Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

607.292 Posts in 16.862 Topics- by 44.129 Members - Latest Member: parttarira1982
Elex Online ForumBuku, Software, & MajalahBooks ReviewPAPR : Pick-A-Prize Review (Moderators: raven, cherrycat)[Vote Your Winner] Sesi VIII (30 Mei-13 Juni 2018)
Poll
Question:
Yang manakah review "I'm The World's Most..." pilihanmu?  (Voting closed: June 13, 2018, 12:14:33 pm)
rena2en - 8 (72.7%)
Ever - 3 (27.3%)
Total Voters: 11

Question:
Yang manakah review Lunch Time pilihanmu?  (Voting closed: June 13, 2018, 12:13:13 pm)
guguk - 7 (53.8%)
Ever - 6 (46.2%)
Total Voters: 13

Pages: [1]   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: [Vote Your Winner] Sesi VIII (30 Mei-13 Juni 2018)  (Read 2107 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
raven
(r)avengers
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 120
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 7.500



WWW Awards
« on: May 16, 2018, 12:54:15 pm »


.



Review salah satu judul berikut untuk mengikuti sesi ini:

Lunch Time


I'm The World's Most


[LN] Detective Conan - Pilih salah satu


Supaya tidak membingungkan, ganti subject post dengan judul buku yang diulas dan pakai teks berwarna untuk membedakan dengan judul lain.

- Lunch Time: hijau
Code:
[color=green]...teks reviewmu...[/color]

- I'm The World's Most: marun
Code:
[color=maroon]...teks reviewmu...[/color]

- [LN] Detective Conan: biru
Code:
[color=blue]...teks reviewmu...[/color]


Review diterima paling lambat dua minggu dari sekarang, Rabu, 30 Mei 2018, pukul 12 siang WIB. Setelah itu, sesi vote dan komentar akan dibuka selama dua minggu :D

Baru pertama kali ikutan? Jangan lupa cek peraturan di sini.
Sesi komentar sedang berlangsung di sini.




.

« Last Edit: May 30, 2018, 12:12:33 pm by raven » Logged

rena2en
LX - Junior
**

Reputation: 22
Offline Offline

Posts: 206


Escaping from "rotten soul" ^^;;


Awards
« Reply #1 on: May 30, 2018, 06:32:05 am »


The three magi are still on a journey

Pada suatu malam di sebuah kafe, tiga pria di akhir umur 20-an saling menceritakan masalah hidupnya masing-masing.
Ash, pria berpenampilan mencolok mengeluhkan tentang pekerjaan yang selalu tidak cocok dengannya.
Shugo, berpenampilan cerdas dan berkacamata menginginkan kehidupan damai dari orang yang dianggapnya musuh.
Taro, pria berpenampilan biasa mendambakan kehidupan istimewa yang tidak ia miliki.
Saat saling membandingkan beban berat yang mereka hadapi, tiba-tiba terdengar pertanyaan dari seorang wanita cantik...

Kalau begitu, Bagaimana jika kita tentukan siapa yang paling malang di antara kalian?

Wanita yang memperkenalkan dirinya sebagai Agen No. 773 (dipanggil Nanami) dari sebuah organisasi misterius bernama Sekai (dunia)
menawarkan sebuah proyek dalam menilai dan menentukan siapakah di antara mereka yang memiliki nasib paling malang dalam waktu 300 hari
dan "pemenang" dari orang termalang tersebut akan dikabulkan apapun permohonannya.

Dengan setujunya mereka dengan tawaran tersebut, dimulailah kisah rumit keseharian mereka dalam menemukan arti “malang” dalam hidup mereka



Sekai de Ichiban, Ore ga, nama asli dari I'm the world's most... karya Setona Mizushiro telah diterbitkan sebanyak 4 volume di Jepang dan 2 volume di Indonesia dalam status masih bersambung.
Pengarang yang sama dengan komik Heartbroken Chocolatier ini kembali membawakan kisah drama berupa masa krisis kehidupan.

Tema yang dibawa cukup unik yaitu menentukan siapakah karakter yang paling malang dan bagaimanakah cara menilainya.
Hal yang mengesankan dari komik ini ialah pembaca diajak untuk melihat berbagai masalah kehidupan dari sudut pandang karakter yang berbeda
dan berkesan nyata dan sering kita jumpai dalam kehidupan sehingga mudah bagi pembaca untuk menaruh hati pada para karakternya.
Gambarnya halus dan indah meski rasanya penggambaran karakter masih kurang ekspresif. Komedi yang diselipkan cukup pas dan menggelitik.
Komik ini semakin menarik diikuti karena membuat penasaran akan kisah mereka selanjutnya dan mencari tahu apakah itu "kemalangan"
Logged


I'm Despairly In Love with dead characters ngoceh
guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 261
Offline Offline

Posts: 3.933



Awards
« Reply #2 on: May 30, 2018, 11:13:04 am »

Lunch Time

Naik kelas dan terpisah dari sahabat-sahabatnya, membuat Sano merasa kesepian, terutama setiap jam makan siang. Apalagi ada satu anak pindahan yang aneh, si Iwatani yang kalau makan terlihat rakus! Tapi ... apa benar begitu? Inilah kisah manis tentang makan siang, persahabatan, dan kebenaran dari pepatah: "Tak kenal maka tak sayang". panda-hmm

Gambarnya mungkin terasa 'biasa-biasa saja', tapi ceritanya ... notworthy !!
Karena tidak semua kisah tentang anak SD bisa terselami dengan baik, kadang malah terkesan seperti kisah dewasa yang dibikin berwujud mini.

TAPI!
Komik ini (setidaknya volume 1 yang sudah terbit) sangat-sangat mengena, baik penggambaran cara berpikir anak-anak tersebut, maupun sikap dan interaksi antar-mereka serta saat dengan orang dewasa (orang tua dan guru).

Hal ini yang bikin pembaca merasa melayang ke masa lalu bernostalgia~
Ada rasa "Ah, dulu aku pernah mengalami hal ini..." dan sepercik-dua percik penyesalan, karena hasil akhirnya nggak semanis di komik...

Bagaimanapun! Komik ini sangat nyaman dinikmati oleh pembaca segala umur, mulai dari SD sampai ... tak terbatas~ Pokoknya, untuk semua yang sedang dan pernah menjadi anak-anak. Wink

Disclaimer: Penulis ulasan tidak bertanggung jawab bila di volume-volume berikutnya yang belum diterbitkan tahu-tahu ada tahu yang 'melenceng'.




LN Detective Conan

Kalau mau jujur, kisah-kisah yang diangkat light novel (LN) ini sebelas-dua-belas dengan rentetan kisah yang mengisi versi komiknya.

The Legend of the Buried Treasure of Koshu mengisahkan petualangan Conan dan Klub Detektif Ciliknya mencari harta karun.
Di Murder Symphony ada kasus yang menyeret Conan, Ran, dan Kogoro si Detektif Tidur saat sedang menyaksikan konser.
Lalu, A Challenge Letter to Shinichi Kudo: Prologue until Goodbye menceritakan kasus yang mengambil setting saat kisah komiknya belum dimulai (*ini bukan spoiler, sungguh! Di halaman depannya ada penjelasan seperti itu~).
Dan Shinichi Kudo Returns! Confrontation with the Black Organization ... yaa~ judulnya sudah jelas sih. Grin

Yang bikin pembaca komik yang sudah 'emoh-emoh-bosen' dan 'minta-tolong-Aoyama-Sensei-tamatkan-Conan-segera-pleeeasee~' (*ya! Maksudnya Guguk ini ) jadi tertarik untuk baca versi LN-nya, mungkin karena keempat LN ini membawa rasa yang dulu ada: rasa-rasa awal ketika jatuh hati pada komik Detektif Conan heartbeat , dan menyajikannya dalam bentuk lain, yang terasa menyegarkan saat 'dikunyah'.

Jadi, begitulah~ Grin menikmati LN ini bukan hanya bisa dilakukan oleh penggemar komiknya saja, tapi juga bagi pembaca pemula, yaa ... usia-usia SD-lah (^-^). Soalnya, membaca LN ini mengingatkanku saat awal-awal tertarik dengan kisah detektif dalam novel, di mana rasa 'percaya-gak-percaya' masih belum se-rancu saat aku sudah dewasa~


* buk.jpg (405.48 KB, 2048x1152 - viewed 69 times.)
Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
Ever
LX - Member
***

Reputation: 101
Offline Offline

Posts: 691



Awards
« Reply #3 on: May 30, 2018, 11:17:06 am »

Besok siang menunya apa ya?

Sebuah komik slice of life yang tamat dalam 3 volume, Lunch Time menceritakan tentang keseharian anak kelas 5 SD bernama Sano. Sesuai judulnya, komik ini menitikberatkan pada kegiatan makan siang bersama yang sudah menjadi ritual harian di SD Jepang. Melalui adegan-adegan makan siang tersebut, pembaca diajak menyelami berbagai interaksi dan perkembangan Sano dan teman-teman sekelasnya.

Secara keseluruhan, komiknya menyenangkan, lucu, dan bahkan menyentuh. Gambarnya enak dilihat, manis tanpa terkesan berlebihan. Tokoh-tokohnya pun digambar secara proporsional dan sesuai umur (*mengingat kadang ada komik yang karakter anak sekolahannya terlihat lebih muda atau lebih tua dari seharusnya).

Walau mayoritas karakternya anak-anak, komik ini sama sekali tidak kekanak-kanakan. Ada nuansa kedewasaan dan banyak pesan positif yang terkandung di dalamnya , sehingga cocok dibaca orang dewasa yang sering berhubungan dengan anak-anak atau yang ingin bernostalgia mengenang masa-masa makan bekal bersama teman SD. Ini juga salah satu dari sedikit judul manga yang menurut saya layak dan aman dikonsumsi pembaca anak-anak…. malah mungkin bisa membuat mereka belajar menghargai teman sekolah mereka yang terkesan ‘aneh’ atau ‘menyebalkan’.


Post AutoMerge: May 30, 2018, 11:42:54 am
Kisah drama 'kegalauan orang umur 20-an' dengan bumbu supernatural/sci-fi, sebuah persembahan dari Setona Mizushiro yang karya sebelumnya telah hadir di Indonesia (Heartbroken Chocolatier dan X-Day).

Shugo, budak kantoran yang cenderung antisosial... Ash, pemuda supel yang punya berjuta alasan mengapa dirinya masih menganggur.... dan Taro,  pegawai studio animasi yang hanya bisa memandang pujaan hatinya dari jauh. Ketiga orang yang kepribadiannya sangat bertolak belakang ini adalah sahabat sejak kecil, yang setelah dewasa merasa diri mereka masing-masing adalah orang paling malang sedunia. Lalu, pada suatu hari mereka dikunjungi seorang gadis misterius yang menjerumuskan mereka ke sebuah kompetisi aneh: perlombaan mencari siapa yang 'termalang' di antara mereka, dengan hadiah berupa satu permintaan yang bisa dikabulkan! Ah, tapi apakah ada udang di balik bakwan dari semua itu....?

Keunggulan cerita Setona Mizushiro ada pada gaya dialognya yang lucu dan cerdas, sekaligus karakternya yang sangat manusiawi. Menurut saya, judul terbarunya ini juga memiliki plot yang lebih menarik sekaligus penokohan yang lebih simpatik dibanding karya-karya sebelumnya. Dari dua volume yang sudah beredar, sangat menarik melihat arah cerita yang masih sulit ditebak. Bumbu komedi, romansa, dan drama persahabatan juga ditaburkan dengan apik sejauh ini.

Pada dasarnya, manusia itu tukang galau. Semakin tua dan semakin banyak beban hidup, akan semakin merasa galau dan malang. Kegalauan yang tercermin dari ketiga tokoh pemuda itu niscaya akan terasa akrab bagi mayoritas pembaca usia 20-an ke atas, sehingga segala konflik batin, kegagalan maupun kesuksesan mereka sepanjang cerita pun jadi kian berkesan.
« Last Edit: May 30, 2018, 11:43:20 am by Ever » Logged
raven
(r)avengers
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 120
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 7.500



WWW Awards
« Reply #4 on: May 30, 2018, 12:11:34 pm »

Untuk LN Detective Conan, guguk resmi menjadi pemenang, sementara gelar pemenang dua review lainnya masih harus diperebutkan Cheesy

Yak, silakan berkomentar~
« Last Edit: May 30, 2018, 12:15:15 pm by raven » Logged

Meriana
LX - Senior
****

Reputation: 136
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 1.005

Enjoy Reading BOOKS ( ̄▽ ̄)


Awards
« Reply #5 on: May 31, 2018, 01:19:41 pm »

Disclaimer:
Review dari review yang akan saya tuliskan berikut ini saya buat dalam kondisi sadar tanpa adanya unsur paksaan dari pihak manapun. Jadi kalau ada komentar saya yang mungkin agak ceplas-ceplos, ketahuilah bahwa saya dengan sadar menuliskannya  #jeglerrr

Baik, yang pertama untuk I'm the world's most...
Review rena2en, kalau diumpamakan seperti kopi yang dibuat di hotel-hotel. Kemasan dan tampilan amat sangat menggoda dan berkesan mahal. Sedangkan reviewnya Ever seperti kopi yang dibuat di kedai kopi biasa pinggir jalan. Tapi fakta mencengangkan, kalau dibandingkan dari segi rasa, kopi dari coffee shop hotel berbintang bahkan kejora sekalipun, biasanya justru malah kalah jika dibandingkan dengan rasa kedai kopi pinggir jalan. Di review ini juga demikian adanya...

Review rena2en sangat cantik, menarik, tapi kesannya kurang ekspresif dan terlalu formal, dan kurang bisa mengeluarkan rasa komiknya yang sesungguhnya. Sedangkan review punya Ever, meski secara kemasan nampak "ngemper", namun justru malah lebih berhasil mengangkat kelebihan dan rasa menarik komik tersebut. Belum lagi dia juga menambahkan anjuran untuk siapa komik tersebut paling pantas dinikmati mengingat selera orang yang berbeda-beda. Jadi kesannya seperti menyuguhkan review benar-benar untuk orang lain yang belum membaca & bukan sekedar menyuguhkannya karena wajib type

Kalau seandainya jumlah review jauh lebih banyak, enaknya review milik Ever pasti bakal dipandang sebelah mata karena tampilannya yang terlalu biasa. Tapi karena jumlah review tidak banyak, maka aroma review milik om Ever akhirnya nyanggong juga  thumb up thumb up

*Tapi milih begini juga, saya tah kalau reviewnya rena2en juga dibuat dengan sungguh-sungguh. Tetap semangat ngeriview, rena iloveusign 

__________________________________________________


Pasien selanjutnya, ada komik Lunch Time yang telah dibedah oleh Guguk dan Ever. Pembedahan dengan gaya koboi yang "*mak-bet, mak-wet" (*baca=kilat) dan jika dilihat sekilas dari penampilannya, nggak ada menariknya sama sekali. Tapi yah, namanya juga pembedahan a la koboi... apa mau dikatalah....  guns


Bedanya koboi Guguk sama koboi Ever, kalau koboi Guguk, langsung membedahnya main tusuk sana-sini ke tempat-tempat yang dianggapnya perlu. Sedangkan kalau koboi Ever, pembedahannya dilakukan dengan lebih terstruktur (meskipun kedua-duanya sama-sama bedah kilat). Dan di akhir review, koboi Ever seakan mengatakan, "proses bedah sudah selesai. Asal minum obat, pasti bakal selamat."; sedangkan koboi Guguk mengatakan, "pokoknya sudah saya bedah ya. Nanti ke depannya kalau ada apa-apa saya tidak tanggung jawab, lho."

Nah kalau anda jadi objek pembedahan, anda lebih memilih dibedah oleh koboi yang mana?? 

Sebenarnya, pada dasarnya semua pasti tahu kalau review komik berseri seperti ini, jelek-bagusnya masa depan kehidupan komiknya sepenuhnya bergantung pada pengarang, editor, dan penerbit. Jadi kalau sampai ada yang mengatakan bahwa review bagus di volume awal adalah garansi seluruh seri komik tersebut adalah bagus, menurut saya, dia perlu dibedah duet oleh Guguk dan Ever #koidSekalianLoe

Untuk review ini, lagi-lagi saya memilih Ever.


anyway,, selamat untuk semua reviewer yg mau meluangkan waktu menulis review2 yg unik Azn
Logged

“I’m just trying to live every day and not wish I had done something differently.” – Emma Roberts.
Lee
LX - Member
***

Reputation: 80
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 737


Leadership is action, not position


WWW Awards
« Reply #6 on: May 31, 2018, 05:51:08 pm »


Membaca review rena kali ini rasanya berbeda dibanding tulisan-tulisan rena sebelumnya; dalam artian positif loh yah. Di review kali ini, pilihan kata dan susunan kalimat rena lebih baik sehingga lebih mudah dicerna. Dari sisi teknis juga saya merasakan perubahan positif. Tapi kalau ga keberatan, saya mau memberi sedikit saran:
1. Kalau ada satu kalimat yang terasa panjaaaaang, coba dipecah jadi dua atau tiga kalimat supaya bacanya lebih nyaman.
Wanita yang memperkenalkan dirinya sebagai Agen No. 773 (dipanggil Nanami) dari sebuah organisasi misterius bernama Sekai (dunia)
menawarkan sebuah proyek dalam menilai dan menentukan siapakah di antara mereka yang memiliki nasib paling malang dalam waktu 300 hari
dan "pemenang" dari orang termalang tersebut akan dikabulkan apapun permohonannya.

Lebih enak dibaca kalau dipecah menjadi: Wanita yang memperkenalkan dirinya sebagai Agen No. 773 (dipanggil Nanami) dari sebuah organisasi misterius bernama Sekai (dunia)
menawarkan sebuah proyek untuk menentukan siapakah di antara mereka yang paling malang. Proyek itu berlangsung selama 300 hari dan pemenang proyek itu akan dikabulkan apapun permohonannya.
2. Bisa ditambahkan koma antara anak kalimat dan induk kalimat
Ash, pria berpenampilan mencolok (tambah koma disini) mengeluhkan tentang pekerjaan yang selalu tidak cocok dengannya.
Shugo, berpenampilan cerdas dan berkacamata (tambah koma disini) menginginkan kehidupan damai dari orang yang dianggapnya musuh.
Taro, pria berpenampilan biasa (tambah koma disini) mendambakan kehidupan istimewa yang tidak ia miliki.

3. Hati-hati dengan huruf kapital. Huruf kapital tidak digunakan setelah koma (,)
Dari sisi isi review, informasi yang dimasukan juga jadi lebih menarik. Porsi pendapat pribadi rena terasa lebih berimbang dibanding informasi tambahannya dan akan terasa lebih menarik kalau pendapat pribadi rena bisa sedikit lebih banyak. Saya salut sama rena  thumb up

Kalau review Ever, isinya khas bang Ever, singkat-padat-nonjok. Informasi tambahannya ga banyak, porsi untuk pendapat pribadi dan isi cerita mendominasi; tapi formasi itu cukup memberi informasi buat calon pembaca tentang gambaran komik ini.

Tanpa bermaksud memberi harapan palsu, untuk review I'm The World's Most, saya pilih: Ever



« Last Edit: May 31, 2018, 05:53:19 pm by Lee » Logged

I may fall down but that’s not failure
Because I can just get up and run again
Because everything will make me stronger
guguk
~agak mirip manusia...
LX - Evangelis
*****

Reputation: 261
Offline Offline

Posts: 3.933



Awards
« Reply #7 on: June 08, 2018, 11:56:00 am »

Untuk I'm The World's Most...:
Udahlah dari awal penasaran baca obrolan Raven-Ever-Chichan di thread komiknya (❤ω❤) lalu begitu lihat ulasan Rena yang ada gambarnya, "Lho itu yang pojok kanan kok imut-imut??" //woy!//kelakuanmuguk
Dan penjelasan tokoh-tokohnya di bawahnya bikin jadi tau siapa nama yang kanan itu ^///^ //sudahcukupguk bisa langsung dicocokkan dengan 'foto'-nya masing-masing //nggakminumtapimabok
Jadi, aku pilih ulasan rena2en~
panda-tada

Untuk Lunch Time:
Tentu saja lebih bagus ulasan Ever! Karena aku bikin ulasan dengan agak mabok dengan tergopoh-gopoh sambil 'berantem' soal kerjaan di dunia nyata (^///^;)>//bongkaraib
Terbiasa membaca ulasan Ever, baik di sini maupun di sana, jadi bisa agak 'mengira-ngira' seperti apa buku yang diulas dan seberapa banyak tingkat kesukaan si pengulas //keburu2sampainulisnya'penguras'
Dan "terbiasa membaca ulasan Ever" ini bukan karena temen atau apa, tapi karena biasanya ini anak memang mengulas dengan detil dan bisa ngungkapin hal-hal yang 'belum terlihat' (✧ω✧)b
Jadi, aku pilih ulasan Ever~
panda-tada



@Raven: (シ_ _)シ Maap aku bandel, disuruh ngulas salah satu LN Conan malah empat-empatnya dijentrengin

@Merikins: Siapkan dirimu untuk duel, koboi! Cool
Aslik, ngakak bacanya~ ❤ (dan karena ditahan, jadi bunyinya kayak buang gas )
Logged

"And frame your mind to mirth and merriment,
Which bars a thousand harms and lengthens life."
Pages: [1]   Go Up
Print
Jump to: