Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

607.375 Posts in 16.874 Topics- by 44.454 Members - Latest Member: rautimenca1985
Poll
Question:
Yang manakah review Dragon Ball favoritmu?  (Voting closed: October 26, 2016, 12:12:21 pm)
haart - 5 (35.7%)
Sufyan Hakim - 9 (64.3%)
Total Voters: 14

Question:
Yang manakah review Mushibugyo favoritmu?  (Voting closed: October 26, 2016, 12:14:12 pm)
I-Sartika - 3 (25%)
bleach77 - 9 (75%)
Total Voters: 12

Pages: [1] 2  All   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: [Vote Your Winner] Sesi XXVIII (12-26 Okt)  (Read 3113 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
raven
(r)avengers
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 120
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 7.502



WWW Awards
« on: September 28, 2016, 01:05:05 pm »



Review salah satu judul komik di bawah ini untuk mendapatkan hadiah:

Mushibugyo (1-9)


Dragon Ball (1-2)


[DELUXE] Sleeping Beauty Age


Supaya tidak membingungkan, ganti subject post dengan judul buku yang diulas dan pakai teks berwarna untuk membedakan dengan judul lain.

- Mushibugyo: biru
Code:
[color=blue]...teks reviewmu...[/color]

- Dragon Ball: hijau
Code:
[color=green]...teks reviewmu...[/color]

- Sleeping Beauty Age: ungu
Code:
[color=purple]...teks reviewmu...[/color]

Review diterima paling lambat dua minggu dari sekarang, Rabu, 12 Oktober, jam 12 siang (waktu forum). Setelah itu, sesi vote dan komentar akan dibuka selama dua minggu :D

Baru pertama kali ikutan? Jangan lupa cek peraturan di sini.
« Last Edit: October 12, 2016, 12:09:30 pm by raven » Logged

yskasim
LX - Noob
*

Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 57



Awards
« Reply #1 on: October 11, 2016, 08:54:37 pm »

Ulang tahun ke-17 bisa jadi merupakan hal paling dinanti semua gadis di dunia, termasuk Ayane.
Namun apa jadinya jika di usia ke-17 tersebut, justru malah hal buruk yang menghampiri?

Ayane adalah gadis remaja yang senang menyanyi. Meski begitu, Ayane sangat tidak percaya diri dengan tinggi tubuhnya yang mencapai 173 cm. Tentu ini bukanlah tinggi normal untuk ukuran seorang gadis. Itulah sebabnya ia merasa minder dan memendam keinginannya menjadi penyanyi.
Di ulang tahunnya yang ke-17, Ayane berharap itu akan menjadi ulang tahun yang menyenangkan. Hampir saja itu menjadi kenyataan ketika ia bertemu dengan penyanyi terkenal Shiina yang merupakan idolanya. Namun ketika bertemu, justru malah terjadi musibah yang membuat Ayane sangat malu.
Baginya, saat itu hidupnya telah berakhir...

Hingga suatu malam, Ayane ditelepon seseorang yang mengaku sebagai produsernya Shiina yang mengatakan bahwa ia telah mendengar suara Ayane dan mengatakan bahwa dirinya memiliki potensi menjadi penyanyi terkenal. Tentu saja Ayane kaget. Belum cukupkah hal buruk yang telah menimpanya?
Ia membayangkan bagaimana ia akan dicemooh terkait tinggi badannya jika naik ke panggung.
Apalagi ketika ia tahu bahwa nantinya akan bekerja sama dengan Shiina.
Andai saja tidak ada musibah itu, tentu Ayane akan sangat senang bertemu dengan idolanya.
Keputusan apakah yang akan diambil Ayane dan apakah ia berhasil mencapai mimpinya menjadi penyanyi terkenal?

Komik bergenre romance ini memiliki elemen-elemen yang bakal disukai para wanita. Cowok-cowok ganteng bakalan menghiasi komik ini. Selain itu kisahnya yang romantis dan manis akan mampu membuat pembacanya terhanyut. Aslinya komik buatan Kazumi Ohya yang diterbitkan tahun 1996 di majalah Betsucomi Shogakukan ini memiliki jumlah volume sebanyak 6, namun ketika menjadi format deluxe, total volumenya hanya sebanyak 3. Menurutku komik ini sangatlah menarik.
Komik ini mengajarkan kita untuk terus meraih mimpi yang bisa jadi telah kita lupakan ketika dewasa.
Mari bermimpi kembali dan ubahlah takdir kita.
« Last Edit: October 11, 2016, 08:57:30 pm by yskasim » Logged
haart
LX - Noob
*

Reputation: 1
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 30


Light will bring you home


Awards
« Reply #2 on: October 12, 2016, 10:25:31 am »



"KAMEHAMEHA!!!!"

Jurus andalan Songoku ini pastilah masih melekat di benak pembaca manga Dragon Ball.
Sejak diterbitkan di weekly shonen jump pada tanggal 20 november 1984 di Jepang, serial ini menjadi masterpiece karya Akira Toriyama yang juga sudah dialihbahasakan ke bahasa Inggris dan diterbitkan di Amerika Serikat. Sementara di Indonesia serial animasinya masih diputar di televisi swasta beberapa waktu yang lalu. Kepopuleran DragonBall juga membuat manga ini diadaptasi ke film layar lebar beberapa waktu yang lalu, sementara anime nya juga sudah banyak tersebar luas.

Karakter utama Songoku digambarkan sebagai bocah kecil lucu yang menggemaskan, berbeda dengan karakteristik karakter utama di serial action yang umumnya berbadan besar, kekar dan berotot. Karakter songoku terinsiprasi dari tokoh cerita "Perjalanan Ke barat" yaitu Sun Gokong, terlihat dari senjata yang menjadi andalan songoku yaitu tongkat yang bisa memanjang-memendek serta awan Kintoun.

Karya Akira Toriyama ini juga menjadi inspirasi dari beberapa mangaka seperti Eiichiro Oda (One Piece) dan Masashi Kishimoto (Naruto) yang mengambil nama Goku sebagai monster ekor 4 dalam serialnya.

Meski sudah 30 tahun lebih sejak pertama terbit, namun manga ini masih sangat menghibur bagi generasi pembaca saat ini.

Logged
I-Sartika
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 7



Awards
« Reply #3 on: October 12, 2016, 10:45:45 am »

... Mushibugyo

Pada Zaman Feodal Jepang, orang-orang Edo berada di bawah pengepungan oleh serangga raksasa. Orang-orang yang putus asa memohon kepada pemerintah untuk melakukan sesuatu tentang hal itu lewat surat yang terkumpul. Shogun Yoshimune mendirikan kantor pejabat baru. bernama Mushibugyo tempat orang-orang kuat yang berprestasi dari segala bidang dipilih untuk melindungi penduduk dari serangga raksasa yang bersarang di Edo.

Jinbee Tsukishima, seorang samurai muda yang tidak tahu apa pun tentang pekerjaan di Mushibugyo yang direkrut sebagai petugas baru menggantikan ayahnya. Dapatkah Jinbee mengemban tanggung jawab itu dengan baik dan melindungi Edo dari serangga raksasa ?

Cerita karya Fukuda Hiroshi ini akan membawa kita berfantasy kezaman Edo dengan serangga raksasa mengerikan yang siap memangsa. Bergenre Action, samurai, historical, mumbuat komik ini wajib dikoleksi oleh penggemar shounen.

Logged
bleach77
LX - Noob
*

Reputation: 2
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 72



Awards
« Reply #4 on: October 12, 2016, 10:55:55 am »

If we are frightened, the people behind us will be, as well. You must be a shining star... that washes away fear, so that those behind you wil not be afraid!

Kata-kata inilah yang selalu dipegang Jinbee Tsukishima ketika menjadi samurai.

Dikisahkan bahwa di Jepang pada jaman Edo terdapat sebuah kelompok bernama Mushibugyo.
Mushibugyo terdiri dari para petarung hebat yang bertugas membasmi para serangga raksasa yang sering muncul menyerang kota dan menyebabkan banyak kematian.
Mushibugyo kemudian memanggil ayah Jinbee untuk ikut bergabung. Namun karena sesuatu hal, akhirnya Jinbeelah yang menggantikan ayahnya untuk bergabung dalam Mushibugyo.

Ketika tiba di Tokyo, Jinbee disambut oleh komandan patroli, Kotori Matsunohara. Tentu saja Kotori kaget karena ternyata malah Jinbee yang datang, bukannya ayahnya. Ia juga meragukan kemampuan Jinbee untuk mampu menjadi salah satu petarung dalam Mushibugyo. Namun setelah melihat kemampuan tarung Jinbee ketika ia mampu membasmi serangga yang muncul menyerang, Kotori pun percaya dan akhirnya menerimanya menjadi anggota Mushibugyo.
Bukanlah hal yang mudah bagi Jinbee untuk beradaptasi, karena ternyata dirinyalah yang paling lemah di dalam Mushibugyo.
Maka dimulailah perjuangan Jinbee untuk mengasah kemampuannya agar bisa setara dengan anggota Mushibugyo yang lain serta mencari tahu alasan dibalik serangga-serangga yang telah menyerang kota selama ini.

Ide cerita Mushibugyo menarik, meskipun bagi penggemar kisah shonen bukanlah sesuatu yang baru. Tokoh utama yang tadinya bukan apa-apa, namun seiring berjalannya cerita mulai berlatih dan menjadi kuat demi menggapai impiannya sudah sering ditemui dalam komik-komik shonen. Meski begitu, kisah seperti ini terbukti mampu menjadi daya tarik kan? Sejak diserialisasikan dalam Weekly Shonen Sunday pada tahun 2011, komik ini telah berjalan sebanyak 25 volume dan masih terus bersambung. Seiring kesuksesannya, anime sebanyak 26 episode juga dibuat pada tahun 2013.
Desain karakter yang unik namun tetap memikat serta kisah yang seru membuatmu patut mempertimbangkan Mushibugyo masuk dalam koleksimu.
Logged

Go for your Dream
Sufyan Hakim
LX - Junior
**

Reputation: 43
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 227


Darker than Black


Awards
« Reply #5 on: October 12, 2016, 11:47:17 am »

Orang pun datang... dan akan kembali...

Kalau Anda ikut bernyanyi, artinya masa kecil Anda penuh dengan keseruan! Ya, lagu tema animasi Dragon Ball ini begitu populer di tahun ’90-an. Tak hanya animasinya, komiknya pun begitu laris. Kini karya masterpiece Akira Toriyama ini kembali hadir menyapa teman-teman dengan desain sampul baru yang begitu berwarna dan menggoda. Kesempatan emas bagi yang ketinggalan mengoleksi komiknya, dan bagi yang belum melengkapi semua volumenya (lis hijau atau merah). Inilah saatnya untuk melengkapi semuanya! Tak begitu merisaukan, soalnya komiknya tetap dalam format western binding!

Komik yang merupakan salah satu karya besar dalam sejarah Shonen Jump ini berkisah mengenai petualangan Son Goku bersama teman-temannya dalam mengumpulkan tujuh bola naga yang konon dapat mengabulkan permintaan. Bersama dengan tongkat panjang dan awan Kintonnya, Goku yang sangat suka bertarung bertemu dengan banyak hal, berbagai musuh, berlatih jurus-jurus, dan pergi ke banyak tempat!

Bagi yang baru saja mengikuti serial ini, komik ini bertema aksi, petualangan, komedi, super power, dan martial arts serta memadukan unsur sci-fi di dalamnya. Ceritanya sangat seru, tak mudah ditebak, dan dapat membuat ketagihan bagi anak-anak dan remaja. Karakter utamanya, Goku merupakan seorang anak yang polos, optimis, baik hati, dan ceria namun memiliki kekuatan yang luar biasa. Tak heran banyak yang mengidolakannya.

Gambarnya sangat apik dengan garis, arsiran, dan penintaan yang sangat solid dan begitu powerfull. Desain, gaya, dan teknik gambarnya tergolong futuristik bahkan di zaman sekarang, di mana gambar latar bumi dan berbagai ornamennya yang bernuansa masa depan. Gambar background-nya pun menyatu dengan gambar karakternya. Selain gambar, yang patut diacungi jempol adalah pewarnaannya.

Bahkan mangaka dalam manga (Saikou dan Shuujin) menganggap Toriyama-sensei adalah “mangaka jenius”.

Temukanlah kembali; bola naga, Shenlong, Capsule, tongkat panjang, awan Kinton, Kamehame, Tenkaichi Budokai, kacang ajaib, Red Ribbon, android, fusion, Super Saiya!, dan nostalgia dalam komik Dragon Ball!!!
Logged

You Just Try Again . . .
raven
(r)avengers
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 120
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 7.502



WWW Awards
« Reply #6 on: October 12, 2016, 12:18:50 pm »

Polling sesi ini cukup minimalis, karenanya segera saja dimulai 

Review yskasim yang cukup bikin penasaran (musibah apakah gerangan yang sebegitu memalukannya?) otomatis menjadi pemenang review Sleeping Beauty Age  iloveusign
Logged

skow
LX - Junior
**

Reputation: 32
Offline Offline

Posts: 231



Awards
« Reply #7 on: October 25, 2016, 10:54:51 pm »

Dragon Ball
Berbicara mengenai komik Dragon Ball, tidak akan terlepas dari anime-nya yang sangat terkenal dan populer. Kedua review sama-sama memberikan sedikit info mengenai anime Dragon Ball.
Review milik haart menjelaskan banyak trivia yang sangat menarik seputar Dragon Ball, baik mengenai komik, adaptasi anime, film layar lebar, inspirasi karakter; namun tidak disertai dengan sinopsis cerita dari Dragon Ball itu sendiri. Walau Dragon Ball sudah sangat tenar, tidak ada salahnya mengulas sedikit tentang premis awal dan konflik cerita dari komik ini.
Review milik Sufyan Hakim mengulas lebih dalam mengenai komik Dragon Ball, baik dari segi karakteristik sang tokoh utama, genre, dan art. Satu paragraf mengenai sinopsis cerita Dragon Ball, dirasa sudah cukup. Selain itu, saya cukup ikut terbawa masuk dalam nostalgia dengan item-item yang disebutkan di kalimat terakhir.
Untuk Dragon Ball, saya memilih review Sufyan Hakim.

Mushibugyo
Walau singkat, review milik I-Sartika sudah cukup menarik, namun terdapat typo, istilah bahasa asing yang tidak ditulis miring (italic), dan beberapa kesalahan EYD, seperti
(…) pejabat baru (,) bernama Mushibugyo(,) tempat orang (…)
Berfantasy => berfantasi
kezaman => ke zaman
mumbuat => membuat
Saya suka kalimat pembuka pada review milik bleach77, yang sekaligus menggambarkan karakter tokoh protagonis utama. Plot cerita dijelaskan dengan sangat baik, mendetail, dan terasa mengalir. Walau mengakui bahwa Mushibugyo sedikit klise, tapi memang benar adanya bahwa kisah zero to hero memiliki banyak peminat dan penikmatnya.
Untuk Mushibugyo, saya memilih review bleach77.
Logged
ruth_shiela
LX - Junior
**

Reputation: 2
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 151


Shinjitsuwa Itsumo Hitotsu!


Awards
« Reply #8 on: October 25, 2016, 11:43:00 pm »

Buat komik Dragon Ball, pilihan saya jatuh pada Sufyan Hakim.
Saya melihat pada review Sufyan lebih menjelaskan secara terperinci mengenai informasi terkait Dragon Ball, terutama sisi teknisnya seperti format komik dan gaya gambarnya. Yang saya sayangkan dari kedua review yang ada (baik dari haart maupun sufyan) adalah sinopsis cerita yang sangat minim. Memang benar bahwa cerita Dragon Ball sangatlah populer. Tetapi itu bagi para pembaca komik generasi lama. Untuk generasi muda sekarang, belum tentu mereka mengenal apa itu Dragon Ball. Tanpa sinopsis cerita yang cukup dan mampu membuat penasaran, belum tentu mereka mau membaca komik ini. Sepertinya haart dan sufyan masih berfokus terhadap pembaca lama yang sudah sangat mengenal Dragon Ball. Selain itu di kalimat terakhir review milik sufyan, istilah-istilah yang disebutkan bisa jadi malah membuat bingung (seperti android, fushion, dan super saiya). Ini karena di volume-volume awal, istilah-istilah yang disebutkan belumlah muncul.

Untuk Mushibugyo, saya memilih Bleach77.
Saya suka dengan gaya bercerita bleach77 yang menceritakan sinopsis dari komik ini dengan baik dan mengalir. Terlihat runut dan teratur dari awal hingga akhir ulasannya. Ini membantu calon pembaca untuk menentukan apakah mereka menyukai atau tidak cerita Mushibugyo. Sebenarnya paragraf awal ulasan milik I-sartika sudah cukup baik, hanya saat masuk di paragraf kedua, terasa begitu cepat dan serasa ada bagian yang dipotong. Tahu-tahu Jinbee diminta menggantikan ayahnya dan tahu-tahu juga ulasannya sudah berakhir. Padahal menurut saya I-sartika masih bisa bereksplorasi lebih banyak dengan ulasannya. Tapi tidak apa-apa, saya yakin kedepannya I-sartika pasti bisa menghasilkan ulasan yang lebih menarik. Tetap semangat.^^
« Last Edit: October 25, 2016, 11:45:17 pm by ruth_shiela » Logged

Life is beautiful...
Arina ZYY
LX - Babes


Reputation: 2
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 22


Damai itu Indah


Awards
« Reply #9 on: October 26, 2016, 11:02:56 am »

Dragon Ball

Untuk review komik dengan judul Dragon Ball, pilihan saya jatuh pada tulisan Sufyan Hakim. Alasannya tentunya karena tulisannya lebih lengkap, yaitu memasukkan sinopsis cerita meski memang terasa masih kurang karena masih bersifat umum. Akan tetapi, sinopsis yang terasa kurang tersebut ditutupi dengan pembahasan yang  lebih lengkap dan detail mengenai tema cerita, karakter tokoh utama, dan art komik. Selain itu, dari segi penulisan juga sangat rapi dan sesuai EYD. Pada paragraf pertama, langsung dikemukakan alasan mengapa wajib mengikuti cetakan baru komik ini. Terutama ajakan bagi yang belum melengkapi semua volume Dragon Ball.

Nilai lebih lainnya yaitu adanya link yang menunjukkan cover samping yang sangat autentik dari 42 jilid komik ini. Sangat suka dengan kutipan potongan lagu animasi Dragon Ball pada pembuka dan kalimat yang memancing perasaan nostalgia pada bagian akhir tulisannya.

Mushibugyo

Untuk review komik Mushibugyo, saya pilih tulisan bleach77. Meski dari segi “isi” sinopsis maupun ulasan karya I-Sartika sangat mudah dimengerti dan menarik, akan tetapi banyaknya kesalahan penulisan maupun ketidaksesuaian dengan EYD sangat mengganggu mata. Oleh karena itu, karya Bleach77 terasa lebih baik dalam hal penulisan dan kelengkapan review. Namun, kutipan dalam bahasa Inggris pada awal review tersebut membuat saya bertanya-tanya, apakah memang dalam komiknya memakai bahasa Inggris? Jika tidak, alangkah lebih baik jika menggunakan kutipan asli dari dalam buku komik Elex Media.

Nilai lebih dari tulisan ini adalah sinopsis cerita yang lebih lengkap dan adanya pembahasan mengenai ide cerita, karakter tokoh utama, dan desain karakter sangat membantu para pembaca dalam mempertimbangkan untuk mengikuti ceritanya. Selain itu, latar belakang mengenai kondisi serialisasi komik dan adaptasi animasinya juga merupakan informasi yang sangat membantu.

Dan, selamat untuk yskasim untuk review Sleeping Beauty Age-nya yang sudah otomatis menang :)

Sekian~, semoga bisa membantu yah  Wink
Logged
Pages: [1] 2  All   Go Up
Print
Jump to: