Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

606.125 Posts in 16.724 Topics- by 41.590 Members - Latest Member: CharlesNuads
Pages: [1]   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: CELOTEH R. A. KARTINI - Ahmad Nurcholish  (Read 584 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
cherrycat
EMK
LX - Senior
****

Reputation: 64
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 1.242


"A reader lives a thousand lives..."


Awards
« on: March 05, 2018, 02:08:34 pm »

CELOTEH R.A. KARTINI: 232 UJARAN BIJAK SANG PEJUANG EMANSIPASI
Ahmad Nurcholish



Pemesanan & informasi, hubungi :
GRAMEDIA DIRECT
Telp. (62-21) 536 50 110 / 111 ext. 3901 / 3902
Email: sales.dm@gramedia.com, langganan@gramedia.com
Online Service / Layanan Online: www.gramedia.com



..


“Kartini memang tidak angkat senjata atau memimpin pemerintahan seperti banyak “pahlawan nasional” di luar sana. Ia tidak menggalang massa atau menyerukan pemberontakan. Tapi tulisannya menggambarkan perjuangan panjang di “ruang dalam” yang belum selesai sekalipun kemerdekaan di “ruang luar” sudah tercapai”
- Hilmar Farid, sejarawan (Gelap Terang Kartini, Jakarta: KPG – Tempo, 2016)

“Surat-surat Kartini menggambarkan dirinya sebagai manusia dalam konteks kondisi-kondisi lokal yang unik dan tatanan sejarah zamannya. Dari sana, ia muncul di panggung sejarah secara tiba-tiba dan mempelopori memberikan penjelasan serta ketegasan terhadap apa yang sebelumnya tak jelas, juga kurang dirasakan secara sadar”.
- JJ Rizal, sejarawan. (Gelap Terang Kartini, Jakarta: KPG – Tempo, 2016)

“Kartini manusia hybrid yang gelisah dan terombang-ambing. Dan demikian pun dengan kita masing-masing, baik saya yang berasal dari Eropa dan hidup di Jawa, maupun Anda semua dengan keunikan hibriditas biografis masing-masing”.
- Katrin Bandel, staf pengajar di Magister Ilmu Religi dan Budaya, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta (pengantar dalam RA. Kartini, Emansipasi, Yogyakarta: Jalasutra, 2014)


Editor’s Note
R.A. Kartini merupakan putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, seorang putra dari Pangeran Ario Tjondronegoro IV, yang semasa hidupnya pernah menjabat sebagai Bupati Jepara yang diangkat saat berusia sangat muda, yakni 25 tahun. Ia juga dikenal sebagai salah satu bupati pertama yang memberikan pendidikan barat (baca: pendidikan modern ala Eropa) kepada anak-anaknya. Kartini pun bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sekolah ini ia belajar Bahasa Belanda. Sayangnya hal ini hanya bisa dinikmati oleh Kartini sampai usia 12 tahun.

Mengapa demikian? Sebab budaya pada masa itu, anak perempuan harus tinggal di rumah untuk `dipingit` dapat diartikan sebagai dikurung di dalam rumah hingga ada seorang lelaki yang melamar dan menikahinya kelak. Menginjak usianya 13 tahun tak membuat Kartini berhenti belajar. Belajar dapat di mana saja dan kapan pun selagi kita memiliki kemauan dan kesempatan.

Itulah yang dilakukan Kartini. Ia bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya bernama Rosa Abendanon. Kebiasaan Kartini yang menulis surat kepada teman-teman korespondensi dan juga ditambah dengan sering membaca buku, koran, maupun majalah Eropa, Kartini menjadi tertarik pada kemajuan pola berpikir perempuan Eropa.

Akhirnya timbul keinginan untuk memajukan perempuan pribumi karena pada masa itu dengan budaya yang memarjinalkan perempuan, ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah. Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft. Ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan).

Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat. Juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie. Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie.


Spesifikasi Buku
ID: 718080383
ISBN: 9786020455983
Format Cover: Soft Cover
Editor: Chandra
Kategorisasi: NON FIKSI > EMK-HUMANIORA > EMK-SOCIAL SCIENCES
Tgl. Estimasi: 07-Maret-2018
Ukuran: 15 x 17
Harga: Rp. 84,800
Tebal: 264 Hlm
Pengguna: Dewasa,Mahasiswa

« Last Edit: March 05, 2018, 02:59:46 pm by camolatte » Logged

Pages: [1]   Go Up
Print
Jump to: