Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

606.123 Posts in 16.724 Topics- by 41.578 Members - Latest Member: Matttewancem
Poll
Question:
Faktor apa yang membuat kamu tertarik untuk membeli dan mengoleksi sebuah judul komik?
judul komik
gambar yang bagus
cover yang menarik perhatian
isi cerita
nama besar mangaka
sinopsis cerita
review yang ada
nama editor
ikut-ikutan teman ("dikomporin")
iseng beli dan keterusan
ga ada bacaan
jika ada uang
jumlah volume yang sedikit
jumlah volume yang banyak
bisshie chara ;P
sensor
- blank -

Pages: 1 ... 16 17 18 19 20 21 22 [23]  All   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: Kenapa layak dikoleksi?  (Read 65680 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
smartie
bookaholic 书虫
Moderator
LX - Holic
*****

Reputation: 258
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 24.872


ღ smartie™ ღ

  • Awards http://www.elexmedia.co.id/forum/index.php?topic=18693.0

  • WWW Awards
    « on: July 19, 2007, 11:43:07 pm »

    ayo dipilih...

    jika ada usulan opsi di-poll
    harap dicantumkan di post dan jangan memilih dulu
    *jika sudah memilih, tidak bisa menambah pilihan*
    setelah diedit moderator, silakan dipilih...
    Logged


    segala postingan yang menyinggung RAW/SCANS akan dihapus!
    sebelum bertanya, mohon baca FAQs FORUM dulu
    hindari penggunaan singkatan ga lazim! ini forum, bukan sms

    Please vote for J-Novel


    FYI: smartie is not an employee of Elex/KKG Tongue
     
    BEN 10
    *Just read it!*
    LX - Evangelis
    *****

    Reputation: 66
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 3.889


    Always Be 10!


    Awards
    « Reply #221 on: November 25, 2016, 03:36:22 pm »

    Sepertinya nama Editor belum jadi pertimbangan ya? ^^ Padahal setiap editor outputnya beda2..anybody notice? Smiley

    Menurut saya itu karena editor-editor ELEX kan menangani bermacam genre. Terlebih lagi untuk tau editornya siapa minimal harus baca komiknya dahulu (dalam artian harus pinjam/beli). Sedangkan untuk review, isi cerita dan gambar kan bisa tanya sama mbah GOOGLE. iloveusign
    Logged

    Ever
    LX - Member
    ***

    Reputation: 96
    Offline Offline

    Posts: 653



    Awards
    « Reply #222 on: November 25, 2016, 09:57:21 pm »

    ^Nama editor sekarang bisa dicek di thread individual per judul, dicantumkan di bagian spesifikasi buku.

    Saya awalnya nggak memperhatikan, tapi sadar juga setelah ada teman yang share soal editor favoritnya. Jadi mulai melihat pola-pola tertentu (baik dalam artian positif maupun negatif). Pada dasarnya itu jadi bahan pertimbangan, tapi sekunder/tersier aja bagi saya. Bagaimanapun manusia selalu memiliki potensi berkembang, sementara yang bagus pun juga sewaktu-waktu performanya bisa menurun karena berbagai faktor (*sama halnya dengan mangaka, kalau ada 1 karyanya yang saya suka/ga suka, belum tentu karya-karya yang lainnya akan terus begitu). 

    Pertimbangan utama tetap plot/genre/demografi. Kalau sekarang, mungkin lebih condong beli komik seinen & josei. Shounen dan shoujo juga kadang masih beli, tapi mayoritas berupa komik lama yang cetak ulang alias faktor nostalgia.
    Logged
    BEN 10
    *Just read it!*
    LX - Evangelis
    *****

    Reputation: 66
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 3.889


    Always Be 10!


    Awards
    « Reply #223 on: January 11, 2017, 10:35:45 am »

    ^Nama editor sekarang bisa dicek di thread individual per judul, dicantumkan di bagian spesifikasi buku.

    Saya awalnya nggak memperhatikan, tapi sadar juga setelah ada teman yang share soal editor favoritnya. Jadi mulai melihat pola-pola tertentu (baik dalam artian positif maupun negatif). Pada dasarnya itu jadi bahan pertimbangan, tapi sekunder/tersier aja bagi saya. Bagaimanapun manusia selalu memiliki potensi berkembang, sementara yang bagus pun juga sewaktu-waktu performanya bisa menurun karena berbagai faktor (*sama halnya dengan mangaka, kalau ada 1 karyanya yang saya suka/ga suka, belum tentu karya-karya yang lainnya akan terus begitu). 

    Pertimbangan utama tetap plot/genre/demografi. Kalau sekarang, mungkin lebih condong beli komik seinen & josei. Shounen dan shoujo juga kadang masih beli, tapi mayoritas berupa komik lama yang cetak ulang alias faktor nostalgia.

    Faktor penerjemah juga berpengaruh. Dulu penerjemah favorit saya adalah M. Gunarsah (kalau gak salah penerjemah Detektif Conan karena hampir tidak ada kesalahan sama sekali) tapi sepertinya beliau sudah tidak aktif lagi. mikir

    Meski editor berperan tetapi menurut saya peran penerjemah juga sangat berpengaruh. Bayangkan saja jika ada penerjemah yang sering melakukan kesalahan typo (salah ketik) atau tidak konsisten dalam penerjemahan (kadang menggunakan bahasa Jepangnya, kadang menggunakan bahasa terjemahan dan kacaunya lagi kadang menggunakan bahasa Inggris) tetap saja editor (sebagai manusia biasa) tentu akan ada kata-kata atau terjemahan yang luput dari 'pengawasan' karena saking banyaknya 'kesalahan'.

    Ibarat dosen yang memeriksa skripsi mahasiswanya yang mengalami banyak sekali kesalahan typo atau ketidakkonsistenan terjemahan. Saya rasa hanya dosen tingkat 'dewa' saja yang mampu membetulkan semua kesalahan itu. Berbeda kalau seandainya kesalahannya hanya sedikit sehingga fokus editor jadinya juga tidak terlalu banyak. mikir

    Untuk kasus ketidak konsistenan penerjamahan ini sudah mulai kelihatan 'berkembang' pada terjemahan yang baru (mungkin karena penerjemahnya baru). Contohnya di sini. Memang sih satu arti tetapi tetap aja membingungkan pembaca. argg Saran saya harusnya sebelum menerjemahkan nama atau julukan dibuat dulu semacam daftar nama-nama yang akan dipakai. Jadinya pas mau nerjemahin sudah ada pedoman. mikir
    Logged

    Alegra
    LX - Noob
    *

    Reputation: 15
    Offline Offline

    Posts: 69


    Awards
    « Reply #224 on: December 10, 2017, 01:25:42 pm »

    ...
    Bagaimanapun manusia selalu memiliki potensi berkembang, sementara yang bagus pun juga sewaktu-waktu performanya bisa menurun karena berbagai faktor (*sama halnya dengan mangaka, kalau ada 1 karyanya yang saya suka/ga suka, belum tentu karya-karya yang lainnya akan terus begitu).

    Keadaan dan suasana pada lingkungan sospolekhukam sekitar sang pengarang yang menjadi salah satu sebab besar-kecilnya perubahan (baik atau buruk) pada karyanya. Demikian juga umumnya pada kita semua.

    Seperti di dalam One Piece, adegan bumbu "pelaminan" pada babak besar thriller bark, dan adegan bumbu "pertunangan" pada babak besar dressrosa, menjadi adegan/tema utama di babak besar big mom. Nah, kalau yang seperti ini merupakan upaya pengarang untuk mempengaruhi alam bawah sadar pembaca(baru atau langganan)nya untuk segera menikah (tentu dengan persiapan cukup dan perencanaan waktu yang baik). Agar tujuan negara "menambah/mempertahankan" populasi (terutama usia muda-produktif) dapat semakin lancar terlaksana.

    (click to show/hide)
    « Last Edit: December 10, 2017, 01:32:07 pm by Alegra » Logged
    Pages: 1 ... 16 17 18 19 20 21 22 [23]  All   Go Up
    Print
    Jump to: