Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

607.264 Posts in 16.861 Topics- by 44.073 Members - Latest Member: claratk1
Elex Online ForumBuku, Software, & MajalahBooks ReviewPAPR : Pick-A-Prize Review (Moderators: raven, cherrycat)[Vote Your Winner] Sesi XXXIII (28 Des-11 Jan)
Poll
Question:
Yang manakah review "Au Revoir, Sorcier" favoritmu?  (Voting closed: January 11, 2017, 06:30:25 pm)
takoyaki24 - 0 (0%)
yskasim - 8 (61.5%)
sano - 2 (15.4%)
rena2en - 3 (23.1%)
Total Voters: 13

Question:
Yang manakah review Fairy Tail Zero favoritmu?  (Voting closed: January 11, 2017, 06:30:17 pm)
Dina Onii-chan - 3 (21.4%)
bleach77 - 9 (64.3%)
sano - 2 (14.3%)
kokuo sama - 0 (0%)
Total Voters: 13

Pages: 1 2 [All]   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: [Vote Your Winner] Sesi XXXIII (28 Des-11 Jan)  (Read 3540 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
raven
(r)avengers
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 120
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 7.500



WWW Awards
« on: December 14, 2016, 12:42:37 pm »



Silakan review salah satu judul buku ini dan rebut hadiahnya:

Au Revoir, Sorcier


Fairy Tail Zero


Warudol



Supaya tidak membingungkan, ganti subject post dengan judul buku yang diulas dan pakai teks berwarna untuk membedakan dengan judul lain.

- Au Revoir, Sorcier: biru
Code:
[color=blue]...teks reviewmu...[/color]

- Fairy Tail Zero: hijau
Code:
[color=green]...teks reviewmu...[/color]

- Warudol: marun
Code:
[color=maroon]...teks reviewmu...[/color]



Review diterima paling lambat dua minggu dari sekarang, Rabu, 28 Desember, jam 12 siang (waktu forum). Setelah itu, sesi vote dan komentar akan dibuka selama dua minggu :D

Baru pertama kali ikutan? Jangan lupa cek peraturan di sini.

« Last Edit: December 28, 2016, 06:23:25 pm by raven » Logged

Dina Onii-chan
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 3


Awards
« Reply #1 on: December 26, 2016, 10:44:35 pm »

Dimulai dengan Mavis yang masih berusia 6 tahun. Dia anak yang suka membaca buku dan mimpinya adalah bertemu dengan peri. Mavis di perlakukan kasar oleh Guild Red Lizard, karena orang tua Mavis memiliki hutang dengan guild itu, dan Mavis harus melunasinya dengan bekerja di guild. Master Guild Red Lizard mempunyai anak yang seumuran dengan Mavis, namanya Zera. Perlakuan Zera terhadap Mavis juga kasar, namun pada saat terjadi perang antar guild sihir, Mavis menolong Zera dan menjadi sahabatnya. Perang itu mengakibatkan warga desa dan anggota guild terbunuh, hanya Mavis dan Zera yang selamat karena mereka kabur ke hutan. 7 tahun pun  berlalu, dan ada pendatang yang mengunjungi Pulau Tenro tempat Mavis dan Zera tinggal.

Pemburu Harta itu sedang mencari permata yang ada di pulau Tenro. Mavis yang ada di Perpustakaan bertemu dengan salah satu anggotanya, dia adalah Yuri. Yuri menantang Mavis dalam sebuah permainan, dan dengan cerdas Mavis memenangkan permainan itu. Karena Mavis menang maka Yuri harus mengajak Mavis bertemu dengan Peri. Lalu 2 orang pemburu harta muncul di perpustakaan dan mengatakan kalau permatanya sudah tidak ada. Mavis menyimpulkan bahwa permata itu dicuri oleh guild penyihir Blue Skull yang menyerang guild Red Lizard 7 tahun yang lalu.

Selama 7 tahun ini, Mavis sudah mempelajari tentang strategi perang untuk melawan guild penyihir. Mavis pun meminta para pemburu harta untuk mengijinkannya berpetualang bersama mereka. Petualangan baru saja dimulai, Zeref muncul ? lalu bagaimana dengan kisah Mavis yang menjadi Master pertama guild penyihir Fairy Tail? Apa yang terjadi dengan anggota pemburu harta? Banyak hal yang mengejutkan di jilid ini.
Komik Fairy Tail Zero yang di kenal sebagai prekuel Fairy Tail, karya Hiro Mashima ini sudah diadaptasi menjadi anime, dan sudah tayang di awal tahun 2016.  Untuk art selalu keren, kisah petualangan yang bercampur emosi. Saat membaca bagian akhir aku sampai menangis hiks.
Logged
takoyaki24
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 23


Awards
« Reply #2 on: December 27, 2016, 08:07:06 am »

Paris, Perancis abad  dimana kala itu dunia seni paris dikuasai kaum konsevatif yang kaku, dimana mereka menilai estetika karya seni dari keindahan obyek yang dilukis. Namun kemapanan itu terusik dengan hadirnya seorang pedagang karya seni genius, dialah Theodore van Gogh adik dari Vincent van Gogh. Theo datang mencoba merubah sudut pandang kaum academie dengan menghadirkan karya-karya seni dengan ide baru dari pelukis bohemian.
Di sisi lain Vincent sang kakak  digambarkan sebagai pelukis naif. lukisannya menggambarkan bagaimana ia mengekspresikan sebuah realitas. Walau begitu Theo percaya suatu saat nanti Vincent akan mengubah kehidupan orang dengan lukisannya
Lalu bagaimana kisah kakak beradik yang  memiliki kepribadian berbeda ini? Mampukah mereka mengubah pandangan kaum academie?
Komik ini berlatar cerita dari tokoh besar dunia Vincent van Gogh. Yang menarik dari komik ini ialah mengambil sudut pandang sang adik Theodore van Gogh yang mungkin jarang orang ketahui. Komik ini sangat direkomendasikan untuk kalian yang ingin menambah wawasan tentang sejarah seni lukis.

Logged
rena2en
LX - Junior
**

Reputation: 22
Offline Offline

Posts: 206


Escaping from "rotten soul" ^^;;


Awards
« Reply #3 on: December 27, 2016, 05:40:43 pm »

Tapi sebenarnya kamu tertarik pada tawaran Kurotaki, kan ?
Tentang pertarungan asli melawan ribuan orang dan tentang " saat dimana darahmu benar-benar jadi panas "



Seorang siswa pindahan misterius bernama Hanazawa memasuki  sebuah sekolah yang terkenal sebagai pusat berkumpulnya berandalan di daerah Kanto yaitu SMA Kuryu.
Hanazawa ternyata memiliki tujuan tersendiri, yaitu mencari seseorang yang paling kuat di sekolah tempat berkumpulnya “sampah masyarakat”.
Saat ingin dipertemukan dengan orang terkuat di sekolah itu, muncullah murid pindahan baru lainnya yaitu Akimaru Hachiya yang menantang berkelahi dengan orang terkuat di sekolah tersebut padahal dengan penampilan terluka berat.
Akan tetapi, Hachiya yang “ berhasrat darahnya memanas ” dan benar-benar kuat berhasil mengalahkan bos sekolah tersebut dan menjadi orang terkuat di SMA Kuryu.
Hanazawa yang terkesan dengan pesona Akimaru ketika berkelahi meminta Akimaru Hachiya untuk menjadi idola bersamanya…

EEEEEEEHHHHHH????!!!!!!!

Ternyata Hanazawa hanyalah samaran dari sosok aslinya yaitu Reiji Kurotaki, ketua dari grup idola terkenal Sunshine.
Hachiya yang awalnya bersemangat ingin menjadi idola langsung menolaknya karena jika ingin menjadi idola tentu harus menjaga image dan dilarang berkelahi.
Kurotaki pun memberi tiket kepada Hachiya untuk menunjukkan bahwa panggung grup idola adalah sebuah medan perang.
Namun Hachiya malah merobek tiket tersebut dan mengatakan puas dengan keadaannya saat ini.

Benarkah Hachiya benar-benar tidak tertarik tawaran Kurotaki ?
Dan mengapa Kurotaki menginginkan Hachiya yang berandalan untuk menjadi Idola ?
Apa yang sesungguhnya telah terjadi dan akan terjadi selanjutnya ?
( Silahkan baca komiknya sendiri  Tongue )

Makes Readers on FAYYYYAAHHHH!!!!

Sebuah komik yang menarik dengan konsep cerita " Berandal yang menjadi Idola ” sanggup menghipnotis pembacanya baik laki-laki maupun perempuan meski memiliki genre shounen.
Komedi yang asyik dan gambar apik juga cantik terutama bagaimana penggambaran “ pesona ” membuat pembaca bisa merasakan hal yang tergambar di komik tersebut.
Dijamin ketagihan karena Warudol akan menampilkan sesuatu yang menarik kedepannya ngoceh

« Last Edit: December 27, 2016, 05:53:56 pm by rena2en » Logged


I'm Despairly In Love with dead characters ngoceh
yskasim
LX - Noob
*

Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 57



Awards
« Reply #4 on: December 27, 2016, 11:19:17 pm »

Siapa yang tidak mengenal Vincent van Gogh?
Pastinya siapapun mengenal pelukis yang satu ini, minimal pernah mendengar namanya. Hingga sekarang, ia dianggap sebagai salah satu pelukis terbesar dalam sejarah seni Eropa. Au Revoir, Sorcier yang akan dibahas kali ini akan bercerita mengenai dirinya, meski sebenarnya fokus cerita akan lebih banyak mengenai adiknya, Theodorus van Gogh.

Saat itu, Paris di tahun 1885, merupakan tempat idaman setiap pelukis.
Mereka merasa Paris akan mampu mengeluarkan segala inspirasi yang ada dalam diri mereka. Theodorus yang tinggal di Paris dikenal sebagai seorang pedagang lukisan yang genius dan bekerja di sebuah tempat seni terkenal bernama Goupil. Kemampuan yang dimiliki Theo ini sedikit banyak membuat dirinya menjadi sosok yang angkuh. Ketertarikan Theo pada dunia seni bukanlah tanpa sebab. Sedikit banyak ia terpengaruh dengan bakat yang dimiliki kakaknya, Vincent van Gogh. Ia menganggap bakat yang dimiliki Vincent merupakan sebuah anugerah. Sebuah anugerah yang mampu membuat lukisan yang dibuatnya terlihat begitu hidup.
Disinilah cerita menjadi menarik. Kita akan melihat 'kehebatan' karya Vincent melalui sudut pandang Theo, perkembangan hubungan kakak beradik ini,
serta bagaimana satu sama lain saling mempengaruhi.

Membuat cerita biografi tentu memerlukan riset yang mendalam, oleh karena itu kita perlu memberikan acungan jempol bagi pembuatnya.
Tidak terkecuali bagi Hozumi yang merupakan pembuat komik ini. Meski begitu, untuk membuat komik ini tetap fun dan menarik dibaca, Hozumi membuatnya menjadi semi biografi. Artinya ada beberapa hal dalam komiknya yang belum tentu/tidak ada di kejadian sebenarnya.
Jadi tidak perlu takut ceritanya berat/sulit dicerna. Di Jepangnya sendiri, komik ini telah meraih beberapa penghargaan, seperti peringkat 1 polling "Kono Manga ga Sugoi!" kategori komik wanita tahun 2014. Kesuksesan komiknya juga membuatnya diangkat menjadi panggung musikal pada bulan Maret 2016 kemarin.
Oleh karena itu, rasanya sangat rugi jika tidak mengoleksi komik spesial yang hanya terdiri dari 2 jilid ini.
« Last Edit: December 27, 2016, 11:21:40 pm by yskasim » Logged
bleach77
LX - Noob
*

Reputation: 2
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 71



Awards
« Reply #5 on: December 28, 2016, 08:16:38 am »

Setting cerita terjadi pada 105 tahun sebelum kejadian di Fairy Tail. Tokoh utama kisah ini adalah Mavis yang hidup di Pulau Tenro dan tinggal bersama kelompok Guild Red Lizard. Bukan hidup nyaman yang didapat Mavis, melainkan sebaliknya. Ia diperlakukan dengan kasar. Namun Mavis bertekad terus bertahan agar suatu hari bisa bertemu dengan peri yang diidamkannya. Segalanya berubah ketika Guild Blue Skull yang merupakan rival dari Red Lizard muncul dan menghancurkan segalanya. Semua orang meninggal, kecuali Mavis dan Zera yang merupakan anak dari ketua Guild Red Lizard.

Waktu berpindah ke masa 7 tahun setelah kejadian itu. Suatu hari datanglah kelompok pemburu harta karun yang terdiri dari Warrod, Precht, dan Yuri. Mereka bertekad mencari permata yang konon hanya ada di Pulau Tenro. Pertemuan Mavis dengan kelompok ini terjadi ketika tanpa sengaja Yuri masuk ke dalam rumah Mavis. Yuri berusaha mendapatkan informasi dari Mavis, namun tentu saja Mavis tidak memberitahukannya. Yuri lalu menantang Mavis dalam sebuah permainan. Secara tak terduga Mavis memenangkannya lewat cara yang cerdas.

Tidak lama berselang, muncullah Warrod dan Precht yang mengatakan bahwa permata yang mereka incar sudah lenyap. Mavis pun kaget, lalu mengatakan bahwa kemungkinan permata itu telah dicuri 7 tahun yang lalu oleh Guild Blue Skull. Mavis dan Zera lalu ikut bersama mereka mencari permata tersebut. Lewat perjalanan inilah, kita akan menjadi saksi lahirnya Guild Fairy Tail.

Lewat judulnya yang diberi tambahan zero/nol, pengarangnya ingin menegaskan bahwa ini adalah prekuel. Meski begitu, kalian tetap dapat menikmatinya meski belum pernah membaca Fairy Tail. Desain dan gaya gambarnya tetap sama seperti Fairy Tail original. Unsur persahabatan yang kental begitu ditonjolkan didalamnya. Membaca komiknya seperti memakan permen nano-nano. Di beberapa bagian ada yang mampu membuatmu tertawa, terkejut, bahkan sukses membuat mata seperti kemasukan debu. Kisah ini sangat menarik diikuti, baik bagi kalian penggemar kisah shonen maupun bukan.
Logged

Go for your Dream
sano
tukang baca
LX - Kidz
LX - Evangelis
*

Reputation: 28
Offline Offline

Posts: 2.825


bleh


WWW Awards
« Reply #6 on: December 28, 2016, 09:45:16 am »


Penggemar seni atau bukan, pasti pernah denger nama Vincent Van Gogh sang Pelukis.
Bagaimana dengan nama Theodorus Van Gogh? Adik dari sang maestro, yang bekerja sebagai pedagang benda seni.

Paris abad ke-19. Di mana seni hanya untuk kalangan tertentu.
Objek yang boleh dilukis hanyalah hal bermartabat, seperti mitos, legenda, atau potret orang-orang terkenal.
Pelukisnya harus mendapat pengakuan dari Academie des Beaux Arts (Dewan Seni).
Penikmatnya tentu saja dari kalangan borjuis.

“Di dunia mana pun, menghancurkan sistem dari dalam terasa lebih menarik.”
Dunia seni yang kental dengan kekuasaan dan konservatisme, Theo van Gogh ingin mendobrak semua itu.
Ia ingin membuka jalan bagi seni baru yang revolusioner. Seni yang menggugah dan mengubah hidup banyak orang.
Au Revoir, Sorcier’ menceritakan kisahnya. Juga awal perjalanan melukis Vincent van Gogh.

Takdir yang saling bertautan. Guncangan dan pertentangan. Hanya dalam 2 volume.
Cerita semi-biografi yang mencampurkan fakta dan fiksi, dengan gambar yang ‘manis’, komik ini layak dikoleksi terutama bagi penyuka genre sejarah atau seni.
Plusnya, banyak cowok-cowok ganteng dalam komik ini Tongue Theo dengan wajah tegas dan mata tajam atau Vincent yang lembut? Wink

« Last Edit: December 28, 2016, 11:21:07 am by sano » Logged

Love yourself
Love your life
Love this world, where you live
Don't ruin what you love
rena2en
LX - Junior
**

Reputation: 22
Offline Offline

Posts: 206


Escaping from "rotten soul" ^^;;


Awards
« Reply #7 on: December 28, 2016, 10:06:26 am »

Apa sebutan untuk perasaan seorang pedagang karya seni yang terpesona saat bertemu sebuah karya yang begitu menggugah hati ?
Cinta


Seni Lukisan yang mana dianggap sesuatu yang Mahakarya indah dengan teknik lukisan rumit dan sesuai tradisi di Prancis pertengahan
abad 19 di antara kaum Borjuis atau bangsawan elit membatasi kebebasan para seniman pelukis dalam mengekspresikan karya mereka.
Namun tanpa mereka ketahui, tentu saja akan ada perubahan besar dalam seni dengan bentuk ekspresi lukisan  yang bebas dan tanpa terikat.
Itulah yang diyakini seorang pedagang lukisan yang genius, Theodorus van Gogh, adik dari Vincent van Gogh yang akan menjadi seniman besar
yang terkenal dan genius dan berpengaruh di dunia seni nantinya.

Bisakah cara pandang Theodorus van Gogh tentang seni diterima oleh banyak orang ?
Bagaimana cara Theo menghadapi bahaya yang mengancamnya karena cara berpikirnya yang unik itu ?
Juga bagaimana hubungan sebenarnya antara Theo dan kakaknya, Vincent van Gogh ?

Terinspirasi dari kisah nyata pedagang lukisan dan seniman genius,van Gogh bersaudara dan komik ini akan berpusat pada Theodorus van Gogh
yang mungkin belum semua orang kenal karena lebih terkenal nama kakaknya sebagai seniman yang mengubah dunia yaitu Vincent van Gogh.
Namun saya rasa, Theo memang pantas mendapatkan sorotan karena kisah uniknya tersendiri dan suksesnya komik ini seperti
peringkat 1 polling "Kono Manga ga Sugoi!" kategori komik wanita tahun 2014.

Memukau dan Memikat

Segala yang ada di komik buatan Hozumi-sensei ini benar-benar bisa membuat para pembaca jatuh cinta pada komik buatannya.
Cerita klasik yang lumayan klise namun karena gaya penceritaannya yang bagus dengan penggambaran karakter yang kuat
dan gambar indah yang membuat saya merinding berkali-kali dengan pemandangan cantik 2 halamannya  sanggup mengaduk-aduk perasaan pembaca.
Karena komik ini belum sepenuhnya diterbitkan lengkap 2 volume, kita belum akan tahu validitasnya dengan kisah nyata sebenarnya tapi yakinlah bahwa komik ini merupakan bacaan yang memiliki “kelas“
« Last Edit: December 28, 2016, 11:35:04 am by rena2en » Logged


I'm Despairly In Love with dead characters ngoceh
sano
tukang baca
LX - Kidz
LX - Evangelis
*

Reputation: 28
Offline Offline

Posts: 2.825


bleh


WWW Awards
« Reply #8 on: December 28, 2016, 11:08:56 am »


Ini dunia di mana sihir adalah nyata.

Mavis Vermillion, gadis cilik berusia 6 tahun yang sangat suka membaca dan bermimpi untuk bertemu dengan peri. Ia tinggal di sebuah pulau, Tenro, hanya berdua dengan teman sebayanya bernama Zera. Seluruh penduduk pulau selain mereka mati terbunuh karena serangan guild (perkumpulan) penyihir bernama Blue Skull.

7 tahun Mavis dan Zera hidup hanya berdua, hingga suatu hari datang 3 pemburu harta ke Pulau Tenro: Precht, Warrod, dan Yuri. Mereka mengincar Tenrogyoku, simbol pulau yang dikategorikan harta level S. Ternyata Tenrogyoku telah hilang! Pasti Blue Skull yang mengambilnya. Mavis lalu memutuskan untuk bekerjasama dengan Yuri, Precht, dan Warrod untuk mendapatkan Tenrogyoku kembali, sekaligus untuk mewujudkan mimpinya bertemu dengan peri.

“Apa peri punya ekor? Terlebih lagi, apa peri benar-benar ada? Itu akan jadi misteri dan petualangan abadi.”
Ini adalah kisah petualangan Mavis bersama Zera, Yuri, Precht, dan Warrod untuk menemukan Tenrogyoku, belajar sihir, hingga akhirnya membentuk Guild Penyihir Fairy Tail.

Prekuel dari komik Fairy Tail karya Hiro Mashima. Hanya 1 volume, menceritakan sejarah singkat terbentuknya Guild Fairy Tail dan kisah hidup Mavis sang Master Guild Pertama. Penggemar Rave dan Fairy Tail jelas harus punya komik ini. Pembaca lain pun layak mencobanya. Dengan gambar yang rame dan detil tapi tetap rapi, karakter yang unik dan bervariasi, kisah fantasi yang seru, inilah Fairy Tail Zerø.
Logged

Love yourself
Love your life
Love this world, where you live
Don't ruin what you love
kokuo sama
LX - Senior
****

Reputation: 36
Offline Offline

Posts: 823


araa !!! destroy de' world


WWW Awards
« Reply #9 on: December 28, 2016, 11:56:04 am »


Fairy Tail Zero

Tahun X679, di Pulau Tenro. Semua warga desa dan anggota Guild Red Lizard, terbunuh karena serangan dari Guild Blue Skull. Yang berhasil bertahan hidup hanyalah Mavis Vermillion dan Zera karena sempat melarikan diri saat serangan tiba.

7 tahun berlalu, muncul Pemburu Harta di Pulau Tenro. Mereka mengincar Harta level S yang tak lain adalah lambang kesucian Pulau Tenro, Tenrogyoku. Sadar Tenrogyoku sudah tidak ada lagi di Pulau Tenro, Mavis meminta pada Warrod Sequen, Precht Gaebolg dan Yuri Dreyar untuk membawa serta dirinya keluar dari Pulau Tenro untuk mengejar Sang Pencuri Tenrogyoku yang tak lain adalah Blue Skull yang menyerang Pulau 7 tahun silam.

Bekerja sama dengan para pemburu harta demi untuk menemukan Blue Skull, Mavis menunjukkan kemampuannya yang ia pelajari selama 7 tahun di Pulau Tenro, dengan kemampuannya tersebut, informasi mengenai letak Markas Pusat Guild Blue Skull pun diketahui. Namun, alih-alih merebut kembali Tenrogyoku, Mavis dan lainnya justru dipukul mundur. Mereka kalah, baik dalam jumlah maupun kekuatan. Di tengah keputus-asaan itu, Mavis bertemu dengan Penyihir Hitam. Mavis yang bertekat untuk mengalahkan Blue Skull dan merebut kembali Tenrogyoku, meminta pada Penyihir Hitam untuk mengajari mereka Sihir. Akankah Si Penyihir Hitam mengabulkannya? Berhasilkah Mavis dan lainnya merebut kembali Tenrogyoku?

Ini adalah kisah awal mula berdirinya Guild Fairy Tail. Guild yang akan seperti keluarga yang menghargai "perdamaian", teman yang bukan hanya sebuah kata, teman adalah hati dan orang yang dipercaya tanpa syarat apapun.

"Jadi, tolong percayalah padaku. Karena suatu saat, aku juga pasti akan bergantung padamu."

Logged

Kuylah Baca Ceritaku #NDsWattpad #NDsStory >,<
https://www.wattpad.com/user/Endy_UKilled

Image Hosting bermasalah, menyebabkan gambar jadi tak kasat mata

Mau baca Ripiu Abal-abal? Cek #NDsReview #NDsCollectionn di IG aku~
https://www.instagram.com/Endy_UKilled/

Difollow yak //plak
raven
(r)avengers
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 120
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 7.500



WWW Awards
« Reply #10 on: December 28, 2016, 06:37:23 pm »

selamat untuk rena2en yang menjadi pemenang review Warudol, untuk yang lain; selamat memilih~ heartbeat
Logged

Lee
LX - Member
***

Reputation: 80
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 737


Leadership is action, not position


WWW Awards
« Reply #11 on: December 29, 2016, 08:01:02 am »

Au Revoir, Sorcier
Jujur, saya amat sangat tertarik dengan judul ini: dua volume doank dan bocoran beberapa halaman di thread komik ini menggiurkan. Tapi nunggu komporan di PAPR itu lebih menggiurkan laughing Jadi, ijinkan saya cuap-cuap sebentar yah. Pertama-tama sejenius apa sich Theo? Buset, hampir semua reviewer (kecuali sano) pasti ada statement ini mikir
takoyaki24: Paragraf pertamanya belum bisa membuat saya membayangkan apa sich isi komik ini? Komik berlatar Prancis abad antah berantah? Ide baru macam apa yang dibawa si Theo? Sejenius apa sich dia?
Secara keseluruhan pembahasan isi komiknya masih kurang menggambarkan strong point dari komik ini. Penempatan tanda baca, susunan kalimat, pemilihan kata dan huruf kapital juga agak kurang mendapat perhatian. Sedikit catatan: penggunaan kata dimana sebagai kata sambung lebih baik dihilangkan sehingga lebih nikmat saat membacanya
Paris, Cerita ini mengambil latar Perancis abad  dimana kala itu saat dunia seni Paris dikuasai kaum konsevatif yang kaku, dimana mereka yang menilai estetika karya seni dari keindahan obyek yang dilukis.
ykasim: ykasim, ruth_seila (maaf kalau salah tulis) dan guguk adalah member yang mempunyai ciri khas dalam membuat review. Seperti biasa, isinya sangat informatif dan membantu membayangkan seperti apa isi komik ini. Cuma sedikit catatan saja (juga untuk reviewer lain), untuk semua angka yang bernilai kurang dari 10 akan lebih baik jika ditulis terbilang (dua bukan 2, pertama bukan 1) [red: ini info yang saya dapat dari dosen BI dulu, cmiiw]
sano: Uwaaaaaa~ informatif seperti ykasim, beberapa informasinya bahkan "melengkapi" ykasim.
rena2en: Maaf, saya sempet mikir Theo (yang oleh reviewer sebelumnya dikatakan pedagang karya seni) sebagai pria alay dengan binaran mata penuh bintang plus taburan helaian bunga melihat lukisan pas baca kalimat pembukanya >_<
Mungkin rena bermaksud memancing rasa penasaran calon pembaca dengan sedikit (beneran sedikit) membocorkan isi komik. Tapi entah kenapa umpannya ga sampe ke saya, jidat saya malah jadi tambah keriput. Komplain saya sama seperti baca review takoyaki: penempatan tanda baca dll. Dan sedikit masukan, lebih baik buat dua kalimat pendek dari pada satu kalimat panjang sehingga lebih enak dibaca, contoh:
Seni Lukisan yang mana dianggap sesuatu yang Mmahakarya indah dengan teknik lukisan rumit dan sesuai tradisi di Prancis pada pertengahan
abad 19 di antara oleh kaum Borjuis atau bangsawan elit. Dan hal ini membatasi kebebasan para seniman pelukis dalam mengekspresikan karya mereka.

Agak sulit bagi saya untuk menentukan pilihan, antara sano dan ykasim. Karena review keduanya benar-benar mencuri perhatian: informatif dan membuat saya mampu mengira-ngira seperti apa isi komik ini... apakah sesuai "cangkir" saya atau tidak.
Baiklah... uhm... uhm... uhm... erl... saya nemu satu typo pada review sano (denger bukan dengar). Jadi... untuk itu, pilihan saya jatuh pada ykasim #dihajarmassa #cari2kesalahan


Post AutoMerge: December 29, 2016, 01:55:20 pm
Fairy Tail Zero
Hmmmmmm... mungkin bukan (minjem istilah Fina) "cangkir" komik saya tapi berhubung gosipnya cuma 1 volume dan prequel, bolehlah saya liat2 hihihihi.
Prekuel dari komik Fairy Tail karya Hiro Mashima. Hanya 1 volume

Baiklah... mari kita mulaaaa~i

Dina Onii-chan: Hampir seluruh review menceritakan isi komik dan minim informasi tambahan. Art-nya selalu keren? Dan saya sempet mbatin pas baca statement Dina tentang art
Quote
Untuk art selalu keren

Lha... gw blom pernah baca, sist, jadi keren apanya yah. Keren u sama keren gw sama ga yah? Selalu keren itu maksudnya semua komik yang sist baca atau gimana
Untuk tata bahasa dan lainnya: miringkan kata untuk semua kata asing dan tidak baku; perhatikan lagi penggunaan kata "di" sebagai imbuhan vs kata depan; perhatikan penggunaan tanda baca (termasuk spasi); perhatikan penggunaan huruf kapital (Perpustakaan -> ga perlu huruf kapital); perhatikan juga kapan harus pindah paragraf

bleach77: Isinya lebih informatif dibanding Dina. Saya jadi tahu setting waktunya, saya jadi tahu kalau kisahnya lumayan mengaduk emosi. Dari Dina dan bleach saya dengan seenaknya menyimpulkan kalau buku ini tujuannya adalah: menemukan harta karun yang sudah dicuri

sano: Apaaaaaaa??!! Jadi Mavis cewe? Enelan, saia kira cowo loh. Terus ternyata selain nyari harta karun, ada tujuan sampingan: bertemu peri. Baca review sano itu benar-benar melengkapi informasi yang saya dapat dari review sebelumnya... saya jadi manggut-manggut sendiri dan ngayal seenaknya hehehe... dan horeeeee, ga nemu typo

kokuo sama: Eeeeeeeh... tahun X679, tahun kapan itu Membaca review kokuo sangat menyenangkan. Uhm tapi ano... untuk kalimat kedua dan ketiganya serasa saling "membunuh". Pertama ada statement semua warga desa dan anggota guild terbunuh. Lalu dikatakan yang berhasil hidup cuma Mavis dan Zera. IMHO, bagaimana kalau diubah menjadi:
Semua warga desa dan anggota Guild Red Lizard, terbunuh karena serangan dari Guild Blue Skull, kecuali dua orang anak. Yang berhasil bertahan hidup Hanyalah Mavis Vermillion dan Zera yang berhasil bertahan hidup karena sempat melarikan diri saat serangan tiba.


Baiklah... setelah membaca dan mempertimbangkan reaksi saya setelah membaca, saya pilih: sano. Isinya menurut saya paling informatif dengan susunan kalimat yang bisa membuat saya ngayal dan mereka-reka kira2 ni komik ceritanya gimana sich (review lain juga informatif kok)
[/green]
« Last Edit: December 29, 2016, 01:57:34 pm by Lee » Logged

I may fall down but that’s not failure
Because I can just get up and run again
Because everything will make me stronger
weisswald
LX - Senior
****

Reputation: 87
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 1.007


Fino Alla Fine


Awards
« Reply #12 on: December 29, 2016, 10:43:13 pm »

Fairy Tail Zero
Untuk judul ini pilihan saya untuk sano. Review sano detil dan menggugah selera saya untuk membaca tapi spoiler tetap minimal. Untuk ulasan yang lain, punya kokuo juga sebenarnya bagus tapi terlalu panjang sinopsisnya menurut saya dan kurang membuat penasaran. Ulasan bleach77 menurut saya mirip dengan punya kokuo sinopsisnya terlalu panjang. Sedangkan untuk ulasan dina, saya merasa tulisannya kurang meyakinkan kenapa saya harus baca judul ini.
Logged

Truth becomes fiction when the fiction's true;
Real becomes not-real where the unreal's real.
ruth_shiela
LX - Junior
**

Reputation: 2
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 151


Shinjitsuwa Itsumo Hitotsu!


Awards
« Reply #13 on: January 09, 2017, 05:48:20 pm »

Buat komik Au Revoir, Sorcier, pilihan saya jatuh pada Yskasim.
Saya suka bagaimana cara yskasim dalam memadukan review yang dibuatnya. Paragraf awal seperti menjadi pembuka dalam memasuki inti ceritanya, kemudian di paragraf kedua barulah yskasim membeberkan cerita sesungguhnya dengan pas dan tidak berlebihan, namun tetap mampu membuat penasaran. Kemudian reviewnya ditutup dengan ulasan yang memikat dan mampu menggoda orang yang membacanya. Bravo!

Untuk Fairy Tail Zero, saya memilih Bleach77.
Kata kunci pada review milik bleach menurut saya ada pada kalimat  "...kalian tetap dapat menikmatinya meski belum pernah membaca Fairy Tail". Bagi yang tidak membaca seri Fairy Tail, termasuk saya, bisa jadi akan menghindari membaca Fairy Tail Zero.
Namun dengan penjelasan yang bleach77 katakan bahwa yang belum pernah membaca seri aslinya juga bisa menikmatinya, bisa membuat orang lain tergoda membacanya, dengan segala kelebihan yang diberitahukan dalam review.
Logged

Life is beautiful...
damiana
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 9


Awards
« Reply #14 on: January 11, 2017, 09:30:34 am »

Au Revoir, Sorcier - rena2en
Sukaaaa banget dengan reviewnya rena2en. Latar belakang kisah diceritakan dengan cukup terperinci.
Penataan kalimat dan juga paragraf membuat enak untuk dibaca.
Judul reviewnya juga begitu menggugah.

Fairy Tail Zero - bleach77
Review milik bleach77 menurut pendapat pribadi mampu melengkapi hal-hal yang belum dijelaskan di review yang lain.
Di bagian awal bleach77 sudah menegaskan bahwa cerita dalam fairy tail zero terjadi 105 tahun sebelum kejadian di Fairy Tail.
Otomatis ini memberikan informasi awal bahwa ini adalah prekuel dan itu sangatlah membantu.
Logged
nancy101
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 14



Awards
« Reply #15 on: January 11, 2017, 11:37:17 am »

Au Revoir, Sorcier memilih sano, soalnya nyebut-nyebut cowok-cowok ganteng dalam tulisannya sih, bikin pingin melirik ke dalam komiknya aja. Tapi yang terutama di bagian akhir reviewnya begitu menekankan daya tarik Au Revoir, Sorcier itu sendiri.

Fairy Tail Zero, reviewnya bleach77 di bagian akhir kok serasa mengena banget, apalagi yang bilang kalau ceritanya bikin mata bisa berkaca-kaca. Rasanya jarang-jarang komik pertarungan bisa bikin terharu.
Logged
Pages: 1 2 [All]   Go Up
Print
Jump to: