Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

606.130 Posts in 16.724 Topics- by 41.594 Members - Latest Member: RamhatAdump
Elex Online ForumBuku, Software, & MajalahKOMIK DEWASA - Level Comics (Moderators: REX, cherrycat)Kritik/Masukan/Pujian untuk LEVEL Comics yg telah terbit
Pages: 1 ... 22 23 24 25 26 27 28 [29] 30 31 32 33 34 35 36   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: Kritik/Masukan/Pujian untuk LEVEL Comics yg telah terbit  (Read 137361 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
demonbasher
LX - Senior
****

Reputation: 9
Offline Offline

Posts: 1.802


Awards
« on: July 13, 2006, 04:54:57 pm »

Silakan kasih masukan untuk hasil edit dari komik2 terbitan Level Comics di sini...



Demi memudahkan penyampaian kritik/saran mengenai Level Comics ke pihak terkait dan sesuai dengan kesepakatan antar moderator, maka topic ini dibuat. Untuk keseragaman penyampaian informasi, mohon posting kritik/saran dapat disesuaikan dengan format di bawah:

Judul Komik yang dikritik :
Volume ke berapa :
Editor:
Faktor Kritik (cerita/editan bahasa/desain visual/distribusi/lain-lain) :
Keterangan Kritik:


silahkan posting disini ...


DISCLAIMER: Mempertimbangkan Level Comics bersumber dari komik versi tankobon, beda dengan scanlation bersumber dari komik versi majalah. Sehingga dapat terjadi beda antara versi tankobon dan majalah di Jepang sendiri baik untuk gambar maupun dialog, maka kritik dengan pembanding scanlation / majalah tidak akan dibahas, jika ingin membandingkan, silahkan lampirkan sumber tankobon asli / raw.
« Last Edit: December 21, 2016, 03:36:12 pm by camolatte » Logged
 
Soul2Hell
LX - Babes


Reputation: 0
Offline Offline

Posts: 2


Awards
« Reply #281 on: December 08, 2013, 02:17:08 pm »

kalau dewasa ya g usah sensor-sensoran lah.. masak kalah sama negara-negara asean lainnya. di arab aja komiknya uncencored semua (pernah beli di amazon tapi malah salah akibat terlalu nafsu beli :) )

Gini ya. LC itu nerbitin komik dewasa emang. Tapi kategori 'dewasa' di sini bukan cuma krn ada fs nya tpi jg dr sgi cerita (temanya). Dan gimanapun juga, smua komik yang terbit di Indonesia harus mlewati proses sensor, skalipun itu komik LC. Knpa? Ya coba kira-kira disesuaikan sama budaya kita dah, pantas ato tidak kalo pnerbit lokal kaya LC nampilin yang vulgar2 gtu. beerchug

Kok kyaknya smua comment ahoonk di bberapa thread brkaitan dgn keinginan fs dishow sbgtunya ya Cheesy

« Last Edit: December 08, 2013, 02:21:19 pm by Soul2Hell » Logged
REX
Imut dan lucu
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 170
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 6.643


Why so serious, desu?


Awards
« Reply #282 on: December 08, 2013, 06:20:42 pm »

Udah sering nemu debat soal sensor-sensoran, entah di forum lokal atau luar...

Di satu pihak... ada yang puritan, anti sensor-sensoran, menjunjung tinggi orisinalitas, ketimbang baca komik yang "ternoda" artwork sensoran mendingan nggak usah terbit sama sekali. Mending beli versi original Jepang (atau baca scan). Istilah kerennya: All or nothing.
Di pihak lain... ada yang lebih, ehem, ijinkan saya pake kata "moderat". Daripada nggak bisa terbit di sini, okelah disensor. Toh pihak Jepang-nya juga udah ngasih izin. Istilah kerennya: Terima aja.

Saya? Tanpa bermaksud memihak sisi manapun... Saya tetep pingin baca judul itu, tapi sayangnya saya ndak bisa bahasa Jepang (baca, dengar, tulis, maupun nyanyi), punya prioritas anggaran lain yang lebih penting ketimbang impor komik, dan sedang berusaha keras mengurangi yang namanya "unduh scan". Jadi...

Dan bagi yang bilang, "Terbitin aja nggak usah pake sensor-sensoran!" Luangkan waktu sejenak untuk menebak, dengan situasi di negara ini saat ini, seandainya permintaan kalian dikabulkan
(click to show/hide)
apa kira-kira isi telpon/email yang diterima customer service pihak penerbit? Mestinya nggak terlalu sulit jawabnya. 
Logged
ahoonk
LX - Babes


Reputation: -1
Offline Offline

Posts: 16


Awards
« Reply #283 on: December 09, 2013, 09:42:22 am »

Gini ya. LC itu nerbitin komik dewasa emang. Tapi kategori 'dewasa' di sini bukan cuma krn ada fs nya tpi jg dr sgi cerita (temanya). Dan gimanapun juga, smua komik yang terbit di Indonesia harus mlewati proses sensor, skalipun itu komik LC. Knpa? Ya coba kira-kira disesuaikan sama budaya kita dah, pantas ato tidak kalo pnerbit lokal kaya LC nampilin yang vulgar2 gtu. beerchug

Kok kyaknya smua comment ahoonk di bberapa thread brkaitan dgn keinginan fs dishow sbgtunya ya Cheesy



hahaha saya soalnya baru di indonesia sekitar 2 tahun lalu, jadi saya masih kurang terbias dengan sensor dan ssebagainya dikomik dewasa (saya rasa sedikit mengganggu sih kyknya fan service atau ddarahnya jd terlihat aneh... btw LC ngeluarin sankarea juga tidak?

Udah sering nemu debat soal sensor-sensoran, entah di forum lokal atau luar...

Di satu pihak... ada yang puritan, anti sensor-sensoran, menjunjung tinggi orisinalitas, ketimbang baca komik yang "ternoda" artwork sensoran mendingan nggak usah terbit sama sekali. Mending beli versi original Jepang (atau baca scan). Istilah kerennya: All or nothing.
Di pihak lain... ada yang lebih, ehem, ijinkan saya pake kata "moderat". Daripada nggak bisa terbit di sini, okelah disensor. Toh pihak Jepang-nya juga udah ngasih izin. Istilah kerennya: Terima aja.

Saya? Tanpa bermaksud memihak sisi manapun... Saya tetep pingin baca judul itu, tapi sayangnya saya ndak bisa bahasa Jepang (baca, dengar, tulis, maupun nyanyi), punya prioritas anggaran lain yang lebih penting ketimbang impor komik, dan sedang berusaha keras mengurangi yang namanya "unduh scan". Jadi...

Dan bagi yang bilang, "Terbitin aja nggak usah pake sensor-sensoran!" Luangkan waktu sejenak untuk menebak, dengan situasi di negara ini saat ini, seandainya permintaan kalian dikabulkan
(click to show/hide)
apa kira-kira isi telpon/email yang diterima customer service pihak penerbit? Mestinya nggak terlalu sulit jawabnya. 

ya kalau menurut saya, kan didalam komik sudah tertera levelnya mulai dari anak-anak, Remaja, Dewasa. (satau saya dulu kalau beli ada 3 ratting itu. jadi waktu beli komik, orangtua seharusnya menilai yang mana yang bagus buat anaknya dan mana yang tidak bagus

contoh. anak 10 tahun masah mau beli H.O.T.D. ???? Shocked
Logged
camolatte
Centerspread inside the comical world
EMK
LX - Holic
****

Reputation: 440
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 18.719


I can be anyone, anywhere.. and I'm watching you..


WWW Awards
« Reply #284 on: December 09, 2013, 10:08:50 am »

@ahoonk
Itu SEHARUSnya :) Dalam prakteknya, yakin rata2 orang tua memantau apa pun yang dibeli atau dibaca anak2nya??

Soalnya selama ini terbukti banyak yang tutup mata dan protes kemudian menyalahkan produknya. Seperti kasus yang belum lama, ibu2 yang marah2 di toko buku dan mengirimkan surat keluhan keras mengatakan kalau cover porno ditampilkan di komik yang dibaca anaknya, minta ditarik dan minta dikirimkan permintaan maaf resmi, dimana yang ditunjukkan beliau ada cover komik ini:
(click to show/hide)

Soalnya siapa yang mau mengakui kurangnya kontrol diri sendiri terhadap anak2nya? Lebih mudah menyalahkan produk bukan?

Sekali lagi, kita hidup di Indonesia yang masih banyak sekali % orang2 yang memiliki nilai relatif konservatif.
« Last Edit: December 09, 2013, 10:12:42 am by camolatte » Logged

REX
Imut dan lucu
Moderator
LX - Frenzy
*****

Reputation: 170
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 6.643


Why so serious, desu?


Awards
« Reply #285 on: December 09, 2013, 02:06:38 pm »

Sekali lagi, kita hidup di Indonesia yang masih banyak sekali % orang2 yang memiliki nilai relatif konservatif.
Itu, atau emang Jepang yang sangat (atau malah kelewat) terbuka untuk urusan beginian? :|

Di sono "Ah, aman-aman aja", di sini bikin mikir, "Waduh?"
Di sono "Biasa aja ah", di sini "Wah, parah juga nih"
Di sono "Wah, bahaya nih", di sini "Nggak boleh terbit di sini!"
Di sono "Wah, parah banget ini", di sini... entah kayak mana reaksinya
Logged
The Mad Hatter
LX - Junior
**

Reputation: 3
Offline Offline

Posts: 119


Awards
« Reply #286 on: December 09, 2013, 04:20:33 pm »

@camolatte: eeh? ada kasus gitu? itu anaknya umur brapa emg? kok reaksi ibunya agak aneh. Bukannya komik ini buat remaja ya? mikir
@Rex: iya ya. dulu pas msh sering bca manga scan sering panik sndiri gr2 q baca lwt kompi yg jdi 1 sm ruang kluarga
Logged
okta92
LX - Evangelis
*****

Reputation: 26
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 2.054

May the force be with you


Awards
« Reply #287 on: December 09, 2013, 04:29:36 pm »

Obrolan seputar sensor memang nggak akan ada habisnya karena setiap orang punya perspektif yang berbeda :)
Yang satu menganggap lumrah, yang lainnya enggak.
Tapi karna komik dewasa ini disebar di toko buku yang siapa aja bisa liat dan beli, jadi yaa...lihat sekeliling aja.
Sampai saat ini, lebih banyak mana, yang menerima sensor atau yg menolak sensor? ;)
Jawabanya...kita sendiri yang tau :)
Logged

camolatte
Centerspread inside the comical world
EMK
LX - Holic
****

Reputation: 440
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 18.719


I can be anyone, anywhere.. and I'm watching you..


WWW Awards
« Reply #288 on: December 09, 2013, 05:28:10 pm »

@camolatte: eeh? ada kasus gitu? itu anaknya umur brapa emg? kok reaksi ibunya agak aneh. Bukannya komik ini buat remaja ya? mikir
Ada dan masih banyak kasus2 ajaib lainnya yang memberi contoh bagaimana standar nilai masyarakat di Indonesia berbeda dengan negara lain :)
Logged

stephanie istalri
I'm ...
LX - Member
***

Reputation: 9
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 562

Salah satu orang yang anti mainstream


Awards
« Reply #289 on: December 16, 2013, 06:08:30 pm »

@ahoonk
Itu SEHARUSnya :) Dalam prakteknya, yakin rata2 orang tua memantau apa pun yang dibeli atau dibaca anak2nya??

Soalnya selama ini terbukti banyak yang tutup mata dan protes kemudian menyalahkan produknya. Seperti kasus yang belum lama, ibu2 yang marah2 di toko buku dan mengirimkan surat keluhan keras mengatakan kalau cover porno ditampilkan di komik yang dibaca anaknya, minta ditarik dan minta dikirimkan permintaan maaf resmi, dimana yang ditunjukkan beliau ada cover komik ini:
(click to show/hide)

Soalnya siapa yang mau mengakui kurangnya kontrol diri sendiri terhadap anak2nya? Lebih mudah menyalahkan produk bukan?

Sekali lagi, kita hidup di Indonesia yang masih banyak sekali % orang2 yang memiliki nilai relatif konservatif.
protes ke penerbit ibu yang ini??? mamih aku aja biasa-biasa aja ngeliat aku beli komik ginian.....hehehe rasanya aneh banget reaksinya dan ngapain pula minta ditarik dri pasar dan minta surat permintaan maaf resmi kan bukan ibu itu aja yang baca pasti orang setanah air yang suka one piece pasti baca apalagi yang udh nunggu lama...rasanya ibu ini jadi agak egois hihi
Logged

If you win, you need not to explain ...

If you lose you should not be there to explain!
deadabu
Titangers
LX - Senior
****

Reputation: 24
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 1.237

Everything is OK


Awards
« Reply #290 on: December 16, 2013, 06:47:00 pm »

Nama Komik : Attack On Titan
Volume : 05
Editor : Jessika
Faktor Kesalahan : Penggunaan Kata
di bab 20 hal 11 panel 2 dari bawah pas Levi bilang apa gitu *lupa sih aku bacanya dari mana* ada kata "diubek-ubek". Mksd kata diubek2 itu apa yah? Trus kata diubek2 tsb bsa diganti dgn kata baku gitu sprti diaduk2 gitu dsb biar lebih enak gitu. Makasih yah
Logged

Tak ada cerita yang selalu berakhir bahagia
Pages: 1 ... 22 23 24 25 26 27 28 [29] 30 31 32 33 34 35 36   Go Up
Print
Jump to: