Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

607.321 Posts in 16.864 Topics- by 44.223 Members - Latest Member: erikabl4
Poll
Question:
Jika komik yang kamu ikuti macet, apa yang kamu lakukan? ( ͡ ͜ʖ ͡)
a. Mewek sambil meluk bantal-guling 。・゚゚・(>_<)・゚゚・。. - 4 (9.3%)
b. Curhat di sosmed __〆( ̄▽ ̄ ) - 1 (2.3%)
c. Pindah ke lain hati...eh, lain komik ─=≡Σ((( つ><)つ - 3 (7%)
d. Kayak tulisan di belakang truk... "Setia Menanti" ❤ - 17 (39.5%)
e. Semua benarr~ ☆*:.。.o(≧▽≦)o - 18 (41.9%)
Total Voters: 43

Pages: 1 2 3 4 [5] 6 7 8 9 10 11  All   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: Rekap Sementara : Komik-Tuna-Tjintah ()#))<<  (Read 12789 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
camolatte
Centerspread inside the comical world
EMK
LX - Holic
****

Reputation: 444
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 18.828


Critter of Vox Machina~


WWW Awards
« Reply #40 on: June 07, 2017, 03:20:53 pm »

Perasaan yang kalian rasakan, kalian tidak sendiri koq...

Dari pengamatanku, mungkin beberapa teman-teman editor merasakan hal yang serupa dengan teman-teman pembaca rasakan, bahkan lebih. Karena setiap terbitan merupakan hasil jerih payah kerja mereka, hasrat dan energi mereka tercermin di dalamnya... ibarat kepingan 'jiwa' dititipkan di sana, terselip di antara kepingan komikusnya.

Bila teman-teman mengkoleksi lebih dari satu seri, teman-teman editor pun menangani lebih dari satu seri. Rana emosi yang hadir ketika teman-teman membaca setiap seri, mungkin juga hadir ketika editornya mengeditnya. Dan ini berarti pula rana emosi yang hadir ketika harus menghadapi realita. Jika kurang di'cinta'i, yang terasa bukan sekedar informasi usaha atau angka statistik, tapi secara psikologis dapat terasa lebih personal. Tapi...

Apabila cinta ditolak (walau berkali-kali), selalu ada pilihan mencoba lagi atau move on mencari yang lebih baik. Berhenti mencari bukanlah pilihan. *bapermodebuatbaperthread

Dan maklumi kalau camo butuh jeda nanyain hal demikian. Analoginya seperti korek2 info hubungan pacar ke orang yang sudah (dan masih) ditolak cintanya berkali-kali. Kalau ga mo diamukin, butuh pintar2 baca situasi



FYI. Sebelum sampai harus berakhir di thread ini, sebenarnya sudah ada hint yang rutin diinformasikan setiap minggu, yaitu di thread jadwal terbit dan sneakpeek. Di mana perubahan ukuran font memberikan sinyal apakah peminatnya stabil atau menurun. Jadi dari sana sudah bisa melihat bila ada yang disayangi semakin kurang dicintai.

Logged

skow
LX - Junior
**

Reputation: 32
Offline Offline

Posts: 231



Awards
« Reply #41 on: June 07, 2017, 03:22:51 pm »

sy malah merasa belakangan ini penerbit lebih sering menerbitkan:
1. komik yang super populer, super mainstream, dan akan lebih bagus lagi bila ada adaptasi anime....status ongoing belasan vol tidak masalah karena kemungkinan besar tetap akan laku...
2. komik mini seri dengan 3-4-max 10 vol tamat sehingga tidak ada resiko kena tuna cinta karena vol sedikit dan (dari kacamata awam sy) ada kemungkinan bahwa komik2 ini adalah syarat/bundle dari penerbit jepang agar komik super populer (di nomor 1) tsb bisa tembus izin terbitnya...
3. komik terbit/cetak ulang, mulai dari yotsuba, dragon ball, kariage kun, gon, ccs, namida usagi, yowamushi pedal, dst dst...

sudah jarang komik2 anti mainstream yang punya rating bagus dan populer di jepang, dengan status ongoing, tapi karena tidak ada adaptasi anime, tidak berani untuk 'dibawa' ke sini...

masih belum bisa move-on dan masih sakit hati karena natsume yujincho dan shinagawa cat story ga bisa lanjut....
sy telat tahu natsume yujincho sudah terbit di sini dan langsung buru2 pesan di fjb untuk dicarikan yang kondisi segel dan berhasil dapat komplit 1-14...baru ngikutin sebentar sampai vol 18, tiba2 harus berhenti begitu saja, apalagi melihat statusnya yang masih ongoing, sedih karena tidak bisa mengikuti sampai tamat jadi tidak akan pernah tahu cerita berikutnya bagaimana, dan akan berakhir/tamat bagaimana Sad
« Last Edit: June 07, 2017, 03:29:31 pm by skow » Logged
rena2en
LX - Junior
**

Reputation: 22
Offline Offline

Posts: 206


Escaping from "rotten soul" ^^;;


Awards
« Reply #42 on: June 08, 2017, 12:02:10 am »


FYI. Sebelum sampai harus berakhir di thread ini, sebenarnya sudah ada hint yang rutin diinformasikan setiap minggu, yaitu di thread jadwal terbit dan sneakpeek. Di mana perubahan ukuran font memberikan sinyal apakah peminatnya stabil atau menurun. Jadi dari sana sudah bisa melihat bila ada yang disayangi semakin kurang dicintai.


Salah satu contoh komik yang mulai ada tanda-tanda tunahh tjintahh menurut kata mod Camol : 
(click to show/hide)



@skow : Berkumandang lirik "You are no alone~"
Natsume Yuujinchou  Cry Cry Cry


sudah jarang komik2 anti mainstream yang punya rating bagus dan populer di jepang, dengan status ongoing, tapi karena tidak ada adaptasi anime, tidak berani untuk 'dibawa' ke sini...


Kalo soal pendapat ini aku justru menanyakan tentang komik "Chihayafuru" yang udah dapat 2 season anime tapi masih belom diterbitkan di Indonesia. yaah mungkin krena mengincar Josei makanya kurang peminat (padahal kalo diikutsertakan pembaca shounen/shoujo mungkin bisa mencukupi ^,,^)

Soal Elex yang lebih sering menerbitkan komik miniseri sih menurutku lumayan bagus dan setuju karena selain singkat juga lebih besar kepastiannya untuk diterbitkan tamat selain karena dana yang hanya sejumputnya  Kiss

Pengaruh besarnya karena ada thread komik kurang tjintahh~ ini membuatku lebih pilih-pilih lagi untuk mengoleksi komik yang apalagi seri panjang dan lebih waspada dengan ke-eksistensian-nya di ranah pembaca komik Indonesia

Salah satu saran/pendapat dariku sih jika ingin menerbitkan komik seri panjang mungkin lebih dimatangkan lagi seperti jadwal penerbitan yang cukup sering (seperti misalnya 2 bulan sekali) dan perbanyak promo~
/prekk/
Logged


I'm Despairly In Love with dead characters ngoceh
guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 261
Offline Offline

Posts: 3.935



Awards
« Reply #43 on: June 08, 2017, 08:54:16 am »

...dibanding tentang thread ini, saya benar-benar ingin tahu apa langkah Elex selanjutnya menghadapi kenyataan komik tuna cinta ini, terhadap komik maupun pembaca.
Straight to the kokoro, De!! panda-bubble Aku juga ketimbang baper atau mempermasalahkan yang ga perlu, mendingan nyari gimana solusinya

Pembaca yang ikutan "promosi", baik di forum ini maupun social media lainnya, kurasa cukup banyak :)
Mudah-mudahan dari pihak toko buku ada solusi yang lebih nyata, misal berupa promosi di social media yang lebih "mengompori" pembaca (seperti ngejelasin produk komik / buku bukan sekedar ngasih foto kover dan sinopsis, tapi disertai ulasan ^ ^)
Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
gusfina
LX - Senior
****

Reputation: 92
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 788

Ubugoe ♪


WWW Awards
« Reply #44 on: June 08, 2017, 10:14:07 am »

..........

^^^ Kalau baca komentar yang sudah-sudah, saya jadi... ingin tertawa hambar dan kecut Kenyataan memang keras, tapi kalau dibaca-- rasanya jadi lebih-- "duhh" //ploks.

Mengenai thread-nya sendiri, saya rasa memang bisa membawa aura: 'waspadalah-waspadalah' pada calon pembeli buku. Te ta pi! Jika saya pikir-pikir; toh sama saja kalau nanti camo mengupdate satu-satu di threadnya. Meski ada benarnya; kalau melihat list judul, rasanya ada ke-"berat"-an sendiri...
Saya pribadi sih berharap komik yang di list ini bisa kembali lanjut. Pada saat itu, aura negatif yang mungkin satu dua orang rasakan, langsung berbalik jadi harapan //lhe. Jadi thread ini menjadi tempat baru dimana dapat terlihat komik underrated tapi isinya berkilau seperti berlian.



Anyway, lalu-- mengenai promosi... saya rasa ada benarnya lho.
(click to show/hide)

....dan diatas sebenarnya sudah OOT juga. Pardon me.
Nah. Lho.
Saya harap list komik disini tidak makin panjang dan semoga AsahiNagu nggak akan masuk ke dalamnya ^^.
« Last Edit: June 08, 2017, 10:18:05 am by gusfina » Logged

Ever
LX - Member
***

Reputation: 101
Offline Offline

Posts: 691



Awards
« Reply #45 on: June 08, 2017, 01:14:45 pm »

Kalau boleh, saya jadi ingin nyampaiin beberapa komentar dan saran yang sebenarnya udah ngendon di otak dari kemarin-kemarin. Mumpung lagi 'lunch break tanpa lunch  laugh' saya tulisin aja sekarang...

(1) Ini soal distribusi:  untuk komik panjang yang volumenya sudah banyak, harus ada cara yang mudah bagi calon pembaca yang telat/tertarik belakangan untuk dapetin volume-volume awal.

Kalau nggak begitu, konsumen komik panjang nggak akan bertambah (*malah bisa jadi berkurang karena ada yang drop di tengah jalan), dan terus tersikut oleh judul baru yang banyak banget terbit setiap bulannya.

Ambil contoh kasus, biar lebih jelas: Altair. Saya rasa promosi dari pihak penerbit sudah oke: saya sering lihat iklannya di bagian belakang buku, dan saya juga tahu editornya (Adizchi) sudah nyebar kompor semaksimal mungkin. Satu-satunya alasan saya belom ngambil adalah karena volume2 awalnya sudah susah dicari. Mungkin nanti akan ada lagi yang tertarik sama judul ini (*misal karena nonton animenya yang sebentar lagi tayang), tapi nggak jadi beli komiknya karena susah nyari volume awal.

Stok di tokbuk cepat disingkirkan, dan sewaktu saya beberapa kali ngirim e-mail ke pihak sales Gramedia untuk nanyain stok komik lawas... kaga pernah dibales, saudara-saudara  laugh Saya inget banget pernah ada user lain yang komplain juga soal itu. IIRC, Camo pernah bilang kalau penerbit nggak boleh jualan langsung <--- ini juga jadi kendala sih. Seandainya bisa, penerbit yang lebih akrab dengan produk pasti bisa lebih cepat-tanggap-informatif soal judul komik yang sekian banyak....

(2) Soal sampel:

Saya kepikiran poin ini setelah main di MangaMon yang ngasih sampel 10-20 halaman pertama komik digital, mungkin hal serupa bisa dilakukan oleh Elex? Pada dasarnya, ini taktik yang sudah lazim untuk e-book legal sih. Untuk komik fisik sepertinya akan lebih makan waktu untuk upload halaman sampel, tapi mungkin bisa dipertimbangkan (*untuk judul-judul yang belum banyak dikenal, atau untuk volume 1-nya saja misalnya).

Tokbuk fisik jarang yang buka plastik komiknya untuk dicicipi. Wajar karena nanti malah jadi ajang 'baca gratis', tapi kalau via online bisa dikontrol berapa jumlah halaman yang bisa diakses gratis.

(3) Kemungkinan mekanisme Pre-Order atau PoD, terutama yang izinnya masih ditahan pihak sana. Yah, ini kompleks sih, jadi sebatas wacana. Tapi untuk jangka panjang rasanya harus mulai dipikirkan dan didiskusikan dengan pihak Jepang & stakeholders terkait.... jujur, saya ngerasa model jualan komik yang sekarang sebenarnya ga sustainable untuk jangka panjang dan rentan menimbulkan kekecewaan (seperti yang sudah terjadi).
« Last Edit: June 08, 2017, 01:17:53 pm by Ever » Logged
cesarzc
LX - Member
***

Reputation: 6
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 356

wew...


Awards
« Reply #46 on: June 08, 2017, 01:57:21 pm »

Kalau boleh, saya jadi ingin nyampaiin beberapa komentar dan saran yang sebenarnya udah ngendon di otak dari kemarin-kemarin. Mumpung lagi 'lunch break tanpa lunch  laugh' saya tulisin aja sekarang...

(1) Ini soal distribusi:  untuk komik panjang yang volumenya sudah banyak, harus ada cara yang mudah bagi calon pembaca yang telat/tertarik belakangan untuk dapetin volume-volume awal.

Kalau nggak begitu, konsumen komik panjang nggak akan bertambah (*malah bisa jadi berkurang karena ada yang drop di tengah jalan), dan terus tersikut oleh judul baru yang banyak banget terbit setiap bulannya.

Ambil contoh kasus, biar lebih jelas: Altair. Saya rasa promosi dari pihak penerbit sudah oke: saya sering lihat iklannya di bagian belakang buku, dan saya juga tahu editornya (Adizchi) sudah nyebar kompor semaksimal mungkin. Satu-satunya alasan saya belom ngambil adalah karena volume2 awalnya sudah susah dicari. Mungkin nanti akan ada lagi yang tertarik sama judul ini (*misal karena nonton animenya yang sebentar lagi tayang), tapi nggak jadi beli komiknya karena susah nyari volume awal.

Stok di tokbuk cepat disingkirkan, dan sewaktu saya beberapa kali ngirim e-mail ke pihak sales Gramedia untuk nanyain stok komik lawas... kaga pernah dibales, saudara-saudara  laugh Saya inget banget pernah ada user lain yang komplain juga soal itu. IIRC, Camo pernah bilang kalau penerbit nggak boleh jualan langsung <--- ini juga jadi kendala sih. Seandainya bisa, penerbit yang lebih akrab dengan produk pasti bisa lebih cepat-tanggap-informatif soal judul komik yang sekian banyak....

(2) Soal sampel:

Saya kepikiran poin ini setelah main di MangaMon yang ngasih sampel 10-20 halaman pertama komik digital, mungkin hal serupa bisa dilakukan oleh Elex? Pada dasarnya, ini taktik yang sudah lazim untuk e-book legal sih. Untuk komik fisik sepertinya akan lebih makan waktu untuk upload halaman sampel, tapi mungkin bisa dipertimbangkan (*untuk judul-judul yang belum banyak dikenal, atau untuk volume 1-nya saja misalnya).

Tokbuk fisik jarang yang buka plastik komiknya untuk dicicipi. Wajar karena nanti malah jadi ajang 'baca gratis', tapi kalau via online bisa dikontrol berapa jumlah halaman yang bisa diakses gratis.

(3) Kemungkinan mekanisme Pre-Order atau PoD, terutama yang izinnya masih ditahan pihak sana. Yah, ini kompleks sih, jadi sebatas wacana. Tapi untuk jangka panjang rasanya harus mulai dipikirkan dan didiskusikan dengan pihak Jepang & stakeholders terkait.... jujur, saya ngerasa model jualan komik yang sekarang sebenarnya ga sustainable untuk jangka panjang dan rentan menimbulkan kekecewaan (seperti yang sudah terjadi).

wah serius dan menarik tulisannya. Mau komentar tapi yang paling tahu ya cuma penerbit.

Soal distribusi: penjual/ toko buku sendiri kayaknya sudah bisa mengestimasi judul2 yang kayaknya tidak laku atau judul yang laris. makanya sering lihat kalau untuk komik naruto, detektif conan, dan komik laris mainstream lainnya, stoknya pasti paling banyak dibandingkan komik lain. kayaknya sarana penjualan secara online yang harus digencarkan dari penerbit sendiri (kalo elex boleh jualan langsung)

Soal sampel: kayaknya elex sudah sering kasih sampel deh. cuma yang tahu ya sedikit. untuk saudara elex, MnC sendiri malah udah kasih sampel untuk beberapa halaman pertama dari komiknya sejak websitenya terus dibenahi. Kalo elex... kayaknya saya belum pernah mampir ke website elex, langsung main ke forumnya  laugh

Soal pre-order: ini setuju banget, terutama untuk buku antimainstream yang kelihatannya tidak menarik untuk diterbitkan, tapi sebenarnya punya banyak peminat.
Logged
camolatte
Centerspread inside the comical world
EMK
LX - Holic
****

Reputation: 444
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 18.828


Critter of Vox Machina~


WWW Awards
« Reply #47 on: June 08, 2017, 03:11:37 pm »

(click to show/hide)
Nah, kembali ke sisi dapur, yang bisa / telah dilakukan...

Salah satunya tersirat dari jawabannya di post skow dan post Rex, yaitu dalam hal pemilihan judul. Dalam penentuan judul yang diterbitkan, filternya 'hidup' dan terus menyesuaikan dengan selera mayoritas, dengan harapan nafasnya semakin panjang. Karena saat ini melawan arus sangat beresiko tinggi kehabisan nafas. Jadi judul-judul yang sudah diterbitkan umumnya sudah melalui seleksi filter yang organik. Bila teman2 pembaca tidak ingin putus 'tjinta', teman2 editor lebih tidak ingin 'anak2'nya sesak nafas. Sehingga bila yang digemari yang mainstream dan sudah ada animenya, maka itu yang diusahakan. Bila miniseri berjilid sedikit yang diminati, itu yang coba diajukan.

Seputar sampel, bila diamati walau tidak sebanyak 10-20 halaman dan belum semua, beberapa judul baru sekarang ada preview halaman2nya di thread masing-masing. Seiring waktu akan diusahakan untuk ditambahkan.

Dan salah satu sebab kenapa camo (& partner) dari tahun 2006, konsisten setiap minggu menjaga dan menyebarkan aneka informasi via forum + media sosial Elex, karena menyadari adanya potensi gap informasi di luar cakupan fokus marketing yang perlu diisi. Harapannya, melalui berbagai kanal yang camo informasikan baik forum atau pun media sosial Elex, teman2 dapat turut atau berinisiatif dengan gaya sendiri ikut menggemakannya.


panda-welcome

Addendum:
Untuk ide pre-order dan PoD, itu adalah ide alternatif sales yg bagus. Namun dalam konteks di thread ini, kedua hal itu mungkin bukan solusi tepat dengan pemahaman berikut:

Misal.
Syarat penjualan minimum dari Jepang adalah kwantitas x.
Nominal royalti judul tersebut per eks adalah y.
Maka untuk menerbitkan lanjutannya, penerbit Jepang memiliki ekspektasi menerima sejumlah xy

Jika peminatnya kurang, misal hanya ada 1/10 x, maka supaya tetap bisa menyetorkan senilai xy ke penerbit Jepang, harga y akan membengkak mendekati 1000% y, terlepas dari metode pembeliannya melewati preorder maupun PoD (belum ongkir satuan dan CMIIW harga PoD secara default sudah lebih tinggi karena harus menggunakan bahan baku berbeda yang disesuaikan dengan mesin cetak yang berbeda).

Karena di sini, nyangkutnya arus bukan di tengah tapi di kedua ujungnya (ketidakcocokan angka antara ekspektasi dan realita).
« Last Edit: June 09, 2017, 04:18:14 pm by camolatte » Logged

sakacrawford
LX - Junior
**

Reputation: 7
Offline Offline

Posts: 165


Awards
« Reply #48 on: June 08, 2017, 04:20:57 pm »

Mainstrem + anime kayaknya emang selera pasar saat ini. Jadi berharap judul2 macam my hero academia, shokugeki no soma punya chance lebih besar untuk diterbitkan di Indonesia mengingat segmen pembaca ada dan maish fresh di benak pembaca mengenai jalan cerita, penokohan, dll.

Sedih sih komik2 macam natsume yujincho (6 season anime dan 3 besar di Jepang untuk setiap perilisan tankobon baru) sama akagami no shirayukihime (2 season anime + top 10 oricon manga charts untuk latest volume) harus jadi korban tuna cinta, tapi mungkin juga karena peminatnya kurang (segmen shoujo umumnya didominasi sama penerbit adiknya elex *e tapi ao haru ride masih mandeg volume 5* *numpang tambahan komik tuna cinta*). Pembaca cewek di Indonesia kuga kayaknya baca mainstream manga yg genrenya banyakan shounen *sering lihat cewek beli one piece / conan / one punch man malahan dibanding komik2 yg bergenre shoujo* *bukan maksud bahas gender* *hanya mengamati realitas*
Logged
camolatte
Centerspread inside the comical world
EMK
LX - Holic
****

Reputation: 444
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 18.828


Critter of Vox Machina~


WWW Awards
« Reply #49 on: June 08, 2017, 04:31:06 pm »

thumb up Pengamatanku juga sama, saka, sejauh ini tampaknya komik shonen dikoleksi oleh kedua gender dengan proporsi yang cukup berimbang, sementara komik shoujo mayoritas hanya dikoleksi cewe.
Logged

Pages: 1 2 3 4 [5] 6 7 8 9 10 11  All   Go Up
Print
Jump to: