Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

606.227 Posts in 16.736 Topics- by 41.703 Members - Latest Member: Zikomuv
Poll
Question:
Yang manakah review "Raja Setan, Ambilin Itu Dong!" favoritmu?  (Voting closed: April 27, 2016, 12:14:18 pm)
rena2en - 1 (5.9%)
Aikawa_Chocola - 5 (29.4%)
kokuo sama - 1 (5.9%)
weisswald - 3 (17.6%)
 bleach77 - 7 (41.2%)
Total Voters: 16

Question:
Yang manakah review Evil Eater favoritmu?  (Voting closed: April 27, 2016, 12:08:37 pm)
guguk - 2 (14.3%)
Meriana - 7 (50%)
weisswald - 2 (14.3%)
kokuo sama - 3 (21.4%)
Total Voters: 14

Question:
Yang manakah review The Book of List favoritmu?  (Voting closed: April 27, 2016, 12:19:13 pm)
kokuo sama - 8 (53.3%)
Sufyan Hakim - 7 (46.7%)
Total Voters: 15

Pages: 1 2 3 [All]   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: [Vote Your Winner] Sesi XVI (13-27 April)  (Read 5954 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
raven
(r)avengers
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 119
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 7.479



WWW Awards
« on: March 30, 2016, 01:16:30 pm »



Review salah satu judul buku di bawah ini untuk mendapatkan hadiah pilihanmu! ^_^

Evil Eater


Raja Setan, Ambilin Itu Dong!


The Book of List


Supaya tidak membingungkan, ganti subject post dengan judul buku yang diulas dan pakai teks berwarna untuk membedakan dengan judul lain.

- Evil Eater: coklat
Code:
[color=brown]...teks reviewmu...[/color]

- Raja Setan, Ambilin Itu Dong!: ungu
Code:
[color=purple]...teks reviewmu...[/color]

- The Book of List: hijau
Code:
[color=green]...teks reviewmu...[/color]

Review diterima paling lambat dua minggu dari sekarang, Rabu, 13 April, jam 12 siang (waktu forum). Setelah itu, sesi vote dan komentar akan dibuka selama dua minggu :D

Baru pertama kali ikutan? Jangan lupa cek peraturan di sini.
« Last Edit: April 13, 2016, 12:02:41 pm by raven » Logged

guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 255
Offline Offline

Posts: 3.910



Awards
« Reply #1 on: March 31, 2016, 10:59:15 pm »

''Tidak ada yang sempurna pada tiap tindakan manusia.''

-   Ini dunia di mana sihir, yang disebut ''gramarye'', dan sains berdampingan.
-   Muncul Undang-Undang Pertukaran Jiwa, yang memperbolehkan pelaku pembunuhan dihukum mati dan jiwanya 'ditukar' dengan salah satu korbannya.
-   Korban yang telah tewas dapat dibangkitkan kembali, dan disebut ''returner''.
-   Kembalinya ''returner'' ke dunia fana ini disusupi oleh ''bug'', yaitu bibit kejahatan yang dapat membuat si ''returner'' melakukan hal-hal buruk.
-   Proses pertukaran jiwa, sampai pemusnahan ''bug'' dan rehabilitasi ''returner'' ditangani oleh para agen ''gramarye''.
-   Biasanya mereka bertugas berpasangan: ''Deep Searcher'' yang bertugas menganalisa kondisi ''returner'', dan ''Evil Eater'' yang bertugas menghabisi ''bug''.
-   Sudah. (^ ^)

Eh, belum komik ini mengisahkan sepak terjang dua agen ''gramarye'': si om-om kacamata, Kento Nagumo, dan si cewek lolita, Yoko Amagi.

Mereka partner, om Nagumo yang jadi ''Deep Searcher'', yang tugasnya memasuki pikiran ''returner'' untuk mengulik sumber kegalauannya.
Sementara si imut Yoko jadi ''Evil Eater''-nya, yang melahap ''bug'', yang kadang menyerupai monster itu, dengan jurus yang sangat "menggemaskan".

Dalam menghadapi berbagai kasus yang membahayakan, mereka juga dibayangi kemampuan Yoko yang masih misterius...

_____________

Jujur, aku masih menahan pendapatku soal bagus-tidaknya komik ini, berhubung bakal tamat di volume 3, dan juga karena semuanya masih menggantung kayak jemuran.
Dan lagi, apapun bisa terjadi di dua komik lanjutannya, yang bisa membuatku jatuh cinta ataupun sebal setengah hidup dengan kisah ini.

Jadi, Guguk ambil resiko dengan mengoleksi komik ini?
Sobat, apa sih tindakan yang tidak mengandung resiko di dunia ini... Cool *berlagak cool tapi dalam hati 'dag-dig-dug-dhueerr~'* 

Untuk gambarnya: bagus dan keren.., hanya saja ada yang garis-garisnya tipis sekali, saking halusnya sampai nyaris menyatu antara tokoh dan latar belakangnya.
:)


* evileater.JPG (814.88 KB, 1852x1556 - viewed 99 times.)
Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
Meriana
LX - Senior
****

Reputation: 136
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 1.005

Enjoy Reading BOOKS ( ̄▽ ̄)


Awards
« Reply #2 on: March 31, 2016, 11:40:09 pm »

“Pastikan Nyawa Dibalas Nyawa”

Dengan mengorbankan pelaku kejahatan melalui eksekusi mati, sang korban dihidupkan kembali. Hal ini dianggap sebagai langkah ekstrem dalam menyelamatkan korban jiwa akibat aksi kriminalitas. Namun meski tak diberitahukan ke publik, Returner (korban jiwa yang dibangkitkan), sebenarnya dibebani Bug (bibit kejahatan) saat bangkit dari kematian. Kalau bug dibiarkan saja, mereka akan membahayakan masyarakat. Tugasku adalah menelusuri bug tersebut, dan partnerku, menghapusnya!
*****

”Selama berguna bagi orang lain, aku takkan diacuhkan. Kemampuanku berguna bagi orang lain...”

”Dia berhasil melarikan diri sebelum di-debug. Bom yang sumbunya belum dilepas...”

”Frontalnya, bug-ku adalah milikku. Merebutnya, sama saja dengan mencuri... Aku dapat mengendalikannya!”

”Sudah kubilang bukan? Tidak ada yang sempurna pada tiap tindakan manusia!”


Evil Eater, komik hasil kerja sama Jepang-Korea yang sangat luar biasa! Jika melihat sampulnya, jelas terlihat kemampuan art work yang canggih—terlebih sangat cocok dengan tema komik ini yang adalah supernatural-kriminalitas-seinen. Jadi dari segi gambar, sangat  icon14 icon14

Lalu dari segi pengembangan karakter juga sangat bagus. Selain itu saya juga cukup suka dengan kombinasi tokoh utama: si om keren berkacamata yang bertugas menelusuri sumber bug, dengan gadis manis dan periang, si pemusnah bug. Ide ceritanya juga sangat matang, menurut saya. Penjelasan mengenai perkembangan sihir di zaman modern, ritual pengorbanan pelaku kriminal untuk menghidupkan salah satu korbannya, kondisi returner, dan bug ataupun proses debug, semuanya dijelaskan dengan sangat jelas dan efektif. Repetisi singkat mengenai penjelasan-penjelasan tersebut di setiap awal kasus baru sangat membantu kita memahami dan mengingat inti cerita Azn

Dan yang paling menarik, tentu saja karakter para returner beserta masa lalu mereka yang unik. Ditambah dengan masa lalu yang dimiliki dua tokoh utama kita: Si om keren berkacamata, “Deep Searcher” Kento Nagumo, dan gadis manis dan periang, "Evil Eater" Yoko Amagi.

Intinya, bagi para penggemar tema di atas, komik ini termasuk layak untuk diikuti
Azn
Logged

“I’m just trying to live every day and not wish I had done something differently.” – Emma Roberts.
weisswald
LX - Senior
****

Reputation: 87
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 998


Fino Alla Fine


Awards
« Reply #3 on: April 01, 2016, 07:58:59 am »

Ini adalah dunia dimana ada bidang keilmuan lain selain sains yaitu sihir. Dimana seiring moderenisasi "sihir" berubah nama menjadi "gramarye" dan berdampingan dengan sains. Di tahun pertama Shubun dirumuskan UU Pertukaran Jiwa, dimana gagasan utamanya hanya satu yaitu pastikan nyawa dibalas nyawa. Dengan undang-undang tersebut korban kejahatan tepatnya korban pertama dari pelaku kejahatan dihidupkan kembali dengan mengorbankan nyawa pelaku dan korban yang dihidupkan kembali disebut "returner". Tapi publik tidak mengetahui bahwa returner membawa "bug", yaitu bibit kejahatan yang dimiliki manusia dan jika dibiarkan maka returner akan membahayakan masyarakat. Karena itu sudah menjadi tugas para Agen Gramarye dari Badan Gramarye untuk memusnahkan bug sebelum mengembalikan returner ke masyarakat.

Kisah dimulai ketika Searcher terbaik Badan Gramarye, Agen "Deep Searcher" Kento Nagumo yang juga beralias "Sang Penghancur Kawan" mendapatkan partner Debugger yang baru lulus dari Akademi Gramarye dan disebut punya kemampuan yang luar biasa, Agen "Evil Eater" Yoko Amagi. Dan tugas pertama mereka sebagai partner tidak berjalan lancar, sebab returner yang kembali ternyata berbeda dengan prediksi, karena tidak ada yang sempurna pada tiap tindakan manusia. Bisakah mereka menyelesaikan tugas mereka? Dan apa sebenarnya kemampuan Yako Amagi itu? Apa tujuan sebenarnya dari Badan Gramarye? Apa sebenarnya "bug" itu?

Komik genre action-mystery-supernatural yang menarik, art-nya juga bagus. Perkembangan ceritanya menarik dengan misteri yang sedikit demi sedikit terungkap membuat saya menikmati membaca judul yang satu ini dan akan tamat dalan 3 volume. Di bagian belakang buku juga terdapat lampiran khusus mengenai asal muasal gramarye. Bagi yang menyukai komik dengan genre tersebut di atas, judul yang satu ini layak untuk masuk koleksi di rak buku anda.
« Last Edit: April 03, 2016, 11:20:34 pm by weisswald » Logged

Truth becomes fiction when the fiction's true;
Real becomes not-real where the unreal's real.
rena2en
LX - Junior
**

Reputation: 22
Offline Offline

Posts: 200


Escaping from "rotten soul" ^^;;


Awards
« Reply #4 on: April 04, 2016, 07:04:47 pm »

Raja Setan, Ambilin Itu Dong! / Maou-sama Chotto Sore Totte!!



Dikisahkan seorang gadis yang berprofesi(?) menjadi Raja Setan telah dikalahkan dan disegel kembali oleh para segerombolan pahlawan.Namun sayangnya,Para pahlawan juga ikut terjebak didalam segel bersama Raja Setan.

Bersama-sama,Para pahlawan saling menggendong...eh bahu-membahu bersama Raja Setan untuk bisa lepas dari segel yang disebut Sangkar dan kembali ke Dunia semula

Cerita keseharian super absurd ini memampangkan Raja Setan yang tidak berdaya sering ditindas oleh Sang Penyihir maniak yang sangat manipulatif dalam memanfaatkan kondisi dan keadaan.Ada juga Sang Pahlawan dan Sang Petarung yang tidak bisa disebutkan nama aslinya karena terhalang sesuatu(?).Semua karakter di komik ini belum memiliki nama asli jadi mereka dipanggil berdasarkan pangkat masing-masing.seperti Dayang Raja Setan dan Si Orang paling Tua Di Jurusan Penelitian Raja Setan Huh?

Komik ini dibuat oleh Tomoya Haruno,Pengarang yang juga membuat Komik D-Frag(telah diadaptasi menjadi anime)bergenre Komedi-Fantasi yang menyajikan lawakan Boke dan Tsukkomi yaitu memberikan pernyataan bodoh/lelucon(Boke) dan membalas/mengomentari lelucon yang diberikan(Tsukkomi)

Saran yang sedikit penting tapi wajib diingat baik-baik,Baca dan tertawa saja.Tidak perlu dipikir keras-keras terlebih dianalisis menggunakan rumus Krabby Patty.Tak akan dapat Intisari-nya.

Gambar yang menarik dan ringan untuk dibaca.detail celana dalam ranking A sungguh indah(salah fokus)

Sangat menghibur
Mengocok perut
namun SUSAH dapat inti ceritanya (lelah )

^^^Tambahan : terjemahan komik "Raja Setan,Ambilin Itu Dong!" oleh elex masih sedikit belepotan seperti ada beberapa jokes yang tidak dapat feel komedinya karena pencampuran kata baku dan kata tidak baku pada balasan leluconnya(Tsukkomi).Semoga di komik selanjutnya pengalihan bahasa bisa lebih baik lagi sehingga pesan moralnya(?) bisa disampaikan dengan baik kepada pembaca(tapi translator sungguh kreatif dalam menamai kasta(?) celana dalam tersebut )  ^^^

« Last Edit: April 11, 2016, 09:52:34 pm by rena2en » Logged


I'm Despairly In Love with dead characters ngoceh
Aikawa_Chocola
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 5


Awards
« Reply #5 on: April 09, 2016, 10:21:44 am »

Raja Setan, Ambilin Itu, Dong!

Komik ini memiliki judul yang sangat unik dan bikin tertarik, komik karya Tomoya Haruno yang juga membuat komik komedi D-Frag yang sudah diadaptasi menjadi anime.

Cerita Raja Setan, Ambilin Itu, Dong! berawal dari sekumpulan Pahlawan yang bermaksud menyegel Raja Setan tapi malah ikut terjebak di dalam segel itu sendiri, si Raja Setan yang manis dan polos tidak berdaya menghadapi bully si Penyihir yang sadis, pandai bicara yang bermulut lebih tajam dibandingkan silet dan dijuluki anak jenius, karena di dalam segel Raja Setan tidak bisa menggunakan sihirnya. Sementara itu mereka yang terjebak bekerja sama mencari cara bagaimana keluar dari segel itu.

Di volume 01 ini masih membahas mengenai perkenalan karakter secara kocak, dimana penggambaran setiap karakter yang sangat baik dan lucu dengan mengeluarkan isi hati dan pikiran si karakter tanpa ada yang ditutupi, para tokohnya blak-blakan banget. Selain kegiatan mereka untuk mencari jalan keluar dari segel mereka melakukan kegiatan-kegiatan seperti main ping pong buat mengisi kebosanan ataupun membicarakan kenyataan yang di masa lalu yang membuat kita tertawa, tapi tetap aja si Raja Setan akhirnya kena bully sama si Penyihir.

Hanya saja tokoh di komik ini tidak memiliki nama hanya memakai nama umum seperti Raja Setan, Penyihir, Pahlawan, Petarung dan lain-lain, hal ini bisa menjadi ciri khas tapi bisa juga menjadi poin minus dimana tidak memiliki nama panggilan untuk membedakan dengan komik lain.

Gambarnya juga bagus apalagi berbagai ekspresi para tokoh yang kocak yang digambarkan dengan baik, jadi bagi yang suka komedi dan cerita santai tapi menghibur komik ini layak untuk di ikuti dan di koleksi.
Logged
kokuo sama
LX - Senior
****

Reputation: 35
Offline Offline

Posts: 820


araa !!! destroy de' world


WWW Awards
« Reply #6 on: April 09, 2016, 02:22:00 pm »


Evil Eater

"Tidak ada yang sempurna pada tiap tindakan manusia."
Kento Nagumo, Agen Gramarye yang merupakan Searcher terhebat dengan julukan "Deep Searcher" yang memiliki julukan buruk sebagai "Penghancur Kawan", mengingatkan junior sekaligus partner barunya, Yoko Amagi si "Evil Eater" agar tidak selalu terpaku pada buku teks dipekerjaan pertamanya. Sebagai Agen Penegak Gramarye, sudah menjadi kewajiban mereka untuk menelusuri Bug dan menghapusnya dari para Returner.
Returner, merupakan korban yang tewas dalam suatu kejahatan yang dihidupkan kembali melalui pertukaran jiwa dari pelakunya yang dihukum mati, karena jiwa dari para pelaku yang tidak murni, pada akhirnya para Returner pun dibebani Bug, bibit kejahatan yang dimiliki manusia termasuk iri hati, kebencian dan dendam, setelah bangkit dari kematian.
Suatu hari, ketika Amagi bertemu dengan Shinobu Shinonome, Returner yang berhasil melarikan diri sebelum sempat di Debug oleh Nagumo dan partner sebelumnya, Sawaki. Perumahan yang digunakan oleh Badan Gramarye sebagai Safe House untuk para Returner yang telah kembali ke masyarakat, tiba-tiba meledak. Siapakah pelakunya? Apa hubungan Shinonome dengan Ibu Amagi yang keberadaannya tidak diketahui? Apa yang terjadi antara Shinonome dan Nagumo hingga Sawaki harus dirawat di Neverland?

Artwork yang luar biasa, penggambaran Bug dan Personal Dowsing yang patut diacungi jempol. Cerita yang padat, membutuhkan konsentrasi karena alurnya yang cukup cepat. Komik ini akan tamat dalam 3 volume, sangat layak untuk dikoleksi.





Raja Setan, Ambilin itu dong!

"Apanya yang Rainbow Darkness!? Si Kakek itu ngajarin yang tidak-tidak saja waktu aku kecil!"
Raja Setan heboh sendiri saat mengingat kembali asal mula penamaan Jurus Pamungkasnya, Rainbow Darkness, yang diolok-olek oleh Penyihir. Kesal karena dibilang jurusnya tidak ada harmoni dan terkesan asal-asalan, Raja Setan pun dengan semangat menjelaskan bahwa jurus tersebut sangatlah hebat, dimana setelah cahaya cantik berwarna pelangi dilepaskan, yang tersisa hanyalah daratan tandus yang hitam bagai kegelapan. Sayangnya, penjelasan Raja Setan justru makin diolok-olok oleh Penyihir.
Raja Setan yang telah kehilangan kekuatannya tersegel di dalam "Sangkar" bersama Penyihir serba bisa yang juga kehilangan kekuatan sihirnya, mereka terpaksa gencatan senjata dan bekerja sama untuk mencari jalan keluar dengan melewati hari dengan penindasan, keisengan bahkan lawakan. Akankah mereka menemukan jalan keluarnya?

Komik yang super kocak, hanya butuh dua halaman pertama, komik ini mampu membuat pembacanya tertawa terbahak-bahak, bisa dibayangkan komedi yang disajikan dalam komik ini sangat luar biasa. artwork dan joke yang bagus, cocok untuk pembaca yang menyukai jenis komedi melalui dialog antar karakter. Komik yang sangat layak dikoleksi.





The Book of List

"Jam tangan itu, awalnya milikku... Itu artinya, kamu yang menyatu dengan jam itu juga jadi milikku"
Keseharian Akitsune Hiwatari langsung berubah setelah mendapatkan sebuah jam tangan aneh dari kantong yang seharusnya berisi bekal makan siangnya. List, gadis imut berusia 9 tahun yang mengaku sebagai pemilik jam tangan [Aschenputtel] yang dapat mengembalikan suatu objek pada kondisi 24 jam sebelumnya tersebut, pada akhirnya membeli toko barang antik warisan kakek Akitsune. Keduanya mencari cara untuk memisahkan jam yang menancap sempurna dipergelangan tangan Akitsune sambil membuka kembali toko barang antik yang sudah lama tutup, dengan Akitsune sebagai pegawainya, tentu saja.
[Aschenputtel] si Putri Abu, merupakan salah satu benda yang memiliki kekuatan ajaib dari Dongeng Grimm, karena kekuatannya yang istimewa, banyak yang terpesona dan mengincar alat sihir tersebut, tentu saja Akitsune selaku Pencerita [Aschenputtel] pun menjadi incaran. Tatsufumi Kunieda, si Pencerita [der Wolf und die Sieben Jungen Geißlein] kembali mengincar Akitsune setelah sebelumnya sempat membuat Akitsune hampir mati demi mendapatkan [Aschenputtel]. Apa yang terjadi selanjutnya? Siapakah kelompok yang berada di belakang Kunieda?

Cerita yang unik yang dibumbui dongeng-dongeng yang tidak asing lagi di telinga. Isi ceritanya mengingatkan pada komik lawas Card Captor Sakura, yang mengumpulkan Clow Card, sedangkan di sini diceritakan bahwa List berusaha untuk menyegel semua alat sihir ke dalam buku Dongeng Grimm. Dari keunikkan dan artworknya, komik ini layak untuk dikoleksi.
Logged

Kuylah Baca Ceritaku #NDsWattpad #NDsStory >,<
https://www.wattpad.com/user/Endy_UKilled

Image Hosting bermasalah, menyebabkan gambar jadi tak kasat mata

Mau baca Ripiu Abal-abal? Cek #NDsReview #NDsCollectionn di IG aku~
https://www.instagram.com/Endy_UKilled/

Difollow yak //plak
weisswald
LX - Senior
****

Reputation: 87
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 998


Fino Alla Fine


Awards
« Reply #7 on: April 09, 2016, 06:51:50 pm »

"Raja Setan, Ambilin itu dong!"
"Yang ini!?"
"Bukan"

Sekelompok Pahlawan berhasil mengalahkan dan menyegel kembali Raja Setan ke dalam "Sangkar". Tetapi karena sesuatu hal, mereka ikut tersegel di dalam. Karena itu mereka memutuskan bekerja sama dengan Raja Setan untuk mencari jalan keluar dari dalam "Sangkar".

Pada kenyataannya, di dalam "Sangkar", Raja Setan yang kehilangan kekuatannya hidup ditindas oleh Si Penyihir yang cerdas memanfaatkan situasi meskipun tanpa sihirnya. Selain Si Penyihir yang mesum dan tergila-gila pada celana dalam wanita, ada Si Pahlawan yang tidak disangka pandai memasak, lalu ada Si Petarung walaupun masih kecil tapi sangat kuat.

Terlihat dari judulnya dan cover-nya, komik ini ceritanya lucu dan menghibur. Walaupun menurut saya alur ceritanya yang berkesan maju mundur sedikit membingungkan. Selain masalah alur cerita dan mungkin fan service yang menurut saya masih wajar, komik ini cocok dibaca bila suka cerita komedi yang menghibur.
« Last Edit: April 09, 2016, 07:12:31 pm by weisswald » Logged

Truth becomes fiction when the fiction's true;
Real becomes not-real where the unreal's real.
ruth_shiela
LX - Junior
**

Reputation: 2
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 149


Shinjitsuwa Itsumo Hitotsu!


Awards
« Reply #8 on: April 11, 2016, 09:23:53 am »

Plot:
Tokoh utama kisah ini adalah seorang anak laki-laki bernama Akitsune.Suatu hari ia membantu mengambilkan barang seorang gadis kecil di dalam kereta,namun ternyata Akitsune salah mengambil dan malah memberikan tas miliknya.Pada saat memeriksanya,ia menemukan jam tua dengan label Aschenputtel.Tertarik dengan jam itu,ia pun memakainya.Namun tanpa diduga ia malah diserang oleh orang yang tidak dikenalnya.
Ketika terluka parah karena diserang,Akitsune memberitahu dirinya bahwa ia tidak ingin mati,dan mendadak seorang wanita muncul dihadapannya dan memberitahu bahwa ia juga tidak ingin hilang dan bahwa mereka saling membutuhkan.Waktu pun berputar balik,dan Akitsune menyadari bahwa dirinya masih hidup.Jam itu lalu menempel di pergelangan tangannya.
Saat itulah gadis kecil yang dulu pernah ditemuinya di kereta muncul kembali.Gadis bernama List ini menceritakan bahwa terdapat banyak alat ajaib yang tersebar di berbagai belahan dunia,termasuk Aschenputtel,yang didasarkan pada kisah dongeng Grimm bersaudara.Tugas List adalah mencari dan menyegelnya agar alat-alat itu tidak menimbulkan masalah.
Tentu ini bukanlah tugas yang mudah, apalagi dengan adanya batasan waktu karena Aschenputtel yang menempel pada Akitsune bisa menginfeksinya dan menyebabkan kematian.Akitsune lalu bergabung dengan List mencari alat-alat lainnya dengan harapan salah satunya mampu memisahkannya dengan Aschenputtel.

Alasan ketertarikan:
*Gaya gambarnya menarik khas komik shonen.Covernya juga didesain dengan baik dan mampu mencuri perhatian.
*Aku suka kombinasi fairytale dan Grimm bersaudara.Menarik melihat pengarangnya memasukkan unsur fairytale ke dalam alat-alat yang hendak dicari.
*Kisahnya mengingatkanku pada masterpiecenya Clamp,Card Captor Sakura(kartu yang tersebar ke berbagai tempat dan masing-masing memiliki kekuatan ajaib).

Some trivia for you:
*Komik yang ditulis Izuco Fujiya ini mulai dipublikasikan di majalah komik Jepang,Monthly Shonen Sirius pada tahun 2011 dan tamat di volume 6.
*Komik ini mengambil referensi dari cerita yang dibuat Grimm bersaudara.Grimm bersaudara adalah akademisi Jerman yang sangat terkenal karena menceritakan ulang kumpulan cerita rakyat dan dongeng dari daratan Eropa seperti Snow White,Cinderella,serta Hansel&Gretel.
*Aschenputtel bila diterjemahkan berarti Cinderella.
« Last Edit: April 11, 2016, 09:39:03 am by ruth_shiela » Logged

Life is beautiful...
bleach77
LX - Noob
*

Reputation: 2
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 68



Awards
« Reply #9 on: April 12, 2016, 08:34:42 pm »

Pikiran kalian sedang suntuk?
Butuh bacaan yang mampu menyegarkan pikiran kalian kembali?
Bisa jadi inilah bacaan yang cocok untuk kalian...

Kisah Raja Setan, Ambilin Itu Dong! dimulai ketika sekelompok pahlawan berhasil mengalahkan raja setan yang begitu ditakuti,dan menyegelnya di dalam penjara dimensi lain. Namun pada saat menyegel raja setan ini, justru para pahlawan ini ikut tersegel
bersama dengan raja setan. Karena disegel, tentu saja kekuatan raja setan dan para pahlawan ini lenyap.
Di dalam penjara dimensi lain inilah, kisahnya dimulai. Kita akan menemukan berbagai tingkah laku konyol dari raja setan dan para
pahlawan ini untuk bisa menemukan jalan keluar. Mampukah mereka keluar dari sana dan hidup seperti normal lagi?

Mendengar judul komik ini, mungkin sejenak kalian akan mengerutkan kening. Bisa jadi pikiran kalian sama denganku, kok judulnya aneh dan unik begini ya?
Apakah Elex tidak salah dalam menterjemahkan judulnya?
Jangan salahkan Elex, karena memang judul aslinya adalah Maou-sama Chotto Sore Totte!! yang bila diterjemahkan menjadi Hey! Miss Satan taking it!!(Hey! Nona setan ambilkan itu!!).
Raja setan dalam komik ini memang digambarkan berpenampilan seperti seorang gadis muda.
Pengarangnya sendiri, Tomoya Haruno, memang sengaja memilih judul ini untuk menegaskan bahwa komik ini memiliki hampir 100% unsur humor didalamnya, sehingga pada saat membacanya,
tidaklah diperlukan sebuah pemikiran yang dalam. Jika dilihat dari latar belakangnya, sang pengarang memang merupakan spesialis pembuat cerita komedi.
Lihat saja judul-judul komik yang sudah dibuatnya seperti D-Frag!, Lucky Star, dan Maou-sama Chotto Sore Totte!! yang kesemuanya memiliki genre komedi.
Di negara asalnya, komik ini mulai dirilis tahun 2011 di majalah Miracle Jump milik Shueisha, sebelum kemudian berpindah ke majalah Ultra Jump yang juga dimiliki oleh Shueisha.
Hingga saat ini, komik ini telah terbit hingga volume 4 di Jepang dan masih terus bersambung. Sedangkan di Indonesia, April ini Elex baru saja menerbitkan volume 2nya.
Logged

Go for your Dream
Sufyan Hakim
LX - Junior
**

Reputation: 43
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 227


Darker than Black


Awards
« Reply #10 on: April 13, 2016, 10:01:08 am »

Akitsune Hiwatari, seorang siswa dengan rambut acak-acakan yang pemalas, seenaknya, dan suka membolos. Tapi, jangan meremehkannya. Dia memiliki kemampuan “menakar barang antik” yang membuatnya terlihat keren. Bagaimana tidak, Akitsune adalah seorang anak pemilik toko barang antik yang terbengkalai. Suatu hari, secara tidak sengaja tas bekalnya tertukar dengan tas milik gadis yang ditolongnya di kereta. Isi tas tersebut adalah sebuah jam tangan yang mampu mengembalikan sesuatu ke kondisi 24 jam sebelumnya. Dari sinilah takdir Akitsune dengan dunianya yang terlihat membosankan berubah drastis menjadi menegangkan.

Jam tangan ajaib itu pun menjadi incaran lelaki misterius. Saat nyawa Akitsune dalam bahaya, muncullah List. List adalah pemilik jam tangan ajaib yang bernama Aschenputtel (Cinderella) tersebut. Akitsune yang sekarat terpaksa menggunakan Aschenputtel pada dirinya dan akhirnya menyatu dengan jam tersebut. Mau tidak mau, List harus mengikuti Akitsune sampai jam tangan itu terlepas. Dari sinilah dimulainya pertualangan Akitsune bersama List, seorang ahli dan kolektor benda-benda ajaib, mengumpulkan 200 benda ajaib Dongeng Grimm.




Ide cerita yang digunakan sangat unik, yaitu “benda-benda dengan nama judul dongeng yang memiliki kemampuan ajaib sesuai cerita dongeng tersebut”. Meskipun unsur komedi dan misteri yang diracik oleh komikusnya tersampaikan dengan baik, namun unsur ketegangan yang diharapkan kurang begitu terasa. Beberapa adegan yang seharusnya menjadi sangat menegangkan, terlewati biasa-biasa saja. Kelebihannya, Character Profile di setiap perantaraan bab membantu lebih memahami setiap tokoh.

Gambar yang digunakan dalam komik ini sebenarnya kurang cocok untuk cerita shonen. Mata yang besar, screentone beraneka corak, dan background yang sederhana akan mengganggu penggemar cerita shonen. Namun, benda-benda ajaibnya digambarkan dengan sangat detail dan artistik. Sangat indah dipandang. Mungkin hal inilah yang menyebabkan komikus Izuco Fujiya diminta untuk menangani gambar dua judul Durarara!! di majalah shojo Sylph.

Komik ini cocok untuk segala pembaca, baik itu penggemar cerita shonen maupun shojo. Juga sangat mudah untuk dikoleksi karena hanya enam volume.
Logged

You Just Try Again . . .
raven
(r)avengers
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 119
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 7.479



WWW Awards
« Reply #11 on: April 13, 2016, 12:20:40 pm »

Review ruth_shiela tidak bisa diikutsertakan karena melebihi batasan 300 kata.
Untuk yang lain, silakan berkomentar~
Logged

Lee
LX - Member
***

Reputation: 77
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 736


Leadership is action, not position


WWW Awards
« Reply #12 on: April 13, 2016, 01:13:51 pm »

Dari keempat review Evil Eater, saya tertarik dengan review dari Meriana. Bukan hanya dari sisi cerita, Meriana juga me-review pengembangan cerita dan pengembangan karakter. Saya jadi bisa mengira-ngira cerita dan layak atau tidaknya komik ini untuk dibeli ^^
Logged

I may fall down but that’s not failure
Because I can just get up and run again
Because everything will make me stronger
weisswald
LX - Senior
****

Reputation: 87
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 998


Fino Alla Fine


Awards
« Reply #13 on: April 13, 2016, 02:23:27 pm »

Untuk review The Book of List pilihan saya untuk Sufyan Hakim.
Saya sedikit bingung waktu membaca ulasan Kokuo, kenapa Aschenputtel bisa menyatu dengan Akitsune dan mendapat penjelasan di punya Sufyan. Selain itu ulasan Sufyan menurut saya lebih lengkap menjelaskan kelebihan dan kekurangan komik tersebut.
Logged

Truth becomes fiction when the fiction's true;
Real becomes not-real where the unreal's real.
guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 255
Offline Offline

Posts: 3.910



Awards
« Reply #14 on: April 13, 2016, 03:46:54 pm »

Untuk Raja Setan, Ambilin Itu, Dong! ulasannya pada menghibur semua~ terutama karena aku lagi maju-mundur buat ngambil komik ini ngoceh
Yang bikin ketawa di awal adalah punya Weiss gara-gara ngutip tulisan-tulisan di kovernya itu Grin Bleach yang nyebutin status komik ini juga oke, dan Rena yang nyebut soal "kasta celana" itu bikin penasaran
Jadi, pilih ulasan Weisswald yang jelas, plus bikin ngakak :)


Untuk Book of List, ini juga sama menariknya. Ulasan Kokuo yang pakai nama-nama asing itu menarik, cuma memang baca ulasan Sufyan kerasa sangat jelas, baik sinopsisnya maupun pendapatnya :)
Jadi, pilih ulasan Sufyan Hakim :)


Untuk Evil Eater, aku seneng banget baca ulasan Meriana, Weisswald, dan Kokuo-sama soalnya abis baca komik ini ada beberapa hal yang aku ga ngerti, dan jadi lebih paham setelah baca ulasan kalian + ngobrol-2 di thread-nya panda-nomnom XDD
Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
gusfina
LX - Senior
****

Reputation: 92
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 788

Ubugoe ♪


WWW Awards
« Reply #15 on: April 13, 2016, 06:21:56 pm »

Ohho~! \(^ o ^)/ Heartbeat shortcut greget review is greget! //wat
Terima kasih, usaha para reviewer dan tulisan kalian semua sangat menarik dan menggugah hati. Kali ini perkenankan saya ikut berkomentar.
Nah baiklah,  mulai dari mana ya? Ufufufu~ ///U v U///


...-...-...-...-...-...-...   


|| Evil Eater ||
Masing-masing review mampu mengutarakan dan menjelaskan istilah-istilah yang menjadi landasan cerita di Evil Eater dengan baik. Tapi saya harus mengancungi jempol pada kejelian Meriana. Kalimat yang dipilihnya memang poin terbesar untuk dipaparkan kepada pembaca di awal review. Kata-kata yang bernada mengambang dan menakutkan seperti itu bukankah menarik untuk sebuah review? laughing  Tatanan tulisannya juga menarik, menjadikan reviewnya lebih 'terkesan mudah dibaca'.
Tapi mengenai ulasan isi hati yang lebih terbuka, saya salut kepada guguk yang berani memberikan contoh-isi bukunya. Kokuo-sama dan weisswald juga memiliki review yang padat dan informatif. icon14


Untuk review Evil Eater, perkenankan saya memilih review saudara Meriana Grin
Overall, review kalian berempat semua menarik kok^^   


...-...-...-...-...-...-...   


|| Raja Setan, Ambilin Itu Dong! ||
Review pertama yang paling menggoda tentu saja milik saudara weisswald. Singkat, padat, dan jelas. Tata pengaturan tulisannya rapih dan meski kalimat yang dipilih itu sudah ada di kover, tapi jika dituliskan secara menurun kesannya jadi benar-benar percakapan. Saya rasanya gatal untuk menambahkan tanda seru di bagian kata "bukan" itu.
Lalu untuk review rena2en, saya merasa mungkin beberapa penulisannya harus diperbaiki. Meski ini cuma masalah minor, tapi penggunaan 'spasi' itu akan membantu memperapih penulisan lho^^. Tapi overall reviewnya cukup oke, sama seperti peserta lain. Untuk review yang informatif, review saudara bleach77 dan Aikawa_Chocola menurutku memberikan pendapat mereka dan informasi mengenai buku pertamanya dengan baik. Ah, tidak untuk dilupakan review dari kokuo-sama juga menarik dengan bahasa yang baku dan formal, tipe tulisan yang cocok sebagai sinopsis belakang buku Grin
Kalau ini review yang bisa diduet-kan reviewnya, saya mungkin berharap penjelasannya seperti saudara weisswald dan isi pendapatnya seperti tulisan Aikawa_Chocola


Untuk review Raja Setan, Ambilin Itu Dong!, perkenankan saya memilih review saudara weisswald Grin
Overall, review kalian berlima semua menarik kok^^   


...-...-...-...-...-...-...   

|| Book of List ||
Pada review ini saya... akan jadi orang jahat
Dalam dua pilihan review, saya merasa keduanya tidak benar-benar menggugah keinginan beli saya. Kalimat pertama yang dipilih kokuo-sama untuk menarik pembaca, terasa agak aneh jika dituliskan begitu saja. Mungkin tidak ada salahnya memainkan fitur forum dan membuat kalimat ini berpotongan agar lebih mudah dibaca (dan dibayangkan bacaannya?)
Lalu untuk review Sufyan Hakim, review 'opini'-nya sebenarnya saya tidak begitu sukai. Bagian dimana:
Mungkin hal inilah yang menyebabkan komikus Izuco Fujiya diminta untuk menangani gambar dua judul Durarara!! di majalah shojo Sylph.
saya rasa agak... terlalu jauh untuk membahas ini dalam sebuah review. Kecuali jika itu memang benar-benar seperti itu. Meski begitu, jika kalimat itu dituliskan sebagai bahan diskusi tambahan untuk pembaca, mungkin tidak masalah untuk saya pribadi. mikir
Terlepas dari itu, tulisan review kokuo-sama dan Sufyan Hakim cukup menarik. Masing-masing menyuarakan bagaimana menariknya Book of List.


Untuk review Book of List, perkenankan saya memilih review saudara Sufyan Hakim Grin
Overall, review kalian berdua semua menarik kok^^   


...-...-...-...-...-...-...   
Logged

fetzhang
LX - Junior
**

Reputation: 8
Offline Offline

Posts: 178


Rain + Coffee + Books = Perfect


Awards
« Reply #16 on: April 14, 2016, 07:20:26 am »

evil eater: Weisswald
guguk: wah.. bagus, dengan penjelasan menggunakan poin yang lebih mudah membacanya...
meriana: Paragraf awal, walaupun tidak dijelaskan terperinci seperti guguk, namun, tetap bisa dimengerti. Sayangnya quote itu membuat saya bingung.
weisswald: Menjelaskan latar belakang kedua tokoh utama, penjelasan mengenai inti cerita juga menarik :)
kokuosama: Penjelasan yang singkat dan jelas.

Raja Setan, Ambilin Itu Dong!: Bleach77
rena2en: "...namun SUSAH dapat inti ceritanya (lelah)" ---> saya setuju dengan kalimat ini, waktu baca resensi juga bingung hahahha
Aikawa_Chocola: Jelas dan bisa dimengerti, lanjutkan gaya tulisan ini, enak dibaca.
Kokuo sama: Kokuo menjelaskan bahwa penyihir juga terperangkap di dalam segel, yang tidak dijelaskan oleh dua reviewer sebelumnya ^^
Weisswald: singkat dan jelas seperti biasanya :)
Bleach77: Jelas dan menghibur, sayangnya terlalu banyak informasi mengenai komik ini yang menurut saya tidak perlu dimasukkan, jadinya kepanjangan.. untungnya masih muat dalam 300 kata ya

The Book of List: Sufyan Hakim
Kokuosama: "...tentu saja Akitsune selaku Pencerita [Aschenputtel] pun menjadi incaran. Tatsufumi Kunieda, si Pencerita [der Wolf und die Sieben Jungen Geißlein] kembali mengincar Akitsune..." ---> apakah ada dua "Pencerita" di sini?? mikir
Saya kira [Aschenputtel] itu nama jamnya?
Sufyan Hakim: Sangat jelas mengenai latar belakang kedua tokoh dan mengapa List bisa sampai mengikuti Akitsune :)


Karena tidak meresensi satu judulpun, jadinya puas komenin orang... wakakkaka... Maaf bila ada yang tidak berkenan. Sampai jumpa dua minggu lagi  Cool
Logged
jabberwock
LX - Noob
*

Reputation: 4
Offline Offline

Posts: 90



Awards
« Reply #17 on: April 18, 2016, 11:15:45 pm »

Untuk review Evil Eater saya memilih Guguk
Disini guguk memberi poin-poin sehingga reviewnya lebih enak dibaca Cheesy terutama kalimat "semuanya masih menggantung kayak jemuran" membuat saya bertanya-tanya apakah semua pertanyaan tersebut bisa dijawab dalam 3 volume?


Untuk review Raja Setan, Ambilin Itu Dong! pilihan saya jatuh kepada Weisswald
Reviewnya ringkas, jelas dan lebih mudah dipahami, juga membuat pembaca penasaran icon14


Untuk review Book of List saya tertarik dengan ulasan Sufyan Hakim
Ulasan yang diberikan oleh Sufyan sangat jelas dan detail, ditambah juga memberikan kekurangan dan kelebihan komiknya dengan rinci sehingga pembaca bisa memutuskan apakah komik itu layak dikoleksi atau tidak Wink
Logged

If you were to write a story with me in the lead role, it would certainly be a tragedy - Kaneki Ken

ruth_shiela
LX - Junior
**

Reputation: 2
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 149


Shinjitsuwa Itsumo Hitotsu!


Awards
« Reply #18 on: April 19, 2016, 05:16:35 pm »

Karena gagal dalam proses seleksi PAPR kali ini, coba ikut mereview aja deh. Siapa tahu bisa menjadi komentator terbaik.^^
Aku coba menilai kelebihan dan kekurangan dari setiap review yang masuk.
1. Raja Setan, Ambilin Itu Dong!
rena2en :
Kelebihan : Ulasan yang lengkap tentang ceritanya membuat orang yang membacanya bisa tahu apa yang hendak disajikan dalam komik ini.
Kekurangan : Di beberapa bagian, ada yang membuat bingung, seperti penggunaan beberapa tanda (?). Apakah memang dikomiknya tidak dijelaskan atau yang mereview memang bingung dengan
bagian tersebut. Ada beberapa penggunaan kata yang tidak pas juga, seperti beberapa jokes yang tidak dapat feel komedinya. Mungkin lebih tepat jika ditulis beberapa jokes yang tidak mampu membuat tertawa.

Aikawa_Chocola :
Kelebihan : Aku suka dengan cara Aikawa_Chocola menceritakan ulasan komik ini. Terlihat rapi dan mudah dipahami.
Kekurangan : Sayangnya di beberapa bagian, masih ditemukan kata yang tidak baku/tidak sesuai EYD, seperti kata banget dan aja. Mungkin jika diperbaiki, aku yakin reviewnya akan benar-benar oke.:)

Kokuo sama :
Kelebihan : Kalimat penutup yang diberikan mampu membuat orang yang membaca review kokuo sama tertarik untuk mengkoleksi komiknya ini.
Kekurangan : Jujur, dibandingkan yang lain, aku paling bingung dengan ulasan cerita yang ditulis oleh kokuo sama (olok-olek itu artinya apa ya?). Tidak dijelaskan juga bagaimana raja setan bisa kehilangan
kekuatannya dan tersegel dalam sangkar. Apakah memang dari awal sudah disegel?

Weisswald :
Kelebihan : Kalimat pembuka yang dijadikan tagline mampu membuat penasaran orang-orang untuk membaca reviewnya lebih lanjut.
Kekurangan : Rasanya terlalu singkat review yang ditulis, hanya 6 baris saja. Padahal rasanya masih bisa dikembangkan lagi. Lalu juga ada yang membuat bingung dengan kehadiran si Penyihir. Apakah si Penyihir ini
sudah ada di dalam sangkar, atau dia termasuk dalam sekelompok pahlawan tersebut.

Bleach77 :
Kelebihan : Ulasan yang lengkap dari bleach77 mampu membuat orang semakin tertarik membaca komiknya. Lalu juga rasa penasaran kenapa Elex memberi judul komik ini dengan judul yang 'sedikit aneh' terjawab
lewat ulasannya.
Kekurangan : Tidak disertai kesan-kesan pribadi setelah membaca komik ini. Padahal itu juga mampu mempengaruhi orang untuk membaca/membeli komiknya.

Dari kesemuanya, untuk Raja Setan, Ambilin Itu Dong! aku pilih review punya bleach77

Evil Eater :
Guguk :
Kelebihan : adanya gambar yang menyertai postingan review menjadi suatu nilai tambah. Membuat review dengan berdasarkan poin per poin juga
sebuah keunikan tersendiri.
Kekurangan : aku masih menemukan beberapa kata yang tidak baku yang masih dipergunakan, selain itu rasanya tidak apa-apa memberikan pendapat guguk setelah membaca volume 1nya.

Meriana :
Kelebihan : Bahasa yang dipergunakan membuat enak membaca review dari Meriana. Selain itu pendapat dari Meriana sendiri menjadi
nilai tambah yang dapat mempengaruhi orang untuk membelinya.
Kekurangan : Rasanya kalimat yang bercetak miring tidak usah dipergunakan karena hanya membuat bingung dan juga tidak dicantumkan siapa yang mengucapkan
kalimat tersebut di dalam komiknya.

Weisswald :
Kelebihan : Sinopsis cerita komiknya ditulis dengan begitu detail dan jelas sehingga makin memudahkan orang memahami isi ceritanya.
Kekurangan : Penggunaan beberapa istilah tanpa disebutkan maknanya, seperti Searcher dan debugger yang tidak dijelaskan maknanya membuat bingung orang yang membacanya.

Kokuo sama :
Kelebihan : Sama seperti Weisswald, kelebihan kokuo sama karena cerita diulas dengan begitu lengkap dan mudah dipahami.
Kekurangan : Tidak menjelaskan kenapa komik ini sangat layak untuk dikoleksi. Karena di satu sisi memuji komik ini dari segi artworknya, namun di sisi lain mengatakan bahwa ceritanya padat dan membutuhkan
konsentrasi.

Dari kesemuanya, untuk Evil Eater aku pilih review punya Meriana

The Book of List :
Kokuo sama dan Sufyan Hakim
Kelebihan : sama-sama mengulas cerita dengan lengkap dan mudah dipahami.
Kekurangan Kokuo sama : Ada yang membuat bingung dalam review Kokuo sama, terkait dengan Aschenputtel. Nama ini merupakan barangkah atau si pencerita?
Kekurangan Sufyan Hakim : Disebutkan bahwa jam tangan tsb menyatu dengan Akitsune. Ini yang membuat bingung, apakah menyatu itu berarti masuk dalam dirinya atau bagaimana?

Dari kesemuanya, untuk The Book of List aku pilih review punya kokuo sama. Apalagi Kokuo sama juga menyebut-nyebut Card Captor Sakura. Hei, siapa sih yang tidak tahu karya legendaris Clamp ini?
Dengan dikatakannya bahwa ceritanya mirip dengan Card Captor Sakura, akan membuat orang makin penasaran dan tertarik membeli komiknya.
*Semoga Elex bisa menerbitkan ulang Card Captor Sakura.:)
« Last Edit: April 19, 2016, 05:19:09 pm by ruth_shiela » Logged

Life is beautiful...
yskasim
LX - Noob
*

Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 53



Awards
« Reply #19 on: April 19, 2016, 06:22:55 pm »

Saatnya mengomentari review-review yang sudah masuk dalam PAPR.
Seperti biasa, ini bukan hal yang mudah.
Untuk Raja Setan, Ambilin Itu Dong!, saya tertarik dengan ulasan yang ditulis oleh bleach77.
Sedari awal saya sudah penasaran kenapa elex mengambil judul ini. Apakah karena kekurangan judul?hehehe
Tapi rupanya memang judul dari Jepangnya sudah 'nyeleneh' seperti itu. Info tambahan yang diberikan juga sangatlah informatif.
Kalau dari segi ulasan ceritanya, saya rasa satu sama lain saling melengkapi dan sudah pas diberikan.

Untuk Evil Eater, saya pilih review dari meriana.
Sebenarnya review dari Meriana bukannya tanpa kekurangan. Saya bingung dengan quotes yang diberikan dalan reviewnya ini.
Dilihat-lihat, quotesnya ini tidak nyambung kemana-mana dengan pembahasan ceritanya. Namun saya suka dengan gaya bercerita Meriana, terutama mengenai
ulasan yang diberikan untuk komiknya. Begitu lengkap dan jelas. Hasil akhirnya tentu saja membuat orang terpicu dan tertarik untuk mengikuti komiknya.

Untuk The Book of List, saya menyukai review yang ditulis oleh kokuo sama.
Sebenarnya kalau lengkap, saya akui lebih lengkap sufyan hakim. Namun membaca review sufyan hakim, saya yang merupakan penggemar kisah-kisah shonen, jadi berpikir ulang untuk membeli komik ini. Sedangkan review milik kokuo sama malah mendorong saya untuk membeli komik ini. Karena mampu mengompori inilah, makanya saya pilih kokuo sama.
Logged
apolonius
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 6


Awards
« Reply #20 on: April 23, 2016, 02:40:59 pm »

Evil eater : guguk
Suka dengan poin per poin yang digunakan oleh guguk karena mampu memberikan penjelasan lebih lengkap.
pembahasannya juga dibuat dengan santai. Ini mungkin ciri khas dari setiap reviewnya guguk kali ya.
pandangan mengenai gambar bagus dan keren maupun adanya yang garis tipis diperjelas lewat gambar yang disertakan.


Raja Setan, Ambilin Itu Dong! : bleach77
suka dengan potongan kalimat pembuka yang disertakan di tulisan awal bleach77.
Tambahan informasi yang diberikan setelah menguraikan garis besar cerita juga sangat mendukung dan cocok jadi pelengkap
tulisannya. Apalagi mengenai makna judul versi jepangnya (beda-beda tipis ternyata dengan judul Indonesianya)


The Book of List : sufyan hakim
penjelasan lengkap yang diberikan sufyan hakim membuat tidak bisa untuk tidak memilih tulisannya.
Cerita dijabarkan dengan cukup lengkap serta mudah dipahami.
Lalu kelebihan dan kekurangan buku juga tidak terlewatkan buat diulas.
« Last Edit: April 23, 2016, 02:42:43 pm by apolonius » Logged
Arina ZYY
LX - Babes


Reputation: 2
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 22


Damai itu Indah


Awards
« Reply #21 on: April 23, 2016, 07:06:25 pm »

PAPR edisi XVI ini saya tidak ikutan membuat ulasan. Jadi, saya memberi dukungan dan komentar saja ke ulasan teman-teman sekalian Wink

Pertama, untuk ulasan komik Evil Eater, saya memilih ulasan yang dibuat oleh guguk.
Ulasan yang dibuat kocak, sangat lucu. Menggunakan banyak emoticon yang tepat dan pas penggunaannya. Ulasannya memberikan kekurangan buku komik secara “jujur”. Selain itu, juga menggunakan gambar yang lucu dan sangat pas untuk menjelaskan dan memperkuat pendapatnya.
Setelah membaca ulasan teman-teman, saya semakin membuatkan tekad untuk mengoleksi komik ini.
Ekspresi saya untuk ulasannya: laugh

Kedua, untuk ulasan komik Raja Setan, Ambilin Itu Dong!, saya memilih ulasan yang dibuat oleh Aikawa_Chocola.
Pemaparan pendapatnya tentang buku komik lebih lengkap. Tak lupa pula mencantumkan kelebihan dan kekurangan buku komik ini. Pendapat-pendapatnya dikemukakan secara jelas dan cukup ringkas. Meski tampilan ulasan yang dibuat masih terkesan kaku, tapi masih menyenangkan untuk dibaca.
Ekspresi saya untuk ulasannya: icon14

Terakhir, untuk ulasan komik The Book of List, saya memilih ulasan yang dibuat oleh Sufyan Hakim.
Selalu saja hadir dengan ulasan yang menarik. Sinopsis ceritanya lebih lengkap dan mudah dipahami. Ulasannya mengenai buku komik ini memberikan kelebihan maupun kekurangannya, sehingga menjadi bahan pertimbangan penting untuk para pembaca sebelum membeli komik ini. Mungkin ada kesalahan kata yang sedikit mengganggu, yaitu kata pertualangan. Selebihnya sangat menyenangkan untuk dibaca.
Ekspresi saya untuk ulasannya: clap

Selamat kepada teman-teman yang telah memberikan ulasannya clap
Semoga PAPR ini dapat menjadi wadah sharing buku komik buat semua teman-teman pecinta komik.
Logged
ari1817
LX - Babes


Reputation: 1
Offline Offline

Posts: 19



Awards
« Reply #22 on: April 24, 2016, 09:21:11 am »

1. Review yang membuat saya tertarik untuk membaca komik Evil Eater ada pada review yang dibuat kokuo sama.
Menarik membaca penggambarannya mengenai dunia dalam Evil Eater ini, dan ulasannya juga bisa dibilang cukup padat
tanpa perlu berpanjang-panjang ria.

2. Untuk Raja Setan, Ambilin Itu Dong!, saya tertarik dengan review yang dibuat bleach77, karena selain tulisannya rapi
dan saya juga tidak menemukan adanya kesalahan typo/ketik, review dari bleach77 juga begitu padat dan informatif, terutama
mengenai info-info seputar komiknya. Like it!

3. Dan terakhir, untuk judul The Book of List, sepertinya lagi-lagi saya harus memilih orang yang sama, yaitu kokuo sama.
Ini dikarenakan review miliknya mampu membuat saya penasaran terhadap komik ini, semenarik apakah hingga disandingkan dengan
Card Captor Sakura. Dari tulisannya yang mengatakan keunikan dan artworknya, sepertinya saya setuju jika melihat dari gambar covernya.

Fiuh, hampir saja saya memilih satu orang yang sama untuk tiga judul yang berbeda. Grin
Salut untuk semua review yang masuk.
« Last Edit: April 24, 2016, 09:22:52 am by ari1817 » Logged
nophee
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 16



Awards
« Reply #23 on: April 25, 2016, 08:50:44 pm »

Untuk review edisi ini, pilih yang paling sedikit dulu deh reviewernya.
Buat judul The Book of List, rasanya ulasan Sufyan hakim paling menggugah diriku, karena selain enak dibaca, sudut pandang dari sufyan setelah membaca komiknya ikut diulas. Ini yang tidak ditemui pada ulasan kokuo sama.
Jadi pilih Sufyan Hakim.:)

Buat judul Evil Eater, entah kenapa aku suka membaca ulasan milik Meriana. Bisa jadi karena kerapihan ulasan yang dibuatnya. Namun selain itu juga aku tertarik dengan sudut pandang Meriana setelah membaca komiknya. Namun kalau ditanya pendapat pribadi tentang mau membeli atau tidak komik evil eater ini, tampaknya harus pikir-pikir dulu. Kok rasanya ceritanya cukup berat ya? no

Untuk judul Raja Setan, Ambilin Itu Dong!, pas liat di toko buku, sudah tertarik dengan judul ini. Tapi liat komentar dan review dari yang sudah baca dulu. Dan setelah melihat serta membaca review-reviewnya, makin memantapkan diri buat ambil komik ini. Dari kelengkapan ulasan sih, aku suka dengan punyanya Bleach77. Rasanya lebih enak dibaca seperti milik Sufyan dan Meriana, serta ulasannya pun lengkap. Wink
Logged
Ever
LX - Member
***

Reputation: 96
Offline Offline

Posts: 654



Awards
« Reply #24 on: April 27, 2016, 01:15:03 am »

Untuk Evil Eater: meriana
Rapi, enak dibaca dan pembagian porsi antara sinopsis cerita dan penjabaran keunggulan buku lebih seimbang dibanding yang lain. Untuk guguk, seperti biasa gaya tulisannya selalu bisa bikin senyum2 sendiri, tapi kali ini kesan dan opininya untuk segi cerita masih 'mengambang' antara mau merekomendasikan buku ini atau tidak. Weiss dan kokuo sama2 memberi review yang jelas dan gamblang, tapi agak terlalu 'datar' untuk selera saya.

Komentar tambahan: sinopsis mendetail dalam review kadang membantu, tapi untuk judul semacam Evil Eater ini yang kompleks dan banyak istilah asing, bisa jadi bumerang yang mengintimidasi calon pembaca seperti saya Azn Mungkin ada beberapa hal yang tidak perlu disebutkan dulu di review, biar bukunya saja yang menjelaskan.

Untuk Raja Setan, Ambilin Itu Dong!: rena2en
Menggambarkan seperti apa ceritanya dengan baik, dan saya suka gayanya yang ceplas-ceplos dan agak sableng Kalau formattingnya agak dirapikan, pasti akan semakin menyenangkan untuk dibaca. Paling susah menentukan pilihan untuk yang ini karena saya lumayan suka semua review yang masuk, tapi pada akhirnya saya rasa punya rena yang paling mewakili sensasi dari buku ini.

Untuk Book of List: Sufyan Hakim
Seperti biasa, rapi, rinci, dan penuh info menarik. Perbandingan dengan Cardcaptor Sakura yang dipakai kokuo sebenarnya menarik, tapi rasanya bagian opininya bisa dikembangkan lagi. Sayang review dari Ruth melampaui kuota, karena sebenarnya bagus.
Logged
Pages: 1 2 3 [All]   Go Up
Print
Jump to: