebih tertuang dalam review ini. Kebetulan, saya senang dengan review yang mengungkapkan perasaan pembacanya secara positif.
Satu hal, diantara semua review Mr Namelessness. Saya merasa kecewa karena kalian semua mengucapkan mengenai Kakeruji yang juga lupa ingatan. Menurut saya ini sudah masuk kategori spoiler dan bisa mengakibatkan yang belum membacanya jadi nggak 'dhuar-dhuar' lagi /eh. Paling tidak saya merasa seperti itu. Sekalipun Kakeruji hanyalah case pertama yang dijelaskan.


Pilihan terakhir saya bergulir pada... saudara meriana untuk review Mr Namelessness! /yesthisoneplease.

Overall review kalian semua menarik kok^^

-...-...-...-...-...-...-


||Seven Deadly Sins||
Secara garis besar, review yang paling menarik: bunnykfa
Poin plus karena telah menderetkan tujuh dosa besar manusia. Sebenarnya saya juga tertarik dengan review riko1501, tapi mungkin saya lebih menghargai tata penulisan bunnyfka dan juga mic0609.

Pemilihan kata-kata yang paling menarik: Nanna
Saya mengancungi jempol pada review Nanna dan mic0609. Tapi review Nanna menurut saya lebih berbobot dari segi penceritaan kembali pada narasi dan pendapatnya mengenai buku ini. Gambaran komik ini dapat saya rasakan, meski tidak begitu menggebu-gebu, semuanya dituliskan dengan pendapat yang fair. Mengenai review mic0609 saya juga menikmatinya nyaris sama seperti saya menikmati review Nanna. Makanya saya sempat bingung mau memilih yang mana.
Satu hal, mengenai review dari riko1501 saya merasa agak risih dan 'kasar' pada pemilihan quotenya. Grin Tapi mungkin ini saya saja yang merasakannya.


Pilihan terakhir saya bergulir pada... saudara Nanna untuk review Seven Deadly Sins! /yesthisoneplease.

Overall review kalian semua menarik kok^^

-...-...-...-...-...-...-
Logged

sano
tukang baca
LX - Kidz
LX - Evangelis
*

Reputation: 28
Offline Offline

Posts: 2.823


bleh


WWW Awards
« Reply #13 on: December 04, 2015, 09:34:48 am »

mari kita komen~

Mr. Namelessness : vote for weisswald
note : judul buku ini memang bukan kosakata Inggris yang baku ya, dan ribet, jadi cenderung salah pengucapan/penulisan. sedikit mengganggu untuk saya, tapi untungnya hanya ditulis di judul post, bukan dalam review, jadi masih bisa dimaklumi
sebenernya agak susah milih utk yg ini, tapi karena review weisswald bikin saya tertarik sementara punya meri malah bikin saya drop, jadi saya pilih weiss

weisswald : penyusunan kalimat sebenernya agak njelimet buat saya, terutama kalimat pertama paragraf kedua
Pada awalnya pace ceritanya agak lambat, tapi selepas bab 1 ceritanya mulai lebih cepat dan misteri yang lebih banyak mulai bermunculan.
--> lebih sreg klo jadi : Pada awalnya alur cerita terasa lambat, tapi selepas bab 1 mulai berjalan lebih cepat serta semakin banyak misteri yang bermunculan. (ini contoh ya)
tapi kalimat-kalimat tanyanya menarik/menimbulkan rasa penasaran, dan penutupnya (tamat dalam 5 volume, rekomendasi Aoyama Gosho) cukup meyakinkan (persuasif) buat saya

meriana : susunan kalimat dan layout rapi, menarik, review juga lengkap & runut, tapi maaf
Lalu aksi para pembunuh kiriman organisasi misteriusnya juga, menurut saya terlalu standar—seperti memotong kabel atau tali agar suatu benda besar menimpa sasaran atau sandi yang bisa dipecahkan Takeba dengan cepat—padahal sudah jelas sasarannya dua orang berkemampuan khusus yang bekerja sama...  

Berharap agar di seri selanjutnya, muncul lawan yang lebih ’greget’ dan pintar untuk Takeba dan Kakeruji karena yang di seri pertama ini, dua lawan berhasil mereka kalahkan hanya dalam setengah buku…
penutup ini bikin saya ngedrop, ga jadi tertarik sama buku ini

fetzhang : terlalu singkat, kurang poin2 yang bisa menarik


Seven Deadly Sins : vote for riko1501

riko1501 : review lengkap, jelas & runut. penggunaan quote, italic, bold pas dan justru membuat menarik

bunnykfa : layout, penggunaan tanda baca, penyusunan kata-kata & kalimat kurang rapi, jadi malah bikin bingung (untuk saya)

mic0609 : penyusunan kata & kalimat agak njelimet, dan sepertinya ada beberapa kesalahan EYD
(ini pertanyaan betulan : kata 'zirah' ga harus digandeng dengan 'baju' ya? biasa baca kan 'baju zirah', jadi agak janggal sewaktu baca 'zirah'

Suatu hari Boar Hat kedatangan pengunjung yang menggunakan zirah misterius mencari Seven Deadly Sins. --> ...kedatangan pengunjung misterius berbaju zirah yang mencari...
Semua pengunjung segera melarikan diri dari bar dan zirah itu terjatuh, ternyata di dalamnya adalah seorang putri kerajaan yang cantik yang bernama Elizabeth inlove.  --> ...melarikan diri dari bar. Zirah itu terjatuh, ternyata... putri kerajaan yang canti bernama...
Saat sadar Ia sudah ada bersama Meliodas, pemilik Boar Hat dan Hawk babi yang bisa berbicara. --> Saat sadar ia (i-nya kecil aja) sudah... dan Hawk, babi (kurang koma antara Hawk dan babi)
Ternyata alasan Elizabeth mencari Seven Deadly Sins yang merupakan buronan kerajaan, karena itu Ia dianggap sebagai pemeberontak kerajaan oleh Holy Knight yang merupakan kesatria kerajaan. Maka dari itu Elizabeth diserang oleh salah satu Holy Knight yang mengejarnya tetapi Ia dilindungi oleh Meliodas yang ternyata adalah salah satu dari Seven Deadly Sins Shocked. --> kalimat ini yg mbulet. jadi alasan Elizabeth apa? setelah 'karena itu', ada 'maka itu', sebaiknya kalimatnya dipotong-potong lagi/disederhanakan
action --> aksi, design --> desain

fetzhang : Deathly atau Deadly? Grin reviewnya cukup 'membakar', penutupnya juga menarik, tapi...

Kisahnya tentang putri ketiga dari kerajaan Britania, Elizabeth (kurang koma di sini) yang berpetualang seorang diri untuk menemukan para(kayaknya ga perlu) Seven Deathly Sins,
yang pada sepuluh tahun lalu mulai diburu oleh kerajaan itu sendiri dan dicap sebagai pemberontak. Anehnya, walaupun Seven Deathly Sins dicap penjahat, --> mungkin sebaiknya dijadikan 1 kalimat aja, jadi tidak njelimet/pemborosan. contoh : Seven Deadly Sins diburu oleh kerajaan sejak 10 tahun yang lalu karena dicap sebagai pemberontak dan penjahat. Anehnya, walau demikian...
sang putri tetap bertekad untuk menemukan mereka agar dapat melawan Holy Knight.
Dalam perjalanannya, Elizabeth yang tidak sengaja mampir ke bar “Boar Hat” bertemu dengan Meliodas, pemilik bar tersebut, yang bertubuh kecil dan berwajah imut layaknya anak-anak, dan yang mengejutkan adalah Meliodas merupakan salah satu Seven Deathly Sins. --> terlalu banyak koma/anak kalimat, sekalian aja dipecah. contoh : ... Meliodas, pemilik bar tersebut yang bertubuh kecil dan berwajah imut layaknya anak-anak. Mengejutkan, ternyata Meliodas merupakan salah satu Seven Deathly Sins.

Nanna : review lengkap & menarik, tapi mirip seperti review meri di mr.namelessness, penutup/penilaiannya malah bikin saya jadi ga tertarik sama judul ini. jadi.. maaf, nanna Smiley
« Last Edit: December 04, 2015, 09:39:15 am by sano » Logged

Love yourself
Love your life
Love this world, where you live
Don't ruin what you love
rofi17
LX - Noob
*

Reputation: 1
Offline Offline

Posts: 80


Awards
« Reply #14 on: December 06, 2015, 02:24:35 pm »

Waah review-nya bagus-bagus. Kemarin pengen ikut tapi lupa beli komiknya, eh udah ditutup aja, Hehe

Yosh... Untuk Mr. Namelessness saya suka review-nya Weisswald. Kalau baca review terus ada spoiler kalau komiknya udah tamat di jepang kadang bikin semangat buat koleksinya, hehe ^^v

Terus untuk review 7 Deadly Sins saya suka sama review Nanna. Kadang ada beberapa komik yang bikin bosan awalnya pas lanjut-lanjut eh malah ketagihan. Nah, reviewnya bagus biar pembaca bisa mikir mau koleksi nggak ya ini komik :3

Sekian...
Logged
Pages: 1 [2]  All   Go Up
Print
Jump to: