Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

606.227 Posts in 16.736 Topics- by 41.703 Members - Latest Member: Zikomuv
Elex Online ForumBuku, Software, & MajalahBooks ReviewPAPR : Pick-A-Prize Review (Moderators: raven, cherrycat)[Vote Your Winner] Sesi XXXIII (28 Des-11 Jan)
Poll
Question:
Yang manakah review "Au Revoir, Sorcier" favoritmu?  (Voting closed: January 11, 2017, 06:30:25 pm)
takoyaki24 - 0 (0%)
yskasim - 8 (61.5%)
sano - 2 (15.4%)
rena2en - 3 (23.1%)
Total Voters: 13

Question:
Yang manakah review Fairy Tail Zero favoritmu?  (Voting closed: January 11, 2017, 06:30:17 pm)
Dina Onii-chan - 3 (21.4%)
bleach77 - 9 (64.3%)
sano - 2 (14.3%)
kokuo sama - 0 (0%)
Total Voters: 13

Pages: 1 [2]  All   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: [Vote Your Winner] Sesi XXXIII (28 Des-11 Jan)  (Read 3332 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
raven
(r)avengers
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 119
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 7.479



WWW Awards
« Reply #10 on: December 28, 2016, 06:37:23 pm »

selamat untuk rena2en yang menjadi pemenang review Warudol, untuk yang lain; selamat memilih~ heartbeat
Logged

Lee
LX - Member
***

Reputation: 77
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 736


Leadership is action, not position


WWW Awards
« Reply #11 on: December 29, 2016, 08:01:02 am »

Au Revoir, Sorcier
Jujur, saya amat sangat tertarik dengan judul ini: dua volume doank dan bocoran beberapa halaman di thread komik ini menggiurkan. Tapi nunggu komporan di PAPR itu lebih menggiurkan laughing Jadi, ijinkan saya cuap-cuap sebentar yah. Pertama-tama sejenius apa sich Theo? Buset, hampir semua reviewer (kecuali sano) pasti ada statement ini mikir
takoyaki24: Paragraf pertamanya belum bisa membuat saya membayangkan apa sich isi komik ini? Komik berlatar Prancis abad antah berantah? Ide baru macam apa yang dibawa si Theo? Sejenius apa sich dia?
Secara keseluruhan pembahasan isi komiknya masih kurang menggambarkan strong point dari komik ini. Penempatan tanda baca, susunan kalimat, pemilihan kata dan huruf kapital juga agak kurang mendapat perhatian. Sedikit catatan: penggunaan kata dimana sebagai kata sambung lebih baik dihilangkan sehingga lebih nikmat saat membacanya
Paris, Cerita ini mengambil latar Perancis abad  dimana kala itu saat dunia seni Paris dikuasai kaum konsevatif yang kaku, dimana mereka yang menilai estetika karya seni dari keindahan obyek yang dilukis.
ykasim: ykasim, ruth_seila (maaf kalau salah tulis) dan guguk adalah member yang mempunyai ciri khas dalam membuat review. Seperti biasa, isinya sangat informatif dan membantu membayangkan seperti apa isi komik ini. Cuma sedikit catatan saja (juga untuk reviewer lain), untuk semua angka yang bernilai kurang dari 10 akan lebih baik jika ditulis terbilang (dua bukan 2, pertama bukan 1) [red: ini info yang saya dapat dari dosen BI dulu, cmiiw]
sano: Uwaaaaaa~ informatif seperti ykasim, beberapa informasinya bahkan "melengkapi" ykasim.
rena2en: Maaf, saya sempet mikir Theo (yang oleh reviewer sebelumnya dikatakan pedagang karya seni) sebagai pria alay dengan binaran mata penuh bintang plus taburan helaian bunga melihat lukisan pas baca kalimat pembukanya >_<
Mungkin rena bermaksud memancing rasa penasaran calon pembaca dengan sedikit (beneran sedikit) membocorkan isi komik. Tapi entah kenapa umpannya ga sampe ke saya, jidat saya malah jadi tambah keriput. Komplain saya sama seperti baca review takoyaki: penempatan tanda baca dll. Dan sedikit masukan, lebih baik buat dua kalimat pendek dari pada satu kalimat panjang sehingga lebih enak dibaca, contoh:
Seni Lukisan yang mana dianggap sesuatu yang Mmahakarya indah dengan teknik lukisan rumit dan sesuai tradisi di Prancis pada pertengahan
abad 19 di antara oleh kaum Borjuis atau bangsawan elit. Dan hal ini membatasi kebebasan para seniman pelukis dalam mengekspresikan karya mereka.

Agak sulit bagi saya untuk menentukan pilihan, antara sano dan ykasim. Karena review keduanya benar-benar mencuri perhatian: informatif dan membuat saya mampu mengira-ngira seperti apa isi komik ini... apakah sesuai "cangkir" saya atau tidak.
Baiklah... uhm... uhm... uhm... erl... saya nemu satu typo pada review sano (denger bukan dengar). Jadi... untuk itu, pilihan saya jatuh pada ykasim #dihajarmassa #cari2kesalahan


Post AutoMerge: December 29, 2016, 01:55:20 pm
Fairy Tail Zero
Hmmmmmm... mungkin bukan (minjem istilah Fina) "cangkir" komik saya tapi berhubung gosipnya cuma 1 volume dan prequel, bolehlah saya liat2 hihihihi.
Prekuel dari komik Fairy Tail karya Hiro Mashima. Hanya 1 volume

Baiklah... mari kita mulaaaa~i

Dina Onii-chan: Hampir seluruh review menceritakan isi komik dan minim informasi tambahan. Art-nya selalu keren? Dan saya sempet mbatin pas baca statement Dina tentang art
Quote
Untuk art selalu keren

Lha... gw blom pernah baca, sist, jadi keren apanya yah. Keren u sama keren gw sama ga yah? Selalu keren itu maksudnya semua komik yang sist baca atau gimana
Untuk tata bahasa dan lainnya: miringkan kata untuk semua kata asing dan tidak baku; perhatikan lagi penggunaan kata "di" sebagai imbuhan vs kata depan; perhatikan penggunaan tanda baca (termasuk spasi); perhatikan penggunaan huruf kapital (Perpustakaan -> ga perlu huruf kapital); perhatikan juga kapan harus pindah paragraf

bleach77: Isinya lebih informatif dibanding Dina. Saya jadi tahu setting waktunya, saya jadi tahu kalau kisahnya lumayan mengaduk emosi. Dari Dina dan bleach saya dengan seenaknya menyimpulkan kalau buku ini tujuannya adalah: menemukan harta karun yang sudah dicuri

sano: Apaaaaaaa??!! Jadi Mavis cewe? Enelan, saia kira cowo loh. Terus ternyata selain nyari harta karun, ada tujuan sampingan: bertemu peri. Baca review sano itu benar-benar melengkapi informasi yang saya dapat dari review sebelumnya... saya jadi manggut-manggut sendiri dan ngayal seenaknya hehehe... dan horeeeee, ga nemu typo

kokuo sama: Eeeeeeeh... tahun X679, tahun kapan itu Membaca review kokuo sangat menyenangkan. Uhm tapi ano... untuk kalimat kedua dan ketiganya serasa saling "membunuh". Pertama ada statement semua warga desa dan anggota guild terbunuh. Lalu dikatakan yang berhasil hidup cuma Mavis dan Zera. IMHO, bagaimana kalau diubah menjadi:
Semua warga desa dan anggota Guild Red Lizard, terbunuh karena serangan dari Guild Blue Skull, kecuali dua orang anak. Yang berhasil bertahan hidup Hanyalah Mavis Vermillion dan Zera yang berhasil bertahan hidup karena sempat melarikan diri saat serangan tiba.


Baiklah... setelah membaca dan mempertimbangkan reaksi saya setelah membaca, saya pilih: sano. Isinya menurut saya paling informatif dengan susunan kalimat yang bisa membuat saya ngayal dan mereka-reka kira2 ni komik ceritanya gimana sich (review lain juga informatif kok)
[/green]
« Last Edit: December 29, 2016, 01:57:34 pm by Lee » Logged

I may fall down but thatís not failure
Because I can just get up and run again
Because everything will make me stronger
weisswald
LX - Senior
****

Reputation: 87
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 998


Fino Alla Fine


Awards
« Reply #12 on: December 29, 2016, 10:43:13 pm »

Fairy Tail Zero
Untuk judul ini pilihan saya untuk sano. Review sano detil dan menggugah selera saya untuk membaca tapi spoiler tetap minimal. Untuk ulasan yang lain, punya kokuo juga sebenarnya bagus tapi terlalu panjang sinopsisnya menurut saya dan kurang membuat penasaran. Ulasan bleach77 menurut saya mirip dengan punya kokuo sinopsisnya terlalu panjang. Sedangkan untuk ulasan dina, saya merasa tulisannya kurang meyakinkan kenapa saya harus baca judul ini.
Logged

Truth becomes fiction when the fiction's true;
Real becomes not-real where the unreal's real.
ruth_shiela
LX - Junior
**

Reputation: 2
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 149


Shinjitsuwa Itsumo Hitotsu!


Awards
« Reply #13 on: January 09, 2017, 05:48:20 pm »

Buat komik Au Revoir, Sorcier, pilihan saya jatuh pada Yskasim.
Saya suka bagaimana cara yskasim dalam memadukan review yang dibuatnya. Paragraf awal seperti menjadi pembuka dalam memasuki inti ceritanya, kemudian di paragraf kedua barulah yskasim membeberkan cerita sesungguhnya dengan pas dan tidak berlebihan, namun tetap mampu membuat penasaran. Kemudian reviewnya ditutup dengan ulasan yang memikat dan mampu menggoda orang yang membacanya. Bravo!

Untuk Fairy Tail Zero, saya memilih Bleach77.
Kata kunci pada review milik bleach menurut saya ada pada kalimat  "...kalian tetap dapat menikmatinya meski belum pernah membaca Fairy Tail". Bagi yang tidak membaca seri Fairy Tail, termasuk saya, bisa jadi akan menghindari membaca Fairy Tail Zero.
Namun dengan penjelasan yang bleach77 katakan bahwa yang belum pernah membaca seri aslinya juga bisa menikmatinya, bisa membuat orang lain tergoda membacanya, dengan segala kelebihan yang diberitahukan dalam review.
Logged

Life is beautiful...
damiana
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 9


Awards
« Reply #14 on: January 11, 2017, 09:30:34 am »

Au Revoir, Sorcier - rena2en
Sukaaaa banget dengan reviewnya rena2en. Latar belakang kisah diceritakan dengan cukup terperinci.
Penataan kalimat dan juga paragraf membuat enak untuk dibaca.
Judul reviewnya juga begitu menggugah.

Fairy Tail Zero - bleach77
Review milik bleach77 menurut pendapat pribadi mampu melengkapi hal-hal yang belum dijelaskan di review yang lain.
Di bagian awal bleach77 sudah menegaskan bahwa cerita dalam fairy tail zero terjadi 105 tahun sebelum kejadian di Fairy Tail.
Otomatis ini memberikan informasi awal bahwa ini adalah prekuel dan itu sangatlah membantu.
Logged
nancy101
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 14



Awards
« Reply #15 on: January 11, 2017, 11:37:17 am »

Au Revoir, Sorcier memilih sano, soalnya nyebut-nyebut cowok-cowok ganteng dalam tulisannya sih, bikin pingin melirik ke dalam komiknya aja. Tapi yang terutama di bagian akhir reviewnya begitu menekankan daya tarik Au Revoir, Sorcier itu sendiri.

Fairy Tail Zero, reviewnya bleach77 di bagian akhir kok serasa mengena banget, apalagi yang bilang kalau ceritanya bikin mata bisa berkaca-kaca. Rasanya jarang-jarang komik pertarungan bisa bikin terharu.
Logged
Pages: 1 [2]  All   Go Up
Print
Jump to: