Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

607.374 Posts in 16.874 Topics- by 44.462 Members - Latest Member: TimofeiFes
Poll
Question:
Jika komik yang kamu ikuti macet, apa yang kamu lakukan? ( ͡ ͜ʖ ͡)
a. Mewek sambil meluk bantal-guling 。・゚゚・(>_<)・゚゚・。. - 4 (9.3%)
b. Curhat di sosmed __〆( ̄▽ ̄ ) - 1 (2.3%)
c. Pindah ke lain hati...eh, lain komik ─=≡Σ((( つ><)つ - 3 (7%)
d. Kayak tulisan di belakang truk... "Setia Menanti" ❤ - 17 (39.5%)
e. Semua benarr~ ☆*:.。.o(≧▽≦)o - 18 (41.9%)
Total Voters: 43

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 [8] 9 10 11  All   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: Rekap Sementara : Komik-Tuna-Tjintah ()#))<<  (Read 12897 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
camolatte
Centerspread inside the comical world
EMK
LX - Holic
****

Reputation: 444
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 18.828


Critter of Vox Machina~


WWW Awards
« Reply #70 on: January 09, 2018, 02:35:31 pm »

@gadisdesa
kalau soal itu, kuserahkan keputusannya sama TS alias thread starter mau bagaimana, dihapus atau dimodif. :)
Tapi apa akan memperkaya suasana ketika membaca, kalau tahu judul yg dibaca pernah punya riwayat macet? Kalau memang tidak ada, repotin TS doank saja ntar untuk ngawasin dan maintain listingnya~
Logged

skow
LX - Junior
**

Reputation: 32
Offline Offline

Posts: 231



Awards
« Reply #71 on: January 09, 2018, 03:16:04 pm »

sy juga berharap judul2 yang berhasil lanjut tidak dihapus dari list supaya tahu berapa banyak judul yang berhasil dilanjut atau SEANDAINYA judul tsb macet kembali di vol2 berikutnya, jadi bisa sedikit mengira2 kemungkinan atau alasan terburuknya...
guguk-sama keputusan ada di tanganmu Cheesy
Logged
tanukischarm
LX - Member
***

Reputation: 43
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 375


Someone who prefers cats than boyfriend


Awards
« Reply #72 on: January 10, 2018, 09:28:40 am »

Sharing sejenak supaya teman2 LXers kebayang...

Syarat mahar minimum yang diminta para mertua seberang lautan untuk meminang setiap jilid tidaklah bersifat statis. Seperti inflasi Indonesia, syarat ini juga bergerak naik seiring waktu. Mungkin pemasukan mertua juga menurun karena rumahnya kemalingan melulu dimana2, plus ongkos mertua meningkat seiring waktu, atau hanya karena mertua lagi ada kebutuhan khusus.

Dan... terkadang ada mertua yang cukup ekstrim kalau syaratnya tidak terpenuhi, bukan satu jilid saja yang tidak boleh dipinang, tapi SEMUA jilid dari berbagai judul. Jika itu terjadi, jilid2 yang sebenarnya sudah memenuhi syarat dari keluarga yang sama, mendadak bisa hilang kabar kalau ditanyain. Jadi walau populer, ada kalanya judul2 tersebut pun bisa nyangkut karena hal ini. Dan dengan sendirinya, kudu tahu diri jika tidak diberi ijin bertemu dengan yang baru-baru kalau keinginan mertua untuk yang lama saja belum dituruti.


Saya salah satu orang, yang bingung, dan harus terbiasa dengan penggunaan perumpamaan 'mahar', 'mertua' dan 'menantu' untuk mensubstitusikan pihak-pihak tertentu
Serius, saya bingung <- penghuni baru

Itu, penjelasan mas camo sangat memberi pencerahan sekali
ibaratnya mertuanya ngambekan /ditendang/ dan sensitif untuk masalah judul lama ke baru

Dan sekilas baca post user lain sebelumnya
emang kebayang sulit perindustrian komik, mulai dari pihak bersangkutan seperti mangakanya, prosedurnya, tuntutan pemenuhan minimum, sampai kurangnya cinta sama pembaca disini ^^;
jadi kalau semua faktor ini-itu dihubungkan, terpusat pada suatu titik jadi semuanya wajar dan jelas

Semoga pembaca lain bisa paham dengan situasinya dengan ngebaca dari A-Z, kayanya ngga enak juga kalau banyak yang 'menuntut dengan paksa' tapi ngga tau ada apa dan kenapa Grin


Semangat deh buat para editornya, maaf daku dompetnya ngga beranak jadi agak kesendat belinya /plak
« Last Edit: January 10, 2018, 04:47:36 pm by tanukischarm » Logged

"Even if you give up, there are some games that just won't let you lose..like life" - Uramichii Oniisan
Ever
LX - Member
***

Reputation: 101
Offline Offline

Posts: 695



Awards
« Reply #73 on: January 10, 2018, 02:58:58 pm »

Dan... terkadang ada mertua yang cukup ekstrim kalau syaratnya tidak terpenuhi, bukan satu jilid saja yang tidak boleh dipinang, tapi SEMUA jilid dari berbagai judul. Jika itu terjadi, jilid2 yang sebenarnya sudah memenuhi syarat dari keluarga yang sama, mendadak bisa hilang kabar kalau ditanyain. Jadi walau populer, ada kalanya judul2 tersebut pun bisa nyangkut karena hal ini. Dan dengan sendirinya, kudu tahu diri jika tidak diberi ijin bertemu dengan yang baru-baru kalau keinginan mertua untuk yang lama saja belum dituruti.

Buset, saya baru baca post camo yang ini. Ini sih ibarat mau meminang anak gadis, tapi si calon mertua maksa kita untuk turut meminang & membahagiakan semua saudara si gadis itu. Nafkahin satu aja sudah susah  Cry

Anyway, turut senang sama munculnya titik terang beberapa judul Level di atas, walau belum termasuk yang saya koleksi. Jujur sudah sempat move on, tapi mulai ada harapan cinta lama bersemi kembali berkat kerja keras para editor.
Logged
BEN 10
*Just read it!*
LX - Evangelis
*****

Reputation: 67
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 3.892


Always Be 10!


Awards
« Reply #74 on: January 11, 2018, 11:27:23 am »

Sebenarnya menurut saya yang terpenting adalah bukan apa tetapi bagaimana. Maksud saya adalah kita tidak perlu terlalu mempermasalahkan judul2 komik apa yang kena kapak oleh penerbit di Jepang tetapi yang perlu kita bahas adalah bagaimana supaya hal tsb bisa diminimalisir. Salah satu jawaban yang masuk akal adalah dengan cara meningkatkan penjualan judul2 tsb. Nah teman2 mohon ide dan sarannya tentang hal tsb. Menurut saya hal tsb lebih berguna dan bermanfaat. iloveusign

Salah satu fenomena yang terjadi di zaman now khususnya adalah rendahnya tingkat literasi pada anak-anak sekolah. Salah satu penyebabnya adalah kecanduan pada game gadget. Di zaman saya, anak-anak yang suka baca komik identik dengan anak pemalas dan bandel. Zaman sekarang disuruh baca komik malah ogah dengan alasan lebih enak nonton animenya. biggrin

Salah satu penyebabnya mungkin disebabkan oleh tidak ada inisiatif dari pihak sekolah (khususnya untuk sekolah SD) yang mewajibkan anak-anak tsb membaca komik. Saya rasa jika anak-anak dari kecil dibiasakan diberi tugas untuk membuat sinopsis tentang komik maka mereka akan menjadi kecanduan terhadap komik (dalam arti yang positif ya). Hal ini diperparah dengan tidak updatenya komik-komik yang tersedia di perpustakaan. iloveusign
« Last Edit: January 11, 2018, 11:43:10 am by BEN 10 » Logged

tanukischarm
LX - Member
***

Reputation: 43
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 375


Someone who prefers cats than boyfriend


Awards
« Reply #75 on: January 11, 2018, 01:00:35 pm »

Setuju sama pendapat @BEN 10

Untuk masalah itu memang dilihat dari solusi apa dan jalan keluar bagaimana untuk mengatasinya.

Menurut saya untuk solusinya pasti ada opsi *walau saya belum mikir secara mendalam*, tapi bisa dibilang sulit juga
seperti melihat keadaan langsung di lapangan seperti :
1. Orang tidak minat membaca.
Seperti yang dikutip sama mas Ben, karena budaya membaca tidak dibiasakan sejak kecil.
2. Beberapa orang memilih versi animenya (jika ada) dan tidak tertarik dengan sumber asli seperti manga atau light novel.
3. Sekalipun ada yang tertarik sama ceritanya dan mau lanjut baca manganya, belum tentu mereka berniat mengoleksi 'komik' fisiknya secara legal dan lebih memilih baca online saja.
4. Orang yang berniat mengoleksi banyaknya tidak sebanding dengan yang lebih milih online (serba gratis).

Untuk poin ke-3 dan ke-4, kasusnya dari pengalaman saya yang melihat kelakuan fans jaman now di grup otaku/wibu dsb di facebook. Ada yang berpendapat dan mindset kebanyakan : "ngapain harus keluar duit beli komik? online juga ada, mending buat beli nasi" dan lain sebagainya. Dan untuk meluruskan pendapat mereka itu tidak mudah, karena mereka pasti bersikeras apalagi kebanyakan dari mereka masih anak-anak, walau udah tua ada juga yang 'kekanakan' mikirnya.

Terus, kalau melihat pada 'peningkatan komik' tersebut, tentunya butuh dukungan dari dalam yaitu pembaca yang terlibat. Yah, bukan berarti semua komik harus dibeli, dan bukan berarti orang yang beli komik itu sedikit.

Rasanya sebagian besar masukan sudah pernah diungkapkan sama @Ever terkait masalah ini hmm..
Seperti untuk meningkatkan penjualan, di beri opsi preview beberapa halaman supaya memberi bayangan agar menarik pembeli dan sebagainya. Sejauh ini, sepengamatan saya Elex udah bisa kasih, seleksi dan memfilter judul seru selain mengincar konsumen yang tertarik pada seri populer, tapi ini juga pada akhirnya laris/tidak tergantung taste masing-masing orang beda-beda Smiley

Sejauh ini sih saya belum kepikiran cara mendistribusikan agar orang tertarik beli, dan seperti yang sudah saya sedikit bahas.. salah satunya, rasanya perlu pembenahan perubahan dari pembaca di indonesia itu sendiri ^^a itu sih menurut saya

Maafkan jika ada salah kata :(
« Last Edit: January 11, 2018, 01:02:07 pm by tanukischarm » Logged

"Even if you give up, there are some games that just won't let you lose..like life" - Uramichii Oniisan
camolatte
Centerspread inside the comical world
EMK
LX - Holic
****

Reputation: 444
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 18.828


Critter of Vox Machina~


WWW Awards
« Reply #76 on: January 11, 2018, 03:06:45 pm »

Dari riset yang pernah kudengar, dorongan membaca itu lebih kuat dampaknya kalau dari 1. rekomendasi orang yang dikenal dan 2. rekomendasi orang asing.

Berangkat dari sana, ada kemungkinan bisa membangun butterfly effect jika teman2 punya judul yang dicintai, khususnya yang pembacanya dirasakan niche, serta jilid awalnya masih mudah ditemukan, bisa sering2 dibahas via kanal sosial media yg dimiliki. Tidak musti post sesuatu yang ekstrim, mewah, dan keren. Berangkatlah dari hal2 kecil dan jika dilakukan sering IMHO akan lebih berpengaruh. Misal hanya share foto panel2 komik yang berkesan sesudah baca, share dialog atau quote yang disukai, habis baca pengen review singkat, testimoni ada pengalaman lucu terkait judul tersebut, dan sebagainya.

Seberapa kecil pun kontribusi penambahan pembaca yang mulai jatuh hati, seiring bertambahnya jilid, penambahan ini akan tumbuh eksponensial. Dan siapa tahu penambahan tersebut, bagi judul-judul yang kritis ini, cukup untuk menggeser keyakinan mertua untuk boleh terus berjumpa~
Logged

guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 261
Offline Offline

Posts: 3.935



Awards
« Reply #77 on: January 11, 2018, 04:32:25 pm »

Kalau memang tidak ada, repotin TS doank saja ntar untuk ngawasin dan maintain listingnya~
Camo memang selalu memahami~ ❤(≧◡≦)b....

sy juga berharap judul2 yang berhasil lanjut tidak dihapus dari list supaya tahu...
....tapi kalo yang minta Skow, sesama penggemar komik slice-of-cat's-life, ya pasti dibikinin dong!! heartbeat

Baiklah! Nanti begitu ada yang terbit, akan diadakan upacara kelulusan dengan tumpengan nasi goreng chasio //bukanituguk

Soal minat baca, susah-susah-ndak-gampang juga ya Hobi orang macam-macam sih~ Dan tiap orang akan royal untuk hobinya masing-masing (ノ◕ヮ◕)ノ*:・゚✧ //menaburduit //duitmonopoli
Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
Da_rk
LX - Noob
*

Reputation: 3
Offline Offline

Posts: 50


Awards
« Reply #78 on: January 15, 2018, 05:53:55 pm »

Saya baru tahu ada thread ini, dan rasanya pengen nangis darah karena banyak sekali yang saya koleksi ternyata nyantol di sini T_T.

Terutama Tribla, Natsume, Snow White, Red Eyes dan Library War (meski saya nggak banget sama terjemahannya Library War sih). T_T

Berikanlah kami secercah harapan, wahai penerbit Jepang T_T
Logged
BEN 10
*Just read it!*
LX - Evangelis
*****

Reputation: 67
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 3.892


Always Be 10!


Awards
« Reply #79 on: January 16, 2018, 11:20:27 am »

Dari riset yang pernah kudengar, dorongan membaca itu lebih kuat dampaknya kalau dari 1. rekomendasi orang yang dikenal dan 2. rekomendasi orang asing.

Berangkat dari sana, ada kemungkinan bisa membangun butterfly effect jika teman2 punya judul yang dicintai, khususnya yang pembacanya dirasakan niche, serta jilid awalnya masih mudah ditemukan, bisa sering2 dibahas via kanal sosial media yg dimiliki. Tidak musti post sesuatu yang ekstrim, mewah, dan keren. Berangkatlah dari hal2 kecil dan jika dilakukan sering IMHO akan lebih berpengaruh. Misal hanya share foto panel2 komik yang berkesan sesudah baca, share dialog atau quote yang disukai, habis baca pengen review singkat, testimoni ada pengalaman lucu terkait judul tersebut, dan sebagainya.

Seberapa kecil pun kontribusi penambahan pembaca yang mulai jatuh hati, seiring bertambahnya jilid, penambahan ini akan tumbuh eksponensial. Dan siapa tahu penambahan tersebut, bagi judul-judul yang kritis ini, cukup untuk menggeser keyakinan mertua untuk boleh terus berjumpa~

Ide yang bagus mas @camo. iloveusign

Terus satu lagi mungkin marketing bisa menyiasati dengan bekerja sama dengan perpustakaan sekolah (khususnya SD). Atau komik2 yang sudah masuk kategori mau dimusnahkan bisa disumbangkan ke perpustakaan sekolah SD (daripada dijadikan bubur kertas). Moga-moga bisa meningkatkan minat baca anak sejak dini.

Jujur saja menurut saya membangun budaya membaca tidak bisa dilakukan dalam waktu sekejap karena butuh waktu bertahun2 bahkan mungkin dari generasi ke generasi. biggrin
Logged

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 [8] 9 10 11  All   Go Up
Print
Jump to: