Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

606.180 Posts in 16.730 Topics- by 41.671 Members - Latest Member: alwaysmily
Poll
Question:
Yang manakah review Andai Aku Ada di Sana favoritmu?  (Voting closed: January 20, 2016, 01:58:14 pm)
Sano - 11 (64.7%)
Nanna - 6 (35.3%)
Total Voters: 16

Question:
Yang manakah review Girl Officer Hinata favoritmu?  (Voting closed: January 20, 2016, 01:57:05 pm)
mic0609 - 18 (58.1%)
Kanade 2 - 2 (6.5%)
Nanna - 11 (35.5%)
Total Voters: 30

Question:
Yang manakah review Yokai Watch favoritmu?  (Voting closed: January 20, 2016, 02:00:09 pm)
herrysis - 8 (40%)
weisswald - 12 (60%)
Total Voters: 19

Pages: 1 2 [All]   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: [Vote Your Winner] Sesi IX (6-20 Jan)  (Read 5916 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
raven
(r)avengers
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 119
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 7.477



WWW Awards
« on: December 16, 2015, 04:33:35 pm »



Ayo uji kemampuan review-mu di sini! wave
Pilih salah satu judul di bawah untuk diulas  type

Review diterima paling lambat hari Rabu, 6 Januari 2016, jam 12 siang. Setelah itu sesi vote dan komentar akan dibuka selama dua minggu :D

Kalau belum yakin, bisa cek peraturan di sini.

Yokai Watch


Andai Aku Ada Di Sana (Katayama Kyoichi)


Girl Officer Hinata (1-3)


Supaya tidak membingungkan, ganti subject post dengan judul buku yang diulas dan pakai teks berwarna untuk membedakan dengan peserta lain.
- Yokai Watch: coklat
Code:
[color=brown]...teks reviewmu...[/color]

- Andai Aku Ada Di Sana: biru
Code:
[color=blue]...teks reviewmu...[/color]

- Girl Officer Hinata:hijau
Code:
[color=green]...teks reviewmu...[/color]
« Last Edit: January 06, 2016, 02:02:10 pm by raven » Logged

mic0609
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 14


Awards
« Reply #1 on: December 26, 2015, 03:01:27 pm »

Jika selama ini kita selalu membaca cerita detektif yang terlalu serius sampai kita bosan/bingung ... Maka berbeda dengan Girl Officer Hinata...

Hinata adalah murid SMU biasa yang tidak memiliki kemampuan untuk memecahkan misteri. Tetapi pada saat Ia masih kecil, Ia pernah menjalani operasi transplantasi jantung karena penyakit jantung akutnya. Dan karena itu dia dapat bertukar jiwa dengan pendonor jantungnya yang merupakan seorang polisi bernama Haida. Lalu pada suatu hari saat akan berangkat sekolah tiba-tiba Ia dan temannya lewat di TKP dan bertemu polisi bernama Kurou yang merupakan detektif mata keranjang dan pemalas. Saat pertama bertemu mereka berdua tidak dapat cocok, tetapi lama-kelamaan mereka berdua dapat bekerja sama dan menyelesaikan banyak kasus dengan cepat dan handal.

Dari segi cerita komik ini memiliki cerita yang unik dengan tokoh utamanya yang dapat bertukar jiwa dengan pendonor jantungnya dan trik-trik pembunuhan yang jarang digunakan dalam seri detektif lainnya. Untuk penggambaran karakternya cukup bagus, seperti pada karakter Hinata yang memiliki wajah yang imut dan jika bertukar jiwa maka wajahnya menjadi lebih serius. Pokoknya komik ini cocok untuk pembaca yang masih pemula atau yang sudah berpengalaman dengan cerita detektif karena kasusnya tidak terlau berat tetapi tetap berbobot untuk dibaca

Rating : 7/10
Logged
herrysis
Guest
« Reply #2 on: December 30, 2015, 08:37:00 am »

Yo-kai Medal! Set on! Keluarlah teman yo-kai-ku!! Jibanyan!!

Saking familiarnya di TV, bikin hafal dialognya. Wwwww
Keita adalah anak SD di Jepang yang sangat biasa saja, Fumi yang dia taksir pun cuman sekedar adem-adem, Kanchi dan Kuma, dua temannya juga biasa saja. Benar-benar anak yang biasaaaaaaa saja.
Tapi semua berubah setelah negara ap-- ah, maaf, beda serial. Setelah dia menemukan sebuah mesin gashapon tua, dari bali bolanya keluar WHisper, Yo-kai butler yang cerewt tapi sangat bisa dihandalkan. Dari sini petualangan Keita untuk berteman dengan Yo-kai pun dimulai.

Sebuah serial fenomenal di Jepang akhirnya mulai merambah ke Indonesia! Serial ini jadi hits dan berhasil mengalahkan Pokemon. Waktu tahu akan diterbitkan oleh Elex, saya tidak ragu untuk membelinya, dan kesan pertama yang didapat..... Beda!! Saya pikir cerita di komik ini akan ambil cerita yang lepas dan aman seperti di animenya, atau petualangan seperti di gamenya. Di komiknya, Keita harus bertarung dengan semua Yo-kai agar dapat berteman dengan mereka, Whisper pun lebih pintar di versi komik. Jibanyan tetap malas-malasan dengan chocobonya, yang paling bikin ngakak adalah ekspresi setiap dipanggil, ketimbang ingin memperlihatkan bagian keren dari Yo-kai, Konishi-sensei lebih memperlihatkan ekspresi konyol, dan itu berhasil! Setiap kali Jibanyan dipanggil, ekspresinya selalu "ancur"!
Salah satu jenis komik yang cocok untuk dibaca bagi yang mencari humor segar dan sedikit bumbu shonen ala-ala Pokemon!

Rating: 7/10
Logged
weisswald
LX - Senior
****

Reputation: 87
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 998


Fino Alla Fine


Awards
« Reply #3 on: December 30, 2015, 09:00:57 am »

Keita Amano, seorang murid kelas 5 SD yang sangat biasa. Suatu hari, dia menemukan pohon besar dan mesin mainan kapsul yang aneh. Lalu Keita membuka salah satu kapsul yang ternyata berisi Whisper, si Yo-kai Butler. Kemudian Whisper memberikan kepada Keita Yo-kai Watch, benda yang membuatnya dapat melihat Yo-kai. Dan petualangan Keita untuk membantu serta berteman dengan Yo-kai dimulai.

Menarik melihat Keita berusaha memecahkan masalah dan berteman dengan Yo-kai, ditambah tingkah laku para Yo-kai yang bisa membuat anda pembaca minimal tersenyum. Walaupun target pembaca komik ini sebenarnya anak-anak, tapi tidak masalah jika dibaca oleh pembaca yang berusia lebih tua karena ceritanya ringan dan menghibur, bisa menjadi alternatif disaat tidak ingin membaca buku dengan tema yang berat. Yo-kai Watch ini juga memenangkan  Shogakukan Manga Awards Ke-60 untuk katagori anak-anak.
Logged

Truth becomes fiction when the fiction's true;
Real becomes not-real where the unreal's real.
Kanade 2
LX - Junior
**

Reputation: 14
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 132


Tachibana Kanade


Awards
« Reply #4 on: January 04, 2016, 11:12:42 am »

Hinata; siswi SMA 1 di Seihoku sempat mengidap penyakit jantung, kini penyakitnya sembuh karena ia mendapatkan donor jantung.
Suatu hari Hinata berjalan bersama temannya, ia melewati TKP pembunuhan. Ia melihat mayat wanita termutilasi, di samping tempat sampah. Mendadak jantung Hinata sesak. Hinata merasa tubuhnya dikendalikan oleh pendonor jantungnya; almarhum detektif polisi Pak Haida.
Di TKP pembunuhan, hadir pak polisi Kurou Nowa yang memiliki obsesi pada cewek-cewek cantik. Hinata yang sedang dikendalikan Pak Haida mendadak masuk ke area TKP seenaknya, lalu menawarkan bantuan pada pak polisi. Pak Kurou yang malas ini mengizinkan Hinata untuk ikut ambil bagian dalam penyelidikan kasus pembunuhan ini.

Kekurangan : penggunaan kata 'profiling', agak terasa aneh. Ada bagian di tengah buku yang tidak bisa terbaca, karena margin halaman terlalu mepet.
Kelebihan : penokohan karakter utama (Pak Kurou, dan Hinata) yang nyentrik tersampaikan dengan jelas, terlihat dari gambar ekspresi wajahnya yang lucu.

Setelah diselidiki, almarhum pendonor jantung Hinata ternyata mati di tangan penjahat misterius. Hinata berpikir bahwa tanpa jantung sang pendonor, ia tidak dapat melanjutkan hidupnya. Untungnya, Pak Kurou Nowa memberi izin pada Hinata untuk ikut ambil bagian dalam tim penyelidikan kasus kriminal, dengan begitu Hinata bisa membantu almarhum pendonornya untuk menemukan penjahat misterius tersebut.






kutambahin gambar cuplikan di komik Grin
« Last Edit: January 04, 2016, 12:11:00 pm by Kanade 2 » Logged
Nanna
LX - Evangelis
*****

Reputation: 127
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 2.174



Awards
« Reply #5 on: January 05, 2016, 10:47:44 pm »

“Aku juga tidak mengerti. Tiba-tiba dadaku terasa panas... Tubuhku serasa dibajak seseorang.”

“Mungkin orang itu pemilik jantung ini.. Dan dia seorang polisi.”

“Aku takut tubuhku dibajak. Tapi kalau dia ingin menyelidiki kasus, aku ingin membantunya.”
Karena bagaimana pun, aku bisa hidup berkat dirinya.”

****

Hinata Shiroishi, seorang siswi SMA bertubuh kecil, berwajah manis, dan takut laki-laki. Akan berubah kepribadian menjadi seorang penyidik hebat, Hayato Haida, bila mendengar kata "Gokurousan". Sedangkan Kurou Nowa, seorang detektif pemalas, suka seenaknya sendiri, dan memiliki kepribadian yang sedikit bermasalah. Memiliki ketertarikan "khusus" terhadap Pak Haida.

Keduanya secara tidak sengaja bertemu pada suatu kasus. Lalu, meski memiliki kepribadian yang bertolak belakang, mereka sepakat bekerja sama memecahkan kasus satu per satu demi kepentingan masing-masing!

"Hina yang menganalisis, aku yang menangkap pelakunya. Suatu saat kita pasti menemukan penjahat yang sudah membunuh polisi ini."



Ide cerita unik dengan desain karakter yang tidak kalah uniknya . Setiap tokoh digambarkan dengan wajah yang sangat lucu, misalnya ada seorang bapak yang berwajah seperti monyet atau seorang gadis berwajah seperti tikus (dengan efek suara “Ciit”). Desain karakternya terasa kurang serius memang. Untuk kasusnya sendiri, walaupun tidak memiliki trik-trik serumit komik Conan dan Kindaichi, tetap menarik untuk diikuti karena kasus-kasus kriminal yang terjadi tergolong sadis dan berat (dikuliti, lobotomi, dll). Sebagai tambahan, komik ini tamat di buku 6, semakin mudah untuk dikoleksi :).

Keterangan:
Gokurousan: terima kasih atas kerja kerasnya


* desain_karakter.jpg (415.33 KB, 720x720 - viewed 124 times.)
« Last Edit: January 05, 2016, 11:08:19 pm by Nanna » Logged
sano
tukang baca
LX - Kidz
LX - Evangelis
*

Reputation: 28
Offline Offline

Posts: 2.823


bleh


WWW Awards
« Reply #6 on: January 06, 2016, 07:41:56 am »

Pertama, jatuh cinta melihat sampulnya, biru pantai menggoda…
Membaca sinopsisnya di bagian belakang, cukup membuat penasaran.
Tanpa pernah membaca karya sebelumnya, hanya karena rasa penasaran ingin membaca lebih banyak kata, buku ini rasanya begitu menarik untuk dibaca.

Andai Aku Ada di Sana
Kegalauan hati seorang anak ketika ada pria asing menjenguk ibunya yang koma dan justru menimbulkan respon dari sang ibu.

Akhir Hidup Burung Tidak Disebut Kematian
Pertemuan dua penderita hepatitis yang kemudian menjadi sahabat bermain Igo. Menghadapi saat-saat kritis salah satunya, menguatkan sang sahabat.

Berenang di Laut Bulan September
Kelahiran anak keduanya yang bermasalah membuat sang ayah mempertanyakan kehidupan ini dan menantangnya dengan melakukan free climbing.

Tiga cerita yang tidak berhubungan dari Katayama Kyōichi, tiga cerita yang bersinggungan dengan kematian, tiga pelajaran tentang mengikhlaskan.

Ternyata berbeda dengan sampulnya, isi buku ini sama sekali bukanlah cerita yang ringan, tapi sanggup menimbulkan pengharapan.
Ceritanya sangat ‘filosofis’ dan ‘Jepang banget’ Grin Dengan bahasa yang indah-cenderung-puitis, cerita yang terjalin tidak menjadi berbelit-belit, tapi tetap bukan tipe cerita prosa yang mudah dinikmati.
Membaca buku ini lumayan membuat berpikir, atau setidaknya merenung, mencoba menghayati apa yang ingin disampaikan.
Tidak disarankan bagi yang mencari bacaan menghibur, tapi buku ini juga jangan dibaca terburu-buru atau dengan perasaan yang berat, carilah waktu yang senggang untuk bisa menikmatinya.
« Last Edit: January 06, 2016, 07:43:40 am by sano » Logged

Love yourself
Love your life
Love this world, where you live
Don't ruin what you love
Nanna
LX - Evangelis
*****

Reputation: 127
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 2.174



Awards
« Reply #7 on: January 06, 2016, 10:33:46 am »

-Andai Aku Ada di Sana-
Seorang anak perempuan berusaha mengenal lebih jauh sosok ibunya yang baru saja meninggal melalui mantan pacar ibunya.

-Akhir Hidup Burung Tidak Disebut Kematian-
Pertemuan dua penderita hepatitis yang saling menguatkan satu sama lainnya.

-Berenang di Laut Bulan September-
Sejak kelahiran anak kedua yang tidak normal, sang ayah menjadi agak keras kepala dan tidak segan-segan melakukan free climbing.

Tiga cerita berbeda dengan satu tema yang sama, kematian. Walau ada beberapa kalimat yang terasa aneh saat dibaca, alurnya tetap enak untuk diikuti. Ini karya pertama dari Katayama Kyōichi yang saya baca, menyentuh dan cukup mengaduk-aduk perasaan. Jadi bila dirimu tipe pembaca yang mudah tersentuh, jangan lupa sediakan tisu :D.
Logged
raven
(r)avengers
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 119
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 7.477



WWW Awards
« Reply #8 on: January 06, 2016, 02:01:03 pm »

Sesi vote dan komen dibuka; silakan beraksi, para komentator! :D

Untuk yang masih pingin mereview, silakan ke sini.
« Last Edit: January 06, 2016, 02:50:47 pm by raven » Logged

weisswald
LX - Senior
****

Reputation: 87
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 998


Fino Alla Fine


Awards
« Reply #9 on: January 06, 2016, 06:56:47 pm »

Saatnya komentar :D

Untuk review Andai Aku Ada Disana saya suka reviewnya Sano karena terasa lebih lengkap dan menarik buat saya.

Untuk review Girl Officer Hinata pilihan saya jatuh kepada Nanna karena pemilihan kata-katanya menarik dan membuat penasaran lengkap dengan info tamat dalam 6 volume.
Logged

Truth becomes fiction when the fiction's true;
Real becomes not-real where the unreal's real.
skow
LX - Junior
**

Reputation: 32
Offline Offline

Posts: 226



Awards
« Reply #10 on: January 07, 2016, 10:56:17 pm »

Untuk review Andai Aku Ada di Sana, saya suka dengan review milik Sano.
Review tiap judul bab sangat singkat, namun sangat jelas dan sudah meliputi isi cerita.
Tiga cerita yang tidak berhubungan dari Katayama Kyōichi, tiga cerita yang bersinggungan dengan kematian, tiga pelajaran tentang mengikhlaskan.
Hanya dengan satu kalimat yang sangat tegas tersebut, gambaran dari keseluruhan isi buku sudah terlihat dan terangkum sehingga membuat saya penasaran. Penasaran akan bagaimana cara masing-masing tokoh menyelesaikan konfliknya dan belajar mengikhlaskan.

Untuk review Girl Office Hinata, saya memilih review Nanna.
Tiga kalimat pembuka yang langsung membuat saya bertanya-tanya dan memancing rasa penasaran Azn
Reviewnya cukup lengkap, mulai dari alur cerita, penokohan, dan dari segi desain (ditambah dengan melampirkan sampel komiknya) Grin


Untuk review Yokai Watch, saya memilih review weisswald
Reviewnya singkat, rapi, dan terarah. Walau bahasa yang digunakan sudah baik, namun ada yang sedikit mengganjal bagi saya, yaitu di bagian ini;
ditambah tingkah laku para Yo-kai yang bisa membuat anda pembaca minimal tersenyum.
Menurut saya, IMHO, akan lebih enak kalau ada penggunaan tanda koma setelah kata anda dan pembaca, sehingga menjadi;
yang bisa membuat anda, pembaca, minimal tersenyum.

atau alternatif lain seperti;
yang bisa membuat anda sebagai pembaca, minimal tersenyum.
« Last Edit: January 08, 2016, 12:45:14 am by skow » Logged
guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 255
Offline Offline

Posts: 3.910



Awards
« Reply #11 on: January 09, 2016, 12:00:39 pm »

Untuk Yo-kai Watch :
Aku ngakak-2 baca review Herry icon14 kocak! ...tapi lebih banyak perbandingan komik dengan anime-nya ya :)
Untuk menjelaskan komiknya, (imho^^) review Weiss terlihat lebih terang Grin kayak lampu~
Jadi...milih review Weisswald (^..^)v


Untuk Girl Officer Hinata :
Review Kanade-chan dan Nanna-chan (eh^^) sama-sama menjelaskan dari berbagai segi, plus dilengkapi foto! heartbeat
Aku suka Kanade ngejelasin soal fisik komiknya juga.., suka juga sama Nanna yang nyeritain soal "gadis berwajah seperti tikus (dengan efek suara “Ciit”)"
Jadi...milih review Nanna (^,^)v


Untuk Andai Aku Ada di Sana :
Aku agak bingung baca kalimat ke-3 review Sano, juga sebaris kalimat "sinopsis" kisah A3dS itu sempet ta' baca-ulang 3x karena gak paham maksudnya
Walau pembahasannya lebih panjang-lebar, aku malah lebih 'ngeh' pas baca review Nanna yang singkat dan lugas :)
Jadi...milih review Nanna (lagi) (o´▽`o)v
Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
rofi17
LX - Noob
*

Reputation: 1
Offline Offline

Posts: 80


Awards
« Reply #12 on: January 09, 2016, 06:29:54 pm »

Konbanwa... Ikut komen yaa....
Untuk review Yokai Watch saya suka pilih punya Weisswald.
Review Girl Officer Hinata saya suka punya Nanna....
dan untuk novel Andai Aku Ada di Sana saya pilih punya Sano.
Sekian
Logged
fetzhang
LX - Junior
**

Reputation: 8
Offline Offline

Posts: 178


Rain + Coffee + Books = Perfect


Awards
« Reply #13 on: January 20, 2016, 09:09:42 am »

Berikut komentar saya. maaf bila ada yang tidak berkenan.  Smiley

Andai Aku Ada di Sana: Sano
*Sano: Pembukaan review yang unik (puitis), mungkin menyelaraskan dengan isi cerita yang bertutur kata "indah dan cenderung puitis"?  Azn. Review yang tersusun rapi, menuliskan tentang kelebihan dan kekurangan isi buku. Hanya saja satu kalimat per satu cerita itu sangat pendek dan tidak membantu dalam memikat (saya) untuk membacanya. 

*Nanna: Terlalu singkat dan review yang pendek tidak terlalu memikat (saya) untuk membeli buku ini. Apalagi sudah dituliskan untuk menyiapkan tisu. Hahaha... (Maaf) Saya tidak terlalu suka dengan cerita sedih. Jadi, kalau sudah ketahuan duluan isinya bakal seperti itu, maka saya tidak segan-segan akan menjauh...

Girl Officer Hinata: Nanna
*Mic0609: Tidak terlalu menjelaskan tentang maksud bertukar jiwa, kapan saja Hinata bisa bertukar jiwa? Agak bingung saat membacanya. Huh?

*Kanade 2: Menyelipkan kelebihan dan kekurangan buku (termasuk cetakannya). Juga terdapat penjelasan yang lebih mengenai bagaimana Hinata bisa menjadi "detektif". Cool

*Nanna: Review di awal terkesan singkat, namun jelas dan mudah untuk dimengerti. Menjelaskan tentang karakter kedua tokoh utama dan hubungannya dengan sang pendonor jantung. Juga tertulis tentang jumlah buku, bisa buat pertimbangan mau beli atau ngga.. haha Grin

Yokai Watch: Weisswald
Sebenarnya kedua reviewer tidak menjelaskan tentang apa itu Yo-kai dunno? Namun saya tetap harus memilih *plakk

*Herrysis: Membandingkan anime dan komiknya, membuat perbandingan komik ini dengan tema komik/anime lainnya. Jujur saja, saya merasa sangat terhibur dengan gaya resensi Herrysis, namun bila saya adalah orang awam yang tidak tahu mengenai Pokemon maka reviewnya akan sangat membingungkan, karena tidak terlalu jelas tentang isi buku itu sendiri.

*Weisswald: Review yang lumayan menjelaskan dan pada akhir review menyatakan bahwa buku ini sebenarnya ditujukan untuk anak-anak sehingga pembaca yang tidak menyukai tema seperti ini dapat memilih alternatif lainnya.
« Last Edit: January 20, 2016, 09:12:57 am by fetzhang » Logged
Pages: 1 2 [All]   Go Up
Print
Jump to: