Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

607.233 Posts in 16.861 Topics- by 44.001 Members - Latest Member: MagnoliaLf
Pages: 1 [2]  All   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: [DISKUSI] Novel Elex Media Terlaris  (Read 1995 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
camolatte
Centerspread inside the comical world
EMK
LX - Holic
****

Reputation: 443
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 18.816


Critter of Vox Machina~


WWW Awards
« on: January 22, 2018, 04:46:18 pm »


ELEX MEDIA BEST SELLING NOVEL 2017 telah di-update di sini


Ada judul favoritmu yang masuk? Punya top ten judul novel 2017 versimu? Yuk share di thread ini~  Cool
« Last Edit: January 23, 2018, 04:24:57 pm by camolatte » Logged

 
Cippy
Timbuners | register 2323
LX - Kidz
LX - Frenzy
*

Reputation: 69
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 5.268


Cerahkan dunia


Awards
« Reply #11 on: January 24, 2018, 05:53:48 pm »

Novel Elex Terbaik yang aku baca 2017 :
1. Wallbanger, Alice Clayton
2. Teman Tapi Menikah seri 1, Ayudia Bing Slamet & Ditto Percussion
3. Jodoh Untuk Naina, Nima Muntaz
4. Bride By Mistake, Anne Gracie

Sisanya adalah novel2 terjemahan dr GPU. Benar-benar sangat mendominasi! biggrin

Penasaran sama novel elex : Dirt on My Boots.
Banyak spoiler dan kisi-kisi bukunya sepanjang akhir tahun 2017 di twitter
*huft*

Utk novel Stay With Me Toninght, aku tidak merasa nyaman dlm penggunaan bahasa yg dipakai didalamnya.(mgkn karena stlh bc nvl sastra, pas ketemu bahasa gaul dlm nvl ini berasa gegar bahasa ) Grin
Menurut teman yang aku suruh baca buku milikku, dia bilang sih nvl Stay With Me Tonight bagus. Sampai bikin nangis2.
Nanti, aku coba baca lagi. Sayang kalau buku gratisan dianggurin dalam timbunan


« Last Edit: January 24, 2018, 06:01:18 pm by Cippy » Logged

pigfacebatting
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 1


Awards
« Reply #12 on: October 09, 2018, 12:07:22 pm »

Soal romance, rasanya memang akan selalu jadi genre paling marketable. Apalagi romance lokal, mengingat obrolan/guyonan/pergalauan soal cinta itu rasanya sudah mendarah daging di berbagai aspek kehidupan warga Indonesia zaman sekarang  laugh

Selain soal keakraban latar, naskah bahasa asli akan selalu terasa lebih alami ketimbang naskah terjemahan sih. Sebagus apa pun terjemahannya, akan ada konteks budaya yang hilang dalam proses pengubahannya & membuat pembaca merasa 'kehilangan' sesuatu. Semakin buruk terjemahannya, semakin terasa efeknya.




[/quot
Soal romance, rasanya memang akan selalu jadi genre paling marketable. Apalagi romance lokal, mengingat obrolan/guyonan/pergalauan soal cinta itu rasanya sudah mendarah daging di berbagai aspek kehidupan warga Indonesia zaman sekarang  laugh

Selain soal keakraban latar, naskah bahasa asli akan selalu terasa lebih alami ketimbang naskah terjemahan sih. Sebagus apa pun terjemahannya, akan ada konteks budaya yang hilang dalam proses pengubahannya & membuat pembaca merasa 'kehilangan' sesuatu. Semakin buruk terjemahannya, semakin terasa efeknya.





Thanks for the advice.
Logged
Pages: 1 [2]  All   Go Up
Print
Jump to: