Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length

 
Advanced search

596.963 Posts in 15.774 Topics- by 50.468 Members - Latest Member: egidajizer
Pages: [1]   Go Down
Print
Share this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on MySpaceShare this topic on StumbleUponShare this topic on TwitterShare this topic on Yahoo
Author Topic: STORIES OF ZEN IN COMICS  (Read 2795 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
camolatte
Centerspread inside the comical world
EMK
LX - Holic
****

Reputation: 398
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 17.829


I can be anyone, anywhere.. and I'm watching you..


WWW Awards
« on: April 21, 2008, 03:39:48 PM »

Pesan sekarang juga & dapatkan DISKON 10%* khusus PreORDER.
Bebas ongkos kirim untuk wilayah Jabodetabek dan kota-kota perwakilan Elex Media Komputindo (Surabaya, Medan, Bandung, Palembang, Jogjakarta, Makassar, Semarang, dan Pekanbaru).
* minimal pembelian Rp.75.000,-,


STORIES OF ZEN IN COMICS
Andrew Ho / Ponijan Liaw


Pemesanan & informasi, hubungi :
SHOWROOM Elex Media Komputindo Jakarta
Telp.
(62-21) 585 1473-4
(62-21) 536 99 123-4
hubungi kami

DIRECT SELLING Surabaya
Telp. (62-31) 841 2913 
hubungi kami


http://elexmedia.multiply.com/reviews/item/448

Kisah demi kisah dalam komik ini menyampaikan pesan filosofis dan kontemplatif untuk dapat dijadikan bahan pengisi ruang renungan. Zen selalu menawarkan beragam pertanyaan melalui dialog, narasi, dan gambar (komik), dan tidak pernah memberikan solusinya. Solusi jenis apa pun yang diberikan perenungnya akan benar adanya sesuai dengan tingkat pemahamannya pada saat itu.

Tidak ada satu pihak pun yang memiliki otoritas atas tafsir sebuah simbol Zen. Tidak boleh pula ada orang yang menjadi penafsir tunggal atas hal itu. Zen memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada siapa saja yang berminat untuk menembusnya. Zen, dalam hal ini, berjasa memberikan parameter untuk menilai karakter internal dan eksternal setiap orang.


Editorís Note:
- Pembaca mendapatkan kebebasan seluas-luasnya untuk menarik kesimpulan, pandangan, pendapat, atau apa saja mengenai kisah yang diceritakan termasuk tidak memberikan catatan apa-apa. Jadi, pesan yang diberikan penulis pada akhir setiap kisah dalam komik ini hanya ditujukan untuk menstimulasi agar penelusuran terus-menerus terhadap nilai kebenaran hakiki terus dilakukan sampai mencapai titik ultimat yang dirasa mewakili makna komik tersebut.
- Dengan ilustrasi menarik yang dibuat oleh komikus dalam negeri, buku ini merupakan buku pertama tentang Zen yang dibuat dalam bentuk komik di Indonesia.


Spesifikasi Buku
Ukuran : 14 x 21 cm
Penerbit : PT Elex Media Komputindo
Kelompok : Self Development
Jenis Buku : Motivasi & Inspirasi
Logged

renma
LX - Junior
**

Reputation: -4
Offline Offline

Posts: 173


Awards
« Reply #1 on: November 30, 2013, 10:38:14 AM »

Halo Elex, bisa terbitin 2 buku judulnya "ZEN INSPIRATION" & "INSPIRATION FROM BUDDHA" Karya Fu Chunjiang. Terima Kasih...
Link Buku ZEN INSPIRATION  :
http://www.asiapacbooks.com/product.asp?pid=730&cid=31
Link Buku INSPIRATION FROM BUDDHA :
http://www.asiapacbooks.com/product.asp?pid=817&cid=31
Logged
fraulein
LX - Senior
****

Reputation: 100
Offline Offline

Posts: 1.114


Awards
« Reply #2 on: January 27, 2017, 04:44:30 PM »


Nemu buku ini di obralan. Pada mulanya mengira isinya kurang lebih sama dengan Zen Flesh Zen Bones , tapi ternyata aku ngga sepenuhnya benar. Bisa bertemu lagi dengan kisah 'Is That So'-nya Hakuin dan cerita menggendong gadis ke seberang sungai. Dan senang karena bisa ketemu lagi dengan beberapa cerita yang aku hanya ingat secara samar-samar sehingga kali ini bisa memperbarui memori.


Semuanya adalah kisah pendek yang diceritakan kembali dalam bentuk komik. Di akhir tiap cerita penulis memberikan kesimpulan yang bisa memberikan tuntunan ke pembaca mengenai moral ceritanya. Hanya saja, pembaca tak perlu selalu membaca tiap kesimpulan yang diberikan. Masing2 bebas untuk menginterpretasikan inti cerita secara pengertian dan pengalaman tiap pembaca pasti berbeda. Tapi kesimpulan tersebut amat berguna jika ada cerita yang kurang bisa dimengerti (seperti yang kualami sendiri).


Selain itu, dalam kesimpulan tersebut penulis juga cukup sering memasukkan kutipan dari orang2 terkemuka masa kini yang kurang lebih sesuai dengan moral cerita. Mungkin ini bisa membuat pembaca yang belum mengenal bisa lebih punya relasi dengan cerita Zen ini. Tapi buatku memang paling asyik menginterpretasikan sendiri, sih. Sesuka-suka kita. Hehe.


Hal yang menyenangkan dari kumpulan cerita Zen seperti ini adalah jika ada yang pernah menjadi pengalaman langsung atau mengena di kebiasaan sehari-hari yang kita lakukan.
Maka akan terlontarlah kesadaran itu. "Ah, ini aku banget nih!". "Wah, aku sering begini, nih". Maka akhirnya sebuah cerita bisa menjadi sebuah refleksi yang tindak lanjutnya berpulang kembali ke pribadi masing-masing.


Kalau yang paling berkesan buatku, cerita Dewi Kwan Im. It's a pang :)
Logged

~tat twam asi~
Pages: [1]   Go Up
Print
Jump to: