Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

606.168 Posts in 16.726 Topics- by 41.646 Members - Latest Member: SUKRON MAKMUN
Pages: [1]   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: CELOTEH CAK NUR - Ahmad Nurcholish  (Read 538 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
cherrycat
EMK
LX - Senior
****

Reputation: 65
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 1.243


"A reader lives a thousand lives..."


Awards
« on: December 24, 2017, 12:05:47 am »

CELOTEH CAK NUR
Ahmad Nurcholish



Pemesanan & informasi, hubungi :
GRAMEDIA DIRECT
Telp. (62-21) 536 50 110 / 111 ext. 3901 / 3902
Email: sales.dm@gramedia.com, langganan@gramedia.com
Online Service / Layanan Online: www.gramedia.com



..


Prof. Dr. Nurcholish Madjid lahir pada 17 Maret 1939, di tengah gejolak perjuangan politik menuju kemerdekaan Indonesia, di Desa Mojoanyar, Jombang, Jawa Timur. Desa ini memiliki dinamika keagamaan yang istimewa tempat penghuninya meletakkan pendidikan pada posisi yang utama. Mayoritas penduduk Jombang adalah santri Muslim, dengan tradisi tarekat (sufisme) yang kuat dan secara otomatis menjadi bagian alami dari diri Nurcholish.

Di Jombang pula dua intelektual Muslim lahir, yakni Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Emha Ainun Najib yang akrab disapa Cak Nun. Cak Nur sering disebut "Guru Bangsa" oleh karena mengilhami seluruh negeri dengan gagasan moderat, plural, toleran, dan demokratis serta cara berpikir inklusif dan dinamik. Tak salah jika Gus Dur, Presiden ke-4 RI ini menyebut Nurcholish sebagai, “Salah satu putra terbaik bangsa dan intelektual Muslim terbesar. Dia negarawan besar yang tidak pernah berpikir memperkaya diri dan keluarga. Yang mendidik negeri dengan intelektualitasnya dan kejujurannya.”

Cak Nur terkenal dengan mengemukakan “Keislaman yang hanif” atau istilah yang lebih teknis adalah keislaman yang hanifiyat-u al-samhah, yaitu keislaman yang terbuka pada kebenaran, yang membawa pada kelapangan hidup. Konsep inilah yang kemudian ia mejelaskan bahwa sebaik-baik agama di sisi Allah ialah semangat mencari kebenaran yang lapang, tidak sempit, toleran, tanpa kefanatikan, dan membelenggu jiwa. Sebab itu Islam harus dipahami sebagai ajaran dan cita-cita, yang intinya ialah sikap hidup yang berserah diri kepada Tuhan.

Dengan demikian, pemahaman kita kepada Islam adalah pemahaman yang terbuka, yang karena keterbukaannya itu ia bersikap inklusif dan mampu menjadi rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil-alamin). Kemenangan Islam harus merupakan kebahagiaan bagi setiap orang, malah setiap makhluk. Inilah yang menjadi semangat dasar dari ide-ide Cak Nur yang tertuang dalam buku ini.


Editor’s Note
Keistimewaan buku ini, sebagaimana pula buku @fileCaknur yang pernah terbit sebelumnya, terletak pada bahasa yang sederhana, lugas, tanpa mengurangi ketajaman visi dan wawasan yang luas dari sang tokoh yang dikenal sebagai pembaharu Islam ini. Membaca setiap ujaran bijak dari halaman ke halaman berikutnya tak ubahnya ibarat kita mendaki perbukitan. Semakin ke atas semakin kita mendapatkan kesejukan.


Video promo buku ini di youtube


#CelotehCakNur #caknur #NurcholishMadjid #santri #sufi # intelektualmuslim #gurubangsa #plural #toleran #negarawan #hanif #AhmadNurcholish


Spesifikasi Buku
ID: 717082120   
ISBN: 9786020451893
Format Cover: Soft Cover
Editor: Chandra
Kategorisasi: NON FIKSI > EMK-HUMANIORA > EMK-SOCIAL SCIENCES
Tgl. Estimasi: 27-Des-2017
Ukuran: 15 x 17
Harga: Rp. 84,800
Tebal: 264 Hlm
Pengguna: Dewasa,Mahasiswa
« Last Edit: March 08, 2018, 03:34:15 pm by camolatte » Logged

Pages: [1]   Go Up
Print
Jump to: